Idul Fitri 1447 H
Sorotan terbaru dari Tag # Idul Fitri 1447 H
Kapolres Kepulauan Meranti Tingkatkan Kebersamaan Lewat Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Sempena memperingati Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi, Polres Kepulauan Meranti gelar kegiatan Halal Bi Halal berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Senin (30/3) pagi. Halal Bi Halal adalah tradisi khas Indonesia berupa pertemuan silaturahmi dan saling memaafkan kesalahan setelah ibadah puasa Ramadan, biasanya dilaksanakan saat atau sesudah Idul Fitri Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WIB di Kantor Polres Kepulauan Meranti, Jalan Raya Gogok Darussalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, yang pimpin kegiatan dihadiri Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Siliyonga, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres Kepulauan Meranti. Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel pagi yang dilanjutkan dengan arahan Kapolres. Lepas itu, seluruh peserta mengikuti prosesi Halal Bi Halal berupa salam-salaman sebagai simbol saling memaafkan di momen Idul Fitri 1447 Hijriah. Suasana keakraban semakin terasa dalam sesi ramah tamah dan makan bersama, yang kemudian ditutup dengan kegiatan foto bersama seluruh personel. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, menegaskan kegiatan Halal Bi Halal bukan sekadar tradisi, melainkan memiliki nilai strategis untuk perkuat soliditas internal organisasi. “Momentum ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan emosional, meningkatkan komunikasi, serta memperkuat loyalitas antara pimpinan dan seluruh personel,” ujarnya. Ia menambahkan kegiatan ini menjadi bagian penting dalam konsolidasi organisasi pasca Idul Fitri 1447 Hijriah, yang diharapkan mampu meningkatkan semangat kerja, disiplin, serta kesiapsiagaan anggota dalam menghadapi tantangan tugas ke depan, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kepulauan Meranti. Selain itu, kegiatan Halal Bi Halal ini mencerminkan citra positif Polri sebagai institusi yang humanis, solid, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan baik dari internal maupun masyarakat luas.
Siaga Arus Balik Idul Ftri 1447 H, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Pelayanan dan Imbau Pemudik Gunakan RAA
Jakarta, katakabar.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk catat kondisi lalu lintas mencatat lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada periode arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi pada 26 hingga 27 Maret 2026 lalu cenderung tersebar. Setelah lalu lintas tertinggi kembali ke Jabotabek terjadi pada 24 Maret 2026 lalu (256.338 kendaraan), Jasa Marga mencatat lalu lintas juga tersebar pada 25 Maret 2026 sebanyak 206.243 kendaraan dan 26 Maret 2026 sebanyak 192.122 kendaraan. Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yakni GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan (dari arah Bandung), GT Cikupa (dari arah Merak), dan GT Ciawi (dari arah Puncak). Itu ditekankan Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono yang didampingi Direktur Bisnis Jasa Marga, Reza Febriano dan Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, Ari Respati saat menghadiri konferensi pers terkait persiapan arus balik di Command Center Kilometer 29 PJR Korlantas Polri, Jumat (27/03). Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi dan Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho. Rivan menyampaikan berdasarkan data arus balik di empat gerbang tol utama tersebut mencapai 2,36 juta kendaraan telah kembali ke arah Jakarta atau sekitar 69,45 persen dari total proyeksi arus balik sebanyak 3,39 juta kendaraan. “Potensi peningkatan arus balik masih diperkirakan terjadi pada periode akhir pekan hingga 28 dan 29 Maret 2026. Tingginya volume kendaraan di akhir pekan ini juga akan berdampak pada peningkatan aktivitas pengguna jalan tol di rest area. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan yang terdampak kepadatan di sejumlah titik jalan tol,” jelas Rivan. Rivan menyebutkan, sejumlah rest area di Jalan Tol Trans Jawa arah Jakarta berpotensi mengalami kepadatan, khususnya di KM 229B dan KM 208B Ruas Palikanci serta KM 164B Ruas Cipali. Lantatan itu, pengguna jalan diimbau untuk mengatur pola perjalanan dengan memanfaatkan rest area alternatif, baik sebelum titik-titik tersebut seperti di KM 360B dan KM 380B Ruas Batang–Semarang, maupun setelahnya di Kilometer 130B Ruas Cipali. Selain itu, pengguna jalan juga dapat keluar sementara dari jalan tol untuk beristirahat di luar tol atau di jalur arteri sekitar guna menghindari kepadatan di rest area dalam tol. "Sebagai langkah antisipasi, sesuai diskresi Kepolisian, akan diberlakukan skema buka-tutup rest area KM 62B serta penutupan sementara rest area KM 52B Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek secara situasional. Kami juga mengingatkan kembali kepada para pemudik dari arah Bandung menuju Jakarta dapat menggunakan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) yang telah dibuka secara fungsional. Japek II Selatan dibuka untuk distribusi lalu lintas sehingga akan mengurangi kepadatan di KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek," ucapnya. Untuk mendukung perencanaan perjalanan yang matang, Rivan menekankan pentingnya pemanfaatan aplikasi Travoy sebagai asisten digital perjalanan di jalan tol. “Melalui Travoy, pengguna jalan dapat memantau kondisi lalu lintas secara real time, mengetahui lokasi rest area beserta fasilitas dan kapasitasnya. Tidak hanya itu, informasi ketersediaan SPBU maupun SPKLU juga dapat diakses, sehingga pengguna jalan dapat merencanakan pengisian bahan bakar maupun pengisian daya kendaraan listrik dengan lebih optimal dan tidak perlu masuk ke rest area yang tidak sesuai dengan kebutuhannya,” ulas Rivan. Rivan kembali mengingatkan pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat melintasi jalur dengan rekayasa one way yang diterapkan atas diskresi Kepolisian. “Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap disiplin dalam berkendara. Pada jalur one way, lajur kanan dan bahu jalan tidak diperuntukkan untuk mendahului. Apabila hendak bergerak melambat, tetap gunakan lajur kiri sesuai ketentuan demi menjaga keselamatan bersama,” sebut Rivan. Jasa Marga juga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari memastikan kondisi fisik pengemudi dalam keadaan prima, kendaraan dalam kondisi laik jalan, hingga merencanakan waktu keberangkatan dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas terkini. Pengguna jalan juga diimbau untuk memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik, patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan serta selalu disiplin dalam ketentuan berkendara di jalan tol.
Mudik Bersama Hewan Peliharaan Pilihan, KAI Logistik Catat 13.435 Selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H
Jakarta, katakabar.com - Layanan angkutan hewan peliharaan menunjukkan kinerja yang semakin kuat selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri tahun ini tercatat sebanyak 13.435 ekor pengiriman hewan peliharaan. Hal ini menunjukkan mencerminkan tren peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap layanan logistik yang aman, nyaman, dan tepercaya bagi hewan kesayangan mereka. Adjeng Puri Adhatu, Manager of Public Relations KAI Logistik, mengungkapkan puncak pengiriman terjadi pada minggu kedua Ramadan dengan volume mencapai 3.689 ekor, dengan rata-rata pengiriman harian tercatat sebesar 527 ekor, meningkat sekitar 8 persen dibandingkan pada periode hari reguler. "Tren positif ini juga tetap terlihat pada pekan terakhir Ramadan yang mencatatkan angka 3.703 hewan peliharaan, atau meningkat signifikan sebesar 57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 2.357 ekor," kata Adjeng. Dari sisi distribusi, ulasnya, sejumlah kota seperti Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya, dan Purwokerto menjadi tujuan favorit pengiriman hewan peliharaan. Sementara, ucapnya, kota-kota seperti Tulungagung, Blitar, Kediri, Pati, Solo, Yogyakarta, dan Malang tercatat sebagai titik pengiriman terbanyak. Beberapa di antaranya juga dikenal sebagai sentra ikan hias, yang menjadi salah satu jenis hewan peliharaan yang dikirimkan selama periode ini. "Peningkatan ini tidak hanya mencerminkan mobilitas masyarakat selama musim mudik, tetapi juga menegaskan bahwa layanan pengiriman hewan peliharaan kini telah menjadi bagian dari ekosistem kehidupan masyarakat. Hewan peliharaan semakin diposisikan sebagai bagian dari keluarga, sehingga kebutuhan akan layanan transportasi yang memastikan keamanan dan kenyamanan menjadi semakin relevan,” lanjut Adjeng. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat mudik, layanan ini juga menjadi pilihan lain bagi masyarakat selain opsi penitipan seperti pet hotel karena memungkinkan hewan peliharaan tetap berada dekat dengan pemiliknya di kota tujuan. Masyarakat kini memiliki alternatif yang lebih praktis dan menenangkan yang memungkinkan pemilik tetap dapat menjaga kedekatan dengan hewan peliharaannya. Masyarakat juga dapa memantau posisi hewan peliharaan selama proses pengiriman melalui fitur real time tracking yang dapat diakses pada aplikasi KAI Logistik TRAX, website kailogistik.id ataupun aplikasi Access by KAI. Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan yang andal, KAI Logistik juga siap melayani arus mudik, khususnya untuk pengiriman hewan peliharaan dengan tetap memperhatikan seluruh ketentuan yang berlaku seperti memastikan hewan dalam kondisi sehat, penggunaan kandang yang sesuai dan nyaman bagi hewan peliharaan, serta meyediakan pakan dan minum yang cukup dan memastikan pengamanan extra dengan penggunaan cable ties pada kandang. Layanan ini dijalankan dengan fokus pada prinsip animal welfare, mulai dari proses penerimaan, penanganan, hingga pengiriman, guna memastikan setiap hewan peliharaan mendapatkan perlakuan yang aman, nyaman, dan sesuai standar kesejahteraan hewan. ”Ke depan, tren pertumbuhan layanan angkutan hewan peliharaan diproyeksikan akan terus meningkat, seiring berkembangnya kesadaran masyarakat terhadap kesejahteraan hewan serta kebutuhan akan layanan logistik yang semakin spesifik dan berorientasi pada pengalaman pelanggan,” sebut Adjeng.
KAI Logistik Catat 5.740 Ton Angkutan Selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H
Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) catat kinerja positif selama periode angkutan Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi dengan total volume mencapai 5.740 ton. Capaian ini mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan logistik yang andal, khususnya dalam mendukung mobilitas barang di momen Lebaran. Manager Marketing dan Sales Courier KAI Logistik, Ayi Suriyandi, mengungkapkan selama periode tersebut, layanan KAI Logistik didominasi oleh pengiriman paket yang tercatat lebih dari 275.412 paket, diikuti dengan 13.435 hewan peliharaan serta 9.110 unit sepeda motor. "Tingginya angka ini menunjukkan beragam kebutuhan masyarakat yang tidak hanya terbatas pada pengiriman barang, tetapi juga mencakup mobilitas personal dan layanan khusus seperti pengiriman hewan peliharaan," kata Ayi. Diceritakan Ayi, puncak pengiriman terjadi pada minggu ketiga Ramadan dengan total volume mencapai sekitar 1.600 ton atau setara dengan lebih dari 86.000 pengiriman. Lonjakan ini menjadi indikasi meningkatnya aktivitas distribusi dan persiapan masyarakat dalam mengelola kebutuhan logistik pada periode jelang hari raya. "Adapun kota-kota dengan tujuan pengiriman tertinggi meliputi Jakarta, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Semarang, dan Malang, yang menjadi pusat pergerakan logistik selama periode Lebaran, khususnya di wilayah Pulau Jawa," jelasnya. Selain itu, ulas Ayi, KAI Logistik juga mencatat tren pertumbuhan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pada pekan terakhir Ramadan–Idul Fitri tahun ini, volume pengiriman mencapai 95.721 koli barang, meningkat sekitar 68 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 57.143 koli. Peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan logistik KAI Logistik, khususnya dalam mendukung kebutuhan selama momen Lebaran. ”Seiring dengan berakhirnya arus mudik dan dimulainya arus balik, KAI Logistik memastikan kesiapan penuh untuk kembali mengoptimalkan layanan mulai hari ini, 25 Maret 2026. Momentum arus balik tetap menjadi periode penting dalam menjaga kelancaran distribusi barang, baik untuk kebutuhan individu maupun pelaku usaha,” lanjut Ayi. Dalam menghadapi momentum strategis tersebut, terangnya, KAI Logistik telah memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh, baik dari sisi sumber daya manusia, sarana prasarana, maupun sistem layanan. Kesiapan tersebut diwujudkan melalui optimalisasi petugas operasional di titik-titik layanan utama, penguatan koordinasi antar wilayah, serta peningkatan pengawasan untuk memastikan keamanan dan ketepatan waktu pengiriman. Selain itu, ucapnya, KAI Logistik juga memastikan kesiapan armada dan kapasitas angkut guna mengantisipasi potensi lonjakan volume pada periode arus balik. ”Tren positif selama Ramadan dan Idul Fitri menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan logistik berbasis kereta api. KAI Logistik pun siap mengambil peran lebih besar pada arus balik dengan memastikan layanan yang aman, tepat waktu, dan andal,” sebut Ayi.
Volume Penumpang KA di Daop 2 Bandung Masih Tinggi Dua Hari Pasca Idul Fitri 1447 H
Bandung, katakabar.com - Volume pengguna jasa kereta api di wilayah Daop 2 Bandung masih terpantau tinggi pasca dua hari Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, yakni Senin (23/3) dan Selasa (24/3), Arus pergerakan penumpang baik yang berangkat maupun datang menunjukkan angka yang signifikan, mencerminkan masih berlangsungnya arus mudik dan balik Lebaran. Data yang dihimpun hingga Selasa (24/3) siang menunjukkan, jumlah pengguna jasa kereta api yang berangkat Senin (23/3) tercatat sebanyak 27.290 pelanggan. Sementara, untuk keberangkatan pada Selasa (24/3), jumlah pengguna jasa kereta api telah mencapai 24.712 pelanggan dan diperkirakan masih akan terus bertambah hingga malam hari. Tidak hanya keberangkatan, jumlah pengguna jasa kereta api yang datang di wilayah Daop 2 Bandung juga masih tinggi. Pada Senin (23/3), tercatat sebanyak 27.031 pelanggan tiba di berbagai stasiun. Sedangkan pada Selasa (24/3) hingga siang hari, jumlah pengguna jasa kereta api yang datang telah mencapai 24.103 pelanggan. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan tingginya volume penumpang periode pasca Lebaran ini indikasi kuat kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat. “Kami melihat antusiasme masyarakat tetap tinggi pada masa arus balik ini. KAI Daop 2 Bandung terus berupaya memberikan layanan terbaik agar perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Kuswardojo. Secara kumulatif, rinci Kuswardojo, tingginya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api juga tercermin dari penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026. Hingga saat ini, untuk periode 11 Maret 2026 s.d. 1 April 2026, tercatat sebanyak 351.252 tiket telah terjual dari total 345.840 tempat duduk yang disediakan, atau dengan tingkat okupansi mencapai 101,6 persen. "Tingkat okupansi yang melebihi 100 persen tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, sekaligus adanya pola perjalanan dinamis seperti penumpang parsial (naik-turun di stasiun antara) yang memungkinkan optimalisasi kapasitas tempat duduk," ucapnya. Angka-angka tersebut menunjukkan mobilitas masyarakat pasca Lebaran masih cukup tinggi, terutama bagi para pemudik yang kembali ke kota asal untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari. Kereta api masih menjadi moda transportasi andalan karena faktor kenyamanan, ketepatan waktu, dan keamanan perjalanan. Seluruh data tersebut merupakan akumulasi dari stasiun-stasiun yang melayani naik dan turun penumpang KA Jarak Jauh di wilayah Daop 2 Bandung, termasuk stasiun utama seperti Bandung dan Kiaracondong serta stasiun lainnya di wilayah Daop 2 Bandung. KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan di masa arus balik ini. Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari optimalisasi sarana dan prasarana hingga penambahan petugas di lapangan guna memastikan kelancaran operasional perjalanan kereta api. Selain itu, aspek keselamatan dan keamanan perjalanan tetap menjadi prioritas utama. KAI memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan, sehingga pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk memperhatikan jadwal keberangkatan dan datang lebih awal ke stasiun, guna menghindari keterlambatan serta memastikan proses boarding berjalan dengan lancar, terutama di tengah tingginya volume penumpang.
Hadir Sepenuh Hati Melayani di Hari Lebaran, KAI Daop 2 Bandung: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Bandung, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh pelanggan dan masyarakat. Di momen penuh kebahagiaan ini, KAI Daop 2 Bandung juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin. Perayaan Idul Fitri momen spesial bagi masyarakat untuk bersilaturahmi bersama keluarga. KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang andal guna mendukung mobilitas pelanggan selama periode Angkutan Lebaran. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan seluruh pegawai KAI Daop 2 Bandung tetap bertugas dan tidak mengambil cuti demi memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap optimal. “Kami ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Di momen ini, seluruh pegawai KAI Daop 2 Bandung hadir dan siaga untuk melayani pelanggan dengan sepenuh hati,” ujarnya. Kuswardojo menambahkan komitmen ini bentuk dedikasi KAI dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya di masa puncak mobilitas masyarakat saat Lebaran. Kehadiran petugas di berbagai lini operasional menjadi kunci dalam menjaga kelancaran perjalanan kereta api. Menurut data teranyar hari pertana lebaran, volume penumpang menunjukkan pergerakan yang masih tinggi. Untuk penumpang berangkat hari ini, tercatat dari Stasiun Bandung sebanyak 5.204 pelanggan dan Stasiun Kiaracondong sebanyak 5.047 pelanggan, dengan total keberangkatan dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung mencapai 17.890 pelanggan. Sementara, untuk penumpang datang hari ini, Stasiun Bandung mencatat 4.847 pelanggan dan Stasiun Kiaracondong sebanyak 2.772 pelanggan. Secara keseluruhan, total kedatangan penumpang di wilayah Daop 2 Bandung hari ini mencapai 16.518 pelanggan. Dari sisi penjualan tiket, secara kumulatif per hari ini untuk periode 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026, tercatat sebanyak 315.576 tiket telah terjual. Angka tersebut menunjukkan tingkat okupansi sebesar 91,2 persen dari total 345.840 tempat duduk yang disediakan. KAI Daop 2 Bandung memastikan seluruh aspek operasional, baik sarana maupun prasarana, dalam kondisi selalu siap digunakan. Selain itu, petugas pelayanan di stasiun dan di dalam kereta juga terus disiagakan untuk membantu pelanggan selama perjalanan berlangsung. Tidak hanya itu, KAI juga terus mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan. Pengawasan operasional dilakukan secara ketat agar seluruh perjalanan kereta api dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu. KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga ketertiban selama berada di area stasiun maupun di dalam kereta. Kerja sama antara petugas dan pelanggan sangat penting untuk menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman. Melalui momentum Idul Fitri ini, KAI Daop 2 Bandung berharap dapat terus memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi seluruh pelanggan. “Selamat menikmati perjalanan bersama kereta api. Semoga perjalanan Anda aman, nyaman, dan penuh kesan,” sebut Kuswardojo. Dengan semangat melayani tanpa henti, KAI Daop 2 Bandung hadir sebagai sahabat perjalanan masyarakat, mengantarkan kebahagiaan hingga ke kampung halaman di hari yang fitri.
Antisipasi Lalin Wisata Idul Fitri 1447H, JTT Pastikan Kesiapan Layanan di Ruas Tol Surabaya–Gempol
Surabaya, katakabar.com - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan kesiapan layanan operasional di Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol (Surgem) dalam mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas pada periode libur dan wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi. Ruas tol ini jalur strategis yang menghubungkan Kota Surabaya dengan sejumlah destinasi wisata di wilayah Jawa Timur seperti Pasuruan, Malang, serta kawasan wisata Gunung Bromo yang diperkirakan akan mengalami peningkatan mobilitas masyarakat selama periode libur Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi. Berdasarkan pantauan data lalu lintas, JTT memprediksi puncak arus mudik Idul Fitri tahun ini di Gerbang Tol (GT) Kejapanan akan terjadi pada H+1 atau Minggu (22/03) dengan volume kendaraan mencapai 44.431 kendaraan. Sementara itu, pada Kamis (19/03) volume kendaraan sudah mencapai sebanyak 26.605 kendaraan telah melintas di Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol melalui GT Kejapanan. Angka tersebut meningkat 24,81% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 21.316 kendaraan, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang periode libur Idulfitri 1447H/2026. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan JTT telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan pelayanan jalan tol tetap optimal bagi para pengguna jalan. “JTT memastikan seluruh aspek operasional di Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol dalam kondisi siap melayani pengguna jalan selama periode libur Idulfitri. Berbagai kesiapan telah kami lakukan mulai dari kesiapan petugas operasional, armada layanan lalu lintas, hingga optimalisasi sarana dan prasarana jalan tol guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat,” ulas Ria. Untuk mendukung kelancaran lalu lintas, ujarnya, JTT siagakan berbagai armada layanan jalan tol di ruas Surabaya–Gempol yang terdiri dari kendaraan layanan jalan tol, ambulans, kendaraan rescue, derek, unit Patroli Jalan Raya (PJR), serta kendaraan pengamanan yang bersiaga selama 24 jam guna memberikan respons cepat apabila terjadi gangguan di jalan tol. "Pemantauan kondisi lalu lintas juga dilakukan secara intensif melalui sistem pengawasan yang terintegrasi dengan 84 titik CCTV dan 14 titik Dynamic Message Sign (DMS) yang dikendalikan melalui Jasamarga Traffic Information Center (JMTIC) Wilayah Timur," ucapnya. Selain itu, terangnya, JTT juga memastikan kesiapan fasilitas Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) yang berada di KM 754A dan KM 753B. Rest area tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung bagi pengguna jalan seperti area parkir kendaraan, SPBU, SPKLU, Toilet, tempat ibadah, fasilitas ATM, minimarket, serta area komersial dan UMKM yang dapat dimanfaatkan pengguna jalan untuk beristirahat selama perjalanan. Sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas infrastruktur, JTT juga melakukan berbagai kegiatan preservasi jalan tol guna memastikan kondisi jalan tetap prima. Upaya tersebut dilakukan melalui monitoring kondisi cuaca dan potensi genangan, inspeksi rutin saluran drainase, serta penanganan lubang jalan secara cepat oleh tim patching apabila ditemukan kerusakan pada permukaan jalan. Tidak cuma itu, dilakukan pula pemeliharaan sarana perlengkapan jalan tol seperti rambu, marka jalan, guardrail, serta pembersihan dan pemangkasan vegetasi di sekitar jalan tol guna menjaga keselamatan pengguna jalan. Guna mendukung pelayanan selama periode Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi, JTT juga siapkan posko pengamanan terpadu yang berada di beberapa titik strategis seperti Rest Area KM 754A, Rest Area KM 753B, Gerbang Tol Sidoarjo 2, serta Gerbang Tol Kejapanan. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi layanan serta informasi bagi pengguna jalan selama periode arus mudik dan arus wisata Idulfitri. JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan selama periode libur Idulfitri agar dapat merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga jarak aman, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. Untuk memperoleh informasi lalu lintas terkini, pengguna jalan dapat mengakses aplikasi Travoy, menghubungi One Call Center Jasa Marga di nomor 133, serta memantau media sosial resmi PT Jasamarga Transjawa Tol.
Gema Takbir Keliling di Bawah Langit Kelurahan Talang Mandi
Mandau, katakabar.com - Pemerintah Republik Indonesia resmi tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran Tahun ini jatuh Sabtu, 21 Maret 2026. Terkait itu, masyarakat Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, gelar Gema Takbir Keliling, pada malam ini, Jum'at (20/3) malam. Gema Takbir Keliling ini, melibatkan 5 RW dan 4 Mesjid di lingkungan Jalan Wonosobo, yakni RW 02, RW 03, RW 10, RW 11, dan RW 12, serta Mesjid Istiqlal, Mesjid Istiqomah, Mesjid Nur Hikah, dan Mesjid Ar-Rahmah Kelurahan Talang Mandi. Lurah Talang Mandi, Ridho Yudha Pratama, S.STP., M.Si., di momen tersebut perkenalkan diri kepada masyarakat yang menghadiri kegiatan Gema Takbir Keliling, sebagai Lurah yang baru dilantik dan juga berharap mendapat masukan dari RT, RW dan LPMK, serta Tokoh Masyarakat yang berada di Kelurahan Talang Mandi. "Di tengah kondisi efisiensi pada hari ini, berakibat dengan tidak diadakannya Pawai Takbir yang selalu kita laksanakan setiap tahunnya. Namun pada malam ini, dengan adanya kegiatan Gema Takbir Keliling kita masih bisa bersama-sama berkumpul di Kelurahan Talang Mandi, menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan penuh suka cita. "Di kegiatan ini kami selaku Pemerintah Kecamatan Mandau, secara pribadi maupun instansi, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam ucapan, pergaulan, maupun pada kegiatan yang kita laksanakan sebelumnya, terdapat khilaf maupun silap yang menyakiti perasaan Bapak atau Ibu, sekali lagi kami memohon maaf," sebut Camat Mandau, Riki Rihardi, S.STP., M.Si., dengan lugas