Kapuas Hulu

Sorotan terbaru dari Tag # Kapuas Hulu

Legislator Kapuas Hulu Dukung POPSI Taja Sosialisasi Budidaya Sawit Berkualitas di Daerah 3T Sawit
Sawit
Kamis, 30 Oktober 2025 | 16:31 WIB

Legislator Kapuas Hulu Dukung POPSI Taja Sosialisasi Budidaya Sawit Berkualitas di Daerah 3T

Kapuas Hulu, katakabar.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas Hulu, Yanto, SP dukung penuh langkah Perkumpulan Forum Petani Kelapa Sawit Jaya Indonesia (POPSI) gelar Sosialisasi Budidaya Sawit Berkualitas Tinggi. Usung tema “Pengembangan Kelapa Sawit untuk Kesejahteraan Masyarakat di Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar)”. Kegiatan ini dijadwalkan Jumat (31/10) di Hotel Grand Banana, Putussibau, dan didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Orang Nomor Satu di Parlemen Kapuas Hulu itu menyadari di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, kehidupan masyarakat Kapuas Hulu banyak bergantung pada hasil alam termasuk perkebunan kelapa sawit rakyat. Tetapi, di tengah potensi lahan yang luas, kualitas budidaya dan produktivitas masih menjadi tantangan utama. Kabupaten Kapuas Hulu memiliki jumlah penduduk 278.428 jiwa dengan luas wilayah 31.318,25 kilometer, di mana 56,21 persen wilayahnya kawasan hutan lindung. Kondisi geografis yang menantang dengan akses sinyal yang terbatas serta minimnya infrastruktur menjadikan daerah ini termasuk kategori daerah 3T yang membutuhkan perhatian khusus, termasuk dalam hal peningkatan kapasitas petani sawit. Menurut Yanto, mayoritas masyarakat di wilayah ini menggantungkan hidup dari sektor berbasis sumber daya alam seperti hasil hutan, kerajinan lokal, dan perkebunan rakyat. “Sebagian besar petani sawit di Kapuas Hulu masih belum menerapkan budidaya yang berkualitas. Masih banyak beredar bibit kelapa sawit ilegal yang berpotensi menurunkan produktivitas,” jelas Yanto, dilansir dari laman mediaperkebunan.id, Kamis sore. Ia menceritakan, sebagian besar petani sawit rakyat di Kapuas Hulu belum mengenal bibit unggul bersertifikat serta belum menerapkan Standar Agronomi Perkebunan (SAP). Di mana petani masih minim informasi tentang berbagai program pemerintah yang dikelola BPDP seperti Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Sarana dan Prasarana (Sarpras), maupun pengembangan SDM perkebunan. “Kita di Kapuas Hulu punya lahan yang luas, tapi produktivitas belum optimal. Banyak petani membeli benih sawit dari e-commerce tanpa tahu sumbernya. Kasihan kalau masyarakat menanam dengan bibit yang tidak jelas,” ulasnya. Yanto mengakui, pengetahuan masyarakat terkait lembaga BPDP masih sangat terbatas. “Selama ini kami hanya tahu BPDP dari internet. Karena itu kegiatan sosialisasi POPSI sangat penting agar petani memahami cara mengakses bantuan pemerintah, baik untuk sarpras maupun peningkatan SDM,” ucapnya. DPRD Kapuas Hulu berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal memperkuat pemahaman dan kemampuan teknis petani sawit rakyat dalam membangun perkebunan yang produktif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Siap-siap! POPSI Taja SosialIsasi Budidaya Sawit Berkualitas Daerah 3T di Kapuas Hulu Sawit
Sawit
Senin, 27 Oktober 2025 | 15:00 WIB

Siap-siap! POPSI Taja SosialIsasi Budidaya Sawit Berkualitas Daerah 3T di Kapuas Hulu

Jakarta, katakabar.com - Perkumpulan Forum Petani Kelapa Sawit Jaya Indonesia (POPSI) kolaborasi dengan Media Perkebunan akan mengadakan SosialIsasi Budiaya Sawit Berkualitas Tinggi usung tema “Pengembangan Kelapa Sawit untuk Kesejahteraan Masyarakat di Daerah 3 T”, di penghujung Oktober 2025 nanti di salah satu hotel ternama, Putussibau, Kapuas Hulu. Menurut Hendra J Purba, Sekjen POPSI dari acara ini nanti diharapkan meningkat pemahaman petani kelapa sawit Kapuas Hulu mengenai pentingnya penggunaan benih unggul bersertifikat, praktik budidaya yang benar, dan legalitas lahan. Selain itu, ujarnya, petani diharapkan dapat mengenali, dan memahami pentingnya penggunaan bibit unggul bersertifikat untuk menjamin produktivitas kebun sawit rakyat di masa depan sehingga terciptanya petani sawit yang siap berdaya saing dan mampu mengelola perkebunan secara mandiri dengan standar mutu tinggi. Terus, meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap manfaat pengembangan sawit dapat membuat isu-isu negatif dapat ditekan dan menunjukan hasil nyata bahwa sawit merupakan komoditi yang dapat meningkatkan kesejahteraan petan. "Melalui acara ini, informasi mengenai program pemerintah terkait sarana- prasarana, pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta dukungan lain untuk petani sawit dapat tersosialisasikan dengan baik sehingga tercipta komunikasi dan sinergi yang lebih baik antara perusahaan perkebunan dengan petani rakyat, terutama pengelolaan kebun, fasilitasi, dan kemitraan berkelanjutan, serta tumbuhnya semangat kebersamaan mengembangkan sawit sebagai komoditas unggulan," jelasnya, dilansir dari laman mediaperkebunan.id, Senin (27/10). Diketahui, buku statistik perkebunan Ditjenbun tahun 2023 menunjukkan luas perkebunan sawit rakyat di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat mencapai 6.279 hektar, yakni tanaman belum menghaslkan 6.111 hektar, dan tanaman menghasilkan 618 hektar, dikerjakan oleh 4.054 orang pekebun. Sementara, produksi Crude Palm Oil (CPO) 1.052 ton sedang produktivitas 1,702 ton per hektar. Ini menunjukkan kelapa sawit belum banyak diusahakan masyarakat. Jadi, kelapa sawit di Kapuas Hulu didominasi perusahaan perkebunan yang jumlahnya mencapai 24 perusahaan dengan luas perizinan 2,197 juta hektar dari luas wilayah 3,131 juta hektar. Investasi bidang perkebunan kelapa sawit merupakan yang terbesar di Kabupaten Kapuas Hulu. Perusahaan perkebunan kelapa sawit selain mencari keuntungan harus berkomitmen mensejahterakan masyarakat. Saat ini beberapa konflik antara perusahaan dan masyarakat sudah mulai timbul. Program pemerintah yang sudah masuk adalah sarana dan prasarana. Terdapat tiga koperasi mitra, Sinar Mas mengajukan intensifikasi yakni Koperasi Mitra Puyang Gana, Desa Semitau Hilir, mitra PT Paramata Internusa Pratama, luas 1.023,62 hektar dengan 285 pekebun, Koperasi Mitra Bintang Moga, Desa Penai, Kecamatan Silat Hilir, mitra PT Persada Graha Mandiri, luas 1.061,38 hektar dengan 328 pekebun, Koperasi Mitra Cipta Sejahtera, Desa Nanga Suhaid, Kecamatan Suhaid, mitra PT Kartika Prima Cipta. Sinar Mas mendampingi proses pengajuan Sarpras ini. Program intensikasi berupa bantuan pupuk dan pestisida. Kapuas Hulu merupakan daerah 3 T, yakni Tertinggal, Terluar, Terdepan berbatasan langsung dengan Malaysia, merupakan prioritas untuk mendapatkan bantuan sarpras yang dibiayai BPDP. Dengan masih kecilnya perkebunan rakyat dan banyaknya perusahaan, dimana-mana masing-masing perusahaan wajib bermitra, maka peluang pekebun mitra, dan masyarakat yang tidak bermitra untuk membuka kebun sendiri sangat terbuka. Apalagi kalau petani mitra sejahtera maka masyarakat akan membuka kebun sendiri.

Gandeng Perusahaan Sawit Wujudkan Ketahanan Pangan di Kapuas Sawit
Sawit
Sabtu, 11 Januari 2025 | 22:41 WIB

Gandeng Perusahaan Sawit Wujudkan Ketahanan Pangan di Kapuas

Putussibau, katakabar.com - Kepolisian Resor Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat gelar pertemuan khusus dengan Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas Hulu, dan sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit. Pertemuan yang diselingi coffee morning ini dihelat di Aula Polres Kapuas Hulu. Di kegiatan hadir Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Hendrawan, Waka Polres Kapuas Hulu, Kompol Dahomi Baleo Siregar, Kabag Sumda, Kompol Widiyanto, Kasat Intelkam, Iman Kurniawan, dan sejumlah perwakilan dari perusahaan kelapa sawit, termasuk PT KPC, PT BIA, dan PT Kencana Grup.