Panggil Pakar Luar Daerah Dorong Integrasi Ternak dan Sawit di Karang Tengah
Bengkulu, katakabar.com - Pemerintah Desa Karang Tengah, Kecamatan Puteri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, terus berupaya meningkatkan usaha ternak masyarakat dengan cara mengintegrasikan dengan perkebunan kelapa sawit. Untuk itu, tenaga ahli digandeng dari provinsi lain agar hasilnya maksimal dan lebih optimal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya peternak dan pekebun kelapa sawit. Kepala Desa Karang Tengah, Ndaru Utomo, mengatakan, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan akademisi dari Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan, guna menambah wawasan dan pengetahuan petani dan peternak terkait integrasi sawit dan ternak. "Kami gelar workshop diikuti Kelompok Tani (Poktan) yang ada di Desa Karang Tengah, pembicaranya dari Universitas Lambung Mangkurat," ujarnya, dilansir dari laman elaeis.co, pada Rabu (1/10). Salah satu materi yang dijabarkan di kegiatan pengenalan budidaya ternak yang terintegrasi dengan perkebunan kelapa sawit adalah pembuatan pakan alternatif yang berbasis pelepah kelapa sawit. "Jadi, petani di sini dapat ilmu cara membuat pakan ternak yang murah dan tersedia melimpah. Pakannya berkualitas dan dibuat dari produk samping perkebunan kelapa sawit," ulasnya. Pengetahuan tentang pengolahan pakan alternatif, kata Utomo, sangat berguna mengingat produktivitas ternak sangat dipengaruhi kecukupan pakan. "Selama ini masyarakat hanya mengandalkan rumput-rumputan hijau sebagai pakan ternak. Masalahnya, rumput tidak selamanya tersedia," terangnya. Berkat pelatihan, diharapkan petani dan peternak sudah punya keterampilan membuat pakan alternatif dari pelepah sawit sebagai cadangan kalau rumput sulit didapatkan, seperti saat musim kemarau. Jadi, kebutuhan pakan ternak tetap tercukupi. Kegiatan ini diharapkan membantu petani dan peternak di desa ini mengembangkan usaha budidaya ternak sapi dan kambing yang terintegrasi dengan pengelolaan kebun kelapa sawit. "Kami berharap, kegiatan ini bisa membantu meningkatkan populasi ternak sapi dan kambing sehingga menambah pendapatan dan meningkatkan taraf ekonomi peternak dan petani," sebutnya.