Kebaikan
Sorotan terbaru dari Tag # Kebaikan
Rutan Rengat Doa Bersama, 'Semoga Indonesia dalam Lindungan Tuhan'
Indragiri Hulu, katakabar.com - Pihak rumah tahanan negara atau Rutan Kelas IIB Rengat, Indragiri Hulu, Riau gelar kegiatan doa bersama dengan warga binaan, Senin (1/9). Mereka meminta keselamatan hingga kebaikan negeri tercinta kepada Tuhan Yang Maha Esa di Mesjid Al Hiijrah Rutan. Prosesi acara diikuti secara khidmat oleh Ridar Firdaus Ginting, selaku Karutan Rengat, Pejabat Struktural, seluruh jajaran pegawai dan perwakilan warga binaan. Ridar Firdaus Ginting menyampaikan, memanjatkan doa agar bangsa Indonesia senantiasa dalam lindungan Tuhan, dijauhkan dari segala musibah dan bencana, serta diberikan keberkahan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya. Kegiatan doa bersama ini merupakan bagian dari program yang digagas oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat cinta tanah air serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa melalui pendekatan spiritual. "Ini momentum penting bagi jajaran untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat ikatan batin dalam menjalankan pengabdian kepada negara," terangnya kepada katakabar.com. “Sebagai aparatur negara, kita tidak hanya dituntut untuk profesional dalam bekerja, tetapi juga harus memperkokoh spiritualitas agar setiap tugas yang kita laksanakan senantiasa diridhoi Tuhan," pungkasnya. Lebih lanjut, Ia menegaskan, kegiatan tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh pegawai Rutan Rengat untuk menjaga integritas, meningkatkan solidaritas, dan bekerja dengan semangat kebersamaan.
Di Timur Indonesia, BPDPKS dan Lima Asosiasi Kolaborasi Promosikan UKMK Kelapa Sawit
Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS dan lima Asosiasi Petani sawit Indonesia, di kegiatan Gebyar Usaha Kecil, Mikro, dan Koperasi atau UKMK berbasis sawit sebagai upaya promosi kebaikan-kebaikan kelapas sawit di wilayah timur Indonesia, pada 5 hingg 7 Juli 20024 lalu di Lippo Mall Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kelima Asosiasi Kelapa Sawit Indonesia tersebut, yakni Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat atau ASPEKPIR, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia atau APKASINDO, Asosiasi Sawitku Masa Depanku atau SAMADE, Serikat Petani Kelapa Sawit atau SPKS, dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia Perjuangan atau APKASINDO Perjuangan bersatu promosikan UKMK sawit.
Semarak UKMK Sawit di Medan, Ini Ajang Promosi Perkebunan Kelapa Sawit
Medan, katakabar.com - Semarak Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK) Sawit di Medan, Provinsi Sumatera Utara, digelar dari 28 Februari hingga 1 Maret 2024 ini ajang promosi perkebunan kelapa sawit. Menurut Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Dana, sekaligus Plt Direktur Kemitraan Badan Pengelola Perkebunam Kelapa Sawit (BPDPKS), Kabul Wijayanto, kegiatan ini wujud pelaksanaan tugas BPDPKS promosikan perkebunan kelapa sawit. Ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2015 jo. Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2018, guna meningkatkan pengetahuan signifikansi perkebunan kelapa sawit sebagai produk yang memiliki nilai strategis, khususnya penguatan hilirisasi komoditas kelapa sawit. “Kegiatan ini upaya BPDPKS untuk mengambil peran dari sisi exit strategy, yakni mendukung pemulihan dan percepatan ekonomi dari sektor promosi hasil minyak sawit dan promosi hasil-hasil penelitian sawit yang dapat digunakan untuk pengenalan serta pengembangan industri sawit dalam mendorong peningkatan volume ekspor maupun industri sawit Indonesia,” ujar Kabul, dilansir dari laman website resmi BPDPKS, pada Jumat (1/3). BPDPKS, ulas Kabul, punya misi menjalankan kebijakan pemerintah dalam program pengembangan sawit berkelanjutan melalui penghimpunan, pengembangan, dan penyaluran dana sawit yang terpadu dan tepat guna, secara profesional dan akuntabel, untuk kepentingan, yakni Pengembangan Sumber Daya Manusia, Penelitian dan Pengembangan, Promosi, dan Peremajaan. Terus misi BPDPKS lainnya, yakni Sarana dan Prasarana, Pemenuhan Kebutuhan Pangan, Hilirisasi Industri Perkebunan Kelapa Sawit, serta Penyediaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati. Di samping itu, sebut Kabul, kinerja BPDPKS didasarkan pada kemampuan menghimpun, mengelola dan menyalurkan dana. Dana yang disalurkan, jelasnya, memberikan dampak bagi peningkatan kinerja sektor sawit Indonesia. Di mana struktur organisasi BPDPKS terdapat direktorat yang memilliki tugas dalam menjalankan kegiatan kemitraan. "Fungsi dan tugasnya salah salah satunya menjalankan fungsi kemitraan dengan Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK)," bebernya. Diketahui, BPDPKS berkolaborasi dengan Kemenkeu Satu Sumatera Utara gelar kegiatan Semarak UKMK Sawit di Medan. Kegiatan diikuti UKMK Mitra BPDPKS yang merupakan UKMK sawit mewakili Asosiasi Petani Sawit, yakni dari ASPEKPIR, Apkasindo, Apkasindo Perjuangan, SPKS, Samade, dan Santriprenur UKMK Sawit, serta mitra UKMK dari berbagai Perguruan Tinggi. Kegiatan dihelat selama tiga hari di Gedung Keuangan Negara, Medan. Rangkaian kegiatan meliputi Pameran UKMK Sawit, Talkshow Peluang Usaha berbasis UKMK Sawit, Lomba Menggambar dan Mewarnai Sawit untuk usia dini, Cerdas Cermat kelapa sawit Tingkat mahasiswa serta Sosialisasi dan demo penggunaan minyak merah sawit. Kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk untuk mempromosikan kebaikan-kebaikan sawit. Di seremoni pembukaan Semarak UKMK Sawit dihadiri Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Sumatera Utara, Arridel Mindra, Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Dana, sekaligus Plt Direktur Kemitraan BPDPKS, Kabul Wijayanto, Kepala Divisi UKMK BPDPKS, Helmi Muhansyah, Kepala Divisi Umum dan SDM BPDPKS, Adi Sucipto, Perwakilan Pegawai Kementerian Keuangan Sumatera Utara, Perwakilan UKMK Asosiasi Petani Kelapa Sawit, dan Mahasiswa Beasiswa BPDPKS.
Ayo.., Menabung Kebaikan di Nanobank Syariah
Jakarta, katakabar.com - Hadirkan layanan perbankan syariah inovatif, sekaligus berdayakan nasabah meraih cita-cita finansialnya melatari berdiri PT Bank Nano Syariah (Nanobank Syariah) sebagai bank umum syariah pertama di Indonesia dari hasil pemisahan (spin off) Unit Usaha Syariah PT Bank Sinarmas Tbk resmi beroperasi pada 1 Januari 2024. “Nanobank Syariah komitmen bangun pondasi berdasarkan prinsip perbankan syariah fokus layanan dan solusi keuangan syariah inovatif serta modern guna berdayakan nasabah individu dan komunitas, membantu mereka mencapai impian finansial, sembari berbagi kebaikan menjadi langkah awal kami melayani masyarakat,” ujar Direktur Utama, Halim, saat peresmian di Jakarta, lewat keterangan resmi, pada Kamis (18/1) Dengan pemegang saham Nanobank Syariah terdiri dari tiga perusahaan, yakni PT Bank Sinarmas Tbk kepemilikan 51 persen, PT Sinar Mas Multiartha Tbk 25 persen dan PT Asuransi Sinar Mas sebesar 24 persen, Nanobank Syariah menyeru masyarakat Indonesia tidak semata menabung uang, tapi kebaikan. Salah satu caranya dengan berdonasi memanfaatkan aplikasi mobile banking Aira Mobile, sesuai tagar #AlirkanKebaikan dalam bertransaksi dan berdonasi secara digital yang lebih mudah dan berdampak luas. Donasi berasal dari sebagian keuntungan Nanobank Syariah di setiap transaksi bill payment (bayar tagihan, top up, zakat, wakaf, dan sejenisnya) diakui sebagai kontribusi nasabah. Jumlah kontribusi donasi nasabah dapat dilihat melalui Aira Mobile pada fitur Impact. Didasari perubahan tren, di mana proses transaksi perbankan bergeser dari konvensional menjadi digital, dan semakin banyak memanfaatkan mobile banking, Nanobank Syariah menjadi inisiator dalam menghadirkan konsep kantor cabang dalam bentuk baru, yakni Community Hub. Direktur Nanobank Syariah, Soejanto menimpali, selain menjadi tempat melakukan aktivitas perbankan tapi menjadi tempat bagi komunitas untuk berkumpul, memperluas jejaring, mengikuti pelatihan untuk meraih sukses finansial dan kehidupan yang lebih baik. Dengan konsep high tech high touch, Nanobank Syariah menurutnya mengkombinasikan kecanggihan teknologi dan personalisasi layanan, guna mengembalikan digital banking menjadi personal kembali, dengan tujuan memberikan layanan terbaik sesuai preferensi masing-masing Nasabah, baik individu, komunitas maupun korporasi. "Kami mengapresiasi dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia yang selama berjalannya proses spin off telah memberikan banyak masukan dan dukungan kepada kami sehingga lahir Nanobank Syariah," jelasnya. Kami harapkan, tambah Halim, dapat membantu membawa perbankan syariah Indonesia semakin baik dan menjadi pilihan masyarakat. Sebagai bentuk nyata dari semangat #AlirkanKebaikan ini, Nanobank Syariah memberikan donasi kepada Badan Wakaf Indonesia dan BAZNAS sebesar Rp500 juta rupiah. Selain itu, Nanobank Syariah sebelumnya telah membantu digitalisasi pada sejumlah pesantren serta penampungan infaq di 1.811 masjid, yang sebelumnya menggunakan uang tunai menjadi cashless menggunakan QRIS. Di acara peresmian dilakukan penandatanganan kerja sama dalam pemasaran Tabungan Berjangka Syariah atas referensi nasabah dari PT AHDA Internasional Indonesia, perusahaan dalam naungan amal usaha PP Muhammadiyah. Kerja sama ini strategi Nanobank Syariah meningkatkan inklusi keuangan syariah melalui pendekatan komunitas keagamaan. Lewat Tabungan Berjangka Syariah tersebut, Nanobank Syariah memberikan benefit tambahan berupa Asuransi Jiwa, yang terfasilitasi melalui kerja sama dengan PT Asuransi Simas Jiwa-Unit Usaha Syariah.
Masyarakat Mesti Rasakan Dulu Baru Kampanyekan Kebaikan Sawit
Palangkaraya, katakabar.com - Kepala Divisi Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK) Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Helmi Muhansyah menjelaskan, kuncinya agar masyarakat mau ikut serta mengkampanyekan kebaikan kelapa sawit, yakni masyarakat harus lebih dulu merasakan kebaikan kelapa sawit. "Kebaikan sawit tidak boleh hanya sekedar frasa atau kata saja tapi soal rasa. Masyarakat mesti bisa merasakan kebaikan kelapa sawit dulu sebelum bisa ikut mengampanyekannya," ujar Helmi lewat siaran persnya, dilansir dari laman borneonews.co.id, pada Selasa (24/1). Jika Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) kata Helmi, yang punya fungsi menjalankan kebijakan pemerintah dalam program pengembangan sawit berkelanjutan melalui program-program kemitraan UKMK sawit dengan menghadirkan 'Rasa' bukan sekedar 'frasa'. Ini dituangkan pula dalam Focus Group Discussion (FGD) Palm Oil in Gen Z Era yang dilaksanakan di Debate Resto, Lebak, Banten belum lama ini oleh BPDPKS dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) Indonesia. "Lewat kegiatan ini, mileneal Gen Z diharapkan bisa berperan dalam turut mengkampanyekan kebaikan-kebaikan sawit Indonesia, menginspirasi untuk bisa memanfaatkan kebaikan kelapa sawit dengan melakukan aksi nyata, dengan meng-upload kegiatan FGD dengan hastag sawit baik di sosial media-masing," bebernya. Ketua Umum Aspekpir Indonesia Setiyono, Ketua Dewan Pengawas Aspekpir sekaligus Wakil Menteri Pertanian periode 2011-2014, Rusman Heriawan, Kepala Divisi UKMK BPDPKS, Helmi Muhansyah, Kepala Dinas Pertanian Lebak, Rahmat, Ketua DPD I Aspekpir Banten, Muhammad Nur dan Wakil Ketua Aspekpir, Agus Sutarman.