Kemanusiaan

Sorotan terbaru dari Tag # Kemanusiaan

Pelindo Dukung Kelancaran Distribusi Bantuan Kemanusiaan Aceh-Sumut Nasional
Nasional
Jumat, 23 Januari 2026 | 16:30 WIB

Pelindo Dukung Kelancaran Distribusi Bantuan Kemanusiaan Aceh-Sumut

Medan, katakabar.com - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menegaskan komitmen mendukung kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan melalui layanan kepelabuhanan yang andal, aman, dan berorientasi pada kepentingan publik. Sepanjang periode 30 November 2025 hingga 11 Januari 2026, Pelindo Regional 1 mencatat pelayanan terhadap 127 kunjungan kapal yang mengangkut logistik bantuan kemanusiaan untuk wilayah Aceh dan Sumatera Utara melalui tiga cabang pelabuhan yang dikelola PT Pelindo Multi Terminal, Subholding Pelindo yang bergerak di bidang operator terminal nonpetikemas. Ketiga cabang pelabuhan tersebut yakni Lhokseumawe, Malahayati, dan Sibolga. Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, menyampaikan Pelindo berkomitmen penuh mendukung upaya kemanusiaan melalui penyediaan fasilitas pelabuhan dan layanan operasional untuk distribusi bantuan ke wilayah yang terdampak bencana. “Kami memastikan seluruh layanan kepelabuhanan berjalan optimal agar distribusi bantuan kemanusiaan dapat tiba tepat waktu di daerah terdampak. Ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial Pelindo dalam mendukung pemulihan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Jonedi. Total volume muatan bantuan kemanusiaan yang dilayani mencapai 95.734 ton/m³/unit, terdiri atas berbagai kebutuhan penting seperti sembako, jembatan, alat berat, tangki air, mobil RO (Reverse Osmosis), hingga genset. Sebagai bentuk dukungan terhadap misi kemanusiaan, perusahaan juga memberikan relaksasi biaya layanan kepelabuhanan sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dan masyarakat dalam upaya penanganan bencana. Dari total 127 kunjungan kapal, Pelabuhan Lhokseumawe melayani 90 kunjungan kapal dengan volume muatan sekitar 82.040 ton/m³/unit, sementara Pelabuhan Malahayati melayani 26 kapal dengan volume 13.694 ton/m³/unit. Adapun Pelabuhan Sibolga melayani 11 kapal yang mengangkut berbagai jenis logistik strategis. Kapal-kapal tersebut mengangkut bantuan dari berbagai pihak seperti: pemerintah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Palang Merah Indonesia (PMI), Badan SAR Nasional (Basarnas), Polri, TNI, Badan Keamanan Laut (Bakamla), PLN, dan sejumlah pihak lainnya. Direktur Utama Pelindo Multi Terminal, Ary Henryanto, menimpali Pelindo Multi Terminal sebagai operator pelabuhan memastikan kelancaran layanan operasional selama proses bongkar muat bantuan logistik yang berlangsung di pelabuhan. “Pelindo Multi Terminal memastikan kesiapan fasilitas, peralatan, serta sumber daya manusia di pelabuhan-pelabuhan tersebut agar distribusi bantuan dapat berlangsung lancar dan tanpa hambatan," jelas Ary. Pelindo Regional 1 bersama Pelindo Multi Terminal terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), operator kapal serta seluruh pemangku kepentingan terkait di lingkungan pelabuhan guna menjaga aspek keselamatan, keamanan, dan kelancaran arus logistik selama periode penanganan bencana.

Awali 2026, Melayani dengan Sepenuh Hati IPCC Fasilitasi Kapal Kemanusiaan Sumatera Nusantara
Nusantara
Minggu, 04 Januari 2026 | 16:08 WIB

Awali 2026, Melayani dengan Sepenuh Hati IPCC Fasilitasi Kapal Kemanusiaan Sumatera

Jakarta, katakabar.com - Mengawali tahun 2026, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan memfasilitasi pengiriman bantuan bencana ke Sumatera melalui Terminal Domestik Branch Jakarta. Bantuan hasil kolaborasi Palang Merah Indonesia (PMI) dan Jusuf Kalla tersebut dikirimkan melalui jalur laut dengan tujuan Aceh dan Sumatera Utara. Acara pelepasan bantuan turut dihadiri oleh H. Jusuf Kalla (Wakil Presiden RI periode 2014–2019), Budi Gunadi Sadikin (Menteri Kesehatan RI), Kathryn Clarkson (Head of Delegation International Federation of Red Cross), Direktur Utama IPCC Sugeng Mulyadi, serta para pemangku kepentingan lainnya. Di kegiatan ini, IPCC berperan sebagai fasilitator utama pengiriman bantuan kemanusiaan yang meliputi mini excavator, bahan kebutuhan pokok, perlengkapan kebersihan, pakaian dewasa dan bayi, peralatan dapur, genset, alat tulis, sepatu boots, serta peralatan kerja seperti gerobak dan cangkul. Total bantuan yang dikirimkan mencapai berat 2.586 ton dengan nilai bantuan yang dikeluarkan sekitar Rp65 miliar. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan standar keamanan dan keselamatan pelabuhan guna memastikan proses pengiriman berjalan aman dan lancar. H. Jusuf Kalla menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan relawan PMI yang terlibat dalam penyaluran bantuan, sementara Menteri Kesehatan RI menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam merespons bencana secara cepat dan tepat sasaran. Sejalan dengan hal tersebut, IPCC yang merupakan anak perusahaan dari PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), sebagai bagian dari Pelindo Group menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan kemanusiaan melalui optimalisasi layanan kepelabuhanan, agar bantuan dapat tersalurkan dengan baik, cepat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera.

Goro BUMN, PTPN Group Salurkan Bantuan dan Layanan Kemanusiaan Bagi Korban Banjir Pidie Jaya Nasional
Nasional
Kamis, 25 Desember 2025 | 09:30 WIB

Goro BUMN, PTPN Group Salurkan Bantuan dan Layanan Kemanusiaan Bagi Korban Banjir Pidie Jaya

Aceh, katakabar.com - Banjir yang melanda Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, menyisakan persoalan kemanusiaan bagi ribuan warga. Di tengah situasi itu, PTPN Group melalui program BUMN Peduli mendirikan posko kemanusiaan dan menyalurkan berbagai bantuan bagi masyarakat terdampak. Kegiatan ini mulai berlangsung sejak 17 Desember 2025 dan direncanakan berlanjut hingga fase pemulihan. Aksi kemanusiaan tersebut dikoordinasikan oleh Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) dengan melibatkan sejumlah entitas di bawah PTPN Group, termasuk PTPN IV PalmCo. Kehadiran BUMN di lokasi bencana diarahkan untuk menjawab kebutuhan mendesak warga, sekaligus mendampingi proses pemulihan sosial pascabanjir. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan keterlibatan PTPN Group merupakan bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, BUMN memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan berperan aktif di saat masyarakat menghadapi situasi sulit. “BUMN tidak hanya menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral sebagai bagian dari masyarakat. Kami ingin memastikan warga terdampak tidak merasa sendiri dalam menghadapi bencana ini,” ujar Jatmiko, Kamis (18/12) lalu. Posko BUMN Peduli didirikan di Kecamatan Meureudu, wilayah dengan jumlah penduduk sekitar 19.000 jiwa yang terdampak banjir. Dari posko ini, PTPN Group menyalurkan bantuan logistik, layanan kesehatan, pendidikan darurat, serta pendampingan psikososial atau trauma healing, terutama bagi anak-anak. Jatmiko menekankan pentingnya tata kelola bantuan yang terkoordinasi dan tepat sasaran. Seluruh bantuan yang disalurkan, kata dia, dipastikan menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan. “Setiap bantuan adalah amanah. Karena itu, kami memastikan dukungan logistik, kesehatan, dan pendidikan dapat diterima masyarakat secara adil dan terkelola dengan baik,” jelasnya. Berbagai fasilitas disiapkan di posko tersebut, mulai dari tenda pengungsian, paket pakaian, obat-obatan, perlengkapan kebersihan, hingga perlengkapan sekolah. Selain itu, dapur umum juga disiagakan untuk menyediakan makanan bagi warga di sekitar posko. Relawan Turun Langsung ke Lapangan PTPN Group mengerahkan relawan dari berbagai entitas untuk terlibat langsung dalam penanganan darurat, penyaluran logistik, pengelolaan dapur umum, serta pendampingan warga. Fokus pendampingan diarahkan terutama kepada warga Desa Meunasahbie, yang mencatat sekitar 344 kepala keluarga terdampak langsung banjir. Secara khusus, relawan dari PTPN IV PalmCo bertugas di bidang logistik, kesehatan, pendidikan, dan dukungan psikososial. Layanan psikososial diberikan kepada sekitar 40 anak yang terdampak, dengan harapan dapat membantu memulihkan kondisi anak kembali merasa aman, tenang dan terhubung. “Kami percaya pemulihan pascabencana tidak hanya soal fisik, tetapi juga mental dan psikologis. Sentuhan kemanusiaan menjadi bagian penting agar masyarakat, terutama anak-anak, bisa kembali bangkit,” terang Jatmiko. Kepala Desa Meunasahbie, Helmi, mengapresiasi kehadiran dan bantuan yang diberikan PTPN Group. Menurut dia, dukungan tersebut sangat berarti bagi sekitar 1.300 warga desa yang terdampak banjir. “Di tengah kondisi sulit, bantuan ini memberi harapan dan semangat baru bagi masyarakat kami,” sebut Helmi. Gotong Royong BUMN Jatmiko menegaskan aksi kemanusiaan di Pidie Jaya merupakan cerminan semangat gotong royong yang menjadi nilai dasar BUMN. Kolaborasi antarentitas di lingkungan PTPN Group, menurut dia, menunjukkan kehadiran negara melalui BUMN di saat masyarakat membutuhkan. “Kontribusi ini bukan semata bantuan materi, tetapi wujud kepedulian dan empati. Negara harus hadir melalui BUMN untuk mendampingi masyarakat melewati masa-masa sulit,” tuturnya. Melalui program BUMN Peduli, PTPN Group berharap dapat berkontribusi nyata dalam percepatan penanganan bencana di Aceh, sekaligus memperkuat peran BUMN sebagai institusi yang tidak terpisahkan dari kehidupan sosial masyarakat.

Gerakan Pramuka SMPN 11 Pekanbaru Wujudkan Empati Lewat Aksi Kemanusiaan Riau
Riau
Sabtu, 29 November 2025 | 15:42 WIB

Gerakan Pramuka SMPN 11 Pekanbaru Wujudkan Empati Lewat Aksi Kemanusiaan

Pekanbaru, katakabar.com - Gerakan Pramuka SMPN 11 Pekanbaru kembali menunjukkan komitmen menanamkan nilai kepedulian dan empati kepada sesama. Melalui kegiatan Aksi Kemanusiaan Peduli Bencana Alam, para anggota Pramuka Penggalang turun langsung melakukan penggalangan dana untuk membantu korban bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Aksi kemanusiaan ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi dari Dasa Dharma Pramuka, khususnya poin “Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia”. Para peserta didik terlibat langsung dalam penggalangan dana di berbagai titik strategis di Kota Pekanbaru, dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab. Pembina Pramuka SMPN 11 Pekanbaru, Dhimas Sriagung Mulya S, menyampaikan kegiatan ini bukan sekadar penggalangan dana, tetapi juga proses pendidikan karakter bagi peserta didik. “Kami ingin membentuk generasi muda yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya. Melalui kegiatan ini, para siswa belajar tentang empati, solidaritas, dan pentingnya bergerak bersama untuk membantu mereka yang sedang mengalami musibah. Inilah wujud nyata pendidikan karakter dalam Gerakan Pramuka,” ujarnya. Ia menegaskan keikutsertaan peserta didik dalam aksi kemanusiaan ini merupakan pengalaman berharga yang akan membentuk kepribadian mereka sebagai calon pemimpin masa depan. “Semoga bantuan yang dikumpulkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa bencana, dan semoga semangat peduli ini terus tumbuh dalam diri seluruh anggota Pramuka,” tambahnya. Kepala SMPN 11 Pekanbaru turut memberikan apresiasi atas gerakan positif ini. Menurutnya, kegiatan tersebut selaras dengan visi sekolah untuk mencetak generasi yang berakhlak mulia, berdisiplin, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Melalui aksi ini, Gerakan Pramuka SMPN 11 Pekanbaru menegaskan perannya sebagai wadah pembentukan karakter yang aktif, responsif, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.