Kepulauan Babel

Sorotan terbaru dari Tag # Kepulauan Babel

Soal Harga TBS Sawit, Pemprov Siap Tindaklanjuti Rekom Pansus DPRD Kepulauan Babel Nasional
Nasional
Sabtu, 30 Desember 2023 | 20:05 WIB

Soal Harga TBS Sawit, Pemprov Siap Tindaklanjuti Rekom Pansus DPRD Kepulauan Babel

Pangkalpinang, katakabar.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung siap menjalani dan tindaklanjuti rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tentang stabilitas harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. Ketua Pansus, Aksan Visyawan yang sampaikan rekomendasi Pansus DPRD Kepulauan Babel tentang stabilitas harga TBS kelapa sawit, saat rapat paripurna DPRD Kepulauan Babel, kemarin. Penjabat Gubernur Babel, Safrizal ZA menyatakan, sudah ada Peraturan Gubernur (Pergub) Kepulauan Bangka Belitung Nomor 14 tahun 2019 sebagai tindaklanjut dari Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) nomor 1 tahun 2018 mengenai penetapan harga TBS kelapa sawit. "Kita tunggu perubahan permentan mengenai tata cara penentuan harga TBS kelapa sawit. Nanti, kita paralel melaksanakan rekomendasi Pansus ini, sekaligus penentuannya berpedoman kepada permentan. Jadi, tidak ada yang dilanggar atau kita hambat," kata Safrizal lewat keterangan resmi Pemrov Kepulauan Babel, dilansir pada Sabtu (30/12). Soal pengawasan pelaksanaan rekomendasi Pansus penetapan harga TBS kelapa sawit ini. Menurut Safrizal, pihaknya bakal membentuk tim bersama antara Pemprov dengan DPRD Kepualauan Babel. "Kita buat tim bersama. Di tahun depan rekomendasi kami tindaklanjuti bersama dengan aparat penegak hukum (APH)," jelasnya. Ketua Pansus penetapan harga TBS kelapa sawit, Aksan Visyawan menekankan, rekomendasi ini harus dikerjakan Pemprov Kepulauan Babel untuk menghindari dampak sosial. Apalagi rekomendasi itu dibuat untuk menyejahterakan petani sawit. "Kalau peraturan, Pansus, Pergub, Permentan Nomor 1 tahun 2018 tidak dilaksanakan, bakal terjadi gejolak, itu pasti, makanya harus segera dilaksanakan. Lihat, kejadian masyarakat sekitar tidak dibeli buah sawitnya, itu melanggar dan memicu gejolak," tegasnnya. Untuk penerapan rekomendasi itu, ucapnya, perlu ada kerja sama terutama dengan APH sehingga semuanya taat. "Paling tidak rekomendasi Pansus ini harus ditindaklanjuti dalam waktu dekat, yakni penetapan harga TBS kelapa sawit dua pekan sekali," harapnya. Sebelumnya penetapan harga TBS kelapa sawit dilakukan sekali sebulan. Harga yang ditetapkan tidak diikuti pabrik kelapa sawit. "Nanti harus dua pekan sekali, yang melanggar kita sanksi, sanksi ringan, sedang dan berat. Artinya, soal penegakan hukum tadi APH harus semangat," tandasnya.

Investor Niat Bangun Pabrik CPO Mini, Bupati Beltim: Kita Bicarakan Dulu Dengan Petani Nasional
Nasional
Senin, 18 September 2023 | 20:45 WIB

Investor Niat Bangun Pabrik CPO Mini, Bupati Beltim: Kita Bicarakan Dulu Dengan Petani

Pangkalpinang, katakabar.com - Bupati Kabupaten Belitung Timur, Burhanudin mengatakan, sudah tiga perusahaan yang menghubunginya berniat untuk berinvestasi membangun pabrik minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) mini di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tapi, Burhanudin tidak langsung menyambut tawaran pendirian pabrik CPO mini. Ia ingin lebih dulu mendengar tanggapan petani kelapa sawit setempat. Orang Nomor Satu di Belitung Timur ini pun mengundang perwakilan puluhan koperasi perkebunan kelapa sawit dari seluruh Belitung Timur, untuk membicarakan wacana pabrik CPO mini, pada Kamis (14/9) lalu, "Saya tetap mengutamakan kepentingan petani kelapa sawit lebih dulu. Kita berembuk dulu, nanti hasilnya mau atau tidak, semua harus dengan segala pertimbangan positif dan negatifnya," ujarnya, dilansir dari laman elaeis.co, pada Senin (18/9). Dijelaskannya, saya tidak mau kehadiran investor menimbulkan kerugian masyarakat. "kita kaji dulu. Mereka yang bersinggungan langsung dengan pabrik ini harus setuju dulu, kalau tidak ya jangan," tegasnya. Selain membuka peluang bisa mengatur sendiri harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit para petani, pendirian pabrik mini CPO nantinya bakal menciptakan lapangan kerja baru di desa-desa. "Pengangguran bakal berkurang, sekaligus saat yang sama menambah kepercayaan para investor untuk menanamkan modalnya di daerah ini. Tapi kita harus dengar apa kata petani," ulasnya. Rata-rata perwakilan koperasi perkebunan kelapa sawit yang hadir dalam pertemuan setuju dengan rencana pembangunan pabrik CPO mini. "Ini menambah alternatif untuk menjual buah kelapa sawit," tutur perwakilan dari Koperasi Sawit Sepakat Maju Desa Lilangan, Eki. Selama ini sebut Eki, petani setempat tidak punya opsi menjual TBS kelap sawit. Alhasil, mereka harus menerima berapa pun harga yang ditetapkan pabrik. "Masalahnya, kalau ada pabrik baru maling sawit bisa jadi makin marak. Pabrik CPO mini tidak punya kebun tapi butuh TBS kelapa sawit agar dapat produksi," imbuhnya.

DPW Apkasindo Babel: Sarpas Bisa Bikin Petani Kelapa Sawit Sejahtera Nasional
Nasional
Sabtu, 22 Juli 2023 | 14:36 WIB

DPW Apkasindo Babel: Sarpas Bisa Bikin Petani Kelapa Sawit Sejahtera

Babel, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dapat alokasi program Sarana Prasarana (Sarpras). "Bantuan Sarpras diberikan bentuk paket, seperti intensifikasi seluas 100 hektar, pembangunan jalan produksi seluas 100 hektar, dan satu sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO)," kata Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman dilansir dari laman elaeis.co, pada Sabtu (22/7). Perihal ini disampaikan oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, di mana pihaknya Saat ini ujar Rahman, Pemkab Bangka Tengah yang dinakhodainya tengah menggenjot lahan kebun kelapa sawit dan pemeliharaan tanaman kelapa sawit. "Dari alokasi ini, kita dapat bantuan pula alat pasca panen dan unit pengolahan hasil," jelasnya. Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPW Apkasindo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dikomandoi Sahurudin dukung Pemkab Bateng. Menurutnya, Sarpras ini sangat bagus bagi petani kelapa sawit. Itu sebabnya, kita dukung alokasi Sarpras ini. Soalnya dapat menjamin petani lebih sejahtera. "Kalau berjalan sukses, kebun kelapa sawit di Bateng semakin terawat, dan produksinya bisa meningkat. Begitu pun infrastruktur yang bagus mendukung pengangkutan hasil panen kebun kelapa sawit petani," jelasnya. Ditambahkannya, makin baik infrastruktur semakin kecil pula biaya yang dikeluarkan petani kelapa sawit. Akhurnya, hasil panen kebun semakin dapat dinikmati para petani kelapa sawit.