Kiat
Sorotan terbaru dari Tag # Kiat
Bocorkan Kiat Sukses Strategi Digital Marketing Saat Ramadan Brand di Growhub
katakabar.com - Mediatics Digital Indonesia gelar Growhub, talkshow seputar digital marketing rutin tahunan. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 100 partisipan meliputi 35 brand dengan berbagai kategori industri, "Sudah 7 tahun Mediatics berdiri sebagai digital agency yang menghubungkan pihak brand dan partners di ranah Digital Media Placement dan Influencer Management," ujar Managing Director Mediatics Digital indonesia, Matt Junior saat pembukaan Growhub, di pekan pertama Februari 2024 lalu. Acara Growhub biar maksimal kali ini, kata Matt, Mediatics gandeng 10 partnernya untuk memberikan insights dan resources bagibrand dalam memanfaatkan momen Ramadan. Tahun ini Mediatics usung tema acara Growhub "Breaking Through The Noise: Attention-Grabbing Digital Amplifications for Ramadan", dihadiri pembicara dari beberapa partner, seperti Noice, Emtek Digital, Vidio, Vindes, Sinarmas, Folkative Group, dan Google Indonesia. Event ini, ulas Matt, terlaksana atas dukungan dari para partner yang membuka booth dan memberikan solusi strategi digital marketing saat Ramadan, seperti Kompas, Tribun, Detik, Emtek Group, Suara, MNC, Noice, Traveloka Ads, Influence GoNet, Higo, Folkative, Vindes, & AIM (Asosiasi Influencer Marketing). Sr. Digital Media Planning Manager Mediatics Digital Indonesia, Lundy Sebastian awali paparan. Menurutnya, terdapat 3 alasan mengapa Ramadan jadi momen penting untuk brand. Pertama, umumnya audiens lebih aktif di internet saat menunggu waktu berbuka. Kedua, karena audiens lebih aktif pada digital space, maka interaction rate pada digital content juga akan jadi lebih tinggi. Ketiga, penjualan bakal berpotensi melesat tajam karena peningkatan purchasing behavior oleh audiens imbas dari pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Selain itu, para brand bisa pertimbangkan kehadiran Audio Content yang lebih sering saat Ramadan. Dari data, audiens lebih banyak menikmati audio content seperti tausiyah, lagu religi, dan sejenisnya pada saat Ramadan, ujar Benedictus Octario, General Manager Noice. Tak hanya memperhatikan format konten, Tengku M. Rizaldi Head of Sales dan Solutions Specialist Vidio menyatakan, waktu penayangan juga harus diperhatikan. Karena saat Ramadan, prime time atau peak hour dimulai dari saat sahur tiba yaitu 02.00 WIB hingga 04.00 WIB dan saat menunggu waktu berbuka pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB. Lantaran banyaknya variasi aktivitas digital dan non digital saat Ramadan, brand harus jeli dalam menentukan strategi apa yang cocok bagi audiens nya, ujar Dimas Iriawan, Creative Marketing Vindes Corp. Berikutnya di sesi tayang bincang, Digital Marketing Manager Sinarmas, Mohamad Arief Rizky berbicara mengenai strategi apa yang harus dilakukan oleh brand saat Ramadan. Di sesi ini Arief mengungkapkan bahwa setiap brand pasti memiliki strateginya masing-masing saat menjalani campaign dan hal tersebut memang dapat disesuaikan dengan objective yang dimiliki. Misalnya saat brand sedang menjalani awareness campaign, tujuan yang harus dicapai adalah audiens harus bisa mengingat brand tersebut. Jadi, mengukur Ad Recall salah satu hal penting yang harus dilakukan. Lalu, Product Marketing Manager Google Indonesia, Giovanni Marsie menekankan, ada beberapa tema konten saat Ramadan yang disukai oleh audiens, yakni konten kesehatan, konten spiritual atau religi, dan konten makanan seperti "Mukbang” yang trend pencariannya all-time high selama Ramadan. Begitu pula dapat memanfaatkan konten purchase-related seperti fashion dan barang-barang yang biasanya dipakai saat Ramadan. Pada sesi terakhir, Chief Marketing Officer Folkative Group, Danny Syah Aryaputra memberikan tips bagi brand yang ingin campaign dan kontennya banyak dilirik saat Ramadan. "Being original", sebutnya, salah satu kunci keberhasilannya. Jika brand ingin mengikuti trend yang ada, hal yang harus diingat apakah brand tersebut adaptive dengan trend yang dipilih. Soalnya tidak semua trend bisa langsung diaplikasikan begitu saja. Melalui acara Growhub ini, Mediatics Digital Indonesia berharap dapat memberikan insights yang bermanfaat bagi para digital marketer dan business owner dalam merencanakan strategi digital marketing untuk bisnisnya.
Bisnis Makanan Anda Mau Meningkat, Ini Kiatnya.
katakabar.com - Pemahaman mendalam tentang konsep, keuangan, pemasaran, dan layanan pelanggan, para calon pengusaha dapat pastikan langkah pertama mereka mendirikan bisnis kuliner berbuah sukses. Bisnis makanan saat ini jadi tren dan terus berkembang, banyak individu impikan membuka restoran atau usaha kuliner. Fenomena ini terjadi lantaran makanan tidak hanya menjadi kebutuhan pokok, tapi pengalaman memuaskan lidah dan membuka peluang kreativitas. Para pengusaha kuliner memiliki peluang untuk mengeksplorasi keunikan citarasa, konsep tempat makan, dan inovasi mengolah makanan. Munculnya media sosial berkontribusi pada popularitas bisnis makanan, di mana pengguna dapat berbagi pengalaman kuliner mereka secara instan dan luas. Ini menciptakan peluang untuk promosi organik dan penyebaran reputasi positif, pada gilirannya dapat mendukung pertumbuhan bisnis. Mari kita bahas langkah-langkah atau kiat untuk memandu calon pengusaha merintis bisnis makanan. Memilih Konsep Tepat Langkah pertama, pemilihan konsep bisnis. Ingat persaingan yang ketat, memiliki identitas yang kuat dapat menjadi daya tarik utama bagi pelanggan potensial. Untuk itu, pahami tren pasar dan identifikasi kebutuhan serta selera konsumen dan sesuaikan konsep dengan permintaan pasar dapat menjadi kunci kesuksesan. Eksplorasi Keahlian Kuliner Tinjau keahlian kuliner yang dimiliki dan temukan konsep yang dapat memanfaatkannya. Keahlian unik dapat menjadi nilai tambah yang membedakan bisnismu. Kesesuaian Lokasi Pertimbangkan lokasi usaha dan tentukan konsep yang sesuai dengan karakteristik lingkungan sekitarnya. Perencanaan Anggaran Sesuaikan konsep dengan anggaran yang tersedia, termasuk biaya peralatan, bahan baku, dan dekorasi. Diferensiasi dari Kompetitor Identifikasi keunikan konsep yang dapat membedakan bisnismu dari pesaing di. Diferensiasi dapat menciptakan daya tarik khusus. Dengan merinci langkah-langkah ini, dapat membantu calon pengusaha makanan dalam memilih konsep bisnis yang tidak hanya sesuai dengan bakat kuliner, tapi sukses dalam pasar yang kompetitif. Manajemen Keuangan yang Baik Tanpa manajemen keuangan yang baik, bisnis makanan dapat menghadapi berbagai tantangan yang dapat menghambat perkembangannya. Manajemen keuangan yang efisien sangat penting untuk menjaga kesehatan finansial perusahaan dan memastikan kelancaran operasional. Selain itu, untuk mempermudah proses tersebut, penggunaan software kasir POS dapat menjadi solusi yang efektif dalam memonitor dan mengelola transaksi keuangan sehari-hari. CV Mitra Aplikasi Bisnis menawarkan software kasir POS yang sesuai untuk kebutuhan bisnis makanan. Software kasir POS dapat membantu dalam pelacakan penjualan, inventaris, serta menyediakan laporan keuangan yang akurat untuk mendukung keputusan manajemen yang lebih baik. Inilah langkah-langkah praktis untuk mengoptimalkan manajemen keuangan dalam bisnis makanan, didukung oleh peran penting software kasir pos. Strategi Pemasaran yang Efektif Terlepas dari seberapa lezat masakan yang ditawarkan, tanpa strategi pemasaran yang efektif, bisnis makanan mungkin sulit dikenal masyarakat. Makanya mengeksplorasi cara-cara kreatif untuk mempromosikan bisnis makanan, mencakup pemasaran digital, konten visual menarik, program loyalitas, kemitraan dengan influencer kuliner, promosi khusus, partisipasi di acara komunitas atau event bazar, dan kolaborasi dengan layanan pengiriman makanan. Dengan merangkum strategi pemasaran yang kreatif ini, bisa memberikan panduan lengkap untuk membantu pemilik bisnis makanan meningkatkan visibilitas mereka dan membangun kehadiran yang kuat di pasar. Pelanggan Suka, Bisnis Bahagia Kesuksesan bisnis makanan tidak hanya terletak pada kelezatan produk yang ditawarkan, tapi pada layanan pelanggan yang memuaskan. Industri makanan, pelayanan yang berkualitas dapat menjadi pembeda yang signifikan dan memberikan dampak positif pada reputasi dan kesinambungan usaha. Tempatkan layanan pelanggan sebagai fokus utama, pemilik bisnis makanan dapat membangun reputasi yang baik, meningkatkan retensi pelanggan, dan menciptakan kesetiaan yang berkelanjutan. Kesimpulan Mengejar cita-cita membuka bisnis makanan, langkah-langkah yang diambil memiliki peran krusial dalam menentukan keberhasilan. Pemahaman yang mendalam tentang konsep, keuangan, pemasaran, dan layanan pelanggan, para calon pengusaha dapat memastikan langkah pertama mereka mendirikan bisnis kuliner berbuah sukses. Komitmen, kerja keras, dan pengetahuan yang tepat, membuka bisnis makanan bukan lagi sekadar impian, tapi sebuah realitas yang dapat dicapai. Kontak: CV Mitra Aplikasi Bisnis 0895 4145 49025 galaxy@myabcshop.com
Kelapa Sawit Terus Produksi, Ini Kiatnya
Bengkulu, katakabar.com - Kelapa sawit jenis kelompok palem-paleman yang bisa tumbuh sempurna di ketinggian 0 hingga 500 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini bisa tumbuh dengan baik di daerah tropis, lantaran memiliki curah hujan rata-rata 2000 hingga 2500 milimeter per tahun. Tidak cuma itu, kelapa sawit sangat cocok di lahan yang memenuhi tingkat kelembapan 80 hingga 90 derajat. Saat tanaman kelapa sawit berada di daerah yang terlalu panas bakal menurunkan kualitas minyaknya. Kapan tanaman kelapa sawit tak berbuah lagi? Secara umum, kelapa sawit adalah tumbuhan dengan usia rata-rata sekitar 20 hingga 25 tahun. Bila memasuki umur tiga tahun pertama, buahnya disebut kelapa sawit muda, buah pasir. Disebut kelapa sawit muda lantaram belum menghasilkan buah secara optimal. Di umur 4 hingga 6 tahun, sawit-sawit ini mulai berbuah. Kala mencapai usia 7 hingha 10 tahun buah memasuki periode matang. Kelapa sawit bakal terus menghasilkan hingga memasuki umur 25 tahun saat kelapa sawit l memang berkualitas baik. Kelapa sawit pun bakal menghasilkan produksi maksimal yang bisa terlihat dari cara perawatannya. Nah, terhitung awal dari pemilihan benih unggul bersertifikat dari lembaga resmi. Petani pun jangan sekali-kali membeli benih kelapa sawit yang belum diakui keunggulannya. Apalagi membeli dari lembaga tidak resmi atapu bisa jadi dari tengkulak. Selain itu, penggunaan pupuk faktor penting mendukung pohon kelapa sawit berbuah atau pun menghasilkan buah yang maksimal. Pemakaian pupuk pun bisa diaplikaskan dengan pupuk organik maupun menggunakan pupuk kimia yang bisa didapatkan di toko pertanian. Secara umum pada umur 11 hingga 20 tahun, tanaman kelapa sawit mengalami penurunan fungsi produksinya. Soalnya, semakin menua produksi buah kelapa sawit bakal menurun. Tapi, saat kelapa sawit tertentu umur bukan patokan. Ada banyak kendala dan tantangan yang dihadapi suatu perkebunan dalam mengelola dan membudidayakan sawit, seperti serangan hama, penyakit tanaman kelapa sawit dan serangan jamur. Kelapa sawit yang terkena penyakit mengalami penurunan kualitas, sebab secara perlahan penyakit dan virus bakal memakan dan membuat tanaman kelapa sawit hingga mati. Dewasa ini, perkebunan dihadapkan pula pada masalah jamur Ganoderma yang menyebabkan kelapa sawit berakhir pada kematian. Penyakit ini menyerang pangkal batang, sehingga disebut sebagai penyakit Busuk Pangkal Batang (BPB). Saat pohon terserang penyakit ini produksi buah berkurang. Umur pun menjadi singkat hingga tidak lebih dari 10 tahun. Perkebunan sawit yang produktif dan dikelola dengan baik terus menghasilkan buah dengan kualitas yang baik pula. Bila tingkat kematangan buah yang pas, minyak mentah yang dihasilkan menghasilkan sejumlah kandungan zat yang bermanfaat untuk diolah menjadi berbagai macam kebutuhan manusia. Sawit-sawit tidak berbuah, kalau mengalami pengelolaan yang salah. Pemupukan yang salah, sistem pengairan yang tidak mempertimbangkan kondisi lahan serta cara panen yang salah akan mengurangi produksi. Untuk terus memelihara jumlah produksi, perlu manajemen pada perkebunan harus dilakukan dengan sebaik mungkin. Memperkerjakan SDM yang bertanggung jawab dan mumpuni dan memperhatikan kelestarian lingkungan membawa sawit-sawit ini ke suatu tahap berkelanjutan.