Kompetitif

Sorotan terbaru dari Tag # Kompetitif

MIND ID Perkokoh Keunggulan Kompetitif Industri, Lewat Ekosistem Industri EV Battery di Karawang Nasional
Nasional
Minggu, 19 April 2026 | 15:10 WIB

MIND ID Perkokoh Keunggulan Kompetitif Industri, Lewat Ekosistem Industri EV Battery di Karawang

Karawang, katakabar.com - Holding Industri Pertambangan MIND ID konsisten meningkatkan nilai tambah mineral Indonesia untuk memperkuat peran industri dalam penguatan ekonomi nasional. Melalui pengembangan Ekosistem Industri EV Battery di Karawang, MIND ID mengoptimalkan keunggulan komparatif sektor tambang menjadi keunggulan kompetitif industri. Indonesia memiliki pasokan mineral strategis yang besar, mulai dari nikel, kobalt, mangan, bauksit, tembaga, dan batu bara, yang dapat diolah menjadi bahan baku utama baterai. Lewat fasilitas produksi manufaktur baterai kendaraan listrik di Karawang, Grup MIND ID memperkuat penguasaan teknologi, integrasi rantai pasok pengolahan sumber daya alam mineral, dan kualitas SDM yang menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Adapun, fasilitas produksi manufaktur baterai kendaraan listrik dikelola PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB), perusahaan patungan (joint venture/JV) antara Indonesia Battery Corporation (IBC/Anggota Grup MIND ID) dengan konsorsium Contemporary Amperex Technology Co Limited, Brunp, Lygend (CBL) bernama CBL International Development Pte Ltd (Singapore-CBL). Fasilitas ini berfokus pada produksi sel baterai dan battery pack untuk kendaraan listrik dan Battery Energy Storage System (BESS) dengan kapasitas produksi sebesar 6,9 GWh per tahun yang akan ditingkatkan hingga sekitar 15 GWh pada fase berikutnya. Ekosistem ini upaya MIND ID memperkuat rantai pasok baterai, mempercepat transisi energi, dan membuka peluang nilai tambah industri demi membangun peradaban masa depan Indonesia. Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan terhadap proyek ini untuk memastikan kesiapan industri baterai nasional sebagai upaya untuk meningkatkan keunggulan kompetitif industri yang khususnya akan mendukung transisi energi nasional. Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi XII DPR, Putri Zulkifli Hasan, menyampaikan transformasi industri yang mendukung energi bersih dan ekonomi rendah karbon merupakan agenda strategis nasional yang terus didorong melalui pengembangan ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai. “Melalui kebijakan hilirisasi, pemerintah mendorong terbentuknya rantai pasok yang terintegrasi dari sektor hulu pertambangan hingga hilir industri manufaktur baterai. Hal ini menjadikan keterkaitan antara sektor energi, minerba, dan industri semakin erat dan strategis,” jelas Putri. Direktur Utama IBC Aditya Farhan Arif, menimpali fasilitas produksi baterai di Karawang ini ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada awal kuartal tiga tahun ini. "IBC sebagai Anggota Grup MIND ID berkomitmen untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global baterai sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat, yang sesuai dengan mandat dari Asta Cita Presiden," ulasnya. Kata Aditya fasilitas produksi baterai ini memproduksi baterai ion lithium dengan komposisi kimia NMC (nickel manganese cobalt) dan LFP (lithium ferro phosphate), yang mana kedua tipe ini dibutuhkan untuk mendukung agenda transisi energi nasional. "Saat ini, pasar baterai LFP di dunia dan Indonesia sudah terbentuk namun untuk pasar baterai NMC masih dalam tahap pertumbuhan. Oleh karena itu, IBC konsisten mendukung pemerintah untuk terus menstimulasi pengembangan pasar baterai nikel," ucapnya. Berdasarkan data yang dihimpun oleh IBC, mobil listrik yang menggunakan baterai jenis NMC di dunia telah mencapai 40 persen, tetapi di Indonesia pasar baterai NMC baru berkisar 4.persen. Hal itu juga terlihat dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) yang baru-baru ini dirilis. Tahun lalu penjualan mobil listrik di Tanah Air telah mencapai lebih dari 10.930 unit, dengan rincian yang menggunakan baterai jenis LFP sebanyak 99.613 unit sementara baterai jenis NMC hanya 4.317 unit. “Kami mendukung pemerintah dan legislatif untuk membuat kebijakan bagi penguatan pasar domestik bagi kendaraan baterai berbasis nikel, guna memperkuat daya tawar Indonesia di pasar global, sehingga pada akhirnya akan semakin memperkuat keunggulan kompetitif nasional," tandasnya.

Kualitas Tanpa Tawar, Waringin Megah Kian Kompetitif di Pasar Ekonomi
Ekonomi
Senin, 30 Maret 2026 | 08:45 WIB

Kualitas Tanpa Tawar, Waringin Megah Kian Kompetitif di Pasar

Jakarta, katakabar.com - Waringin Megah General Contractor menegaskan kekuatan daya saingnya melalui satu hal yang konsisten dijaga sejak awal: standar kualitas yang tidak dapat dikompromikan. Di tengah persaingan industri konstruksi yang semakin ketat, Waringin Megah General Contractor menegaskan kekuatan daya saingnya melalui satu hal yang konsisten dijaga sejak awal: standar kualitas yang tidak dapat dikompromikan. Rekam jejak ribuan proyek yang telah diselesaikan menjadi bukti nyata kapabilitas perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan konstruksi di Indonesia. Transformasi Waringin Megah dari kontraktor internal menjadi pemain nasional ditandai dengan keberhasilannya menangani proyek-proyek berskala besar, termasuk high-rise building dan pengembangan kompleks di berbagai wilayah Indonesia. Ekspansi ini mencerminkan tidak hanya pertumbuhan bisnis, tetapi juga peningkatan kapasitas organisasi dan sistem kerja yang semakin matang. Waringin Megah memiliki pengalaman luas dalam menangani berbagai jenis proyek konstruksi, mulai dari bangunan komersial, fasilitas industri, hotel, hingga institusi pendidikan. Setiap proyek membawa kompleksitas yang berbeda baik dari sisi desain, kondisi lapangan, hingga ekspektasi pemilik proyek yang menuntut pendekatan kerja yang adaptif dan terukur. Seiring meningkatnya kompleksitas proyek, perusahaan terus memperkuat sistem manajemen, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta memastikan setiap proses berjalan dengan standar yang terintegrasi. Hal ini menjadi kunci dalam menjaga konsistensi kualitas di seluruh lini pekerjaan. Di sektor hospitality, Waringin Megah menunjukkan kemampuannya dalam menghadirkan bangunan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki nilai estetika yang tinggi. Keseimbangan antara fungsi, kenyamanan, dan visual menjadi perhatian utama dalam setiap proyek, seperti yang tercermin pada Redwood Hotel Timika, 18 Suites Bali, Tanada Resort Bali, Hotel Aston Palembang, Spring Hill Condotel Lampung, dan Casa Padma Legian Bali. Sementara, dalam sektor pendidikan, perusahaan menghadirkan pendekatan yang berfokus pada keamanan, kenyamanan, serta optimalisasi fungsi ruang. Pengalaman dalam proyek seperti Cambridge School Surabaya, Akademi Televisi Indonesia Jakarta, Sekolah Petra Acitya, dan Surabaya Grammar School memperkuat pemahaman Waringin Megah terhadap kebutuhan ruang belajar yang ideal. “Setiap proyek adalah representasi dari komitmen kami terhadap kualitas. Bagi Waringin Megah, standar bukan sesuatu yang bisa ditawar. Justru di tengah kompleksitas proyek yang semakin tinggi, konsistensi kualitas menjadi fondasi utama untuk menjaga kepercayaan klien dan memperkuat daya saing perusahaan,” ujar Hermash Budi, Direktur. Ketahanan perusahaan juga menjadi faktor penting dalam perjalanan panjangnya. Waringin Megah terbukti mampu bertahan melewati krisis ekonomi 1998 hingga melakukan restrukturisasi di masa pandemi Covid-19. Di mana kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar dan kondisi ekonomi menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. “Industri konstruksi selalu dinamis. Karena itu, kami terus berinvestasi pada pengembangan sistem dan sumber daya manusia agar tetap relevan dan kompetitif. "Pengalaman panjang yang kami miliki menjadi modal utama untuk terus tumbuh secara berkelanjutan,” terangnya. Dengan kombinasi pengalaman lintas sektor, sistem kerja yang terus berkembang, serta komitmen terhadap kualitas tanpa kompromi, Waringin Megah General Contractor terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri konstruksi nasional.

Dari Kompetitif Hingga Santai, Semua Bisa Dimainkan Bareng Teman Nasional
Nasional
Minggu, 13 Juli 2025 | 17:33 WIB

Dari Kompetitif Hingga Santai, Semua Bisa Dimainkan Bareng Teman

Jakarta, katakabar.com - Bermain game secara online bersama teman di antara bentuk hiburan digital yang paling diminati. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, pengalaman bermain game multiplayer kini semakin interaktif dan imersif. Di 2025 ini, berbagai judul game terbaru telah hadir dengan grafis memukau, gameplay menarik, dan fitur unggulan yang dirancang untuk memanjakan para gamer dalam menikmati keseruan bermain bersama. Baik bagi pencinta tantangan kompetitif maupun yang lebih menyukai permainan santai, tersedia beragam pilihan game yang dapat dimainkan bersama teman Berikut adalah rekomendasi game yang bisa mabar! Mobile Legends: Bang Bang Masih menjadi primadona di dunia game MOBA, Mobile Legends menghadirkan berbagai pilihan karakter dan mode yang seru. Mode 5v5 menjadi favorit banyak pemain untuk mengasah strategi tim dalam pertandingan yang penuh tantangan. PUBG Mobile Jika kamu seorang penggemar permainan survival dan strategi, PUBG Mobile adalah pilihan yang tepat. Bertempur dalam mode squad di medan pertempuran terbuka menjadikan game ini penuh adrenalin. Call of Duty: Mobile Game tembak-menembak ikonik ini menawarkan berbagai mode multiplayer seperti deathmatch, ranked, dan battle royale. Sangat cocok bagi kamu yang ingin bertempur dalam pertempuran strategi bersama teman-teman.

Menjadi PKP di Dunia Usaha Kompetitif, Ini Tantangan dan Peluangnya Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 02 Februari 2025 | 10:00 WIB

Menjadi PKP di Dunia Usaha Kompetitif, Ini Tantangan dan Peluangnya

Jakarta, katakabar.com - Pengusaha Kena Pajak (PKP) adalah istilah yang sering terdengar dalam dunia perpajakan di Indonesia. Secara sederhana, PKP merujuk pada pengusaha yang telah dikukuhkan oleh Direktorat Jenderal Pajak sebagai pengusaha yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) dan/atau Jasa Kena Pajak (JKP). Pengukuhan ini memberikan pengusaha hak dan kewajiban tertentu dalam pemungutan dan penyetoran pajak, terutama Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Pentingnya Menjadi PKP Menjadi PKP memiliki beberapa keuntungan yang signifikan. Pertama, PKP memiliki kemampuan untuk mengkreditkan pajak masukan. Ini berarti, pajak yang dibayar saat membeli barang atau jasa dapat dikurangkan dari pajak keluaran yang harus dibayarkan. Dengan demikian, arus kas perusahaan dapat lebih terkelola dengan baik, karena pengusaha tidak perlu menanggung beban pajak yang terlalu besar. Kedua, status PKP meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata mitra bisnis dan pelanggan. Banyak perusahaan besar dan lembaga pemerintah yang hanya bertransaksi dengan PKP, sehingga menjadi PKP membuka peluang lebih besar untuk mendapatkan kontrak dan proyek. Ini juga memberikan kepercayaan lebih bagi pelanggan bahwa perusahaan tersebut beroperasi secara legal dan transparan. Ketiga, PKP berhak untuk mendapatkan fasilitas perpajakan tertentu, seperti pengembalian pajak (tax refund) jika pajak masukan lebih besar daripada pajak keluaran. Hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi pengusaha, terutama yang baru memulai usaha atau yang sedang dalam tahap ekspansi.

Bertandang ke PPKS Medan, Disbun Kaltim Berambisi Jadi Penghasil Sawit Kompetitif Sawit
Sawit
Jumat, 15 November 2024 | 21:44 WIB

Bertandang ke PPKS Medan, Disbun Kaltim Berambisi Jadi Penghasil Sawit Kompetitif

Samarinda, katakabar.com - Dinas Perkebunan atau Disbun Provinsi Kalimantan Timur sambangi Pusat Penelitian Kelapa Sawit atau PPKS Medan, Provinsi Sumatera Utara. Tujuannya Kalimantan Timur berambisi jadi penghasil kelapa sawit kompetitif. Itu sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas sektor kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Timur. Lantaran itu, Dinas Perkebunan atau Disbun Provinsi Kalimantan Timur melakukan kunjungan pembelajaran ke PPKS Medan.