Konsevasi

Sorotan terbaru dari Tag # Konsevasi

LindungiHutan Hadirkan Lima Jenis Sertifikat Digital Bukti Kontribusi Nyata Aksi Konservasi Lingkungan
Lingkungan
Sabtu, 13 Desember 2025 | 15:18 WIB

LindungiHutan Hadirkan Lima Jenis Sertifikat Digital Bukti Kontribusi Nyata Aksi Konservasi

Semarang, katakabar.com - LindungiHutan, platform crowdsourcing berfokus pada konservasi dan aksi penghijauan di Indonesia, resmi menghadirkan lima jenis sertifikat digital yang dirancang untuk memberikan bukti transparan, kredibel, dan mudah dibagikan atas kontribusi publik maupun perusahaan dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan. Sertifikat ini diterbitkan untuk meningkatkan akuntabilitas kampanye serta memperkuat rasa kepemilikan dan kebanggaan para kontributor terhadap dampak yang telah mereka hasilkan. Melalui sertifikat digital, setiap aksi konservasi kini dapat terdokumentasi dengan lebih baik, mulai dari donasi, aksi kolektif, hingga kolaborasi lintas sektor. LindungiHutan menyediakan lima jenis sertifikat, masing-masing dengan fungsi dan kegunaan berbeda. Pertama, Sertifikat Donasi, yang diberikan kepada para donatur sebagai bukti dukungan pada kampanye penghijauan. Sertifikat ini memuat rincian donasi, kampanye yang didukung, serta estimasi dampak lingkungan dari kontribusi tersebut. Kedua, Sertifikat Penghargaan, yang diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi signifikan dari individu, komunitas, atau mitra yang telah berperan besar dalam keberhasilan sebuah kampanye. Ketiga, Sertifikat Penanaman Pohon, yang kini menjadi dokumen penting bagi perusahaan dalam pelaporan ESG dan CSR. Sertifikat ini berisi detail lokasi, jumlah bibit yang ditanam, serta estimasi serapan karbon yang dihasilkan. Jenis sertifikat keempat adalah Sertifikat Volunteer, diberikan kepada relawan yang terjun langsung dalam kegiatan penanaman pohon atau aksi lingkungan lainnya. Terakhir, Sertifikat Kolaborasi, yang menjadi bukti nyata kerja sama strategis antara LindungiHutan dan berbagai perusahaan, organisasi, atau komunitas dalam mewujudkan program konservasi yang berdampak luas. Menurut LindungiHutan, penerbitan lima jenis sertifikat ini merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan transparansi data, memudahkan proses pelaporan keberlanjutan, sekaligus meningkatkan engagement publik. Sertifikat digital juga permudah mitra perusahaan dokumentasikan aktivitas CSR, mengukur dampak, dan membagikan capaian keberlanjutan kepada stakeholder. “Melalui sertifikat digital yang terstandarisasi dan mudah diverifikasi, kami ingin memastikan bahwa setiap kontribusi terhadap lingkungan memiliki jejak yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini adalah langkah untuk menguatkan kolaborasi, membangun kepercayaan, dan memperluas partisipasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan,” jelas Ben, CEO LindungiHutan, lewat keterangan resmi. Dengan lebih dari 1 juta pohon tertanam, 34 lokasi penghijauan, dan ribuan kolaborator dari berbagai sektor, LindungiHutan terus berupaya menghadirkan inovasi yang mempercepat aksi kolaboratif dalam pelestarian alam. Untuk mengetahui lebih dalam tentang sertifikat kontribusi dan peluang kolaborasi lingkungan bersama LindungiHutan, kunjungi lindungihutan.com

Kelapa Sawit Bagian dari Konservasi Tanah dan Air Sawit
Sawit
Senin, 03 Maret 2025 | 21:23 WIB

Kelapa Sawit Bagian dari Konservasi Tanah dan Air

katakabar.com - Perkebunan kelapa sawit secara alamiah punya kemampuan sebagai tanaman konservasi tanah dan air (Harahap, 2007). Dua mekanisme alamiah konservasi tanah dan air dari perkebunan kelapa sawit adalah mekanisme struktur pelepah daun dan canopy cover, serta mekanisme sistem perakaran tanaman kelapa sawit. Kedua kemampuan alamiah tersebut ditambah dengan tata kelola atau GAP konservasi tanah dan air yang baik (man-made), menjadikan perkebunan sawit sebagai bagian yang penting dari sistem konservasi tanah dan air pada suatu wilayah (PASPI, 2021 dalam laporan berjudul Perkebunan Kelapa Sawit sebagai Bagian Integral dari Konservasi Tanah dan Air Wilayah). Berikut penjelasan secara rinci terkait mekanisme alamiah konservasi tanah dan air dari perkebunan kelapa sawit tersebut yang dikutip dari jurnal PASPI (2021). Pertama, mekanisme struktur pelepah daun pohon kelapa sawit yang berlapis-lapis mampu menaungi lahan (land cover) mendekati 100 persen sejak kelapa sawit berumur muda.