Kreativitas

Sorotan terbaru dari Tag # Kreativitas

Program Fashion Binus University Tampilkan Kreativitas Lewat Fashion Show 'Threads of Freedom' Pendidikan
Pendidikan
Rabu, 15 Oktober 2025 | 10:25 WIB

Program Fashion Binus University Tampilkan Kreativitas Lewat Fashion Show 'Threads of Freedom'

Jakarta, katakabar.com - Mahasiswa Fashion Program Binus University kembali menunjukkan kiprahnya di dunia industri kreatif melalui partisipasi mereka dalam IN2MOTION Fest 2025. Festival ini menjadi platform strategis bagi mahasiswa untuk menampilkan karya-karya inovatif mereka di hadapan publik, praktisi industri, dan media. Melalui ajang ini, mahasiswa tidak hanya memamerkan hasil desain, tetapi membangun portofolio profesional yang memperkuat identitas mereka sebagai calon desainer siap bersaing secara global. IN2MOTION Fest kali ini mengusung tema “Threads of Freedom”, menyoroti kebebasan berekspresi dan semangat kreatif mahasiswa melalui penggunaan denim dalam koleksi kontemporer. Setiap outfit dirancang untuk mengekspresikan kemandirian, keberanian tampil beda, serta keterhubungan global melalui benang biru universal: denim. Mahasiswa yang berpartisipasi antara lain Cut Sintia Faras, Keisha Yezezhiel Mandagi, Felita Delfina Fong, Gerda Yogi Samudra, dan Yosephine Theodore Tengganu. “Festival ini memberi pengalaman nyata bagi mahasiswa untuk memahami dinamika industri fashion, mulai dari tahap persiapan, produksi, hingga presentasi karya. Selain itu, kesempatan berinteraksi dengan desainer, brand, dan media sangat berharga untuk membangun jejaring profesional,” ujar Cut Sintia Faras, salah satu mahasiswa Fashion Program Binus@Alam Sutera yang tampil dalam festival ini. IN2MOTION Fest juga menjadi sarana penguatan posisi Fashion Program Binus University sebagai pusat pendidikan fashion unggul yang relevan dengan tren global. Festival ini sejalan dengan visi Binus University sebagai world-class university yang membina dan memberdayakan masyarakat melalui pendidikan dan inovasi. Selain menampilkan kreativitas mahasiswa, festival ini mendukung pengembangan inovasi fashion, khususnya di bidang keberlanjutan dan digitalisasi. “Melalui kegiatan seperti IN2MOTION Fest, kami ingin mahasiswa tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga mampu berpikir kritis, berinovasi, dan menciptakan tren baru di industri fashion. Pengalaman ini diharapkan mendorong industri fashion Indonesia untuk semakin berdaya saing di kancah global tanpa melupakan akar budaya lokal,” kata Ratna Dewi Paramita, Head of Fashion Program Binus University. Dengan partisipasi aktif dalam IN2MOTION Fest 2025, mahasiswa Fashion Program Binus University membuktikan kreativitas dan inovasi tidak mengenal batas.

Perkuat Kreativitas, ADUJAK  2025 Bukti Remaja Riau Generasi Hebat Menuju Indonesia emas 2045 Riau
Riau
Selasa, 16 September 2025 | 15:45 WIB

Perkuat Kreativitas, ADUJAK 2025 Bukti Remaja Riau Generasi Hebat Menuju Indonesia emas 2045

investasi prioritas untuk melahirkan generasi yang kuat, sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. “Generasi inilah yang nantinya berada pada usia produktif dan menjadi penggerak kemajuan bangsa,” ucapnya. Sedang Ketua Pelaksana, Said Masri menekankan, periode remaja adalah fase penting yang memerlukan perhatian serius, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, maupun pengembangan keterampilan. “Program GenRe hadir sebagai solusi untuk membekali remaja dengan pengetahuan kesehatan reproduksi, keterampilan hidup, perencanaan masa depan, dan kesiapan berkeluarga. Melalui PIK Remaja dan hadirnya Duta GenRe, promosi dan sosialisasi program menjadi lebih efektif karena menggunakan pendekatan dari, oleh, dan untuk remaja,” jelasnya. Puncak kegiatan ditandai dengan penobatan Duta GenRe Riau 2025, yang menghadirkan remaja-remaja inspiratif dengan potensi luar biasa. Pada kategori putra, gelar juara pertama berhasil diraih Rahmat Aditya dari Kabupaten Kepulauan Meranti.

Pj Kades Kedaburapat Beri Apresiasi Atas Kreativitas dan Semangat Generasi Muda Riau
Riau
Senin, 28 Juli 2025 | 22:33 WIB

Pj Kades Kedaburapat Beri Apresiasi Atas Kreativitas dan Semangat Generasi Muda

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksamana Bengkalis yang ditempatkan di Dusun 1 Parit Senang Desa Kedaburapat Kecamatan Rangsang Pesisir sukses laksanakan Festival Anak Sholeh atau FAS angkat tema “Menyapa Dunia Bersama Generasi Cinta Allah, Al-Quran dan Rasul”. KKN IAIN Datuk Laksamana Bengkalis Dusun Parit Senang, raih apresiasi secara langsung dari Pj Kepala Desa Kedaburapat, Minggu (27/7) kemarin. Acara ini digelar di Masjid Nurul Yakin Dusun Parit Senang Desa Kedaburapat, dan mendapat antusias tinggi dari anak-anak di dusun tersebut. Festival ini meliputi beberapa perlombaan bernuansa islami, di antaranya azan, hafalan surah pendek, mewarnai serta cerdas cermat, dengan jumlah peserta 50 anak. Selain antusias anak-anak, respon baik juga diterima dari orang tua serta masyarakat sekitar Dusun 1 Parit Senang. Selain dihadiri langsung oleh Pj Kepala Desa Kedaburapat, acara ini juga dihadiri anggota LPM, BPD, Kepala Dusun 1 Parit Senang, dan tokoh-tokoh masyarakat. Ketua pelaksana, Raffy mengatakan, kegiatan ini sebagai wadah bagi anak-anak untuk melatih keberanian, kreativitas dan rasa percaya diri anak-anak khususnya dalam mengekspresikan nilai-nilai islam. "Saya mengapresiasi kegiatan Festival Anak Sholeh yang digelar oleh anak-anak KKN Dusun 1 Parit Senang, serta berterima kasih kepada orang tua yang telah mendukung kegiatan ini,” ujar Rustam, selaku PJ Kepala Desa Kedaburapat.

Telkom Indigo Dukung Kreativitas Mahasiswa Pengembang Gim Lewat GTX 2024 Re On The Game Tekno
Tekno
Sabtu, 04 Mei 2024 | 20:57 WIB

Telkom Indigo Dukung Kreativitas Mahasiswa Pengembang Gim Lewat GTX 2024 Re On The Game

Yogyakarta, katakabar.com - Telkom Indigo dukung mahasiswa calon-calon pengembang gim yang berpartisipasi di dalam Gametech Exhibition (GTX) agar bisa mengembangkan karyanya ke arah yang lebih profesional Gametech Exhibition (GTX) kegiatan pameran gim dan kompetisi karya anak Teknologi Permainan Sekolah Tinggi Multi Media yang diselenggarakan oleh HIMA Gametech dan dapat diikuti oleh kalangan umum. Kegiatan ini menghadirkan total 22 gim yang terdiri dari 6 gim digital 2D, 6 gim digital 3D dan 10 board gim, serta mini games dan turnamen. Acara ini berlangsung selama dua hari, pada tanggal 20-21 April 2024 di Auditorium Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta. Gametech Exhibition (GTX) menjadi salah satu program yang didukung oleh Indigo, inkubator dan akselerator startup milik PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom). Program Indigo (https://indigo.id/) sendiri telah berdiri pada 2013 lalu, dan telah berhasil mengembangkan lebih dari 200 startup digital dimana 17 diantaranya merupakan pengembang gim lokal yang ada di Indonesia. Melalui program Indigo, menunjukkan Telkom memiliki peran dalam mengakselerasi industri gim lokal di Indonesia, serta mengapresiasi karya seni anak bangsa dalam mengembangkan teknologi. “Kegiatan Gametech Exhibition menjadi salah satu dukungan dari Telkom terhadap pengembangan ekosistem gim di Indonesia, kegiatan ini bisa menjadi sarana bagi mahasiswa untuk eksplorasi pengetahuan lebih luas dalam mempersiapkan karir di industri gim. Kami berharap, mahasiswa yang terlibat dalam pembuatan karya gim di event ini menjadi calon-calon pengembang gim yang hebat” ujar Patricia Eugene Gaspersz, Senior Manager Program Indigo, lewat siarsn pers diteriama katakabar.com, pada Jumat. Selain pameran gim dan turnamen, kata Patricia, rangkaian kegiatan lainnya forum diskusi atau talkshow yang digelar untuk mewadahi komunikasi dan sarana menambah wawasan dengan pembicara yang sudah berpengalaman di bidangnya. "Tema diskusi yang diangkat di kegiatan ini adalah “Step by Step Berkarir dalam Industri Game” dan menghadirkan Reza Febri Nanda selaku CEO Gamecom Team, pengembang gim lokal yang sukses membawa gim “troublemaker”nya dimainkan oleh ratusan ribuan pemain gim dari seluruh dunia," ulasnya. Kegiatan forum diskusi ini, harap Patricia, dapat menjadi bekal untuk mengeksplorasi serta mempersiapkan diri dalam berkarir di industri gim maupun merintis studio gim profesional. “Kembali berlangsungnya acara Gametech Exhibition kali ini bukti berhasilnya pengembangan karya dan kreativitas mahasiswa Teknologi Permainan dalam merancang karya gim untuk ditujukan kepada masyarakat, setelah sempat redup eksistensinya pada tahun-tahun sebelumnya” ujar Samudra Nusantara, selaku ketua pelaksana Gametech Exhibition (GTX) 2024. Gametech Exhibition (GTX) 2024, Re On The Game menjadi ajang apresiasi terhadap karya-karya Mahasiswa Desain Teknologi Permainan untuk terus mengembangkan karya dan kreativitas serta mengasah kemampuan dan wawasan dalam merancang sebuah karya di industri gim. Kontak: Askar Juara Marketing and Communication Officer Indigo - Telkom Indonesia 08119412323 [email protected]

Membangun Mini Greenhouse dan Budidaya Tanaman Pangan di Universitas Katolik Widya Karya Pendidikan
Pendidikan
Rabu, 24 Januari 2024 | 23:44 WIB

Membangun Mini Greenhouse dan Budidaya Tanaman Pangan di Universitas Katolik Widya Karya

Malang, katakabar.com - Mahasiswa Agribisnis Universitas Katolik Widya Karya eksplorasi potensi dan inovasi praktik budidaya tanaman pangan dmanfaatkan barang bekas. Fokus pada keberlanjutan dan kreativitas, mahasiswa terapkan konsep ini dipraktik mata kuliah Kewirausahaan Tanaman Pangan dan Hortikultura. Terus menggali potensi dan inovasi di bidang pertanian, salah satu aspek yang menarik perhatian praktik budidaya tanaman pangan dengan memanfaatkan barang bekas. Keberlanjutan dan kreativitas dua nilai utama terus mereka tanamkan dalam diri mereka. Salah satu aspek yang menarik perhatian mereka praktik budidaya tanaman pangan dengan memanfaatkan barang bekas. Sejalan meningkatnya kesadaran akan pentingnya keberlanjutan dan pelestarian lingkungan, mahasiswa Agribisnis ini tidak hanya belajar konsep teoritis tapi terapkan ide-ide cemerlang mereka ke dalam praktik nyata. Artikel ini bahas bagaimana mahasiswa Agribisnis dapat terapkan konsep ini dalam praktik mata kuliah Kewirausahaan Tanaman Pangan dan Hortikultura. Pengenalan Matakuliah Kewirausahaan Tanaman Pangan dan Hortikultura Matakuliah Kewirausahaan Tanaman Pangan dan Hortikultura bagian dari kurikulum mahasiswa Agribisnis. Tujuan utama dari matakuliah ini mengajarkan mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan berwirausaha yang dapat diaplikasikan secara praktis di sektor pertanian. Untuk mencapai tujuan tersebut, mahasiswa dibimbing melalui serangkaian materi yang mencakup pemahaman mendalam tentang konsep-konsep kewirausahaan dan aplikasinya dalam konteks tanaman pangan dan hortikultura. Tak hanya itu, mereka diperkenalkan pada keterampilan manajerial yang diperlukan untuk mengelola operasi pertanian dengan efisien dan efektif. Konsep Budidaya Tanaman Pangan dengan Memanfaatkan Barang Bekas Mahasiswa diajak untuk pahami konsep budidaya tanaman pangan yang berkelanjutan dengan memanfaatkan barang bekas. Konsep ini tidak hanya mengajarkan efisiensi sumber daya melainkan membangun kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa Agribisnis. Konsep ini membawa dimensi kesadaran lingkungan yang mendalam di kalangan mahasiswa Agribisnis. Dalam proses budidaya tanaman pangan. Mereka tidak hanya melihatnya sebagai kegiatan ekonomis semata, tetapi juga sebagai interaksi yang bersifat simbiosis antara manusia dan lingkungan. Melalui penggunaan barang bekas, mahasiswa tidak hanya mengurangi limbah, tapi ciptakan sistem pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Implementasi Konsep dalam Praktik Budidaya Praktik mahasiswa Agribisnis dalam budidaya tanaman pangan dengan memanfaatkan barang bekas dan membuat mini greenhouse mencerminkan semangat inovatif dan kesadaran keberlanjutan di kalangan generasi muda pertanian. Dalam praktik ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh keterampilan teknis dalam mengelola tanaman pangan, tetapi juga menjadi agen perubahan yang membawa solusi kreatif untuk meningkatkan efisiensi dan berkontribusi pada pelestarian lingkungan. Dengan memanfaatkan barang bekas, mahasiswa menunjukkan sumber daya yang sudah tidak terpakai dapat diubah menjadi sesuatu yang bernilai. Melalui kreativitas mereka, bahan-bahan seperti botol plastik, kemasan bekas, dan material lainnya sebagai media penanaman tanaman pangan. Ini menciptakan lingkungan pertumbuhan tanaman yang terkendali, memanfaatkan sumber daya yang sudah ada, dan pada saat yang sama mengurangi dampak lingkungan negatif yang mungkin timbul dari limbah. Kesimpulan Dalam matakuliah Kewirausahaan Tanaman Pangan dan Hortikultura, pengintegrasian konsep budidaya tanaman pangan dengan memanfaatkan barang bekas membuka peluang baru bagi mahasiswa Agribisnis Universitas Katolik Widya Karya. Dengan menggabungkan aspek ekonomi dan lingkungan, mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan berwirausaha tidak hanya menguntungkan secara finansial, tapi berkontribusi keberlanjutan lingkungan dengan semangat inovasi. Endingnya bagamana mereka ke depan dapat menjadi pionir mengarahkan masa depan pertanian yang lebih berkelanjutan. Kontak: Universitas Katolik Widya Karya 0821 3980 8707 [email protected]