Libur Lebaran 2026

Sorotan terbaru dari Tag # Libur Lebaran 2026

Libur Lebaran 2026, Pengguna LRT Jabodebek Meningkat 33 Persen Dibanding 2025 Nasional
Nasional
Jumat, 27 Maret 2026 | 15:10 WIB

Libur Lebaran 2026, Pengguna LRT Jabodebek Meningkat 33 Persen Dibanding 2025

Jakarta, katakabar.com - LRT Jabodebek mencatat peningkatan 33 persen pengguna selama libur Lebaran 2026, dengan 294.659 pengguna, berkat integrasi moda transportasi dan layanan yang optimal. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan jumlah pengguna LRT Jabodebek selama periode libur Lebaran tanggal 18 hingga 24 Maret 2026. Di periode tersebut tercatat sebanyak 294.659 pengguna LRT Jabodebek. Jumlah ini meningkat sekitar 33 persen dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2025 yang tercatat sebanyak 221.040 pengguna LRT Jabodebek. Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan peningkatan ini menunjukkan perubahan perilaku masyarakat memilih moda transportasi LRT Jabodebek, khususnya pada periode libur Lebaran 2026. “Peningkatan jumlah pengguna yang signifikan menunjukkan bahwa LRT Jabodebek semakin dipercaya dan mulai menjadi pilihan utama masyarakat, khususnya pada momen dengan mobilitas tinggi seperti Lebaran,” ujarnya. Data ini menunjukkan LRT Jabodebek tidak lagi diposisikan sebagai moda alternatif, tetapi mulai menjadi pilihan utama masyarakat. Dari sisi operasional, selama periode libur Lebaran 18 hingga 24 Maret 2026 KAI mengoperasikan 270 perjalanan setiap hari. Khusus pada H1 dan H2 Lebaran atau 21 dan 22 Maret, jumlah perjalanan ditingkatkan menjadi 430 perjalanan per hari dengan tarif Rp1. Meningkatnya minat masyarakat tidak terlepas dari berbagai kemudahan yang ditawarkan LRT Jabodebek, antara lain: * Terintegrasi dengan berbagai moda transportasi seperti KRL, KA Bandara, Kereta Cepat Whoosh, MRT, TransJakarta, hingga akses ke terminal bus; * Terhubung dengan pusat aktivitas masyarakat seperti kawasan bisnis, pusat perbelanjaan, dan destinasi rekreasi; * Memberikan kepastian waktu perjalanan tanpa terpengaruh kemacetan. “Berbagai keunggulan ini menjadikan LRT Jabodebek sebagai solusi mobilitas yang efisien, khususnya pergerakan masyarakat pada saat Lebaran 2026,” jelasnya. Melalui konektivitas antarmoda yang luas, pengguna dapat dengan mudah berpindah dari satu moda transportasi ke moda lainnya hingga mencapai tujuan akhir, baik untuk bersilaturahmi, berwisata, maupun beraktivitas di pusat kota. Dengan layanan yang semakin optimal, KAI berharap LRT Jabodebek terus menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan yang cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Kolaborasi KAI, DJKA dan BTP Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang di Libur Lebaran 2026 Lingkungan
Lingkungan
Selasa, 24 Maret 2026 | 11:18 WIB

Kolaborasi KAI, DJKA dan BTP Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang di Libur Lebaran 2026

Palembang, katakabar.com - Masa libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang terus perkuat komitmen keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Melalui kolaborasi strategis bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas II Palembang, KAI Divre III Palembang menggelar sosialisasi keselamatan di sejumlah perlintasan sebidang, khususnya yang tidak dilengkapi palang pintu. Upaya ini penting seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa angkutan Lebaran, di mana potensi kepadatan lalu lintas di sekitar jalur kereta api juga mengalami peningkatan signifikan. Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih waspada saat melintasi perlintasan sebidang. “Kami bersama DJKA dan BTP Kelas II Palembang secara aktif mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatnya mobilitas saat Lebaran, kewaspadaan pengguna jalan harus semakin ditingkatkan,” kata Aida. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di empat titik, yakni: - JPL 88 KM 396+7 emplasemen Stasiun Kramasan * KM 396+5 emplasemen Stasiun Kramasan (perlintasan bawah Fly Over Kramasan) * KM 384+8 emplasemen Stasiun Kramasan (Perlintasan Kapuk) * JPL 87B KM 393+9 petak jalan antara Stasiun Kramasan – Stasiun Simpang (Perlintasan Muara Kelingi) Dalam kegiatan tersebut, petugas turun langsung ke lapangan untuk memberikan imbauan kepada pengguna jalan, sekaligus memasang spanduk keselamatan sebagai pengingat visual yang mudah dikenali masyarakat. Sepanjang bulan Maret 2026, KAI Divre III Palembang telah melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan sebanyak 6 kali serta memasang 70 spanduk di berbagai titik perlintasan wilayah Divre III Palembang, dengan fokus pada perlintasan tanpa palang pintu yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi. Aida menambahkan upaya peningkatan keselamatan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor serta dukungan penuh dari masyarakat. “Perlintasan sebidang bukan hanya tanggung jawab KAI atau pemerintah, tetapi juga seluruh pengguna jalan. Peran aktif masyarakat sangat krusial dalam menciptakan keselamatan, di antaranya dengan mematuhi rambu lalu lintas, mendahulukan perjalanan kereta api, serta tidak menerobos palang pintu,” tegasnya. KAI Divre III Palembang juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar jalur kereta api. Warga diharapkan dapat segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya atau adanya perlintasan liar baru kepada petugas di stasiun terdekat maupun melalui Contact Center KAI 121. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mendukung upaya penutupan perlintasan ilegal yang berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan. “Melalui sinergi antara KAI, DJKA, BTP Kelas II Palembang, serta partisipasi aktif masyarakat, diharapkan keselamatan di perlintasan sebidang dapat terus meningkat, sehingga perjalanan kereta api dan aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan selamat,” sebut Aida.