Libur Panjang
Sorotan terbaru dari Tag # Libur Panjang
Selama Libur Panjang April 2026, Pengguna LRT Jabodebek Melonjak Signifikan Tumbuh 138 Persen
Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan signifikan jumlah pengguna LRT Jabodebek selama periode libur panjang akhir pekan pada 3 hingga 5 April 2026 lalu. Total pengguna selama tiga hari tersebut mencapai 270.696 pengguna, meningkat tajam dibandingkan periode libur panjang tahun 2025 yang tercatat sebanyak 113.606 pengguna. Secara persentase, terjadi kenaikan sebesar 138,2 persen, menunjukkan semakin kuatnya peran LRT Jabodebek sebagai moda transportasi pilihan masyarakat perkotaan dalam mengisi periode libur. Jika dirinci per hari, jumlah pengguna pada periode tersebut adalah: • 3 April 2026: 90.078 pengguna • 4 April 2026: 95.152 pengguna • 5 April 2026: 85.466 pengguna Puncak tertinggi terjadi pada 4 April 2026, mengindikasikan mobilitas masyarakat berada pada fase optimal di tengah periode libur. Dari sisi stasiun, akumulasi tiga hari menunjukkan bahwa tiga stasiun dengan volume pengguna tertinggi adalah: • Stasiun Dukuh Atas: 46.408 pengguna • Stasiun Harjamukti: 34.649 pengguna • Stasiun Cikoko: 27.418 pengguna Sebagai pembanding, pada periode 18 hingga 20 April 2025, tiga stasiun dengan jumlah pengguna tertinggi tercatat: • Dukuh Atas BNI: 39.922 pengguna • Harjamukti: 28.725 pengguna • Cikoko: 21.982 pengguna Perbandingan ini menunjukkan bahwa seluruh stasiun utama mengalami peningkatan volume pengguna yang konsisten, dengan Dukuh Atas tetap menjadi simpul mobilitas tertinggi, sekaligus memperkuat fungsi integrasi antarmoda di pusat kota. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan tren ini mencerminkan perubahan perilaku masyarakat dalam memilih transportasi publik. “Peningkatan signifikan ini menunjukkan bahwa LRT Jabodebek semakin dipercaya sebagai solusi mobilitas yang efisien, terutama saat periode libur panjang. Integrasi antarmoda, waktu tempuh yang pasti, serta kenyamanan layanan menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik,” ujar Radhitya. Ke depan, LRT Jabodebek akan terus mengoptimalkan layanan, baik dari sisi operasional maupun konektivitas, guna mengantisipasi pertumbuhan pengguna yang diproyeksikan akan terus meningkat, terutama pada periode-periode dengan mobilitas tinggi seperti libur panjang dan hari besar nasional.
Libur Panjang, 270 Ribu Warga Gunakan LRT Jabodebek untuk Akses Wisata
Jakarta, katakabar.com -LRT Jabodebek mencatat 270.696 pengguna selama libur panjang 3-5 April 2026, dengan Stasiun Dukuh Atas dan TMII sebagai destinasi populer. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah pengguna LRT Jabodebek selama periode libur panjang dalam rangka memperingati Wafat Yesus Kristus dan Paskah pada 3 hingga 5 April 2026 sebanyak 270.696 pengguna LRT Jabodebek. Angka ini meningkat lebih dari 2 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 pada long weekend 18-20 April 2025, tercatat sebanyak 113.606 pengguna. Peningkatan ini menunjukkan semakin kuatnya peran LRT Jabodebek sebagai pilihan masyarakat untuk mengisi waktu libur, tidak hanya untuk mobilitas harian, tetapi untuk mengakses berbagai destinasi wisata dan ruang publik di kawasan Jabodebek secara praktis dan terintegrasi. Selama periode tersebut, sejumlah stasiun yang terhubung dengan kawasan strategis dan destinasi populer mencatat volume pengguna yang tinggi. Stasiun Dukuh Atas konsisten menjadi titik dengan jumlah pengguna tertinggi, mencerminkan perannya sebagai simpul mobilitas menuju kawasan pusat kota dengan konektivitas antarmoda seperti KRL, KA Bandara, MRT, dan Transjakarta. Di sisi lain, Stasiun TMII mencatat sebanyak 13.627 pengguna selama long weekend tersebut, mengindikasikan tingginya minat masyarakat untuk berwisata, khususnya pada akhir periode libur, seiring tingginya minat masyarakat untuk berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kemudahan akses melalui LRT serta dukungan konektivitas lanjutan menjadikan kawasan ini sebagai destinasi wisata keluarga yang semakin diminati. Tingginya pengguna LRT Jabodebek juga terlihat di Stasiun Cikoko yang mencatat volume 27.418 pengguna dan Bekasi Barat sebanyak 23.337 pengguna. Hal ini menunjukkan pergerakan masyarakat dari kawasan hunian menuju pusat aktivitas dan destinasi rekreasi di Jakarta dan sekitarnya selama masa libur panjang. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa tren ini mencerminkan perubahan pola mobilitas masyarakat yang semakin menjadikan transportasi LRT Jabodebek sebagai bagian dari pengalaman berwisata, dan juga transportasi menikmati libur akhir pekan. “KAI menyampaikan terima kasih atas kepercayaannya menggunakan LRT Jabodebek yang tidak hanya digunakan untuk mobilitas rutin, tetapi juga menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian selama libur panjang. Kemudahan akses ke berbagai destinasi wisata dan ruang publik menjadikan LRT sebagai solusi perjalanan yang praktis dan nyaman,” ujarnya. LRT Jabodebek menghadirkan perjalanan yang bebas macet, tepat waktu, serta terintegrasi dengan berbagai moda transportasi seperti KRL Commuter Line, KA Bandara, Kereta Cepat Whoosh, MRT Jakarta, hingga TransJakarta.
KAI Daop 2 Bandung Siapkan 57.106 Tiket KA Jarak Jauh Okupansi Capai 86,3 Persen
Bandung, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung siapkan sebanyak 57.106 tiket kereta api jarak jauh guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat pada periode libur panjang akhir pekan peringatan wafat Yesus Kristus yang berlangsung selama empat hari, mulai 3 hingga 6 April 2026. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan penyediaan kapasitas ini bentuk komitmen KAI dalam memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang untuk bepergian. Selama periode tersebut, ulas Kuawardojo, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan total 27 perjalanan kereta api jarak jauh, yang terdiri dari 24 perjalanan KA reguler, 1 perjalanan KA fakultatif, serta 2 perjalanan KA tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. "Adapun dua kereta api tambahan yang dioperasikan adalah KA Tambahan relasi Bandung – Solobalapan dan KA Kutojaya Selatan Tambahan relasi Kiaracondong – Kutoarjo. Penambahan ini diharapkan dapat memberikan alternatif pilihan jadwal dan rute bagi pelanggan," jelasnya. Kuswardojo menuturkan relasi favorit pada periode libur panjang umumnya didominasi oleh tujuan ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti Yogyakarta, Solo, dan Surabaya. Berdasarkan pantauan update data, Sabtu (4/4) siang kemarin, rincinya, sebanyak 49.256 tiket telah terjual dari total kapasitas yang disediakan. Dengan capaian tersebut, tingkat okupansi KA jarak jauh di wilayah Daop 2 Bandung telah mencapai 86,3 persen, menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam menggunakan moda transportasi kereta api. "Momen libur panjang seperti ini selalu diiringi dengan peningkatan mobilitas masyarakat, sehingga KAI melakukan berbagai langkah antisipatif, termasuk penambahan perjalanan dan kapasitas tempat duduk," terangnya. Selain penambahan kapasitas, KAI Daop 2 Bandung pastikan seluruh sarana dan prasarana dalam kondisi andal, termasuk kesiapan petugas di lapangan, guna memberikan pelayanan optimal kepada pelanggan selama masa angkutan libur panjang. KAI Daop 2 Bandung mengimbau kepada masyarakat untuk membeli tiket hanya melalui channel resmi guna menghindari penipuan, datang lebih awal ke stasiun agar proses boarding berjalan lancar, serta memperhatikan barang bawaan sesuai dengan ketentuan bagasi yang berlaku selama perjalanan. Dengan berbagai upaya tersebut, KAI Daop 2 Bandung berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama libur panjang peringatan wafat Yesus Kristus awal April 2026.
Tarif LRT Jabodebek Maksimal Rp10 Ribu Selama Libur Panjang 18 Hingga 24 Maret
Jalarta, katakabar.com - Kereta Api Indonesia (setiap hari guna memastikan layanan transportasi publik tetap tersedia bagi masyarakat. “Melalui kebijakan tarif ini, KAI mendorong masyarakat untuk memanfaatkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan efisien selama periode libur panjang, baik untuk bersilaturahmi, rekreasi, maupun aktivitas lainnya,” ujarnya. LRT Jabodebek menjadi salah satu pilihan transportasi masyarakat karena terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya. Dengan konektivitas antarmoda yang terintegrasi, LRT Jabodebek memudahkan masyarakat melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan melalui KA Bandara, KRL Commuter Line, Kereta Cepat Whoosh, Transjakarta, hingga akses menuju Terminal Kampung Rambutan. Selain itu, LRT Jabodebek juga memberikan kemudahan akses menuju sejumlah pusat aktivitas dan destinasi populer, seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII), mal, serta berbagai kawasan perbelanjaan dan pusat kegiatan masyarakat di wilayah Jabodebek. KAI memastikan seluruh layanan LRT Jabodebek tetap beroperasi secara optimal selama periode libur panjang guna memberikan alternatif transportasi publik yang andal di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat. “LRT Jabodebek hadir untuk memberikan kepastian perjalanan bagi masyarakat, khususnya pada periode libur panjang ketika mobilitas masyarakat meningkat,” sebut Radhitya.
Libur Panjang Imlek, KAI Bandara Layani 115.272 Penumpang
Yogyakarta, katakabar.com - Layanan kereta api bandara yang dioperasikan PT Railink mencatat kinerja positif selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek dengan total jumlah penumpang mencapai 115.272 orang di seluruh wilayah operasional. Di wilayah Yogyakarta, total penumpang tercatat sebanyak 47.182 orang, yang terdiri dari layanan KA Bandara YIA PSO sebanyak 30.709 penumpang dan KA Bandara YIA Xpress sebanyak 16.473 penumpang. Tingginya angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan moda transportasi publik yang nyaman dan tepat waktu menuju dan dari bandara selama periode liburan. Sementara, di wilayah Sumatera Utara, layanan KA Srilelawangsa melayani total 68.090 penumpang. Rinciannya, relasi Medan–Binjai–Kuala Bingai (MDN–BIJ–KBG) sebanyak 42.058 penumpang serta relasi Medan–Kualanamu (MDN–KNO) sebanyak 26.032 penumpang. Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan momentum libur panjang Imlek menjadi periode penting dengan mobilitas masyarakat yang meningkat, dan KAI Bandara berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi pelanggan. “Kami bersyukur selama periode libur panjang Imlek, KAI Bandara dapat melayani lebih dari 115 ribu penumpang dengan aman, nyaman, dan tepat waktu. Selain memastikan keandalan operasional, kami juga menghadirkan suasana perayaan dengan menghias stasiun-stasiun KA Bandara menggunakan ornamen Imlek serta frontliner yang mengenakan busana bernuansa Imlek sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan dan untuk menghadirkan semangat kebersamaan,” ujarnya. Ia menambahkan upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang tidak hanya efisien, tetapi juga menyenangkan bagi masyarakat. “Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat integrasi antar moda transportasi, serta menghadirkan inovasi layanan guna mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan sektor pariwisata maupun perekonomian daerah,” jeasnya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id
LRT Jabodebek Layani 139 Ribu Pengguna Selama Libur Panjang Tahun Baru Islam 1447 H
Jakarta, katakabar.com - LRT Jabodebek mencatat banyaknya pengguna yang memanfaatkan layanan selama periode libur panjang Tahun Baru Islam 1447 Hijriah selama tiga hari, mulai Jumat (27/6) hingga Minggu (29/6). Pada tiga hari tersebut, tercatat sebanyak 139.182 orang menggunakan LRT Jabodebek untuk berbagai keperluan, mulai dari berlibur bersama keluarga hingga menjalani aktivitas di tengah momen liburan. Jumlah pengguna terbanyak tercatat pada hari Sabtu (28/6) dengan 49.630 pengguna, disusul hari Minggu (29/6) sebanyak 45.880 pengguna, dan hari Jumat (27/6) sebanyak 43.672 pengguna. Banyaknya jumlah pengguna ini mencerminkan minat masyarakat terhadap moda transportasi publik di masa libur panjang yang nyaman, cepat, dan terjangkau seperti LRT Jabodebek. Selama tiga hari tersebut, LRT Jabodebek tetap melayani masyarakat dengan pola operasional akhir pekan, yaitu 270 perjalanan per hari atau total 810 perjalanan selama long weekend. Tarif tetap diberlakukan mulai Rp5.000 hingga Rp10.000. Tiga stasiun yang mencatat jumlah penumpang terbanyak selama libur panjang ini adalah Stasiun Dukuh Atas BNI, Stasiun Harjamukti, dan Stasiun Cikoko: - Stasiun Dukuh Atas BNI mencatat 25.622 pengguna tap in dan 27.837 pengguna tap out - Stasiun Harjamukti mencatat 16.941 pengguna tap in dan 17.229 pengguna tap out - Stasiun Cikoko mencatat 13.322 pengguna tap in dan 12.691 pengguna tap out Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan LRT Jabodebek sebagai moda transportasi selama libur panjang. Banyaknya pengguna menunjukkan bahwa layanan LRT Jabodebek dapat menfasilitasi kebutuhan masyarakat yang ingin berpergian dengan nyaman dan efisien, bahkan di saat hari libur. “Selama libur panjang ini, kami melihat banyak keluarga yang memanfaatkan LRT Jabodebek untuk bepergian bersama. Baik itu untuk mengunjungi tempat wisata, pusat perbelanjaan, maupun sekadar menikmati waktu bersama. Kami senang bisa menjadi bagian dari momen tersebut dan akan terus meningkatkan kualitas layanan agar LRT Jabodebek bisa menjadi andalan di setiap kesempatan,” ujar Purnomosidi. Selain menawarkan kenyamanan dalam perjalanan, LRT Jabodebek juga terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya. Pengguna dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan ke berbagai titik di Jakarta dan sekitarnya melalui koneksi ke Commuter Line, MRT Jakarta, Transjakarta, Whoosh, hingga terminal bus antarkota. Fasilitas di stasiun dan kereta pun telah didesain agar ramah bagi semua kalangan, termasuk lansia, penyandang disabilitas, orang tua dengan anak kecil, maupun pengguna yang membawa kereta dorong bayi. Dengan keberadaan lift, eskalator, dan platform screen door di seluruh stasiun, LRT Jabodebek memastikan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan.
Libur Panjang TBI, KAI Daop 4 Semarang Catat Peningkatan Hingga 109 Ribu Penumpang
Semarang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat peningkatan jumlah penumpang selama masa libur panjang Tahun Baru Islam 1447 Hijiriah. Periode empat hari, terhitung sejak Kamis (26/6) hingga Minggu (29/6) pukul 10.00 WIB, total sebanyak 108.919 penumpang telah diberangkatkan dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 4 Semarang atau rata-rata 27.230 penumpang per hari. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyatakan, puncak arus keberangkatan terjadi pada hari ini Minggu, 29 Juni 2025, dengan jumlah penumpang mencapai 28.965 orang. "Jumlah ini masih berpotensi meningkat karena penjualan tiket masih terus berlangsung," ujar Franoto. Stasiun dengan jumlah keberangkatan tertinggi pada hari ini adalah Stasiun Semarang Tawang yang mencatat 9.382 penumpang, disusul Stasiun Semarang Poncol sebanyak 6.595 penumpang, Stasiun Tegal 3.863 penumpang, Stasiun Pekalongan 2.956 penumpang, Stasiun Pemalang 1.406 penumpang, Stasiun Ngrombo 1.154 penumpang, dan Stasiun Cepu 1.122 penumpang. Sementara, untuk arus kedatangan selama periode yang sama, Daop 4 Semarang mencatat total 105.653 penumpang yang tiba, dengan rata-rata harian sebanyak 26.413 penumpang. Jumlah tertinggi kedatangan terjadi pada Jumat, 27 Juni 2025, yakni sebanyak 28.669 penumpang yang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 4 Semarang. Untuk menghadapi peningkatan ini, Daop 4 Semarang berkomitmen penuh untuk terus memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan. Sejumlah langkah antisipatif dilakukan, seperti penguatan petugas pelayanan, penjagaan keamanan di stasiun dan atas kereta, serta koordinasi intensif dengan instansi terkait demi memastikan kelancaran operasional selama masa liburan. "Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan yang akan berangkat hari ini agar merencanakan perjalanan menuju stasiun dengan baik. Perhitungkan waktu tempuh dari rumah ke stasiun, antisipasi kemacetan sebelum jadwal keberangkatan kereta. Hal ini penting agar pelanggan tidak tertinggal kereta dan proses boarding berjalan lancar," tambah Franoto. Franoto menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan selama momen liburan.
KAI Daop 8 Hadirkan KA Tambahan dari Stasiun Malang Sambut Libur Panjang dan Tahun Baru Islam
Malang, katakabar.com - Guna menyambut libur panjang akhir Juni 2025 yang bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Islam 1447 hijriah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menghadirkan perjalanan kereta api tambahan dari Stasiun Malang. Langkah ini komitmen KAI menyediakan moda transportasi yang aman, nyaman, bebas macet, dan tepat waktu bagi masyarakat Malang dan sekitarnya. Selama masa angkutan libur panjang ini, Stasiun Malang melayani total 13 perjalanan KA jarak jauh setiap harinya, yang terdiri dari 11 KA reguler dan 2 KA tambahan, dengan kapasitas hingga 6.450 tempat duduk per hari. Adapun dua perjalanan KA tambahan yang dioperasikan dari dan menuju Stasiun Malang adalah: 1. KA Gajayana Tambahan (PLB 7001A) Relasi: Malang – Gambir Tanggal Operasi: 19–22 Juni & 26–29 Juni 2025 2. KA Arjuno Ekspres (66F) Relasi: Malang – Surabaya Gubeng Tanggal Operasi: 20–23 Juni dan 26–30 Juni 2025 “Penambahan perjalanan KA dari Stasiun Malang ini kami hadirkan untuk menjawab tingginya antusiasme masyarakat yang ingin berlibur atau bersilaturahmi di momen spesial ini. Kami berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal,” ujar Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, lewat rilis resmi yang diterima katakabar.com, Minggu kemarin. KAI Daop 8 mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan membeli tiket lebih awal agar tidak kehabisan. Tiket KA tambahan ini dapat dibeli dengan mudah melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, maupun seluruh mitra penjualan resmi KAI. “Kami mengingatkan pelanggan untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi guna menghindari percaloan. Selain itu, datanglah lebih awal ke stasiun agar proses boarding berjalan lancar dan nyaman,” kata Luqman. Selama masa angkutan libur panjang ini, KAI memastikan pelayanan optimal di Stasiun Malang. Petugas siaga akan membantu seluruh kebutuhan pelanggan serta menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan.
KAI Daop 6 Yogyakarta: Lebih dari 25 Ribu Penumpang Jarak Jauh Berangkat di Penghujung Libur Panjang
Yogyakarta, katakabar.com - KAI Daop 6 Yogyakarta catat sebanyak 25.541 penumpang kereta api atau KA jarak jauh diperkirakan akan diberangkatkan dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 6, di penghujung periode libur panjag Idul Adha 1446 hijriah. Stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi tercatat di Stasiun Yogyakarta sebanyak 12.445 penumpang, disusul Stasiun Lempuyangan 6.448 penumpang, Stasiun Solo Balapan 6.114 penumpang, dan Stasiun Klaten sebanyak 2.604 penumpang. Jumlah tersebut masih bersifat dinamis dan berpotensi meningkat hingga seluruh jadwal keberangkatan terakhir selesai dijalankan malam ini. Sementara, volume kedatangan penumpang KA jarak jauh di Daop 6 juga terpantau cukup tinggi, yakni mencapai 22.863 penumpang. Meski tidak setinggi volume keberangkatan, angka ini tetap menunjukkan pergerakan masyarakat yang signifikan ke wilayah Yogyakarta, Surakarta, Klaten, dan sekitarnya pada hari terakhir libur panjang ini. Sstasiun dengan volume kedatangan tertinggi adalah Stasiun Yogyakarta sebanyak 11.396 penumpang, Stasiun Lempuyangan 6.874 penumpang, Stasiun Solo Balapan 5.681 penumpang, serta Stasiun Purwosari sebanyak 2.035 penumpang. Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menyampaikan, mobilitas masyarakat pada momen akhir libur panjang hari ini baik yang hendak kembali ke tempat asal maupun yang masih melanjutkan agenda perjalanan masih cukup tinggi. “Volume keberangkatan dan kedatangan di sejumlah stasiun Daop 6 hari ini relatif masih tinggi, meskipun tidak setinggi arus balik yang terjadi pada Minggu (8/6) kemarin. Tapi, kami tetap mengantisipasi potensi kepadatan, terutama di stasiun besar seperti Yogyakarta, Lempuyangan, dan Solo Balapan,” ujar Feni. Ia mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan fasilitas boarding face recognition di beberapa stasiun yang telah tersedia guna menghindari antrean panjang serta mempercepat proses pemeriksaan tiket. Jika para pelanggan membutuhkan bantuan dan informasi, petugas KAI Daop 6 siap melayani dengan baik.
Libur Panjang Idul Adha, KAI Daop 4 Semarang Catat Peningkatan Penumpang
Semarang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang Iduladha tahun 2025. Di periode 5 hingga 7 Juni 2025, total volume penumpang yang menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang mencapai 136.215 penumpang, terdiri dari 72.298 penumpang datang dan 63.917 penumpang berangkat. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan, kepadatan arus penumpang terjadi terutama pada Kamis, 5 Juni dan Jumat, 6 Juni 2025. Di dua hari tersebut, kedatangan pada Kamis, 5 Juni 2025 sebanyak 28.081 penumpang dan Jumat 6 Juni 2025 sebanyak 28.070 penumpang. Sedang, untuk keberangkatan penumpang pada Kamis, 5 Juni 2025 mencapai hingga 31.004 penumpang. “Pada Sabtu 7 Juni 2025, arus penumpang mulai melandai dengan kisaran 16 ribuan penumpang baik untuk kedatangan maupun keberangkatan. Tapi, kami memproyeksikan lonjakan volume akan kembali terjadi pada Minggu, 8 Juni dan Senin, 9 Juni 2025, seiring dengan berakhirnya periode libur panjang,” ulas Franoto. Beberapa stasiun mencatat angka pergerakan penumpang yang cukup signifikan. Sejak 5 Juni hingga 7 Juni, keberangkatan penumpang tertinggi tercatat di Stasiun Semarang Poncol dengan jumlah 21.280 penumpang, disusul Stasiun Semarang Tawang dengan 18.322 penumpang, Stasiun Tegal 6.837 penumpang, Stasiun Pekalongan 5.247 penumpang, Stasiun Ngrombo 2.627 penumpang, Stasiun Pemalang 2.600 penumpang, dan Stasiun Cepu sebanyak 2.403 penumpang. Sementara, untuk kedatangan penumpang tertinggi terjadi di Stasiun Semarang Tawang yang menerima 19.759 penumpang, diikuti oleh Stasiun Semarang Poncol sebanyak 14.097 penumpang, Stasiun Tegal 11.822 penumpang, Stasiun Pekalongan 8.582 penumpang, Stasiun Pemalang 4.384 penumpang, Stasiun Cepu 3.955 penumpang, dan Stasiun Ngrombo 3.295 penumpang. Data ini menunjukkan stasiun wilayah Daop 4 Semarang menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat selama momen libur panjang ini, baik sebagai daerah asal maupun tujuan wisata dan silaturahmi. Kata Franoto, hingga Sabtu, 7 Juni 2025 pukul 08.00 WIB, jumlah pembelian tiket kereta api untuk periode libur panjang hingga 9 Juni telah mencapai 73.478 tiket, atau sekitar 76 persen dari total tiket yang disediakan oleh KAI Daop 4 Semarang sebanyak 97.108 tiket. “Kami mengimbau masyarakat yang ingin bepergian dengan kereta api untuk segera merencanakan perjalanannya. Tiket masih tersedia dan dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta kanal resmi penjualan lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI,” sebutnya.