Pesan Wabup Tiorita Saat Hadiri Capping Day Akbid Langkat Angkatan XXIV
Langkat, Katakabar.com - Wakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH, mengingatkan para mahasiswa Akademi Kebidanan (Akbid) bahwa dinamika masyarakat terus...
Sorotan terbaru dari Tag # Lulus
Langkat, Katakabar.com - Wakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH, mengingatkan para mahasiswa Akademi Kebidanan (Akbid) bahwa dinamika masyarakat terus...
Jakarta, katakabar.com - PT Sejahtera Bersama Nano (SBN) resmi dinyatakan lulus uji coba Sandbox Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk produk inovatifnya, Token Indonesia Digital Bonds (IDDB). Penetapan ini tertuang dalam Surat OJK No. S-453/IK.01/2025, yang menegaskan bahwa Token IDDB telah memenuhi seluruh ketentuan Pasal 14 POJK Nomor 3 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (POJK ITSK). Keputusan ini menjadi langkah penting bagi SBN setelah melalui proses uji coba yang ketat di sandbox OJK, di mana Token IDDB dinyatakan memenuhi aspek kelayakan, keamanan, dan manfaat inovasi keuangan digital bagi ekosistem pasar modal dan sektor keuangan di Indonesia. “Kelulusan ini bukti komitmen kami dalam mengembangkan inovasi keuangan yang aman, transparan, dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik. Token IDDB dirancang untuk membuka akses yang lebih luas terhadap investasi berbasis obligasi melalui teknologi blockchain yang diawasi regulator,” kata Gumarus Dharmawan William, Chief Executive Officer PT Sejahtera Bersama Nano (SBN) lewat siaran pers resmi. Dengan pencapaian ini, SBN menegaskan perannya sebagai pionir pengembangan aset keuangan digital di Indonesia. Ke depan, SBN akan memperluas ekosistem aset digital yang terukur dan sesuai regulasi, guna mendukung pertumbuhan sektor keuangan digital nasional. Seluruh inisiatif dijalankan sejalan dengan POJK Nomor 27 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Aset Keuangan Digital, serta berlandaskan prinsip kepatuhan dan perlindungan konsumen. Token IDDB produk tokenisasi obligasi pertama di Indonesia yang telah tercatat dalam sandbox OJK sejak 2024. Produk ini memungkinkan penerbitan dan kepemilikan obligasi secara digital melalui teknologi blockchain dan smart contract, membuka akses investasi yang lebih luas bagi investor ritel dan institusi. Kelulusan IDDB dari sandbox OJK menjadi tonggak penting bagi perkembangan aset digital nasional, membuktikan bahwa inovasi berbasis blockchain dapat berjalan selaras dengan regulasi yang kuat. Keberhasilan ini membuka peluang bagi tokenisasi aset nyata (real-world asset) di sektor keuangan Indonesia, serta menandai langkah konkret menuju integrasi antara teknologi blockchain dan sistem keuangan formal.
Langkat, Katakabar.com - Pj. Bupati Langkat, H. Faisal Hasrimy, AP, M.AP., menghadiri Ucap Janji dan Pemasangan Cap (Capping Day) mahasiswa Akademi Kebid...
Jakarta, katakabar.com - Selepas lulus audit Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu atau LSSM benih bibit, dua produsen Kecambah sawit, yakni PT Bakti Tani Nusantara dan PT Palma Inti Lestari sudah boleh terbitkan sertifikat sendiri. Penyediaan benih unggul komoditas perkebunan investasi jangka panjang. Soalnya tanaman perkebunan dapat menghasilkan 25 hingga 30 tahun sehingga memiliki multiplier-effect di bidang ekonomi, sosial, budaya, bahkan politik.
Jakarta, katakabar.com - Total tiga ribu mahasiswa dinyatakan lulus seleksi penerimaan beasiswa Program SDMPKS atau beasiswa sawit tahun 2024. Hal itu diketahui, setelah Kementerian Pertanian Republik Indonesia lewat Direktorat Jenderal Perkebunan merilis daftar peserta yang lulus seleksi penerimaan beasiswa Program SDMPKS atau beasiswa sawit tahun 2024.
Dumai, katakabar.com - Total 42 orang putra dan putri anak petani kelapa sawit berasal dari Kota Dumai lulus seleksi dan meraih Beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) tahun 2023. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Dumai, Mukhlis Suzantri ucapkan rasa syukur dengan lulusnya anak-anak petani dan karyawan perusahaan kelapa sawit berasal Kota Dumai, lewat keterangan resmi dilansir dari laman website resmi Pemko Dumai, pada Senin (28/8). “Alhamdulillah, anak petani dan karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit Kota Dumai ini telah melewati berbagai tahapan seleksi dan dinyatakan berhak dapat beasiswa pendidikan dari BPDPKS,” ujarnya. Kata Mukhlis, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kota Dumai menggelar kegiatan pelepasan anak petani kelapa Sawit Penerima Beasiswa Program BPDPKS, pada Senin (28/8). “Insya Allah, para peraih beasiswa mengikuti acara pelepasan oleh Wali Kota Dumai. Sebagai bentuk rasa syukur dan apresiasi bagi mereka,” jelasnya. Diterangkannya, program beasiswa ini dilaksanakan secara nasional dan terbuka bagi yang bakal melanjutkan studi di Pendidikan Tinggi Vokasi (DI, DII, DIlI dan DIV) dan Akademik (Strata 1) Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2023. Di mana proses pendaftaran dimulai dari 13 Mei 2023 lalu. Pada 2023 ini, sebanyak 13 lembaga pendidikan resmi menjadi penyelenggara beasiswa sawit, meliputi Akademi Komunitasi Perkebunan-Yogyakarta, Politeknik Lembaga Pendidikan Perkebunan-Yogyakarta, Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi-Bekasi, Politeknik Kampar-Riau, Institut Teknologi Sawit Indonesia-Medan, Institut Teknologi Sains Bandung. Selain itu lanjut Mukhlis,.Universitas Prima Indonesia-Medan, Institut Pertanian STIPER-Yogyakarta, Sekolah Vokasi IPB, Politeknik ATI Padang, Politeknik Teknologi Kimia Industri, Politeknik Aceh, Politeknik Pembangunan Pertanian Medan, dan Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan. Pada 2022 lalu, jumlah program beasiswa yang disalurkan BPDPKS sebanyak 1.000 orang, tahun 2023 ini jumlahnya meningkat menjadi 2.000 peserta. "Kami dari Pemerintah Kota Dumai bersama DPD Apkasindo Kota Dumai sangat berterima kasih sekali dengan adanya beasiswa ini bagi generasi muda kita,” bebernya. Diketahui, BPDPKS memberikan beasiswa secara penuh kepada mahasiswa ini mulai dari Biaya Pendidikan (Penuh), Uang Saku dan uang Buku, Sertifikat Kompetensi, Biaya Asrama atau Kamar Kost, Transport PPke/dari kampus, dan Magang di Perkebunan. "Kami berharap lewat program beasiswa pengembangan SDM PKS atas dukungan BPDPKS ini dapat menyiapkan SDM unggul perkebunan kelapa sawit yang dapat meningkatkan kesejahteraan pekebun kelapa sawit di Kota Dumai khususnya, dan meningkatkan industri perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan lewat peningkatan produksi perkebunan kelapa sawit Indonesia umumnya,” sebutnya.
Jakarta, katakabar.com - Calon mahasiswa beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) kelapa sawit yang dinyatakan lulus jangan mundur. Soalnya, mahasiswa penerima beasiswa SDM kelapa sawit dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian dibiayai Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), dapat pendanaan penuh kuliah di 13 lembaga pendidikan di Indonesia dengan fokus ilmu tentang kelapa sawit. "Mahasiswa penerima beasiswa SDM kelapa sawit dapat pendanaan penuh kuliah di 13 lembaga pendidikan di Indonesia dengan fokus ilmu tentang kelapa sawit,' kata Direktur Perlindungan Perkebunan Ditjenbun, Hendratmojo Bagus Hudoro dilansir dari laman elaeis.co, pada Jumat (25/8). Dijelaskan Bagus, saat ini lagi proses konfirmasi oleh lembaga pendidikan kepada para peserta yang lulus. Untuk itu pihaknya mengantisipasi dan mewanti-wanti kalau ada peserta saat dikonfirmasi ternyata mengundurkan diri. Bercermin dari tahun-tahun sebelumnya, ada sejumlah peserta yang mengundurkan diri disebabkan telah diterima di sejumlah perguruan tinggi lain atau alasan lainnya. "Pelaksanaannya sama dengan proses reguler. Kita tidak tahu, apakah anak-anak ada yang mendaftar di kampus lain secara reguler atau tidak," ulasnya. Harapannya, total 2000 orang calon mahasiswa yang dinyatakan lulus menerima beasiswa penuh dari BPDPKS tidak ada yang mengundurkan diri tahun 2023 ini. "Kita berharap tidak ada yang mengundurkan diri. Apalagi mereka mendaftar itu, artinya sudah siap untuk mengikuti proses perkuliahan," tegasnya. Target yang ditetapkan hendaknya terpenuhi. Kita tidak memaksa, bila bersangkutan mengundurkan diri. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kita sudah siapkan kuota cadangan sebanyak 800 orang calon penerima, timpalnya.
Duri, katakabar.com - Bersyukur pada Allah Subahanhu Wa Taala, bisa jadi kalimat ini pas diungkapkan pengurus Dewan Pimpinan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPD Apkasindo) Kabupaten Bengkalis, para pembimbing, dan orang tua calon mahasiswa, dengan lulusnya sebanyak 34 orang calon mahasiswa binaan DPD Apkasindo Kabupaten Bengkalis tahap akhir beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) kelapa sawit Badan Pengelola Dana Perkunan Kelapa Sawit (BPDPKS) tahun 2023. Ketua DPD Apkasindo Kabupaten Bengkalis, Rianto, S.Mn lewat Rahmat Wahyu Hidayat, A.Md, pada Selasa siang (22/8) ucapkan terima kasih kepada Ketua dan Pengurus DPD Apkasindo Kabupaten Bengkalis, para pembimbing dan tim telah terlibat dalam kegiatan bimbingan selama ini. "Terima kasih kepada Ketua DPD Apakasindo Kabupaten Bengkalis atas bimbingan dan arahannya bagi adik-adik calon mahasiswa selama kegiatan hingga kelulusan. Alhamdulillah, total anak-anak yang lulus 34 orang dari 46 yang mengikuti bimbingan dan pendampingan DPD Apkasindo Kabupaten Bengkalis," ujar Rahmat. Dijelaskannya, secara persentase tingkat kelulusannya 73,9 persen dibandingkan dengan peserta yang lulus interview sebanyak 37 orang. Jadi, toral keseluruhan persentase kelulusan sebesar 91,8 persen. "Kita senang sekali lantaran anak-anak calon mahasiswa ini tersebar di beberapa kampus terbaik sesuai dengan jurusan yang telah dipilih. Di mana anak-anak tersebar di 9 kampus, yakni ITSI Medan 9 orang, AKPY Jogja 8 orang, Politeknik Kampar 6 orang, LPP Jogja 5 orang, Politeknik Pembangunan Pertanian Medan 2 orang, PTKI Medan 1 orang, Universitas Prima Medan 1 orang, Politeknik CWE Bekasi 1 orang, Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan 1 orang," bebernya. Calon mahasiswa ini nanti bakal mendapatkan fasilitas, meliputi tiket keberangkatan awal dan tiket pulang setelah selesai wisuda, biaya kuliah Gmgratis sampai tamat, biaya buku per semester, perlengkapan seragam kampus gratis, PKL dan magang gratis di perkebunan seluruh Indonesia. Selain itu, biaya hidup sebesar Rp1,9 juta per bulan sampai tamat plus anak-anak ini magang di perusahaan perkebunan s Indonesia," sebutnya.
Bengkalis, katakabar.com - Orang Nomor Dua di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis menerima seorang pemuda asal pulau seberang, Bengkalis 26 tahun di Rumah Dinas Wakil Bupati Kabupaten Bengkalis, pada Sabtu (1/7) weekend lalu. Adalah Riska Saputra, peraih prestasi luar biasa terpilih dalam program Sekolah Staf Presiden yang dilaksanakan oleh Kantor Staf Presiden Republik Indonesia, yang diterima oleh Wakil Bupati Kabupaten Bengkalis, Bagus Santoso. Riska satu-satunya perwakilan dari Provinsi Riau berhasil melewati proses seleksi ketat yang diikuti sebanyak 66.239 pendaftar dari seluruh Indonesia. Tim Seleksi SSP menerima sebanyak 66.239 dokumen pendaftaran. Mereka secara marathon melakukan analisis dan verifikasi untuk mendapatkan kandidat terbaik tentang wawasan, pengetahuan, keterampilan, kemampuan menyampaikan pendapat lewat esai. Selain itu, pengalaman organisasi untuk mendapatkan 100 pendaftar akan bergabung mengikuti tahap seleksi wawancara sebagai calon peserta Sekolah Staf Presiden Pertamina. Alhamdulillah, Riska Saputra berhasil menembus tahap awal seleksi dan meloloskan diri ke dalam 100 besar peserta terbaik yang diundang untuk mengikuti tahap wawancara. Tim Seleksi telah melakukan wawancara terhadap 100 peserta yang memiliki potensi, kompetensi, dan reputasi yang baik. Dari penilaian itu, tim seleksi Sekolah Staf Presiden memutuskan Riska Saputra dinyatakan lulus jadi salah satu dari 35 peserta yang terpilih. Diketahui, Program Sekolah Staf Presiden ini angkatan ke 2 berkolaborasi dengan Pertamina telah melakukan seleksi wawancara untuk memilih 35 calon pemimpin masa depan. Tim seleksi yang beranggotakan para pakar di bidangnya masing-masing telah melakukan analisis, verifikasi dan wawancara untuk mendapatkan peserta terbaik dari yang paling baik dalam wawasan, pengalaman, keterampilan, kemampuan menyampaikan gagasan lewat esai dan wawancara. Pada tahap seleksi, Riska Saputra tampil memukau dengan pengetahuan dan pemikirannya yang cerdas. Keberhasilannya tidak hanya terletak pada kemampuannya mengikuti proses seleksi dengan baik. Tapi lantaran esai yang diajukan pada saat pendaftaran. Di esainya, Riska Saputra menyoroti isu pendidikan dan memberikan kritik konstruktif terhadap kebijakan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim, terkait marketplace guru sebagai katalis pendidikan. Kritiknya adalah soal isu pendidikan. Di mana fokusnya pada Teknologi Pendidikan di Indonesia. Menteri Pendidikan kami telah mengusulkan kebijakan platform marketplace guru, di mana sekolah-sekolah di Indonesia dapat melihat dan merekrut guru-guru terbaik dari platform tersebut berdasarkan kualitas guru di sana. Riska Saputra mendukung program tersebut. Tapi dengan beberapa kritik positif, seperti pemerintah harus memperhatikan bagaimana meningkatkan kualitas dan kredibilitas guru, dukungan untuk pelatihan dan pengembangan guru, akses yang inklusif dan setara bagi semua sekolah, evaluasi dan perbaikan platform agar kualitas platformnya terus meningkat. Kritik positif yang disampaikan Riska Saputra di dalam esainya menunjukkan kepekaan dan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan di Indonesia. Ia mengajukan solusi dan saran-saran untuk meningkatkan efektivitas program marketplace guru yang digagas oleh Menteri Nadiem Makarim. Keberhasilan Riska Saputra dalam program Sekolah Staf Presiden bukan hanya sebagai bentuk pengakuan atas dedikasinya dalam proses seleksi yang ketat. Tapi sebagai penghargaan atas pemikiran kritis dan ide-ide konstruktif yang diungkapkannya dalam esai pendaftaran. Ini menunjukkan pemuda Indonesia memiliki potensi besar dalam memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa. Riska Saputra merasa bangga dan terhormat dapat mewakili Provinsi Riau dalam program Sekolah Staf Presiden. Dirinya pun berkomitmen untuk belajar dan beradaptasi di lingkungan kerja pemerintahan yang berprestise itu. (Inf)