Mekkah

Sorotan terbaru dari Tag # Mekkah

Lepas 56 ASN Jemaah Haji, Bupati Anton: Jadilah Teladan di Tanah Suci Riau
Riau
Jumat, 17 April 2026 | 14:14 WIB

Lepas 56 ASN Jemaah Haji, Bupati Anton: Jadilah Teladan di Tanah Suci

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Suasana haru dan khidmat selimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu, Jumat (17/4). Total 56 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dilepas untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, Mekkah. Momen istimewa ini jadi bukti nyata kesibukan mengabdi pada negara tak memisahkan mereka dari ketaatan kepada Sang Pencipta. Rombongan jemaah, meliputi 35 perempuan dan 21 laki-laki ini dilepas langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM, didampingi Wakil Bupati, H Syafaruddin Poti, Ketua DPRD, Hj Sumiartini, Pj Sekda, Drs. H Yusmar, serta jajaran pejabat lainnya. Keberangkatan para abdi negara ini sebagai anugerah terindah, kata Bupati Rokan Hulu, sebab terpanggilnya seseorang untuk menapakkan kaki di tanah suci bukan hanya soal kemampuan, melainkan pilihan, dan kasih sayang Allah SWT. "Ini adalah nikmat luar biasa. Tidak semua orang yang mampu secara materi dan fisik mendapatkan kesempatan ini. Oleh karena itu, syukuri panggilan mulia ini dengan hati yang tulus," ucap Anton penuh haru. Mengingat beratnya ujian fisik dan padatnya rangkaian ibadah di tanah Arab, Bupati Rokan Hulu berpesan agar kesehatan menjadi prioritas utama. Di luar itu, ada amanah besar yang harus dibawa. Sebagai ASN yang dikenal dan dihormati di masyarakat, mereka membawa nama baik Kabupaten Rokan Hulu. Lantaran itu, sikap sabar, santun, dan rendah hati harus senantiasa ditunjukkan, bahkan menjadi contoh bagi jemaah lain dari berbagai daerah. "Bapak Ibu adalah teladan. Di sana, tunjukkan akhlak yang mulia, saling peduli, dan jaga nama baik diri serta daerah. Jadilah jemaah yang disenangi sesama dan diridai Tuhan," tegasnya. Mengakhiri sambutan, Anton memohon agar seluruh perjalanan diberi kemudahan dan keberkahan. Ia berdoa agar setiap tetes keringat dan air mata di tanah suci dicatat sebagai amal ibadah yang diterima. "Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesehatan, dan kelancaran. Kami menanti kepulangan Bapak Ibu dengan predikat Haji Mabrur, membawa doa terbaik dan semangat pengabdian yang lebih segar untuk Rokan Hulu," harapnya. Keberangkatan mereka diharapkan menjadi pembawa berkah, agar setelah pulang nanti, semangat bekerja dan mengabdi kepada masyarakat semakin meningkat.

Dilepas dari Bandara Tuanku Tambusai Total 377 Jemaah Haji Siap Berangkat ke Tanah Suci Riau
Riau
Kamis, 09 April 2026 | 19:26 WIB

Dilepas dari Bandara Tuanku Tambusai Total 377 Jemaah Haji Siap Berangkat ke Tanah Suci

Pasir Pengaraian, katakabar.com – Suasana haru dan suka cita kental terasa selimuti persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah Tahun 2026 Msehi di Kabupaten Rokan Hulu. Pemerintah daerah melalui rapat koordinasi yang dipimpin Plt Sekretaris Daerah, Drs. H. Yusmar, M.Si, memastikan segala sesuatunya dipersiapkan secara matang demi kenyamanan 377 tamu Allah SWT yang akan menunaikan rukun Islam kelima. Rapat strategis yang digelar di Aula Lantai 3 Kantor Bupati, Kamis (9/4), ini menjadi bukti sinergi kuat antar instansi. Hadir di pertemuan tersebut jajaran Kementerian Haji dan Umrah, Kemenag, kepala OPD terkait, unsur keamanan Polres Rokan Hulu hingga perwakilan manajemen Bandara Tuanku Tambusai. Semua pihak bersatu padu memastikan pelayanan prima bagi jemaah. Jadwal Keberangkatan Tahun ini, sebanyak 377 jemaah asal "Negeri Seribu Suluk" akan terbagi dalam tiga kelompok terbang (Kloter) dengan jadwal, yakni: - Kloter 8: 28 April 2026 (191 Jemaah) - Kloter 12: 3 Mei 2026 (182 Jemaah) - Kloter 13: 9 Mei 2026 (4 Jemaah) Keseluruhan prosesi keberangkatan akan dimulai dan dilepas secara resmi langsung dari Bandara Tuanku Tambusai, menjadikan momen perpisahan dan pelepasan semakin berkesan dan khidmat. Dilepas Langsung Bupati dan Wakil Bupati Dalam arahannya, Plt Sekda Yusmar, menegaskan komitmen Pemkab Rohul untuk memberikan pelayanan terbaik. Ia memastikan momen bersejarah ini akan didampingi langsung oleh pimpinan daerah. "Insya Allah, keberangkatan para jemaah akan dilepas langsung oleh Bapak Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu. Prosesi pelepasan dilakukan sejak dari Bandara Tuanku Tambusai hingga nantinya dilanjutkan secara resmi dari Embarkasi Batam menuju Tanah Suci," kata Yusmar penuh semangat. Keterlibatan pihak kepolisian dan otoritas bandara bertujuan memastikan aspek keamanan, kelancaran administrasi, hingga kenyamanan mobilitas jemaah terjamin sepenuhnya. Tujuannya sederhana namun mulia: agar para jemaah bisa berangkat dengan tenang, hati yang ikhlas, dan fokus penuh untuk beribadah kepada Allah SWT. Dengan persiapan yang sudah di depan mata ini, doa dan harapan seluruh masyarakat Rokan Hulu menyertai langkah mereka. Semoga perjalanan 377 jemaah haji tahun ini berjalan lancar, aman, penuh berkah, dan dikabulkan segala doanya, serta kembali ke tanah air dengan status Haji Mabrur.

Tim Kemenag Lihat Persiapan Sektor di Daker Mekkah Jelang Armuzna Internasional
Internasional
Minggu, 01 Juni 2025 | 07:33 WIB

Tim Kemenag Lihat Persiapan Sektor di Daker Mekkah Jelang Armuzna

Mekkah, katakabar.com - Tim Kementerian Agama Republik Indonesia atau Kemenag RI, yakni Staf Khusus (Stafsus) Nona Gayatri Nasution dan Tenaga Ahli (TA) Junisab Akbar tinjau sejumlah sektor di Daerah Kerja (Daker) Mekkah, Sabtu (31/5). Pengamatan di lapangan, salah satu sektor yang didatangi Posko Sektor 4 Mekkah yang berlokasi di Hotel Oriens, di kawasan SyiSyah, Mekkah. Di kegiatan itu, Tim Kemenag cek lseluruh aktivitas di Sektor 4 Mekkah, termasuk diantaranya proses Sistem Komputerisasi Haji Terpadu atau Siskohat, dan mengecek kesiapan medis dalam mendukung kesehatan jemaah. Selain itu, Tim Kemenag melakukan pertemuan dengan Kasektor 4 Mekkah, Kamaludin, dan berbincang dengan petugas PPIH dari berbagai unit layanan. Stafsus Kemenag, Nona Gayatri Nasution menjelaskan, kegiatan ini rangkaian dari tugas Kemenag RI untuk pantau aktivitas dan kinerja PPIH di seluruh sektor. "Kami hadir untuk pastikan secara keseluruhan kerja perangkat yang dibagi dalam unit layanan berjalan sesuai tugas fungsi yang sudah dibagi sejak awal," ujarnya. Menimpali hal itu, TA Kemenag, Junisab Akbar menyebutkan, peninjauan ini dilakukan untuk mengecek kesiapan seluruh petugas PPIH menjelang puncak haji. "Menjelang Armuzna atau puncak haji, Kemenag RI bertekad memberikan layanan terbaik kepada seluruh jemaah Indonesia. Untuk itu, kami hadir di sejumlah sektor untuk memastikan PPIH di seluruh sektor khususnya di Mekkah yang terdiri dari 10 sektor sudah mempersiapkan kebutuhan apa yang diperlukan jemaah mulai dari wukuf di Arafah, kemudian di Muzdalifah sampai ke Mina," bebenya.

Fokus Pantau Landis, Tim PPIH Sektor 4 Makkah Gelar Rakor Jelang Armuzna Internasional
Internasional
Sabtu, 31 Mei 2025 | 21:05 WIB

Fokus Pantau Landis, Tim PPIH Sektor 4 Makkah Gelar Rakor Jelang Armuzna

Mekkah, katakabar.com - Kepala Sektor Daerah Kerja atau Kasektor Daker 4 Mekkah, Kamaludin gelar rapat koordinasi atau Rakor dengan tim unit layanan Lanjut Usia dan Disabilitas atau Landis.di Kantor Sektor 4 Hotel Oriens, SyiSha, Mekkah, Sabtu (31/5) siang WAS. Rakor ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Kasatops dan Ketua Daker Mekkah, terkait pengaturan strategi untuk menyukseskan Armuzna atau Arafah, Muzdalifah, Mina yang menjadi puncak haji 1446 hijiriah tahun 2025 masehi. "Ini penting dibahas, agar seluruh jemaah khususnya yang lansia dan disabilitas nantinya bisa tetap dikawal, dan didampingi petugas unit layanan landis pada saat wukuf di Arafah meskipun sesuai arahan Kasatops dan Kadaker, untuk Daker Makkah akan fokus di Muzdalifah," ujar Kamaludin. Untuk itu, kata Kamaludin, harapannya kepada seluruh tim unit layanan landis bisa melaksanakan tugasnya secara maksimal agar Armuzna bisa berjalan lancar. "Kemungkinan khusus untuk wukuf di Arafah, sektor 4 Mekkah juga akan melibatkan unit layanan lainnya untuk memback-up tim landis, agar semua landis bisa didampingi, apalagi bagi jemaah lanjut usia yang memiliki riwayat penyakit bawaan," jelasnya. Sedang, Koordinator Layanan Landis Fatma Amilia menyatakan, untuk mengetahui secara pasti kondisi di lapangan, pihaknya sudah melakukan survei langsung ke seputar Mina yang akan menjadi lokasi Jamarot atau pelemparan jumroh. "Memang kalau sesuai skema, Daker Mekkah ditugaskan mengawal jemaah di Muzdalifah, tapi kami di unit layanan landis, di samping ikut serta wukuf, juga ikut mengawal jemaah landis untuk memastikan bahwa seluruh bisa beribadah secara optimal sampai di Mina untuk kegiatan jamarot," tuturnya.

Tim Linjam PPIH Sektor 4 Mekkah Taja Sosialisasi Cara Aman Gantung Nusuk Internasional
Internasional
Jumat, 23 Mei 2025 | 19:50 WIB

Tim Linjam PPIH Sektor 4 Mekkah Taja Sosialisasi Cara Aman Gantung Nusuk

Mekkah, katakabar.com - Masalah hilang atau tercecernya nusuk jemaah haji Indonesia, menjadi masalah baru yang kini dihadapi petugas penyelenggara ibadah haji atau PPIH. Selain kelalaian jemaah, hal tersebut diduga terjadi lantaran kurang kuatnya tali penggantung nusuk. Guna mengantisipasi hal itu, pihak perlindungan jemaah atau Linjam, secara masif melakukan sosialisasi langsung kepada jemaah agar dokumen yang menjadi syarat utama masuk ke Kota Makkah khususnya ke lingkungan Masjidil Haram tidak terganggu. Dari pengamatan di lapangan, kegiatan itu yang dilakukan Tim Linjam Sektor 4 Makkah. Pimpinan Linjam di sektor tersebut, Toni Ridho Nugroho, tampak mendatangi langsung para jemaah untuk memberikan pemahaman tentang cara aman menggantung nusuk. "Bapak ibu jamaah sekalian, ini perlu kami sampaikan cara aman menjaga nusuk jika digantung di leher, sebab banyak kejadian nusuk jemaah hilang atau tercecer meski sudah digantung di leher. Ini penting sebagai tindak-lanjut arahan Kasetops Bapak Harun Arrasyid," jelasnya seraya memperagakan cara menggantung nusuk yang benar di Posko Sektor 4 Makkah di kawasan Syisyah, Jumat (23/5). Di kegiatan itu, Toni menerangkan nusuk menjadi syarat utama bagi seluruh jamaah untuk bisa masuk ke Kota Makkah hingga Masjidil Haram dalam melaksanakan ibadah haji 1446 hijiriah. "Karena begitu pentingnya nusuk ini, kami harapkan kepada seluruh jemaah bisa dijaga baik-baik. Kita juga tidak ingin nusuk jemaah Indonesia ini dimanfaatkan atau disalahgunakan oleh pihak lain jika hilang atau tercecer," imbaunya. Lantas, Toni menyerukan agar seluruh jamaah menjadi 'comuniti polising' atau menjadi polisi untuk dirinya sendiri dan lingkungan sekitarjya, agar tidak terkendala dalam pelaksanan rangkai rukun dan sunah haji.

Petugas Siapkan Layanan di Mekkah Jelang Kedatangan Jamaah Internasional
Internasional
Jumat, 09 Mei 2025 | 11:18 WIB

Petugas Siapkan Layanan di Mekkah Jelang Kedatangan Jamaah

Mekkah, katakabar.com - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH Arab Saudi mulai menyiapkan layanan di Mekkah jelang kedatangan jemaah dari Madinah. Total 205 hotel telah disiapkan untuk menampung jemaah yang tersebar di wilayah Syisyah, Misfalah, Jarwal, dan Raudhah, dengan jarak terjauh 4,5 kilometer dari Masjidil Haram. “Seluruh hotel telah melalui proses verifikasi menyeluruh, baik dari segi fasilitas, kebersihan, maupun kenyamanan,” ujar Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Akhmad Fauzin, dalam konferensi pers operasional haji hari ke-8 di Mekkah, Kamis (8/5). Menurut Fauzin, layanan konsumsi pun telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan gizi jemaah selama di Makkah. Setiap jemaah akan mendapat 3 kali makan per hari, dengan total 84 kali makan selama masa tinggal. Untuk mendukung mobilitas, kata Fauzin, bus shalawat akan beroperasi 24 jam mengantar jemaah dari hotel menuju Masjidil Haram dan sebaliknya. “Transportasi ini sangat vital, terutama bagi jemaah lansia dan berkebutuhan khusus,” jelasnya. Jamaah Mulai Bergerak dari Madinah Di sisi lain, pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah mulai berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Kloter-kloter awal bergerak setelah menyelesaikan ibadah sunah di Masjid Nabawi. Perjalanan darat ini memakan waktu sekitar 6 hingga 7 jam. Kemenag mengimbau jemaah agar memakai kain ihram dan mandi dari hotel di Madinah. Hal ini untuk menghemat waktu saat singgah di Masjid Dzulhulaifah (Bir Ali) guna mengambil miqat. “Waktu di Bir Ali sangat terbatas, hanya sekitar 30 menit. Jemaah disarankan juga sudah berwudlu dari hotel,” tutur Fauzin. Bagi jamaah lansia dan yang sakit, cukup berniat ihram dari dalam bus tanpa perlu turun dan melaksanakan shalat sunnah di masjid. Setiba di Mekkah, jemaah akan melaksanakan umrah wajib sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji Tamattu'. Petugas akan mendampingi pelaksanaannya dengan memberikan bimbingan manasik dan memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terjaga. Kemenag kembali mengimbau jemaah untuk menjaga kesehatan, tidak bepergian tanpa alas kaki, serta menyimpan dokumen dengan aman. “Suhu Makkah cukup tinggi, jaga diri dan kurangi aktivitas di luar ibadah,” tegas Fauzin. Ia juga menegaskan agar jemaah menolak ajakan berhaji secara ilegal. “Haji non-prosedural sangat berisiko. Tidak hanya tidak mendapat layanan resmi, tetapi juga berpotensi terkena sanksi hukum dari otoritas Arab Saudi,” terangnya.