Mudik Gratis

Sorotan terbaru dari Tag # Mudik Gratis

Program Mudik Gratis BUMN 2026, Pelindo Multi Terminal Dukung Mudik Aman dan Selamat Sumut
Sumut
Selasa, 17 Maret 2026 | 15:30 WIB

Program Mudik Gratis BUMN 2026, Pelindo Multi Terminal Dukung Mudik Aman dan Selamat

Medan, katakabar.com - Sambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo kembali menggelar Program Mudik Gratis Bersama Pelindo Group tahun 2026 melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program bertajuk 'Mudik Aman Berbagi Harapan' ini menjadi wujud kepedulian BUMN bersama Danantara Indonesia dan Pelindo dalam membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan selamat menuju kampung halaman. Sebagai bagian dari Pelindo Group, PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, turut berperan dalam pelaksanaan program mudik gratis di wilayah Sumatera dengan total sekitar 160 pemudik untuk perjalanan pulang dan pergi dari Medan menuju sejumlah kota tujuan. Melalui program ini, Pelindo Multi Terminal berharap dapat membantu masyarakat merasakan kebahagiaan merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman dengan perjalanan yang aman dan tertib. Pendaftaran program Mudik Gratis BUMN 2026 telah dibuka secara daring sejak 24 Februari 2026 dengan berbagai rute perjalanan. Untuk keberangkatan dari Medan, Pelindo Multi Terminal menyediakan tiga rute utama dengan moda transportasi bus, yaitu Medan – Banda Aceh – Medan sebanyak 1 bus, Medan – Pekanbaru – Medan sebanyak 2 bus, serta Medan – Padang – Medan sebanyak 2 bus. Kegiatan flag off keberangkatan dilakukan serentak dari Gedung Pelindo, Jalan Krakatau Ujung, Medan pada 16 Maret 2026, sedangkan arus balik menuju Medan dijadwalkan pada 27 Maret 2026. Direktur SDM Pelindo Multi Terminal, Edi Priyanto, menjelaskan program mudik gratis BUMN ini menargetkan lebih dari 100.000 pemudik di seluruh Indonesia, sekaligus mendukung kebijakan pemerintah untuk menciptakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan zero accident. “Program ini tidak hanya membantu masyarakat kembali ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga, tetapi juga bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan perjalanan selama periode mudik. Kami berharap para pemudik dapat tiba di tujuan dengan selamat dan sehat, serta dapat menyampaikan salam hangat kami kepada keluarga di kampung halaman,” jelas Edi di acara Flag Off program mudik gratis di Medan, Senin (16/3) kemarin. Ia menambahkan seluruh kendaraan yang digunakan dalam program ini telah dipersiapkan dengan baik untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan. Selain itu, para pengemudi dan kru bus telah menjalani tes urin guna memastikan mereka dalam kondisi prima sebelum mengemudi serta Balai K3 Medan juga membekali para kru dengan tas kesehatan sebagai perlengkapan pertolongan pertama selama perjalanan. “Kami memastikan kendaraan kondisi siap jalan, para pengemudi dalam kondisi fit, dan perjalanan berlangsung dengan tertib. Kami juga mengimbau para penumpang untuk menjaga ketertiban selama perjalanan agar mudik tahun ini benar-benar menjadi mudik yang aman dan selamat,” seru Edi. Untuk memberikan kenyamanan selama perjalanan, Pelindo Multi Terminal tidak hanya menyediakan fasilitas transportasi gratis, tetapi juga menyiapkan paket takjil bagi para pemudik sebagai bekal berbuka puasa di perjalanan. Dalam program ini, Pelindo Group tidak hanya memfasilitasi keberangkatan pemudik menuju kampung halaman, namun juga menyediakan transportasi arus balik untuk kepulangan kembali ke kota Medan. Salah seorang peserta mudik gratis tujuan Padang, Muhibban, mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis ini. Ia menuturkan program ini memudahkannya untuk pulang ke kampung halaman dan merayakan Idulfitri bersama keluarga. “Saya sangat bersyukur bisa ikut program mudik gratis ini. Sangat membantu karena biaya transportasi sekarang cukup mahal. Dengan adanya program ini saya bisa pulang ke Padang untuk merayakan Lebaran bersama keluarga,” ceritanya. Sebagai bagian dari komitmen sosial perusahaan, Pelindo Multi Terminal berharap program Mudik Gratis 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera. Melalui program ini, diharapkan para pemudik dapat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga di kampung halaman, sekaligus merasakan perjalanan mudik yang aman, selamat, dan nyaman bersama Pelindo.

Sinergi BUMN dan Pemprov: KAI Divre I Sumut Siapkan 1.380 Kursi Gratis Mudik Lebaran 2026 Sumut
Sumut
Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09 WIB

Sinergi BUMN dan Pemprov: KAI Divre I Sumut Siapkan 1.380 Kursi Gratis Mudik Lebaran 2026

Medan, katakabar.com - Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatera Utara bersama Pemprov Sumut siapkan 1.380 kursi mudik gratis Lebaran 2026 untuk rute Medan–Rantauprapat dan Medan–Tanjungbalai (PP). Masyarakat dapat mendaftar langsung ke Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Utara, dan diimbau memastikan data diri sesuai serta menghindari percaloan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menyatakan dukungan penuh terhadap program Mudik Gratis yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada masa Angkutan Lebaran 1447 Hijriah. Sebagai bentuk nyata kontribusi tersebut, KAI mengalokasikan sebanyak 1.380 tempat duduk untuk melayani masyarakat pada rute Medan–Rantauprapat dan Medan–Tanjungbalai secara pulang pergi (PP). Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan memfasilitasi warga yang ingin merayakan Idul Fitri di kampung halaman tanpa kendala biaya transportasi. “Dukungan ini merupakan wujud sinergi antara KAI Divre I dan Pemprov Sumut dalam menyediakan layanan angkutan cuma cuma yang aman bagi masyarakat,” ujarnya. Dari total kapasitas yang tersedia, kuota terbagi secara merata yakni 690 kursi untuk arus mudik dan jumlah yang sama untuk arus balik. Skema ini dirancang agar distribusi penumpang tetap tertib dan mengakomodasi kebutuhan mobilisasi warga selama periode libur panjang tersebut. Untuk koridor menuju Rantauprapat, tersedia kuota sebanyak 440 penumpang yang akan diangkut melalui dua jadwal keberangkatan yakni pada 16 dan 19 Maret 2026. Perjalanan ini menggunakan KA Sribilah Utama Fakultatif yang dijadwalkan bertolak dari Stasiun Medan pukul 10.10 WIB. Sementara, proses kepulangan atau arus balik dijadwalkan berlangsung pada 27 dan 28 Maret 2026 dengan daya tampung serupa. Penumpang akan diberangkatkan menggunakan rangkaian kereta yang sama dari Stasiun Rantauprapat pada pukul 17.05 WIB. “Masyarakat wilayah Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan sekitarnya yang saat ini bekerja di Medan dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk pulang ke tanah kelahiran,” tambah Anwar. Adapun untuk destinasi Tanjungbalai, tersedia total jatah 500 kursi yang terbagi atas 250 penumpang arus mudik dan 250 penumpang arus balik. Layanan ini akan dioperasikan menggunakan KA Putri Deli yang berangkat dari Medan pada 16 Maret 2026 pukul 07.15 WIB. Untuk perjalanan kembali ke Kota Medan, masyarakat dapat menggunakan kereta api dari Stasiun Tanjungbalai pada 27 Maret 2026. Rangkaian tersebut dijadwalkan melakukan perjalanan menuju ibu kota provinsi mulai pukul 08.15 WIB. Masyarakat yang berminat mengikuti program ini dapat melakukan pendaftaran secara langsung atau luring melalui posko di Kantor Dinas Perhubungan Sumatera Utara. Lokasi pendaftaran beralamat di Jl. Imam Bonjol Nomor 61, Suka Damai, Kec. Medan Polonia, Kota Medan. KAI Divre I Sumatera Utara mengingatkan pentingnya kesesuaian data diri dengan tiket yang dicetak demi kelancaran proses verifikasi di stasiun. “Kami mengimbau penumpang memastikan nama yang terdaftar sesuai dengan identitas asli, karena pelanggan tidak dapat diberangkatkan jika data tidak sinkron,” tegas Anwar. Selain itu, warga diingatkan untuk mengurus pendaftaran secara mandiri dan menghindari praktik percaloan yang merugikan. Langkah ini krusial untuk mencegah biaya tambahan yang tidak perlu serta meminimalkan risiko gagal berangkat akibat tiket ilegal. “Kolaborasi antara KAI Divre I dan Pemprov Sumatera Utara senantiasa mengedepankan pelayanan prima bagi masyarakat luas melalui moda transportasi kereta api. Kereta api hadir sebagai solusi menghindari kemacetan di jalan raya saat puncak arus mudik Lebaran. KAI memastikan pemudik mendapatkan pengalaman perjalanan yang nyaman, aman, serta menyenangkan,” sebut Anwar.