Terpilih Aklamasi, Fauzan Janji Bawa PGRI Inhil Lebih Progresif dan Inklusif
Ia menyampaikan tiga arah kebijakan utama yang akan menjadi pijakan organisasi ke depan: 1. Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui pelatihan, program kolaborasi antar sekolah, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran. 2. Perlindungan Hak dan Kesejahteraan Guru PGRI memperkuat advokasi terhadap guru dalam menghadapi kriminalisasi, serta memperjuangkan peningkatan kesejahteraan, termasuk untuk guru honorer. 3. Peran Strategis PGRI dalam Pembangunan Daerah Fokus pada peningkatan literasi, numerasi, dan karakter peserta didik sebagai kontribusi nyata terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Indragiri Hilir. Fauzan menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi guru dan organisasi PGRI saat ini. Ia menyebut sejumlah aspirasi dari anggota yang akan menjadi prioritas program kerja pengurus baru, antara lain: Perlindungan terhadap kriminalisasi guru saat menjalankan tugas, Perjuangan untuk status, dan kesejahteraan guru honorer,Penyediaan kantor sekretariat dan rumah singgah PGRI Inhil, Fasilitas bantuan sosial bagi anggota yang tertimpa musibah, Program peningkatan kompetensi pendidik secara berkala. “Banyak harapan yang dititipkan kepada saya, mulai dari pelatihan hingga perhatian sosial. Ini menjadi prioritas kerja kita. Saya percaya, jika kita berjalan bersama, maka tidak ada tantangan yang tidak bisa kita atasi,” tegas Fauzan. Pada konferensi tersebut diumumkan jajaran pengurus inti PGRI Kabupaten Indragiri Hilir periode 2025–2030 sebagai berikut: Ketua: H. Fauzan Amrullah, SE., M.Si Wakil Ketua I: Khaidir Rahman, M.Pd Wakil Ketua II: H. Indra Sabarianto, S.Pd.I., MA Wakil Ketua III: Agus Purwanto, S.Pd Sekretaris: Dedi Surahman, M.Pd Bendahara: Hj. Marisa Mona, M.Pd Acara pelantikan yang diselenggarakan di Hotel Inhil Pratama, Jalan Guru Hasan Lrg. Garam, Tembilahan Kota, berlangsung khidmat dan penuh semangat. Suasana keakraban antar peserta menunjukkan komitmen kuat untuk membawa organisasi ke arah yang lebih baik.