Padamkan
Sorotan terbaru dari Tag # Padamkan
Siaga Lebaran 2026, Tim Damkar PHR Turut Berjibaku Padamkan Karhutla di Dumai
Dumai, katakabar.com - Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) turut berjibaku padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karthutla) yang terjadi di Kota Dumai, Riau, Selasa (24/3). Ketika sebagian besar masyarakat Riau merayakan Lebaran Idulfitri 1447 H bersama keluarga, puluhan kru Pemadam Kebakaran atau Fire Emergency Response Team (FERT) dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) justru berjibaku dengan asap dan api. Mengesampingkan waktu libur Lebaran 2026, tim ini diterjunkan untuk membantu memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda sejumlah titik di Kota Dumai. Di momen lebaran ini, tim PHR siaga dalam menghadapi berbagai isu operasional, termasuk kebakaran. Di sana, di tengah kepulan asap yang menyesakkan, nampak barisan pria berseragam merah dengan logo Pertamina Fire Brigade berjibaku melawan lidah api, bersama unsur TNI-Polri, Damkar, Manggala Agni hingga unsur pemerintah daerah lainnya. Aksi ini bagian dari komitmen Siaga Lebaran Pertamina Hulu Rokan untuk memastikan stabilitas dan keamanan lingkungan di sekitar wilayah operasional, sekaligus bentuk solidaritas terhadap tim Satgas Karhutla daerah. Kondisi cuaca panas dan angin kencang di Dumai dalam beberapa hari terakhir memicu munculnya titik api di lahan gambut yang sulit dijangkau. Tim FERT PHR bergerak cepat membawa perlengkapan pemadaman darat guna melakukan penyekatan agar api tidak semakin meluas ke pemukiman warga maupun fasilitas umum. "Kami tidak hanya menjaga obyek vital nasional, tapi juga berkomitmen hadir saat masyarakat membutuhkan, terutama dalam menghadapi ancaman karhutla yang muncul tepat di momen Lebaran ini," ujar GM Zona Rokan, Andre Wijanarko, lewat keterangan resmi diterima katakabar.com, Selasa sore. Data yang dihimpun menunjukkan, Karhutla terpantau membakar sedikitnya ratusan hektare lahan di wilayah Tanjung Palas dan Mundam. Akibatnya, kabut asap pun mulai menyelimuti wilayah tersebut. Kebakaran diduga dipicu oleh kondisi cuaca panas ekstrem yang disertai angin kencang, sehingga api dengan cepat menyebar ke berbagai titik. Dalam waktu singkat, lahan gambut dan kawasan hutan di dua wilayah tersebut dilahap si jago merah. Selain berdampak pada kesehatan, asap mengganggu jarak pandang, sehingga membahayakan pengendara. Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto mengatakan, petugas hingga kini masih terus berupaya memadamkan api. "Petugas saat ini masih berjibaku di lapangan untuk memadamkan api. Namun, upaya pemadaman cukup terkendala oleh keterbatasan sumber air dan kondisi cuaca yang panas,” terang Sugiyarto. Sugiyarto mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak kabut asap dengan mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker saat beraktivitas guna menghindari gangguan pernapasan. Karakteristik lahan gambut yang tampak padam di permukaan bukan berarti api benar-benar mati. Kondisi ini membuat tim gabungan termasuk kru PHR, BPBD, TNI, dan Polri, harus melakukan teknik cooling (pendinginan) hingga ke lapisan dalam tanah. Meski harus merayakan Lebaran di tengah kepulan asap, semangat para personel gabungan di lapangan tetap tinggi demi memastikan daerah tersebut tetap aman dari kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat Provinsi Riau. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.
Wakapolres Kepulauan Meranti dan Tim Berhasil Padamkan15 Titik Api Karhutla
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resos atau Polres Kepulauan Meranti terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan Karhutla di kawasa Jalan Poros Kundur-Tj. Peranap Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan Pemadaman dimulai sekitar pukul 08.30 WIB, Rabu (30/7) kemarin. Tim pemadam Karhutla Polres Kepulauan Meranti sigap melakukan pemadaman dan pendinginan total 15 titik Fire Spot (FS) di wilayah desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Di mana kegiatan pemadaman dan pendinginan oleh Tim Karlahut Polres Kepulauan Meranti dibantu 2 unit heli Water Booming dari BNPB. Saat proses pemadaman, kendala yang dihadapi Kondisi alam, Angin yang kencang sebabkan terjadinya pergeseran api yang cepat, Keterbatasan sumber air jadi faktor pemadaman berlangsung lama, dan memakan waktu, Sulitnya akses jalan menuju lokasi (Semak belukar), Lahan yang terbakar merupakan tanah gambut yang kedalamannya lebih kurang 3 meter, Cuaca panas terik 32°c menyebabkan sebaran api yang cepat, Keterbatasan jumlah slang air, dan keterbatasan jumlah mesin air dibandingkan dengan lahan terbakar. Selanjutnya, upaya dilakukan pemantauan titik hotspot secara berkala menggunakan aplikasi Dasboard Lancang Kuning atau DLK, dan aplikasi SIPONGI serta kegiatan pemantauan lapangan untuk mengidentifikasi lokasi baru yang memerlukan penanganan cepat. Kapolres Kepulauan Meranti melalui Wakapolres, Kompol Maitertika SH MH turun langsung proses pemadaman api, didampingi Bhabinkamtibmas, dan perangkat desa melakukan sosialisasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan, serta melaporkan jika melihat titik api
Tim Gabungan Terbantu Hujan Saat Padamkan Karhutla di Perkebunan Sawit
Indralaya, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Indralaya bersama tim gabungan dari Manggala Agni, BPBD, dan masyarakat setempat, melaksanakan operasi mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Pulau Kabal, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini berhasil memadamkan api yang melanda area perkebunan sawit seluas 4 hektar.
Timgab Masih Berjibaku Padamkan Karhutla di Desa Tanjung Kedabu
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Tim Gabungan atau Timgab, meliputi Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, MPA dan Fire Rescue PT SRL selama tiga hari belakangan hingga Jumat (26/7) masih berjibaku padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla yang terjadi di Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kapolres Kepulauan Meranti Terjun Padamkan Api Karhutla di Tanjung Kedabu
Selatpanjang, katakabar.com - Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan terjun bantu padamkan api Kebakaran Hujan dan Lahan atau Karhutla di Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang Pesisir. Turut dampingi Kapolres Kepulauan Meranti, Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Dodi Zulkarnain Hasibuan, Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti, Kompol Syahrizal, KBO Sat Samapta Polres Kepulauan Meranti, Ipda Dongan M. Manalu, Wakapolsek Rangsang, Ipda ABD. Haris Damanik, Kanit II Sat Intelkam Polres Kepulauan Meranti, Ipda Yosef Hendrawan, serta personel Polres Kepulauan Meranti sebanyak 20 orang.
Tinjau Lokasi Karhutla di Rangsang, Plt Bupati Kepulauan Meranti Disambut Hujan Deras
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar tinjau lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Desa Penyagun, Kecamatan Rangsang, pada Sabtu (30/3) lalu. Setibanya di lokasi, H Asmar beserta rombongan sempat ikut memadamkan titik api. Tapi tak berselang lama, hujan deras pun mengguyur. "Alhamdulillah, hujan membawa berkah. Mari bersama kita mendoakan semoga datangnya hujan ini dapat memadamkan sisa titik api yang ada di Desa Penyagun saat ini," imbuhnya. Kebakaran yang terjadi sudah 12 hari lamanya di desa tersebut menghanguskan seluas 12 hektar hutan dan lahan perkebunan masyarakat. "Berkat kerja sama berbagai pihak, saat ini kebakaran sudah mulai mereda dan sudah dalam tahap pendinginan," ujarnya. Meski begitu, H Asmar berpesan kepada tim yang ada di lapangan untuk terus memantau dan bersiaga, agar titik api yang belum padam tidak menyebar ke desa-desa di sekitarnya. "Musibah seperti ini mudah-mudahan tidak terulang lagi. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang memadamkan api beberapa hari ini," jelasnya. Di peninjauan itu, Asmar memberikan vitamin untuk tim dan petugas pemadam yang berada di lapangan. "Tetap jaga kesehatan dan keamanan selama bertugas," sebut Plt Bupati Kepulauan Meranti.