Pelembang

Sorotan terbaru dari Tag # Pelembang

Manfaatkan Maksimal, KAI Divre III Palembang Layani 26.309 Pelanggan Masa Libur Paskah Nasional
Nasional
Rabu, 08 April 2026 | 17:10 WIB

Manfaatkan Maksimal, KAI Divre III Palembang Layani 26.309 Pelanggan Masa Libur Paskah

Palembang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang catat tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur Paskah 2026. Selama 5 hari, mulai Kamis (2/4) hingga Senin (6/4), KAI Divre III Palembang berhasil melayani sebanyak 26.309 penumpang yang menggunakan kereta api untuk berbagai tujuan di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyampaikan momen libur panjang ini dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat untuk bepergian, baik dalam rangka liburan maupun bersilaturahmi. “Rata-rata penumpang yang kami layani mencapai 5.261 penumpang per hari selama periode libur Paskah. Hal ini menunjukkan kereta api tetap menjadi pilihan transportasi yang andal dan diminati masyarakat,” ujar Aida. Dari sisi okupansi, sejumlah perjalanan kereta api menunjukkan tingkat keterisian yang sangat tinggi. KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang (PP) mencatat okupansi hingga 158% dari kapasitas yang disediakan, diikuti KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuklinggau (PP) sebesar 150%, serta KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuklinggau (PP) dengan okupansi mencapai 111%. Dari sisi pelayanan stasiun, Stasiun Kertapati menjadi stasiun dengan jumlah penumpang tertinggi, yakni sebanyak 8.347 penumpang selama 5 hari atau rata-rata 1.669 penumpang per hari, meningkat dibandingkan kondisi normal yang berkisar antara 900 hingga 1.200 penumpang per hari. Selanjutnya, Stasiun Lubuklinggau mencatat sebanyak 3.948 penumpang atau rata-rata 789 penumpang per hari, lebih tinggi dari rata-rata harian normal di kisaran 350 hingga 500 penumpang. Sementara itu, Stasiun Prabumulih melayani 1.741 penumpang atau rata-rata 348 penumpang per hari, meningkat dari kondisi normal sekitar 150 hingga 250 penumpang per hari. Selain tingginya jumlah penumpang, KAI Divre III Palembang juga mencatat kinerja operasional yang sangat baik. Selama periode tersebut, tingkat ketepatan waktu perjalanan kereta api (on time performance) mencapai 99% untuk keberangkatan dan 97% untuk kedatangan. “Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang senantiasa memilih kereta api, khususnya pada momen libur panjang seperti ini. Hal ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan,” jelas Aida. KAI Divre III Palembang berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu, sejalan dengan upaya perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui semangat 'Semakin Melayani'.

Penumpang KA di Divre III Palembang Capai 16.685 Orang di Hari Ketiga Libur Imlek 2577 Nasional
Nasional
Minggu, 15 Februari 2026 | 22:35 WIB

Penumpang KA di Divre III Palembang Capai 16.685 Orang di Hari Ketiga Libur Imlek 2577

Palembang, katakabar.com - Memasuki hari ketiga masa libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 yang berlangsung pada 13 hingga 18 Februari 2026, antusiasme masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api di wilayah Divisi Regional III Palembang menunjukkan tren yang positif. Pelanggan memanfaatkan untuk berlibur bersama keluarga maupun bersilaturahmi menuju Lubuk Linggau maupun Tanjungkarang, Kota Lampung. Sejak 13 hingga 15 Februari 2026, KAI Divre III Palembang telah mengangkut sebanyak 16.685 penumpang, dengan rata-rata 5.560 penumpang per hari atau mencapai 154 persen dari kapasitas yang disediakan. Adapun layanan kereta api yang beroperasi di wilayah Divre III Palembang meliputi: - KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP) - KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang (PP) - KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP) Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyampaikan peningkatan okupansi ini menjadi indikator kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama perjalanan selama masa liburan. “Lonjakan jumlah penumpang pada tiga hari pertama libur panjang Imlek ini menunjukkan mobilitas masyarakat sehingga ikut menggerakkan perekonomian di daerah tujuan perjalanan kereta api. KAI Divre III Palembang terus berupaya memastikan seluruh perjalanan berjalan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Aida. Update Penjualan Tiket 16–18 Februari 2026 Untuk tiga hari ke depan, yakni 16 hingga 18 Februari 2026, penjualan tiket juga menunjukkan angka yang signifikan: 1. KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP) telah terjual 144 persen dari kapasitas yang disediakan. 2. KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang (PP) telah terjual sekitar 160 persen dari kapasitas yang disediakan. 3. KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau pada 16 Februari telah terjual sekitar 101 persen, sementara relasi sebaliknya terjual sekitar 45 persen. 4. Pada 17 Februari, KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau terjual sekitar 102 persen, sedangkan relasi sebaliknya terjual 60 persen. 5. Untuk 18 Februari, KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau terjual sekitar 40 persen, dan relasi sebaliknya sekitar 15 persen dari kapasitas yang disediakan. Dengan data tersebut, masyarakat yang berencana melanjutkan perjalanan liburan maupun melakukan arus balik, khususnya pada relasi Kertapati – Lubuk Linggau maupun sebaliknya, masih dapat memanfaatkan ketersediaan tiket KA Sindang Marga pada tanggal-tanggal tertentu yang masih tersedia. KAI Divre III Palembang mengimbau masyarakat untuk secara aktif memantau ketersediaan tiket dan promo menarik melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, maupun kanal resmi yang telah bekerja sama dengan KAI. Pelanggan juga diingatkan untuk selalu berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan tiket di luar jalur resmi, karena KAI tidak bertanggung jawab atas transaksi yang dilakukan melalui saluran yang tidak termasuk dalam kerjasama perusahaan.

2025, KAI Divre III Palembang Amankan Barang Penumpang Tertinggal Senilai Rp174 Juta Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 18 Januari 2026 | 15:30 WIB

2025, KAI Divre III Palembang Amankan Barang Penumpang Tertinggal Senilai Rp174 Juta

Palembang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang terus menunjukkan komitmen jaga kepercayaan dan kenyamanan pelanggan. Pada Semester II Tahun 2025 berhasil mengamankan barang tertinggal milik penumpang sebanyak 24 barang. Dengan jumlah tersebut sepanjang Tahun 2025, KAI Divre III Palembang berhasil mengamankan total 57 barang tertinggal milik penumpang dengan total nilai mencapai Rp174.559.000, dan telah dikembalikan kepada pemiliknya. Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan barang-barang yang diamankan tersebut beragam, mulai dari ponsel, dompet, laptop, tas, hingga berbagai barang berharga lainnya. Temuan ini menunjukan tingginya mobilitas penumpang, sekaligus menjadi bukti kesiapsiagaan petugas KAI dalam menjaga hak dan rasa aman pelanggan, bahkan setelah perjalanan usai. “Setiap barang yang ditemukan, sekecil apa pun nilainya, langsung ditangani sesuai prosedur. Petugas kami segera memberi label, mencatat secara administratif, dan menyimpan barang tersebut di tempat yang aman sebelum diinformasikan kepada pemilik melalui layanan Lost and Found,” ujar Aida. Ia menambahkan, seluruh proses penanganan barang tertinggal dilakukan secara profesional dan transparan, sebagai bentuk tanggung jawab KAI terhadap kepercayaan pelanggan. “Bagi kami, barang tertinggal bukan sekadar benda, tetapi bagian dari cerita dan kebutuhan penting pelanggan. Karena itu, pengembalian barang kepada pemiliknya menjadi prioritas utama,” jelasnya. KAI Divre III Palembang juga mengimbau pelanggan agar tetap waspada dan memastikan kembali barang bawaan sebelum meninggalkan kereta maupun area stasiun. Namun demikian, apabila pelanggan mengalami kehilangan, KAI telah menyediakan layanan Lost and Found yang mudah diakses dan siap membantu. Aida Suryanti menyampaikan, berikut alur layanan Lost and Found KAI Divre III Palembang: 1. Laporkan ke Petugas Stasiun Segera laporkan kepada petugas stasiun terdekat jika menyadari barang tertinggal di kereta atau stasiun. 2. Gunakan Layanan Resmi KAI Pastikan pelaporan dilakukan melalui petugas KAI atau Contact Center resmi, bukan pihak lain. 3. Berikan Detail Barang Sampaikan ciri-ciri barang secara rinci, seperti warna, bentuk, merek, atau isi barang. 4. Hubungi Call Center KAI 121 Pelanggan juga dapat menghubungi KAI Contact Center 121 atau melalui WhatsApp 0811-222-33-121 yang melayani 24 jam. 5. Verifikasi dan Pengambilan Barang Jika barang ditemukan, pelanggan akan melalui proses verifikasi dan dapat mengambil barang dengan menunjukkan identitas diri serta bukti kepemilikan di stasiun. Melalui layanan ini, KAI Divre III Palembang berharap pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan lebih tenang dan nyaman, karena keamanan dan kepercayaan menjadi bagian tak terpisahkan dari pelayanan KAI. “Kepercayaan pelanggan adalah prioritas utama pelayanan kami. KAI akan terus hadir tidak hanya mengantar penumpang sampai tujuan, tetapi juga menjaga apa yang berharga bagi mereka,” sebutnya.

Palembang Jadi Perhatian, Holding PTPN Dorong Kolaborasi Riset Global Lewat PT RPN dan IRRDB Nasional
Nasional
Selasa, 04 November 2025 | 19:30 WIB

Palembang Jadi Perhatian, Holding PTPN Dorong Kolaborasi Riset Global Lewat PT RPN dan IRRDB

Palembang, katakabar.com - Palembang jadi pusat perhatian dunia industri karet dengan digelarnya Workshop International Rubber Research and Development Board (IRRDB) 2025 yang berlangsung pada 20 hingga 22 Oktober 2025 lalu. Kegiatan yang digelar PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) bersama IRRDB ini mempertemukan para peneliti, akademisi, dan pelaku usaha dari berbagai negara produsen karet seperti Malaysia, India, Filipina, Kamboja, dan Indonesia. Angkat tema “Facing Challenges in the Natural Rubber Industry: Combating Diseases and Seizing Opportunities”, forum internasional ini menghasilkan kesepakatan penting mengenai penguatan kolaborasi riset, inovasi teknologi, dan hilirisasi produk untuk meningkatkan daya saing industri karet serta kesejahteraan petani. Selama tiga hari, peserta berdiskusi dan bertukar pengetahuan mengenai strategi pengendalian penyakit tanaman karet, pengembangan varietas unggul, budidaya adaptif berbasis ekonomi sirkular, hingga optimalisasi bahan organik sebagai pupuk alami. Menjawab Tantangan Industri Karet Dunia Ketua Gapkindo Sumatera Selatan, Alex K. Edy, menyoroti tantangan berat yang dihadapi industri karet nasional. Ia menyebutkan penurunan produksi dan harga jual yang masih rendah membuat banyak petani beralih ke komoditas lain seperti sawit, tebu, atau singkong. “Sejak 2017 lalu, produksi karet nasional terus menurun. Dari 3,8 juta ton kini hanya sekitar 2 juta ton pada 2024. Harga jualnya pun masih rendah, di kisaran Rp13 ribu per kilogram, padahal idealnya bisa mencapai dua kali lipat,” ujar Alex. Ia menambahkan, meningkatnya produksi karet sintetis di beberapa negara seperti Tiongkok turut menekan permintaan terhadap karet alam. “Jika tidak ada langkah nyata dalam riset dan inovasi, petani bisa kehilangan motivasi menanam karet,” tegasnya. SEVP Riset, Inovasi & Sustainability PT RPN, Tjahjono Herawan, menegaskan pentingnya riset kolaboratif lintas negara untuk memperkuat ketahanan industri karet global. Menurutnya, kerja sama antarnegara produsen karet harus diarahkan pada penerapan hasil riset secara nyata di lapangan. “Industri karet tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan kerja sama yang berkelanjutan antara lembaga riset, pemerintah, pelaku usaha, dan petani agar inovasi benar-benar berdampak pada peningkatan daya saing dan keberlanjutan industri,” kata Tjahjono. Komitmen Kolaboratif dan Aksi Nyata Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PT RPN memperkuat perannya sebagai pusat inovasi yang mendorong modernisasi sektor perkebunan nasional. Forum ini menghasilkan komitmen bersama antara PT RPN dan IRRDB untuk menyusun rencana aksi jangka panjang dalam memperkuat riset, hilirisasi, dan ketahanan industri karet alam di kawasan Asia Tenggara. “Riset, hilirisasi, dan kerja sama lintas negara harus menjadi fondasi utama agar Indonesia, khususnya Sumatera Selatan, tetap menjadi rumah bagi inovasi dan kemajuan industri karet dunia,” sebut Tjahjono. Kegiatan ditutup dengan kunjungan lapangan ke Kebun Musilandas PTPN I Regional 7 Banyuasin, di mana para peserta menyaksikan langsung praktik pengelolaan perkebunan karet berbasis hasil riset nasional.

Lepas Keberangkatan CM Peraih Beasiswa Sawit, Ini Harapan Apkasindo Sumsel Sawit
Sawit
Senin, 02 September 2024 | 15:35 WIB

Lepas Keberangkatan CM Peraih Beasiswa Sawit, Ini Harapan Apkasindo Sumsel

Palembang, katakabar.com - Pengurus DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melepas, sekaligus doakan keberangkatan puluhan calon mahasiswa peraih beasiswa kelapa sawit tahun 2024. "Ada total 74 calon mahasiswa AKPY, yang kita berangkatkan kali ini lewat Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang," ujar Wakil Ketua DPD Apkasindo Provinsi Sumatera Selatan, M Yunus, dilansir dari laman elaeis media group (EMG), Sabtu (2/9).

Sasar Milenial dan Gen Z, Sawit Fest 2023 'Sawit Tangguh Indonesia Maju' Nasional
Nasional
Senin, 20 November 2023 | 15:11 WIB

Sasar Milenial dan Gen Z, Sawit Fest 2023 'Sawit Tangguh Indonesia Maju'

Palembang, katakabar.com - Himpunan Tani Milenial (Hitmi) Sumatera Selatan gelar kegiatan Sawit Fest sempena memperingati hari sawit tahun 2023, temanya 'Sawit Tangguh Indonesia Maju', pada Sabtu (18/11) weekend lalu. Beragam kegiatan meriahkan Sawit Fest, mulai lomba Tiktok challenge, lomba cipta baca puisi, penampilan band , talkshow, stand up comedy, hingga game seru. Acara itu makin hidup dan lengkap dengan hadirnya generasi milenial dan Gen Z sebagai peserta kegiatan. Lomba Tiktok dan lomba puisi sudah dibuka pendaftarannya dari awal bulan Oktober 2023 lalu. Lomba ini dapat sambutan dan antusias luar biasa dari kaum milenial. Total 100 orang mendaftar di perlombaan dan terpilih masing-masing 3 finalis memperebutkan hadiah total Rp6 juta. Hasil karya peserta bisa dilihat langsung di instagram @hitmisumsel. Kegiatan bertujuan tidak hanya memperingati hari sawit, tapi untuk mengkampanyekan industri sawit baik kepada generasi milenial dan Gen Z. “Meski teman-teman yang hadir bukan berasal dari basic pertanian. Kami mau memperkenalkan industri sawit ini kepada teman milenial dan Gen Z. Sawit salah satu penopang terbesar ekonomi negara kita. Mari kita lawan kampanye-kampanye negatif tentang sawit yang sering kita dengar baik dari media sosial maupun saluran lainnya,” seru Gusti, Ketua Umum Hitmi Sumatera Selatan lewat siaran persnya, kemarin, dilansir dari laman elaeis.co, pada Senin (20/11). Kegiatan ini, harap Gusti, bisa memberikan wawasan baru sehingga milenial dan Gen Z bisa melihat peluang di industri sawit. “Tidak menutup kemungkinan teman-teman bekerja tidak sesuai dengan basic yang kalian miliki. Melihat persaingan yang semakin ketat, lapangan pekerjaan yang semakin sulit dan kemajuan teknologi yang hampir banyak menggantikan peran manusia, mungkin kegiatan ini memberikan wawasan dan bisa melihat peluang alternatif pekerjaan untuk ditekuni. Saya pikir sudah saatnya generasi milenial dan Gen Z melirik sektor pertanian yang salah satunya di perkebunan sawit," jelasnya. Ketua Bidang 1 Apkasindo Sumatera Selatan, Sujarwo aminkan Gusti. Selaku salah satu narasumber pada sesi talkshow, mendorong Milenial dan Gen Z mengambil peran aktif di industri perkebunan sawit. “Milenial harus bisa mengambil bagian di industri sawit baik sebagai pelaku usaha atau membantu permasalahan sawit khususnya di Sumsel seperti permasalahan produksi dan harga sawit," bebernya. Acara di tutup dengan games seru yang dipandu panitia untuk mencairkan suasana dan juga pembagian hadiah pemenang lomba. Acara ini bisa sukses digelar berkat kerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Sumatera Selatan.