Pemasaran

Sorotan terbaru dari Tag # Pemasaran

Holding PTPN Dorong Integrasi Pemasaran Gula Nasional Nasional
Nasional
Jumat, 13 Maret 2026 | 14:10 WIB

Holding PTPN Dorong Integrasi Pemasaran Gula Nasional

Jakarta, katakabar.com - Guna perkuat strategi pemasaran komoditas gula nasional, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) gelar pertemuan koordinasi bersama PT Perkebunan Nusantara III (Persero), PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), dan PT KPBN Niaga pada Selasa (3/3) lalu. Pertemuan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan sinergi antar entitas dalam lingkup PTPN Group guna merumuskan strategi pemasaran gula yang lebih terintegrasi, adaptif, dan berdaya saing. Fokus pembahasan mencakup evaluasi kinerja pemasaran periode sebelumnya, proyeksi pasar gula domestik, skema distribusi, optimalisasi pola penjualan, serta langkah-langkah tindak lanjut untuk meningkatkan efektivitas penyerapan pasar. Pada diskusi tersebut, para peserta juga menekankan pentingnya penyelarasan kebijakan antara holding, subholding gula, dan entitas pemasaran guna memastikan tata kelola niaga yang transparan, akuntabel, serta responsif terhadap dinamika pasar. Strategi penguatan komunikasi pasar dan pengelolaan risiko fluktuasi harga turut menjadi agenda penting dalam pembahasan. Lewat pertemuan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam mendorong optimalisasi pemasaran gula secara berkelanjutan, sehingga mampu mendukung peningkatan kinerja perusahaan sekaligus memperkuat peran PTPN Group dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga gula nasional.

AnyMind Group Ungkap Pergeseran Perilaku Konsumen dan Strategi Pemasaran di Indonesia Tekno
Tekno
Selasa, 07 Oktober 2025 | 10:38 WIB

AnyMind Group Ungkap Pergeseran Perilaku Konsumen dan Strategi Pemasaran di Indonesia

Jakarta, katakabar.com - AnyMind Group (TSE:5027), sebuah perusahaan teknologi pemberdayaan end-to-end commerce, meluncurkan laporan terbaru berjudul "Indonesia Digital Landscape 2025". Laporan ini menyajikan analisis mendalam mengenai perilaku konsumen digital di Indonesia dan memberikan panduan strategis bagi para pelaku bisnis untuk menavigasi lanskap yang semakin terfragmentasi dan dinamis. Seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, perjalanan konsumen (consumer journey) telah berevolusi secara drastis. Konsumen kini berinteraksi dengan brand melalui berbagai titik sentuh (touchpoints) yang tidak lagi linear mulai dari media sosial, e-commerce, hingga live-commerce. Laporan ini mengupas bagaimana brand dapat mengubah kompleksitas ini menjadi sebuah keunggulan kompetitif. Salah satu temuan kunci dalam laporan ini adalah dominasi konten video dalam membangun kesadaran merek (brand awareness). Video pendek, terutama yang dibuat oleh influencer, kini menjadi format nomor satu (31 persen) untuk menarik perhatian audiens di Indonesia. Selain itu, laporan ini juga mengungkap bahwa iklan dalam game dengan rate completion hingga 75 persen menjadi salah satu kanal paling efektif untuk memicu minat awal konsumen, menunjukkan pergeseran media konsumsi ke platform hiburan interaktif. “Perilaku konsumen di Indonesia tidak lagi mengikuti alur pemasaran yang tradisional. Seorang konsumen bisa melihat iklan saat bermain game di ponsel, lalu menonton ulasan produk di TikTok, dan akhirnya melakukan pembelian melalui sesi live-stream di malam hari,” ujar Lidyawati Aurelia, Country Manager,AnyMind Group, Indonesia, melalui keterangan resmi diterima, Senin kemarin “Laporan kami menunjukkan malam hari adalah 'golden hour' untuk efektivitas iklan di berbagai platform, mulai dari media sosial hingga mobile video. Memahami nuansa seperti ini sangat krusial bagi keberhasilan sebuah brand,” jelasnya. Laporan "Indonesia Digital Landscape 2025" ini didukung oleh data primer dari ekosistem platform AnyMind Group, seperti AnyTag (influencer marketing), AnyDigital (digital marketing), POKKT (mobile marketing), dan AnyX (e-commerce), yang diperkaya dengan wawasan konsumen dari audiens Indonesia melalui InQognito Insights. Beberapa wawasan penting lainnya di dalam laporan: - Platform Paling Efektif: Analisis platform yang memberikan konversi, rasio klik-tayang (CTR), dan ROI tertinggi. - Strategi Bauran Kanal: Rekomendasi strategi channel-mix yang dirancang khusus untuk pasar Indonesia. - Preferensi Konsumen: Wawasan mengenai preferensi audiens terhadap waktu, konten, dan pengalaman digital.

Strategi Sukses Pemasaran, Optimalisasi Sistem MLM Berbasis Matrix Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 31 Januari 2025 | 21:40 WIB

Strategi Sukses Pemasaran, Optimalisasi Sistem MLM Berbasis Matrix

Jakarta, katakabar.com - Multi-Level Marketing (MLM) telah menjadi salah satu model bisnis yang populer dalam pemasaran jaringan, menawarkan peluang penghasilan bagi individu melalui penjualan produk dan rekrutmen anggota baru. Diantara varian MLM yang efektif adalah Sistem MLM Matrix, yang mengorganisir distributor dalam struktur matriks tertentu. Untuk mencapai kesuksesan dalam pemasaran jaringan berbasis matrix, diperlukan strategi yang tepat guna mengoptimalkan potensi sistem ini. Berikut beberapa strategi sukses yang dapat diterapkan: 1. Memahami Struktur dan Mekanisme Matrix Langkah pertama menuju optimalisasi sistem MLM berbasis matrix adalah memahami struktur dan mekanisme operasionalnya. Sistem ini biasanya mengatur distributor dalam bentuk matriks dengan batasan jumlah anggota yang dapat direkrut oleh setiap distributor, misalnya matrix 3x3 atau 5x5. Dengan memahami bagaimana komisi dihitung, bagaimana rekrutmen mempengaruhi struktur jaringan, dan bagaimana distribusi keuntungan bekerja, distributor dapat merencanakan langkah mereka dengan lebih efektif.

Kupas Tren Pemasaran 2025 Bersama Indigo dan HIPMI Bantul Ekonomi
Ekonomi
Senin, 06 Januari 2025 | 21:29 WIB

Kupas Tren Pemasaran 2025 Bersama Indigo dan HIPMI Bantul

Jakarta, katakabar.com - Telkom Indonesia melalui Indigo kolaborasi dengan HIPMI Bantul taja diskusi panel bertajuk Ngobrol Bisnis angkat tema "Outlook 2025: Memahami Tren Pemasaran dan Pergeseran Nilai Pelanggan". Acara ini digelar pada 4 Desember 2024 di Atrium Galeria Mall, Yogyakarta, tujuannya memberikan wawasan kepada pelaku usaha mengenai perubahan lanskap pemasaran di tahun-tahun mendatang. Acara ini ajang diskusi strategis mengenai pentingnya digitalisasi, keberlanjutan, dan personalisasi menarik perhatian pelanggan. Konsumen kini tidak hanya melihat kualitas produk, tapi nilai yang diusung merek, pengalaman yang diberikan, serta komitmen terhadap isu sosial dan lingkungan. Melalui acara ini, Indigo dan HIPMI Bantul berupaya mendukung pelaku usaha untuk beradaptasi dengan tren ini dengan menciptakan solusi inovatif yang relevan dan berkelanjutan. Penyuluh Perindustrian Ahli Madya dari Disperindag, Rendra Prasetya menekankan pentingnya memahami tren pemasaran sebagai dasar pertumbuhan bisnis.

Konferensi Pemasaran Digital Terbesar di Indonesia Kembali Hadir di Pulau Dewata Tekno
Tekno
Senin, 07 Oktober 2024 | 19:24 WIB

Konferensi Pemasaran Digital Terbesar di Indonesia Kembali Hadir di Pulau Dewata

Bali, katakabar.com - SEOCon Forum Bali 2024 kembali hadir, kali ini usung tema utama 'Search Evolution: The Next 8 Figure Opportunity That You Don't Want to Miss in 2025'. Konferensi ini bakal dihelat pada 4 hingga 6 Desember 2024 di The Trans Resort Bali dan membahas peluang besar di industri pemasaran digital dan SEO. SEOCon Forum Bali 2024 menghadirkan pakar global di bidang SEO dan digital marketing yang siap berbagi wawasan terkini, termasuk tren kecerdasan buatan (AI) dalam SEO, pemasaran konten, dan analitik.

Perluas Pemasaran, Mahasiswa KKN UNRI Kenalkan Digital Marketing ke UMKM di Sungai Nyamuk Pendidikan
Pendidikan
Selasa, 27 Agustus 2024 | 19:51 WIB

Perluas Pemasaran, Mahasiswa KKN UNRI Kenalkan Digital Marketing ke UMKM di Sungai Nyamuk

Pekanbaru, katakabar.com - Mahasiswa Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Riau (UNRI) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, memberikan kontribusi nyata dalam memberdayakan masyarakat setempat. Para mahasiswa yang berjumlah 10 orang itu berinisiatif membantu memperluas pemasaran produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berupa ikan asin dengan mengenalkan penggunaan kemasan (packaging) serta memperkenalkan konsep digital marketing.

Plugo Bersama Revolusi Lokal dan TI Dorong UMKM Maksimalkan Pemasaran Digital Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 21 Juni 2024 | 20:03 WIB

Plugo Bersama Revolusi Lokal dan TI Dorong UMKM Maksimalkan Pemasaran Digital

Jakarta, katakabar.com - Ekonomi digital Indonesia dipastikan terus berkembang terutama pasca pandemi Covid 19. Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebutkan, nilai transaksi ekonomi digital Indonesia akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, ujar Airlangga, Indonesia berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi 40,1 persen. "Nominal angkanya pun terus berkembang hingga kini telah mencapai sekitar 65 juta. Itu sebabnya, UMKM memegang peranan penting dan membutuhkan perhatian khusus dalam perkembangannya untuk menyokong perekonomian Indonesia," jelasnya. Sadar akan besarnya potensi ekonomi digital di masa depan, perusahaan layanan bisnis digital transcosmos Indonesia (TCID) secara proaktif mendukung pembekalan pebisnis UMKM dalam menerapkan strategi pemasaran digital melalui kerja sama dengan komunitas Revolusi Lokal dan platform manajemen toko online all-in-one Plugo Indonesia. "UMKM adalah sektor yang menggerakkan ekonomi Indonesia pada pandemi lalu. Kami percaya potensi tersebut masih dapat lebih dimaksimalkan. Kami berinisiatif membekali para UMKM dengan strategi pemasaran digital yang tepat, agar kontribusi mereka terhadap perekonomian nasional semakin besar. Jika UMKM berkembang pesat, ekonomi Indonesia akan kuat," kata Content Creator, sekaligus Founder Revolusi Lokal Raymond Chin. Para mentor yang dihadirkan di sesi 1 on 1 speed mentorship pakar digital marketing professional dari perusahaan layanan bisnis digital, transcosmos Indonesia (TCID), serta direktur Plugo Indonesia, Izki Aldrin Iswarna memberikan pembekalan kepada para pengusaha UMKM di bidang fashion dan beauty mengenai digital marketing. Sedang, UMKM yang dipilih merupakan hasil penyeleksian secara selektif oleh tim Revolusi lokal dengan berbagai kriteria, yakni bisnis UMKM sudah berjalan selama 1 tahun, penghasilan UMKM stabil di angka minimal Rp30 juta per bulan dan memiliki toko online aktif dalam 6 bulan terakhir. Di proses seleksi, setidaknya terdapat 140 UMKM yang mendaftar, sebelum akhirnya dikurasi menjadi 20 UMKM saja. "Kami merasa bangga menjadi partner Revolusi Lokal dan Plugo dalam mengembangkan dan mengoptimalkan potensi para pengusaha UMKM," ujar Vice President Director transcosmos Indonesia, Ardi Sudarto. Di era digital ini, tutur Ardi, digital marketing salah satu faktor penting dalam membantu meningkatkan bisnis bagi para pengusaha di berbagai sektor terutama UMKM. "Melihat antusiasme dari para peserta, kami percaya para pelaku UMKM dapat terus meningkatkan omsetnya hingga menjadi perusahaan dengan skala yang lebih besar,” sebutnya. Di sesi 1 on 1 speed mentorship, TCID menghadirkan 3 mentor yang kompeten di bidang pemasaran digital, meliputi Hamdoni selaku CX Operation Manager, Insan Kurnia sebagai Digital Ads Supervisor, serta Ekke Wulan yang merupakan seorang Digital Ads Team Leader. Direktur Plugo Indonesia, Izki Aldrin Iswarna sebagai salah satu mentor menjabarkan, acara kali ini sangat menarik, ya. Saya sebagai salah satu mentor juga sangat senang bisa berbagi dengan para brand owner yang berpartisipasi dalam acara ini. "Jadi acara ini sangat sejalan dengan komitmen Plugo untuk dapat membantu UMKM di Indonesia agar dapat meningkatkan bisnisnya melalui program komunitas Seller Juara," terangnya. Selanjutnya, UMKM terpilih diberikan waktu masing-masing sekitar 5 menit untuk bertukar pikiran dengan setiap mentor terkait strategi dan implementasi pemasaran digital. "Dengan adanya program ini mudah-mudahan dapat menginspirasi pihak lainnya untuk saling bahu membahu mengembangkan UMKM di Indonesia. Potensi UMKM sangat besar, tapi harus diiringi dengan kolaborasi. Kolaborasi inilah yang akan memandu mereka untuk mencapai potensi maksimalnya masing-masing," tandas Raymond Chin.