Penarikan

Sorotan terbaru dari Tag # Penarikan

Di Tengah Isu Gagal WD Sejumlah Aplikasi, Nasabah HSB Investasi Akui Penarikan Dana Lancar Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 17 Februari 2026 | 21:59 WIB

Di Tengah Isu Gagal WD Sejumlah Aplikasi, Nasabah HSB Investasi Akui Penarikan Dana Lancar

Jakarta, katakabar.com - Di tengah isu gagal WD di sejumlah aplikasi, nasabah HSB Investasi mengaku penarikan dana berjalan lancar dan transparan. Adalah legalitas BAPPEBTI jadi alasan utama kepercayaan. Isu gagal withdraw (WD) yang terjadi di sejumlah aplikasi finansial kembali menjadi sorotan. Kekhawatiran soal dana yang sulit dicairkan membuat calon nasabah berpikir dua kali sebelum menyetorkan dana ke akun trading atau dikenal dengan istilah deposit. Hal serupa sempat dirasakan Dwi Ardiansyah, seorang karyawan di Jakarta yang telah terjun ke dunia trading sejak 2020. “Awalnya saya tertarik trading karena melihat ada peluang untuk menambah penghasilan. Tapi di sisi lain, saya juga sangat khawatir, terutama ketika harus melakukan deposit, walaupun nominalnya kecil,” cerita Dwi. Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Ia melihat sendiri bagaimana banyak kasus broker bermasalah yang akhirnya merugikan nasabah. Risiko dana tidak bisa ditarik kembali menjadi salah satu hal yang paling ia pertimbangkan sejak awal. Pilih Broker Legal sebagai Langkah Awal Di tengah kekhawatiran tersebut, pria yang menetap di Banten ini memilih untuk bersikap kritis. Pilihannya jatuh pada HSB Investasi. Keputusan itu didasari oleh status legalitas HSB yang telah terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), serta didukung oleh lembaga kliring resmi. “Yang membuat saya lebih yakin adalah HSB sudah tersertifikasi dan terdaftar resmi. Itu penting buat saya, karena banyak kasus penipuan berawal dari broker yang tidak jelas legalitasnya,” jelas Dwi. Apalagi setelah mengetahui bahwa HSB sudah mengantongi sertifikasi global ISO 27001, dia jadi lebih tenang saat trading karena data pribadi dan transaksinya terlindungi dari kebocoran data. Seiring berjalannya waktu, keyakinannya semakin kuat. Ia merasakan proses trading di HSB berjalan stabil, mulai dari eksekusi transaksi hingga penarikan dana. Menurut Dwi, salah satu kekhawatiran terbesar sebagai trader adalah ketika dana tidak bisa ditarik, terutama setelah transaksi trading dilakukan. Justru pengalaman inilah yang membuatnya bertahan lebih dari lima tahun di HSB. “Di HSB, penarikan dana atau withdraw bisa dilakukan dengan transparan dan tidak ada kendala. Itu yang paling penting buat saya sebagai nasabah,” tuturnya. Selama menggunakan HSB Investasi, ia merasa aktivitas trading dapat dijalani dengan lebih tenang karena prosesnya jelas. Hasil transaksi pun bisa dimanfaatkan sesuai dengan perencanaan keuangan pribadinya. Baginya, spread yang relatif kompetitif serta minimnya gangguan teknis membuat aplikasi ini layak digunakan, baik oleh trader pemula maupun yang sudah berpengalaman. Di tengah maraknya isu gagal tarik dana, pengalaman Dwi menunjukkan bahwa rasa aman dan kepastian prosedur menjadi faktor krusial dalam memilih broker. Bukan sekadar soal peluang keuntungan, melainkan keberlanjutan dan kepercayaan jangka panjang. Pengalaman lima tahun tersebut menjadi pengingat bahwa memilih broker forex yang legal dan transparan dapat menjadi pondasi penting sebelum memikirkan strategi dan target profit.

Rekor Penarikan Dana Harian Terbesar dari ETF Ethereum Fidelity Sejak Peluncuran, Apa Artinya? Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 08 Oktober 2024 | 14:59 WIB

Rekor Penarikan Dana Harian Terbesar dari ETF Ethereum Fidelity Sejak Peluncuran, Apa Artinya?

Jakarta, katakabar.com - Di awal Pada Oktober 2024 lalu, Fidelity Ethereum Fund (FETH) mencatat penarikan dana sebesar $25 juta, menjadikannya jumlah penarikan harian terbesar yang pernah terjadi di antara ETF spot Ether berbasis di Amerika Serikat, kecuali Grayscale Ethereum Trust (ETHE). Di hari yang sama, ETF spot Ether secara keseluruhan mencatat penarikan dana sebesar $48,6 juta dari sembilan penerbit. Dari jumlah tersebut, FETH menyumbang $25 juta, ETHE menyumbang $26,6 juta, dan Bitwise Ethereum ETF (ETHW) menyumbang $0,9 juta.

Withdraw Hentikan Kejatuhan Berulang Harga CPO Tender PT KPBN Sawit
Sawit
Jumat, 19 April 2024 | 11:46 WIB

Withdraw Hentikan Kejatuhan Berulang Harga CPO Tender PT KPBN

Jakarta, katakabar.com - Withdraw atau penarikan hentikan kejatuhan berulang harga minya mentah atau Crude Palm Oil (CPO) tender PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN. Jatuhnya harga minyak sawit mentah atau CPO dari Selasa (16/4) lalu tampaknya mulai sudah bisa "direm" lewat proses yang sama, yakni tender yang digelar PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara ( KPBN). Itu diketahui, dari hasil tender harga CPO pada periode pada Kamis (18/4) kemarin menunjukkan kalau hasil akhir tender adalah penarikan (WD). Tender kali ini hanya melibatkan tiga pelabuhan, yakni Belawan di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Pelabuhan Dumai di Provinsi Riau, dan Pelabuhan Talang Duku di Provinsi Jambi. Menariknya, bila dilihat dari harga penawaran tertinggi untuk Pelabuhan Talang Duku, makanga harga CPO terhitung naik Rp65 bila dibandingkan dengan harga penawaran tertinggi periode Rabu (17/4). Sedang, di Pelabuhan Dumai, harga CPO terhitung naik Rp5 per kilogram bila dibandingkan antara harga penawaran tertinggi periode Kamis ini dibandingkan hasil tender periode Rabu yang saat itu tercatat sebesar Rp12.460 per kiligram. Berbeda justru melihat tender harga CPO di Pelabuhan Belawan WD, tapi harga penawaran tertinggi yang muncul justru lebih rendah Rp45 dibandingkan harga CPO periode sehari sebelumnya. Tapi secara umum, hasil tender di PT KPBN kali ini tidak memberikan perbaikan harga CPO sama sekali terkesan stagnan. Situasi ini diyakini tidak akan memberikan dampak atau kejutaan dalam perbaikan harga pembelian tandan buah segar (TBS) produksi petani sawit. Berikut ini hasil tender harga CPO per Kg di luar atau tidak termasuk PPN di PT KPBN periode pada Kamis (18/4), yakni: Belawan : Rp12.475 - WD. Harga penawaran tertinggi Rp 12.415-BEST (harga sebelumnya Rp 12.460-ACI) Dumai : Rp12.475 - WD. Harga penawaran tertinggi Rp12.465-KJA (harga sebelumnya Rp12.460-AGM) Kaltim (fob) : Tak ada kabar (harga sebelumnya Rp12.060-EUP) Talang Duku (fob) : Rp12.325-WD. Harga penawaran tertinggi Rp 12.165 - PII (sebelumnya Rp12.310 - WD. Harga penawaran tertinggi Rp 12.100-Priscolin)