Penerima
Sorotan terbaru dari Tag # Penerima
Bersama UPZ Masjid Besar Arafah, Camat Mandau Salurkan Zakat Fitrah ke 136 Penerima Manfaat
Mandau, katakabar.com - Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si., sekaligus Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Besar (DKMB) bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Besar Arafah Kecamatan Mandau, melaksanakan kegiatan pendistribusian Zakat Fitrah dan Zakat Mal yang telah terkumpul di Masjid Besar Arafah Kecamatan Mandau jelang berbuka puasa, Kamis (19/3). Ketua DKMB Masjid Besar Arafah mengucapkan terimakasih kepada seluruh Jamaah dan masyarakat yang telah mempercayai kami, yakni Masjid Besar Arafah untuk menyalurkan zakar fitrah yang telah terkumpul. Di mana totalnya 1 ton dan 360 kilogram beras, untuk dibagikan kepada 136 penerima manfaat zakat fitrah bulan Suci Ramadhan. "Kepada penerima manfaat, kenapa beras yang dapat kami salurkan? Kita harus mengikuti ajaran Rasullullah sebagaimana dijelaskan di dalam hadist, bahwasanya yang namanya zakat fitrah itu ialah berupa makanan pokok seperti beras," jelas Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si. Untuk itu, seru Camat Mandau, kepada seluruh masyarakat, salah satu solusi untuk kita menyelesaikan persoalan terutama persoalan ekonomi adalah bertaqwa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, yakni pertama kita perbaiki salat kita, dan mari kita do'akan untuk orang-orang yang telah memberikan zakat fitrahnya, serta do'a untuk diri kita yang menerima bantuan, semoga tahun depan penerima manfaatlah yang memberikan zakat fitrahnya. "Jika kita berdo'a yang baik untuk orang lain pasti kebaikan itu akan kembali kepada kita," terangnya.
Haru! Mahasiswa Penerima Beasiswa BPDP Ungkapkan Kesan di Wisuda ke XIV Poltek Kampar
Pekanbaru, katakabar.com - Suasana haru dan penuh kebanggaan selimuti acara Wisuda ke XIV Politeknik Kampar yang digelar di Hotel Furaya, Pekanbaru, Kamis (16/10) lalu. Salah satu momen berkesan datang dari sambutan Riki Prayetno, mahasiswa Program Studi Teknik Pengolahan Sawit, sekaligus penerima Beasiswa BPDP Kelapa Sawit. Dalam sambutannya, Riki menyampaikan rasa syukur dan bangga bisa menjadi bagian dari penerima beasiswa yang mendukung pendidikan vokasi di bidang kelapa sawit. Ia menilai program tersebut tidak hanya membantu meringankan beban biaya kuliah, tetapi juga membentuk mahasiswa menjadi sumber daya manusia yang siap terjun ke industri. “Melalui beasiswa BPDP ini, kami belajar tidak hanya teori, tetapi praktik nyata di lapangan. Kami belajar disiplin, kerja keras, dan tanggung jawab bekal berharga untuk kami melangkah ke dunia kerja,” kata Riki di hadapan para tamu undangan, dilansir dari laman sawitsetara.co, Sabtu sore. Riki ungkapkan rasa bangganya menempuh pendidikan di Politeknik Kampar, kampus yang menurutnya bukan hanya mengajarkan ilmu, tetapi tanamkan nilai-nilai kejujuran, empati, dan semangat berinovasi. Ia menceritakan bagaimana keberagaman mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia mengajarkan arti toleransi dan persaudaraan. “Kami datang dari Aceh hingga Papua, tapi kami menjadi satu keluarga yang saling menguatkan. Di sini kami belajar arti kerja sama dan saling menghargai perbedaan,” ceritanya. Di kegiatan itu, Riki mewakili seluruh wisudawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh civitas akademika Politeknik Kampar atas dedikasi dan bimbingan selama masa studi. Ia menuturkan apresiasi mendalam kepada orang tua dan keluarga yang selalu memberikan doa dan dukungan. “Setiap langkah kami hari ini adalah hasil dari keringat, doa, dan cinta orang tua kami. Semoga kebanggaan ini menjadi hadiah kecil untuk perjuangan mereka,” imbuhnya haru. Riki sampaikan kebanggaannya karena telah diterima mengikuti program training di PT Triputra Agro Persada Tbk melalui kegiatan Campus Hiring yang diadakan oleh Politeknik Kampar. Hal ini, sebutnya, menjadi bukti nyata lulusan Politeknik Kampar dipercaya oleh dunia industri. “Kami bangga menjadi bagian dari Politeknik Kampar, kampus vokasi yang konsisten mencetak sumber daya manusia unggul, inovatif, dan berkarakter,” terangnya. Menutup sambutannya, Riki berpesan kepada seluruh rekan wisudawan agar terus bersemangat dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta bangsa Indonesia. Ia menegaskan wisuda bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab baru.
Lulus Studi 386 dari Total 1.055 Penerima Beasiswa Sawit Kuliah di Polkam
Pekanbaru, katakabar.com - Politeknik Kampar atau Polkam terus tunjukkan komitmennya cetak sumber daya manusia atau SDM unggul di sektor perkebunan kelapa sawit. Polkam sejak resmi menjadi mitra program Beasiswa Sawit pada 2019 lalu, kampus vokasi ini telah menampung 1.055 mahasiswa penerima beasiswa hingga tahun akademik 2025. Direktur Politeknik Kampar, Nina Veronika mengutarakan, dari jumlah tersebut, sebanyak 386 mahasiswa telah berhasil selesaikan studi, sedang total 674 mahasiswa masih aktif mengikuti perkuliahan. "Beasiswa Sawit ini benar-benar memberikan kesempatan luas bagi anak-anak petani sawit, pekerja di sektor sawit, maupun masyarakat sekitar perkebunan untuk menempuh pendidikan tinggi. Politeknik Kampar merasa bangga bisa menjadi bagian dari program strategis nasional ini," kata Nina, dilansir dari laman RA, Sabtu (13/9) sore. Cerita Nina, sejak tahun pertama jadi mitra, jumlah penerima beasiswa di Politeknik Kampar terus bertambah signifikan. Rinciannya 2019 sebanyak 90 mahasiswa, 2020 sebanyak 75 mahasiswa, 2021 sebanyak 80 mahasiswa. Terus, 120 mahasiswa di tahun 2022, 180 mahasiswa pada 2023, 270 mahasiswa di tahun 2024, dan menurun pada 2025 menjadi 240 mahasiswa. Penurunan jumlah penerima beasiswa di tahun 2025 ini terjadi lantaran kampus yang menjadi mitra beasiswa sawit bertambah signifikan. Nina menyebutkan, sebagian besar mahasiswa di Politeknik Kampar merupakan penerima beasiswa sawit, dengan persentase antara 71 persen hingga 94 persen setiap tahun. Ini menunjukkan program Beasiswa Sawit mampu menarik minat generasi muda untuk melanjutkan pendidikan di bidang yang relevan dengan industri sawit. Masih Nina, mahasiswa penerima Beasiswa Sawit mendapatkan perlakuan akademik yang sama dengan mahasiswa reguler. Perbedaan hanya terletak pada dukungan finansial serta pendampingan administratif yang diberikan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS. "Dengan adanya dukungan ini, mahasiswa bisa lebih fokus belajar tanpa terbebani masalah biaya, sementara Politeknik Kampar juga memastikan kualitas pembelajaran tetap terjaga," ucap Nina.
Wow! Penerima Beasiswa Sawit 2025 Asal dari Riau 25 Persen Lebih
Pekanbaru, katakabar.com - Provinsi Riau catat prestasi membanggakan dj program Beasiswa Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit atau SDMPKS tahun 2025. Di mana, dari total kuota nasional 4.000 orang, Riau sumbang sebanyak 1.068 penerima atau lebih dari 25 persen. Beasiswa ini diberikan kepada anak-anak petani sawit, pekerja di sektor kelapa sawit, serta sejumlah kalangan lainnya. Dengan diterimanya total 25 persen asal Riaudiharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perkelapasawitan khususnya Riau, dan umumnya Indonesia. Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau, H Suher sambut baik pencapaian tersebut. Menurutnya, angka ini membuktikan besarnya semangat generasi muda Riau untuk melanjutkan pendidikan di sektor perkebunan. "Riau di antara daerah penghasil sawit terbesar di Indonesia. Wajar jika kontribusi penerima beasiswa dari Riau juga sangat besar. Kami bangga anak-anak petani sawit di Riau semakin banyak yang melanjutkan pendidikan tinggi dengan dukungan program ini," ujar Suher, dilansir dari laman RA, Rabu (10/9). Kata Suher, program ini sangat strategis untuk menyiapkan generasi muda sawit yang lebih kompeten, terutama dalam menghadapi tantangan industri global. "Kami berharap anak-anak penerima beasiswa bisa kembali mengabdi di daerahnya dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan perkebunan sawit rakyat," tegasnya.
Pemkab Bengkalis Umumkan Penerima Beasiswa 2024, Bupati Bengkalis Tepati Janji!
Bengkalis, katakabar.com - Bupati Bengkalis, Kasmarni tepati janji! Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bengkalis umumkan penerima beasiswa tahun 2024. Pengumuman tersebut sesuai janji Bupati Bengkalis untuk tetap mengakomodir pembiayaan Beasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu dari Studi Diploma 3 hingga Strata 3 di tahun 2024 lalu. Kini Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Bengkalis, mengumumkan nama-nama yang dinyatakan lulus verifikasi untuk mendapatkan beasiswa. Pengumuman ini dikeluarkan pada Senin, 2 Juni 2025, ditandatangani langsung Bupati Bengkalis, Kasmarni, dengan nomor surat 400.3.1/215/Ksr/2025. Surat pengumuman tersebut sebagai tindak lanjut dari Surat Keputusan Bupati Bengkalis Nomor 712/KPTS/XII/2024 tanggal 31 Desember 2024 tentang penetapan nama-nama penerima beasiswa berprestasi maupun kurang mampu. Untuk melihat dan mengetahui secara langsung nama-nama yang ditetapkan sebagai penerima beasiswa pada tahun 2024 ini, dapat mengunduh (klik) link bawah ini.
Mahasiswa BUN UNRI Wujudkan Hidup Sehat di Panti Asuhan Nur Rahmat Illahi
Pekanbaru, katakabar.com - Yayasan Daerah Untuk Negeri (DUN) lewat penerima Beasiswa Untuk Negeri (BUN) Universitas Riau (UNRI) taja kegiatan Aksi Bersama Wujudkan Hidup Sehat di Panti Asuhan Nur Rahmat Illahi, Minggu (23/2) lalu. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak panti terhadap pentingnya kesehatan dan kebersihan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan dibuka Risma Yeni sekitar pukul 09.00 WIB, dilanjutkan sambutan dari pengurus panti, Marlinda. Cerita Merlinda, Panti Asuhan Nur Rahmat Illahi telah berdiri tiga tahun lamanya, dan berharap mahasiswa dapat berbagi ilmu dengan anak-anak panti. "Panti asuhan ini sudah berdiri tiga tahun lamanya. Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang telah melaksanakan program ini di panti kami. Semoga kegiatan ini bermanfaat," ujar Marlinda. Dosen dari Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Riau, Dr. Tantri Puspita Yazid, M.I.Kom dan Sesdia Angela S.Sos, M.I.Kom turut hadir di acara itu. Kata Sesdia Angela penting komunikasi persuasif membentuk perilaku hidup bersih dan sehat pada anak. Di sesi diskusi, dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Riau, Dr. Tantri Puspita Yazid, M.I.Kom menekankan peran komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan, komunikasi yang baik dapat meningkatkan kesadaran akan kesehatan, membangun hubungan sosial yang lebih baik, serta membantu memahami informasi kesehatan dengan lebih efektif.
Ini Peluang Emas, Penerima Beasiswa SDM Sawit Manfaatkan Dengan Baik
Pekanbaru, katakabar.com - Wakil Direktur III Politeknik Kampar, Muhammad Ridwan berharap para penerima beasiswa didominasi m anak-anak pekebun kelap sawit tidak sia-siakan kesempatan dan peluae emas ini. "Saya berharap anak-anak dapat menyelesaikan kuliah dengan baik. Ini amanah dari masyarakat dan petani siberikan kesempatan kuliah dan bersaing dengan ribuan pendaftar," ujar Ridwan dilansir dari laman elaeis.co, pada Kamis (31/8). Harapannya kata Ridwan lagi, anak-anak penerimaan beasiswa menjalankan perkuliahan dengan baik dan bersungguh-sungguh menimba ilmu. "Banyak yang sangat berharap lulus beasiswa BPDPKS ini. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan yang sudah diberikan," imbaunya. "Tinggal fokus belajar saja, mendapatkan ilmu yang banyak, nilai yang bagus, tanpa memikirkan biaya apapun," tegasnya. Diketahui, sebanyak 2.000 orang penerima beasiswa SDM kelapa sawit dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian bantuan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) di tahun 2023 ini. Mereka menempuh pendidikan secara gratis di 13 lembaga pendidikan vokasi di sejumlah daerah di Indonesia. Politeknik Kampar (Polkam) menjadi salah satu lembaga pendidikan masih dipercaya untuk menciptakan generasi penerus yang unggul. Pada 2023 ini, kampus yang berada di Kota Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau mendapatkan kuota sebanyak 180 orang mahasiswa.
Calon Mahasiswa Beasiswa SDM Sawit Dinyatakan Lulus Jangan Mundur
Jakarta, katakabar.com - Calon mahasiswa beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) kelapa sawit yang dinyatakan lulus jangan mundur. Soalnya, mahasiswa penerima beasiswa SDM kelapa sawit dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian dibiayai Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), dapat pendanaan penuh kuliah di 13 lembaga pendidikan di Indonesia dengan fokus ilmu tentang kelapa sawit. "Mahasiswa penerima beasiswa SDM kelapa sawit dapat pendanaan penuh kuliah di 13 lembaga pendidikan di Indonesia dengan fokus ilmu tentang kelapa sawit,' kata Direktur Perlindungan Perkebunan Ditjenbun, Hendratmojo Bagus Hudoro dilansir dari laman elaeis.co, pada Jumat (25/8). Dijelaskan Bagus, saat ini lagi proses konfirmasi oleh lembaga pendidikan kepada para peserta yang lulus. Untuk itu pihaknya mengantisipasi dan mewanti-wanti kalau ada peserta saat dikonfirmasi ternyata mengundurkan diri. Bercermin dari tahun-tahun sebelumnya, ada sejumlah peserta yang mengundurkan diri disebabkan telah diterima di sejumlah perguruan tinggi lain atau alasan lainnya. "Pelaksanaannya sama dengan proses reguler. Kita tidak tahu, apakah anak-anak ada yang mendaftar di kampus lain secara reguler atau tidak," ulasnya. Harapannya, total 2000 orang calon mahasiswa yang dinyatakan lulus menerima beasiswa penuh dari BPDPKS tidak ada yang mengundurkan diri tahun 2023 ini. "Kita berharap tidak ada yang mengundurkan diri. Apalagi mereka mendaftar itu, artinya sudah siap untuk mengikuti proses perkuliahan," tegasnya. Target yang ditetapkan hendaknya terpenuhi. Kita tidak memaksa, bila bersangkutan mengundurkan diri. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kita sudah siapkan kuota cadangan sebanyak 800 orang calon penerima, timpalnya.