Penyeludupan
Sorotan terbaru dari Tag # Penyeludupan
Polres Kepulauan Meranti Berhasil Ungkap Kasus Penyeludupan Ribuan Burung Kacer
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor atau Polres Kepulauan Meranti gelar press release pengungkapan kasus penyelundupan satwa liar jenis Burung Kacer atau Copsychus saularis sebanyak 1.680 ekor di Perairan Tanjung Kulim Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (8/5) pagi. Kegiatan berlangsung di Ruangan Rupatama Tantya Sudhirajati Polres Kepulauan Meranti Jalan Raya Gogok Darussalam, dihadiri Kapolres Meranti, Dokter Hewan Balai Karantina, Muhammad Genta Indora, Kasi Humas, Raden Surtika, Kasat Polairud, Iptu Abdul Roni,S.H, Kasat Intelkam Iptu Roly Irvan, S.H., M.H. serta wartawan Kabupaten Kepulauan Meranti. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi menyampaikan, Tim Patroli Satpolair Pores Meranti mendapatkan informasi, Rabu (7/5) sekitar pukul 00.30 WIB ada penyelundupan Satwa liar jenis Burung Kacer asal Malaysia menuju Pelabuhan Tanjung Buton, Siak. "Pada pukul 01.05 WIB saat tim melakukan patrol di perairan Tanjung Kulim, Merbau ada melihat Speed Pancung melaju kencang yang di duga digunakan oleh pelaku penyelundupan," ujarnya. Selanjutnya, kata Kapolres Kepulauan Meranti, tim segera melakukan pengejaran, dan pukul 01.18 WIB Tim berhasil menghentikan Speed Pancung tersebut dan setelah dilakukan pengecekan ditemukan dua orang pelaku beserta ratusan keranjang yang berisikan burung kacer dalam kondisi hidup. "Setelah diinterogasi pelaku mengakui bahwa burung kacer tersebut di jemput (overskip) oleh pelaku di perairan Muntai, Bengkalis dari orang yang tidak pelaku kenal yang berasal dari Negara Malaysia dengan menggunakan speed Pancung dengan mesin 65 PK merk Yamaha yang selanjutnya akan dibawa pelaku menuju Pelabuhan Tanjung Buton, Siak," jelasnya. Barang bukti, lantunya, berupa satu unit speed pancung bermesin 65 PK merk Yamaha dan sebanyak 1.680 ekor burung kacer dalam kondisi hidup. Berdasarkan hasil temuan tersebut tim mengamankan Barang Bukti berserta dua orang terduga pelaku ke Kantor Unit Patroli Satpolair Poles Kepulauan Meranti guna dilakukan proses penyelidikan.