Peradaban

Sorotan terbaru dari Tag # Peradaban

Hidupkan Kembali Jejak Peradaban: Penguatan Hubungan Budaya Indonesia India di New Delhi Internasional
Internasional
Jumat, 12 Desember 2025 | 13:47 WIB

Hidupkan Kembali Jejak Peradaban: Penguatan Hubungan Budaya Indonesia India di New Delhi

Jakarta, katakabar.com - Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, kunjungan kenegaraan ke India sempena perayaan Hari Republik India ke 76 menjadi momentum penting mempererat hubungan bilateral kedua negara. Dalam kesempatan ini, Menteri Kebudayaan Indonesia, Fadli Zon mewakili Indonesia dalam penandatanganan Program Pertukaran Budaya (Cultural Exchange Program) 2025–2028 bersama Menteri Kebudayaan India, Shri Gajendra Singh Shekhawat. Program tersebut memperluas kerja sama di bidang seni, konservasi, sejarah, museum, film, serta pertukaran pemuda, melanjutkan relasi budaya yang telah terjalin sejak 1955. Di tengah berbagai kerjasama kebudayaan yang berlangsung, salah satu kegiatan yang turut menandai kedekatan historis kedua negara adalah penyerahan replika Prasasti Tembaga Nalanda kepada delegasi Kementerian Kebudayaan Indonesia. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang diadakan selama penyelenggaraan UNESCO IGC 20th Committee Meeting. Penyerahan Replika Prasasti Tembaga Nalanda Pada 9 Desember 2025, Kementerian Kebudayaan Pemerintah India menyerahkan replika Prasasti Tembaga Nalanda kepada pejabat senior Kementerian Kebudayaan Indonesia dalam sebuah upacara resmi di National Museum, New Delhi. Meskipun bukan kegiatan utama dari kunjungan Presiden, acara ini menghadirkan nilai simbolis yang kuat, karena mengangkat kembali hubungan intelektual dan spiritual yang telah terjalin antara Nalanda Mahavihara dan Suvarnadvipa (Sumatra) sejak abad ke 9. Replika tersebut akan dipamerkan di Museum Muarajambi, memperkaya koleksi yang menegaskan keterhubungan warisan sejarah Indonesia dan India. National Museum, New Delhi, dan dipimpin oleh DGNM Sh. Gurmeet Chawala sebagai tuan rumah. Acara ini dihadiri oleh sejumlah delegasi, antara lain Sh. Prashant Agarwal selaku Additional Secretary (South MEA), Smt. Lily Pandeya sebagai Joint Secretary Culture India, serta Sh. Raden Usman Effendi, Director of Cultural Diplomacy dari Kementerian Kebudayaan Indonesia. Dalam sambutannya, tuan rumah menegaskan bahwa Prasasti Tembaga Nalanda merupakan salah satu bukti sejarah terpenting yang menunjukkan bahwa hubungan Indonesia–India tidak hanya terbangun melalui kerja sama modern, tetapi berakar pada hubungan kuno yang kaya nilai intelektual dan spiritual. Sejarah Prasasti Tembaga Nalanda Prasasti Tembaga Nalanda berasal dari Kekaisaran Pala (sekitar 860 M) dan dikeluarkan oleh Raja Devapaladeva. Dokumen ini mencatat pemberian lima desa kepada Nalanda Mahavihara untuk mendukung kegiatan para bhikkhu dan penulisan teks-teks ajaran Buddha. Pemberian ini merupakan respons terhadap permintaan Maharaja Balaputra Deva dari Suvarnadvipa (Sumatra), yang mengirimkan duta untuk memperkuat hubungan pendidikan dan spiritual antara Nusantara dan India. Prasasti ini merupakan bukti langsung dari jejaring intelektual Asia pada masa itu. Prasasti asli kini dipamerkan di National Museum India sebagai salah satu koleksi paling berharga. Prasasti ini ditulis menggunakan aksara Eastern Nagari atau Siddhamatrika dalam bahasa Sanskrta. Pada bagian atasnya terdapat segel dharmachakra yang diapit dua rusa, simbol penting dalam ajaran Buddha. Prasasti diterbitkan dari kawasan Madgagiri atau Monghyr pada masa itu. Isi prasasti menyebutkan bahwa Raja Devapaladeva memberikan lima desa Nandivanaka, Manivataka, Natika, Hastigrama, dan Palamaka kepada Nalanda Mahavihara sebagai dukungan bagi para bhikkhu dan kegiatan penulisan naskah-naskah dharma. Dokumen ini juga memuat nama Balavarmman, utusan dari Suvarnadvipa yang menjalankan misi diplomatik atas permintaan Maharaja Balaputra Deva. Prasasti bertanggal hari ke 21 bulan Kartika pada tahun ke 39 pemerintahan Raja Devapaladeva. Warisan Kuno Menguatkan Kolaborasi Masa Kini Penyerahan replika Prasasti Tembaga Nalanda pada 9 Desember 2025 bukti menambah kedalaman makna dari rangkaian kegiatan budaya Indonesia–India tahun ini. Kehadiran replika tersebut di Museum Muarajambi kelak akan menjadi pengingat bahwa hubungan kedua negara berakar pada interaksi peradaban yang panjang dan bahwa kerja sama masa kini dibangun di atas fondasi warisan sejarah yang kokoh.

Hadir di Minerba Convex 2025, MIND ID Perkuat Transformasi Industri Bagi Peradaban Nasional
Nasional
Minggu, 19 Oktober 2025 | 10:00 WIB

Hadir di Minerba Convex 2025, MIND ID Perkuat Transformasi Industri Bagi Peradaban

Jakarta, katakabar.com - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung transformasi industri sebagai fondasi bagi peradaban masa depan. Semangat tersebut diwujudkan melalui partisipasi MIND ID dalam Minerba Convex 2025, di mana perusahaan menghadirkan konsep booth interaktif bertajuk “Transformining". Booth MIND ID dirancang untuk mengajak pengunjung melintasi perjalanan panjang kontribusi yang dihasilkan sektor pertambangan bagi transformasi industrialisasi dunia. MIND ID mengajak audiens menelusuri perubahan besar yang terjadi dari teknologi sederhana menuju teknologi modern, yang kini menjadi jantung penggerak berbagai aktivitas peradaban manusia. Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menyampaikan kehadiran MIND ID di Minerba Convex 2025 bukan sekadar pameran, melainkan cara untuk mengedukasi publik tentang peran mendasar sektor pertambangan dalam peradaban modern. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa setiap kemudahan dan kemajuan teknologi yang dirasakan hari ini tidak lepas dari dukungan sektor mineral pertambangan. Dari kabel tembaga, energi batu bara hingga aluminium yang ringan dan kuat, semuanya adalah wujud nyata kontribusi industri tambang bagi peradaban,” ujar Pria di sela acara Minerba Convex 2025, Rabu (15/10) lalu. Adapun, konsep booth MIND ID dibagi ke dalam empat zona tematik yang merepresentasikan perjalanan transformasi peradaban. Zona pertama, “Connect the World”, menggambarkan transformasi komunikasi dari telepon kaleng sederhana menuju konektivitas global melalui smartphone modern. Di zona ini, pengunjung diajak merasakan betapa mineral seperti aluminium, tembaga, nikel, timah, dan grafit berperan penting dalam membentuk era digital saat ini. Zona kedua, “Power of Transformation”, menampilkan pergeseran energi dari batu bara menuju sumber energi berkelanjutan. Pengunjung dapat berinteraksi dengan miniatur kereta, di mana “dummy batu bara” menjadi simbol awal peradaban industri yang kini berkembang menuju energi bersih. Pembakaran batu bara saat ini, dapat menghasilkan energi yang lebih besar dengan emisi gas rumah kaca yang dengan lebih rendah. Zona ketiga, “Write the Future”, merekam perubahan dari mesin ketik menuju kecerdasan digital. Dengan menyentuh touchpad, pengunjung dapat melihat merasakan bagaimana teknologi digital mempercepat dan mempermudah penyampaian penyusunan, penyampaian, hingga pengolahan informasi. Zona terakhir, “Light the Life & Move the Future”, menghadirkan perjalanan transisi sumber energi menjadi lebih ramah lingkungan. Simulasi perbedaan antara mobil konvensional dan mobil listrik menegaskan arah masa depan industri yang lebih hijau dan efisien. Pria menegaskan MIND ID melihat transformasi industri bukan sekadar perubahan teknologi, melainkan perubahan peradaban manusia yang merupakan dukungan krusial dari mineral tambang. Mineral pertambangan mulai dari bauksit, tembaga, nikel, timah, hingga batu bara akan terus menjadi tulang punggung bagi kelanjutan transformasi industrialisasi masa depan.

Dari Kemerdekaan Menuju Peradaban: PKC PMII Riau Tasyakuran 80 Tahun RI Merdeka Riau
Riau
Kamis, 04 September 2025 | 18:00 WIB

Dari Kemerdekaan Menuju Peradaban: PKC PMII Riau Tasyakuran 80 Tahun RI Merdeka

Pekanbaru, katakabar.com - Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PKC PMII Riau gelar kegiatan Tasyakuran 80 Tahun Indonesia Merdeka usung tema “Dari Kemerdekaan Menuju Peradaban: PMII Riau dalam Langkah Kaderisasi dan Konsolidasi Organisasi”. Kegiatan yang berlangsung pada 31 Agustus 2025 lalu ini jadi momentum refleksi kebangsaan, sekaligus ajang konsolidasi kader PMII di Provinsi Riau. Acara diisi dengan doa bersama, tausiyah kebangsaan, serta diskusi peran PMII memperkuat kaderisasi dan menjaga komitmen keislaman serta keindonesiaan di tengah dinamika zaman. Rachdinal Nugraha, Wakil Ketua II Bidang Eksternal PKC PMII Riau sampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang mendukung, khususnya BRK Syariah. “Kami ucapkan terima kasih kepada BRK Syariah yang telah memberikan dukungan penuh pelaksanaan Tasyakuran 80 Tahun Indonesia Merdeka ini. Dukungan ini menjadi bagian penting bagi PMII Riau dalam memperkuat kaderisasi dan konsolidasi organisasi. "Semoga sinergi ini terus berlanjut demi terwujudnya generasi bangsa yang berdaya saing dan berkarakter,” harap Rachdinal.

Sosialisasi MediaMIND ITB, Pastikan Manfaat Kekayaan Mineral Bagi Peradaban Indonesia Nasional
Nasional
Senin, 25 Agustus 2025 | 10:00 WIB

Sosialisasi MediaMIND ITB, Pastikan Manfaat Kekayaan Mineral Bagi Peradaban Indonesia

Jakarta, katakabar.com - PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID gelar sosialisasi pertama MediaMIND 2025 di Institut Teknologi Bandung (ITB) di Bandung pada Rabu (20/8). Acara yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa, publik, dan media massa daerah Bandung ini menjadi kesempatan untuk menggali data dan informasi yang lebih dalam terkait sektor pertambangan dan manfaat yang dihasilkannya. Direktur Kemahasiswaan ITB Muhamad Insanu menyambut baik sosialisasi MediaMIND 2025 yang digelar MIND ID di kampus ITB. Menurutnya, sosialisasi ini diminati para ratusan mahasiswa untuk mendapatkan informasi lebih dalam dan terkini seputar sektor pertambangan. Dia menyampaikan, MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia memiliki berbagai inisiatif strategis yang mampu menjadi bahan pembelajaran bagi mahasiswa ITB. Para mahasiswa ITB akan bersemangat dalam mengisi lomba dengan mengirimkan karya yang berisikan pemikiran bernas. “Teman-teman mahasiswa itu masih sangat fresh dengan ide dan tulisannya. Mereka mampu melihat dan menyampaikan inovasi-inovasi yang kadang tidak terpikirkan sebelumnya,” katanya. Department Head of Corporate Communication MIND ID, Pratiwa Dyatmika mengapresiasi antusiasme dari mahasiswa, publik, dan media pada sosialisasi pertama MediaMIND 2025. Dalam kesempatan tersebut, Pratiwa menyampaikan, pertambangan ditujukan untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat dan membangun peradaban masa depan Indonesia. Selain itu, upaya untuk mengoptimalkan kekayaan alam juga dibarengi dengan berbagai program keberlanjutan yang mampu menjaga lingkungan serta kekayaan sosial yang dimiliki masyarakat Indonesia. Pratiwa mencontohkan, pertambangan batu bara di Ombilin yang sudah ditiadakan sejak tahun 2016. Dengan program pasca tambang yang dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan, warisan tambang batu bara di Ombilin masuk dalam daftar kekayaan adat UNESCO pada 2019. Masyarakat Ombilin semakin mandiri dalam membangun ekonomi, dan kekayaan adat budayanya, sehingga mampu menarik banyak wisatawan bagi daerahnya. "Kami konsisten mengoptimalkan sumber daya alam ini dengan mengelola dan meningkatkan nilai tambahnya. Dan tentunya diikuti dengan berbagai program keberlanjutan, agar memastikan manfaat tambang tetap dirasakan oleh masyarakat setelah operasional tambang, seperti di Ombilin," jelasnya.