PWMOI Jalin Sinergi dan Kolaborasi dengan PLN Sambut Bulan Ramadhan Riau
Riau
Senin, 26 Januari 2026 | 23:00 WIB

PWMOI Jalin Sinergi dan Kolaborasi dengan PLN Sambut Bulan Ramadhan

Pekanbaru, katakabar.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Provinsi Riau jalin silaturahmi dan audiensi dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau (UIDRKR). Di pertemuan silaturahmi dan diskusi bersama di Cafe Kimteng, Arengka, Pekanbaru, sebagai upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi menjelang bulan suci Ramadhan, Senin (26/1). Ketua DPW PWMOI Riau, Rio Kasairy, mengatakan pertemuan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara insan pers dan PLN sekaligus membahas berbagai isu terkait pelayanan kelistrikan di wilayah Riau dan Kepulauan Riau. “Kegiatan ini bentuk silaturahmi dan audiensi agar kita saling mengenal. Banyak hal yang dibahas, mulai dari permasalahan di lapangan hingga program-program PLN,” ujar Rio. Menurut Rio, menjelang bulan Ramadhan biasanya terjadi peningkatan konsumsi listrik di masyarakat, sehingga diperlukan peran media dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada publik. “Hal-hal seperti ini penting untuk disampaikan kepada masyarakat agar mereka memahami kondisi kelistrikan dan berbagai upaya yang dilakukan PLN,” tambahnya. Rio berharap melalui pertemuan tersebut, PWMOI dan PLN dapat terus bersinergi menyampaikan informasi yang akurat dan konstruktif kepada masyarakat. Di kegiatan sama, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIDRKR, Syaepul Hanan, mengapresiasi kehadiran PWMOI sebagai mitra strategis dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat. “Media adalah mitra strategis PLN dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat, terlebih wilayah kerja kami mencakup Riau dan Kepulauan Riau yang cukup luas,” ucap Hanan. Hanan menyampaikan, menjelang Ramadhan kondisi pasokan listrik di wilayah UIDRKR dalam keadaan aman dan surplus. PLN juga terus melakukan pemeliharaan jaringan guna memastikan keandalan pasokan listrik. “Saat ini sistem kelistrikan sudah terinterkoneksi dari Aceh hingga Lampung, sehingga kami optimistis pasokan listrik selama Ramadhan dalam kondisi aman,” ujarnya. Ia berharap sinergi antara PLN dan PWMOI dapat terus terjalin agar informasi terkait kelistrikan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Di pertemuan tersebut, dari PWMOI turut hadir Sekretaris DPW Zul Iman, Bendahara DPW Nurhayati, Wakil Ketua DPW Sampir, Humas DPW Hendra Saputra, Sekretaris Bidang OKK Sadrial, Ketua Bidang Ekonomi Tati, serta Sekretaris Bidang Infokom dan IT Azriel. Sementara dari PLN hadir Assistant Manager Keuangan dan Umum UP3 Pekanbaru David Sibarani, Tim Leader Administrasi dan Umum UP3 Pekanbaru Rivad, serta Ade selaku Humas PLN UIDRKR.

PLN Serahkan Bantuan Air Bersih di Kepulauan Meranti, H Asmar Minta Tambahan 100 Titik Sumur Bor Riau
Riau
Jumat, 14 November 2025 | 12:54 WIB

PLN Serahkan Bantuan Air Bersih di Kepulauan Meranti, H Asmar Minta Tambahan 100 Titik Sumur Bor

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti terima bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), berupa penyediaan air bersih dari PT PLN (Persero) UIP Sumatera Bagian Tengah. Serah terima berlangsung di Kantor Desa Banglas, Jumat (14/11). Kegiatan penyerahan bantuan dipimpin langsung Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, turut dihadiri Senior Manager P2K PT PLN (Persero) UIP Sumbagteng, unsur Dinas PUPR, Dinas Kominfo, Camat Tebing Tinggi, serta para undangan. Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN, Osta Melano, menjelaskan program TJSL bertajuk “Menjaga Air untuk Bumi yang Tangguh” wujud komitmen PLN dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. “Air adalah sumber kehidupan. Tanpa air tidak ada pertanian, kesehatan, dan keberlanjutan kehidupan itu sendiri,” kata Osta Melano. Ia memaparkan, PLN telah membangun 10 titik sumur bor dan 2 unit MCK yang tersebar di 8 desa dan kelurahan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Fasilitas tersebut mencakup 620 penerima manfaat. Keberadaan sarana air bersih ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan, kebersihan lingkungan, serta kenyamanan siswa di sekolah yang menjadi lokasi pembangunan MCK. Program ini ujarnya, menjadi kontribusi PLN dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke 6, yakni penyediaan air bersih dan sanitasi layak. “Semoga pembangunan 10 titik sumur bor ini dapat membantu mengatasi persoalan air bersih, khususnya di wilayah gambut yang selama ini menghadapi tantangan kualitas air,” harapnya. Bupati Kepulauan Meranti, Asmar Apresiasi PLN, Usulkan Penambahan 100 Titik Sumur Bor. Ia sampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan PLN UIP Sumbagteng. Menurutnya, penyediaan fasilitas air bersih sangat penting bagi masyarakat yang menghadapi kesulitan akses air atau terdampak kekeringan. “Bantuan ini sangat membantu masyarakat. Ini bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan anggaran daerah,” tegasnya. H Asmar berharap pemerintah desa, dan masyarakat dapat merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya berkelanjutan. Ia mendorong pembentukan kelompok pengelola untuk memastikan operasional dan pemeliharaan sumur bor berjalan baik. Di kegiatan itu, Bupati turut mengusulkan agar PLN menambah jumlah titik sumur bor pada program berikutnya. “Terima kasih kepada PLN UIP SBT atas 10 titik sumur bor yang diberikan. Ke depan, kami berharap PLN dapat membantu hingga 100 titik sumur bor untuk menjangkau lebih banyak wilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti,” ucapnya. Ia mengajak perusahaan lain yang beroperasi di Meranti untuk berpartisipasi aktif menjalankan program TJSL pada berbagai sektor demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi untuk Kepulauan Meranti Lebih Baik Program TJSL penyediaan air bersih dari PLN menjadi bukti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat.

PLN dan IWO Riau Kolaborasi Bantu Nurjanah Penderita Tumor Asal Inhil Riau
Riau
Rabu, 05 November 2025 | 16:00 WIB

PLN dan IWO Riau Kolaborasi Bantu Nurjanah Penderita Tumor Asal Inhil

Tembilahan, katakabar.com - Wujud kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan melalui kolaborasi antara Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Riau dan PLN ULP Tembilahan. Kedua pihak bersama-sama salurkan bantuan uang tunai sebesar Rp3 juta untuk Nurjanah 19 tahun, seorang remaja asal Desa Teluk Kelasa, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, yang tengah berjuang melawan penyakit tumor di bagian perut. Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua Pengurus Wilayah IWO Provinsi Riau, Muridi Susandi, bersama Manajer PLN ULP Tembilahan, Sabur Januardi, di RSUD Tembilahan, tempat Nurjanah menjalani perawatan. Dana bantuan berasal dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, lembaga sosial di bawah PLN yang menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, serta sedekah karyawan. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga Nurjanah. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa insan media dan PLN bisa berjalan beriringan dalam menebar kebaikan,” ujar Muridi Susandi usai menyerahkan bantuan, Selasa (5/11). Sementara, Sabur Januardi menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). “Melalui YBM PLN, kami berupaya hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga Nurjanah diberi kesembuhan dan keluarga tetap tabah menghadapi ujian ini,” jelasnya. Nurjanah, gadis kelahiran 13 Juli 2006 silam itu, kini hanya bisa berbaring lemah di ruang perawatan. Sang ibu, Siti Hajrah, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian dari berbagai pihak, terutama bantuan dari PLN dan IWO Riau. “Kami tidak menyangka masih banyak orang baik yang peduli. Bantuan ini sangat berarti untuk kebutuhan sehari-hari selama di rumah sakit,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca. Ayah Nurjanah, Kaban, sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan tidak menentu. Meski biaya pengobatan sebagian ditanggung BPJS Kesehatan, keluarga tetap kesulitan menutupi biaya transportasi dan kebutuhan selama menjaga di rumah sakit. Kolaborasi PLN dan IWO Riau ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut berperan dalam aksi-aksi kemanusiaan, terutama membantu masyarakat kurang mampu di pelosok daerah.

Pemkab Kepulauan Meranti dan PLN Tambah 8 MW Daya Listrik, H Asmar: Insya Allah Tak Ada Lagi Listrik Padam Riau
Riau
Senin, 03 November 2025 | 15:13 WIB

Pemkab Kepulauan Meranti dan PLN Tambah 8 MW Daya Listrik, H Asmar: Insya Allah Tak Ada Lagi Listrik Padam

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti bersama PT PLN (Persero) menegaskan komitmen bersama untuk mengatasi krisis listrik selama ini dikeluhkan masyarakat. Di pertemuan antara Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, dengan General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepri, Joni, disepakati adanya penambahan daya sebesar 8 megawatt (MW) yang akan segera beroperasi di Kota Selatpanjang. Pertemuan berlangsung di Ruang Melati Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Senin (3/11/2025), dihadiri jajaran asisten daerah, perwakilan Dinas Perhubungan, serta rombongan PLN dari Provinsi Riau dan Dumai. PLN Siapkan Tambahan Mesin 8 MW General Manager PLN UID Riau dan Kepri, Joni, menjelaskan peningkatan pasokan listrik ini merupakan bagian dari program jangka pendek PLN untuk memperkuat sistem kelistrikan di Kepulauan Meranti. “Saat ini beban puncak di Selatpanjang mencapai sekitar 12 MW, sementara kemampuan mesin masih pas-pasan. Kami sudah melakukan koordinasi agar dalam waktu dekat ada penambahan delapan unit mesin dengan kapasitas 6 MW,” jelasnya. Menurut Joni, dua unit mesin baru telah tiba di lokasi dan sedang dalam proses pemasangan instalasi kabel serta pipa bahan bakar. Empat unit tambahan lainnya akan dikirim secara bertahap, sehingga total tambahan daya mencapai 8 MW dalam 45 hari ke depan. “Insya Allah pada bulan Desember nanti kita akan tambah lagi 2 MW di PLTW. Jadi total kapasitas yang tersedia di Selatpanjang mencapai 20 MW. Dengan beban puncak 12 MW, kita akan memiliki cadangan daya yang cukup kuat,” tambahnya. Selain itu, PLN menyiapkan mesin baru di sejumlah kecamatan yang masih mengalami defisit listrik hingga 100 kW. Joni menuturkan, ke depan PLN akan membangun jaringan kabel laut dari Siak menuju Gogok pada tahun 2028. Jaringan ini akan menjadi transmisi utama yang menghubungkan Kepulauan Meranti dan Tanjung Balai Karimun dengan sistem kelistrikan Sumatera secara menyeluruh. Permasalahan Listrik Murni Kerusakan Mesin Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut baik langkah cepat PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan di daerahnya. Ia menegaskan bahwa Pemkab siap memberikan dukungan penuh, termasuk dalam hal pengamanan instalasi dan distribusi mesin pembangkit. “Saya sudah dapat laporan dari Pak Wakil, empat unit mesin sudah tiba dan segera beroperasi. Kita akan bantu pengamanannya bersama Dishub dan Polres agar proses ini berjalan lancar,” ucap H Asmar. Ia menegaskan permasalahan listrik di Kepulauan Meranti murni disebabkan kerusakan mesin, bukan faktor lain seperti manipulasi atau provokasi. Ia berharap masyarakat memahami situasi tersebut dan turut mendukung langkah-langkah perbaikan yang sedang dilakukan PLN. H Asmar mengungkapkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)di Pulau Rangsang, hasil kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Prancis. Proyek tersebut diklaim akan menjadi salah satu PLTS terbesar di dunia, menggunakan lahan milik perusahaan tanpa mengambil lahan masyarakat. “Insya Allah PLTS di Pulau Rangsang akan segera dibangun. Hamdal-nya sudah keluar, dan proyek ini akan melibatkan PLN juga. Ini bukti keseriusan pemerintah mendukung energi bersih dan pembangunan ekonomi di Kepulauan Meranti,” jelas H Asmar. Selain PLTS, Pemkab Kepulauan Meranti menyiapkan pembangunan kawasan industri kelapa di Pulau Rangsang yang akan menyerap sekitar 1.200 tenaga kerja lokal. Pembangunan ini diiringi dengan penguatan infrastruktur kelistrikan untuk menunjang kegiatan industri. Kepulauan Meranti Menuju Kemandirian Energi Dengan penambahan daya listrik sebesar 8 MW, pembangunan PLTS Rangsang, dan rencana interkoneksi kabel laut ke sistem Sumatera, Kabupaten Kepulauan Meranti diproyeksikan akan segera keluar dari krisis listrik dan menuju era baru kemandirian energi. “Kami siap mendukung seluruh program pembangunan di Provinsi Riau, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti,” tegas GM PLN UID Riau dan Kepri, Joni.

PLN Indonesia Power UBP Berau Uji Coba Co-Firing Cangkang Sawit dan Woodchip Sawit
Sawit
Kamis, 16 Oktober 2025 | 20:00 WIB

PLN Indonesia Power UBP Berau Uji Coba Co-Firing Cangkang Sawit dan Woodchip

Berau, katakabar.com - Guna mendukung percepatan pemanfaatan renewable energy, PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Berau uji coba co-firing dengan menggunakan cangkang sawit dan woodchip sebagai bahan bakar alternatif pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Berau. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan perkuat pasokan listrik yang menopang sekitar 35 persen kebutuhan energi di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Uji coba ini wujud nyata komitmen PLN Indonesia Power dalam mendukung program pemerintah menuju Net Zero Emission (NZE) tahun 2060 mendatang. Melalui penerapan teknologi co-firing, pembangkit listrik dapat mengurangi emisi karbon secara bertahap dengan memanfaatkan biomassa sebagai bahan bakar pengganti sebagian batubara. Di periode 2024, uji coba kembali dilanjutkan menggunakan biomassa sawdust sebesar 5 persen hingga 10 persen dari total bahan bakar, untuk mendukung produksi listrik hingga 1.600 megawatt-jam (MWh). “Kami kembali melakukan uji coba penggunaan cangkang sawit 100 persen, serta uji bakar bertahap woodchip sebesar 10 persen dan 20 persen dari 7 hingga 10 Oktober 2025. Diharapkan hasil uji coba ini mampu mendukung pembangkitan daya sebesar 14 MW serta membuka peluang penerapan biomassa secara lebih luas di masa mendatang,” kata Ricky, dilansir dari laman Beraupost, Kamis (16/10).

Tingkatkan Daya, PLN Dorong Pertumbuhan Industri Sawit di Landak Sawit
Sawit
Selasa, 23 September 2025 | 15:39 WIB

Tingkatkan Daya, PLN Dorong Pertumbuhan Industri Sawit di Landak

Landak, katakabar.com - Perusahaan Listrik Negara atau PLN dorong pertumbuhan indistri kelapa sawit, guna tambahan daya di Kabupaten Landak Soalnya, ketersediaan listrik yang andal jadi penopang penting bagi pertumbuhan industri di Provinsi Kalimantan Barat. Ini yang dirasakan PT Gunung Rijuan Sejahtera, perusahaan pengolahan kelapa sawit di Selutung, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, yang baru saja mendapat pasokan tambah daya listrik dari 830.000 VA menjadi 2.180.000 VA, Senin (22/9) kemarin. Tambahan daya ini bukan sekadar angka teknis, dilansir dari laman suarakalbar, Selasa siang, tetapi menjadi nafas baru bagi kelancaran operasional dan ekspansi usaha. Mill Manager PT Gunung Rijuan Sejahtera, Togi Napitupulu, sampaikan terima kasih kepada PLN. “Kami sangat terbantu dengan layanan cepat dan responsif PLN. Tambah daya ini sangat penting untuk mendukung operasional sekaligus rencana pengembangan perusahaan. Dengan listrik yang lebih besar dan stabil, kami optimis produktivitas meningkat, dan manfaatnya juga bisa dirasakan masyarakat sekitar serta perekonomian daerah,” kata Togi. Dukungan PLN ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk hadir sebagai mitra strategis dunia usaha. Abdul Azis P., Manager PLN UP3 Mempawah, menegaskan PLN siap mengawal tumbuhnya industri di Kalimantan Barat, khususnya sektor kelapa sawit yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat. “Kami ingin pastikan pelanggan industri merasa tenang dan fokus pada pengembangan usahanya. PLN hadir untuk memberi pasokan listrik yang andal, agar industri terus tumbuh, daya saing meningkat, dan dampak positifnya ikut dirasakan masyarakat sekitar,” terangAzis. General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria Goretti Indrawati Gunawan amin Azis. Ia menimpali, hadirnya listrik tidak hanya mendukung kelancaran usaha, tetapi membawa manfaat sosial dan ekonomi yang lebih luas.

Wuih! Pertama dalam Sejarah PLN Operasikan BioCNG dari Limbah Sawit Sawit
Sawit
Jumat, 12 September 2025 | 15:00 WIB

Wuih! Pertama dalam Sejarah PLN Operasikan BioCNG dari Limbah Sawit

Sumatera Utara, katakabar.com - Kali perdana dalam sejarah, PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) operasikan co-firing Bio Compressed Natural Gas atau BioCNG berbahan baku limbah kelapa sawit di Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap atau PLTGU Belawan, Sumatera Utara. Inovasi energi bersih ini sekaligus jadi kado spesial pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke 80 Republik Indonesia. Penggunaan perdana energi terbarukan ini menjadi tonggak penting diversifikasi sumber energi ramah lingkungan, sekaligus memperkuat komitmen PLN menuju Net Zero Emissions atau NZE pada 2060 atau lebih cepat. Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi atau EBTKE Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM, Eniya Listiani Dewi hadir di peresmian itu memberikan apresiasi langkah PLN menghadirkan inovasi BioCNG pertama di Indonesia. “Saya sangat mengapresiasi co-firing BioCNG pertama di Indonesia ini sebagai upaya membangun energi baru terbarukan atau EBT di sektor pembangkitan. Ini bakal menambah bauran EBT khususnya yang berada di Sumatera Utara,” kata Eniya Kamis kemarin, dilansir dari laman manodopost.id, Jumat (12/9). Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan PLN akan terus mengoptimalkan potensi lokal untuk menghadirkan solusi energi bersih. “Melalui pemanfaatan energi baru dan terbarukan ini, kami tidak hanya menghadirkan listrik yang ramah lingkungan, tetapi juga memperkuat kedaulatan energi dan di saat yang bersamaan menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja baru, dan membantu mengentaskan kemiskinan,” ucap Darmawan.