IFBC 2026, BPDP BLU Kemkeu Promo Kebaikan Sawit dan Produk Turunan ke UMKM di Bumi Sriwijaya
Palembang, katakabar.com - Di Bumi Sriwijaya pameran Info Franchise dan Business Concept Expo (IFBC) 2026 digelar di pekan kedua April 2026 lalu, persisnya di PSCC Icon Palembang. Kegiatan berlangsung hingga 19 April 2026 lalu ini jadi momentum strategis bagi pelaku usaha, investor, dan masyarakat untuk menjajaki berbagai peluang bisnis dari berbagai sektor. Angkat tema “Grow Beyond Boundaries”, IFBC 2026 Palembang mencerminkan semangat dunia usaha untuk terus berkembang, berinovasi, dan melampaui batas di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, resmi membuka kegiatan IFBC 2026 Palembang. Ia menyampaikan bahwa pameran ini menjadi wadah strategis untuk membangun komunikasi bisnis, serta membuka peluang kemitraan yang luas bagi masyarakat. Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan IFBC 2026. Ia berharap kegiatan ini dapat berkontribusi dalam menopang pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi. UMKM dan usaha yang hadir hari ini memiliki kontribusi besar terhadap PDB nasional,” ucapnya. Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai Badan Layanan Umum Kementerian Keuangan turut berpartisipasi di pameran ini melalui booth interaktif yang menghadirkan edukasi dan promosi mengenai kebaikan sawit. Kepala Divisi Kerjasama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, mengajak masyarakat untuk melihat lebih dekat kelapa sawit bukan hanya sebatas minyak goreng, tetapi memiliki beragam produk turunan bernilai tambah tinggi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari produk skincare, bodycare, hingga kuliner berbasis sawit. “Pengunjung dapat menemukan berbagai produk turunan sawit seperti sabun, lilin ramah lingkungan, juga ditampilkan pula beragam inovasi dan kreativitas UMKM berbasis sawit, seperti tas dari lidi sawit, wadah sabun dari cangkang sawit, sandal dari lidi sawit, hingga helm berbahan limbah sawit. Dengan melihat secara langsung beragam produk UMKM dari turunan sawit pengunjung diharapkan terinspirasi mengembangakan wirausaha berbasis turunan sawit," terang Helmi, dilansir dari laman resmi BPDP, Kamis sore. Partisipasi BPDP ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengedukasi publik mengenai potensi besar industri sawit yang tidak hanya berkontribusi terhadap perekonomian nasional, tetapi juga membuka peluang usaha baru berbasis inovasi dan keberlanjutan untuk UMKM. Dengan semangat “Grow Beyond Boundaries”, IFBC 2026 diharapkan tidak hanya membuka peluang bisnis baru, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi besar sawit sebagai komoditas unggulan Indonesia yang inovatif dan berkelanjutan.
KAI Logistik Kantongi Sertifikasi Halal di Tiga Titik Distribusi Utama Retail
Jakarta, katakabar.com - Kereta Api Logistik (KAI Logistik) kembali perkuat perannya dalam rantai pasok halal nasional dengan meraih Sertifikat Halal untuk layanan pengiriman barang retail. Sertifikasi ini secara spesifik diberikan pada layanan KALOG Express di tiga titik distribusi dengan arus barang yang masif, yakni Service Point KALOG Express Jakarta Gudang, Semarang Poncol, dan Surabaya Kota. Inisiatif ini membuka fase baru dalam peningkatan standar layanan retail yang berfokus pada keamanan produk sepanjang proses distribusi. Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menjelaskan pencapaian ini manifestasi nyata dari upaya perusahaan dalam memberikan kepastian hukum dan operasional bagi pemilik barang di tengah dinamika industri yang semakin kompetitif. “Sertifikasi ini bukan sekadar pemenuhan aspek administratif, melainkan sebuah komitmen mendalam untuk membangun kepercayaan pasar yang lebih kuat, terutama bagi sektor-sektor sensitif yang mengandalkan integritas proses distribusi dalam menjaga kualitas produk mereka secara menyeluruh,” jelas Yuskal. Perluasan ke layanan retail ini merupakan bagian dari roadmap perusahaan, setelah sebelumnya sertifikasi diterapkan pada layanan kontainer di sejumlah terminal logistik. Melalui terminal Sungai Lagoa, Klari, Kalimas, dan Ronggowarsito yang telah tersertifikasi. Perusahaan kini secara konsisten memperluas cakupan jaminan halal ke segmen pengiriman barang kecil tapi memiliki volume perputaran yang masif, guna menciptakan ekosistem logistik yang holistik dan terpercaya. Kehadiran layanan retail bersertifikat halal ini juga diposisikan sebagai solusi konkret bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi tenggat waktu wajib halal pada Oktober 2026 mendatang. Berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal dan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021, berbagai komoditas mulai dari makanan, minuman, hingga obat tradisional wajib memiliki jaminan halal. KAI Logistik hadir untuk memastikan bahwa rantai distribusi tidak menjadi titik lemah bagi UMKM dalam memenuhi standarisasi pemerintah tersebut. Secara teknis, sertifikat bernomor ID00410018283070424 tersebut resmi diterbitkan pada 11 Maret 2026 setelah melalui serangkaian audit ketat oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) PT Sucofindo. Proses audit yang berlangsung pada akhir Februari 2026 mencakup pemeriksaan mendalam terhadap penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), prosedur penanganan bahan, hingga fasilitas pencucian dan pensucian dalam layanan retail. Pengawasan yang dilakukan secara menyeluruh ini menjamin bahwa setiap proses operasional di lapangan telah selaras dengan kaidah dan aturan yang berlaku. Dalam implementasi harian, KAI Logistik menerapkan standar pemisahan yang sangat ketat untuk mencegah terjadinya kontaminasi silang dengan barang reguler atau pengiriman hewan. Setiap paket yang terdaftar dalam kategori halal diberikan identitas berupa label khusus yang memungkinkan untuk dikelompokkan secara eksklusif di area penyimpanan tertentu. Bl Barang-barang tersebut ditempatkan di atas palet beralas terpal bersih dan dilindungi dengan penutup terpal tambahan untuk menjaga sterilitas produk selama masa transit maupun dalam perjalanan. Yuskal menegaskan Jakarta, Semarang, dan Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena tingginya aktivitas distribusi serta peran penting ketiganya sebagai simpul logistik utama di Pulau Jawa. Dengan hadirnya layanan bersertifikat halal di titik-titik ini, harapnya, perusahaan berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di wilayah sekitarnya, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelanggan yang semakin selektif dalam memilih mitra logistik. “Ke depan, KAI Logistik berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan memperluas jangkauan layanan bersertifikat halal ke berbagai titik distribusi lainnya, seiring dengan perkembangan kebutuhan pelanggan. Upaya ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk menghadirkan layanan logistik yang tidak hanya unggul dalam ketepatan waktu dan efisiensi biaya, tetapi juga mampu menjamin kualitas serta memberikan rasa aman bagi seluruh pelanggan, selaras dengan prinsip layanan yang berkelanjutan dan bernilai tambah,” sebut Yuskal.
Limbah Sawit Bila Dimanfaatkan Punya Potensi Besar Jadi Produk Nilai Tambah Ekonomi
Jakarta, katakabar.com - Limbah kelapa sawit punya potensi besar menjadi produk bernilai tambah ekonomi bila dimanfaatkan. Untuk itu, pemerintah disarankan mulai mengelola limbah kelapa kelapa sawit dari sekarang. Soalnya, saat ini produk akhir itu masih bisa memberikan keuntungan. “Limbah kelapa sawit memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah ekonomi,” ucap Guru Besar Fakultas Kehutanan IPB University Yanto Santosa melalui keterangan tertulis, dilansir dari laman metroTVnews.com, Minggu (22/3 sore. Yanto menjelaskan, sudah ada penerapan teknologi untuk mengelola limbah kelapa sawit menjadi beberapa produk. Apalagi pengolahan limbah kelapa sawit juga bisa menyelesaikan masalah lingkungan yang berkelanjutan. Indonesia dinilai bisa cuan banyak bila mengelola limbah kelapa sawit. Terbilang, Indonesia merupakan negara yang mengelola kelapa sawit dengan jumlah besar per tahunnya. “Pemanfaatan limbah sawit memberikan banyak manfaat penting,” terang Yanto. Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), Tungkot Sipayung, menimpali pengelolaan limbah kelapa sawit penting untuk mendorong gerakan zero waste. Dia meyakini pengelolaan yang benar bisa menguntungkan negara. “Selain itu, perhitungan emisi (carbon footprint) produk dari sawit akan semakin rendah (low carbon) sehingga industri sawit secara keseluruhan merupakan produk low carbon yang renewable,” sebut Tungkot.
BRI Life Luncurkan Produk Asuransi Digital MODI Proteksi Digital Tenang Maksimal
tepat dan cepat. “Melalui MODI, kami berkomitmen menghadirkan produk asuransi yang benar-benar sesuai dan relevan dengan kebutuhan, serta dan dapat jadikan sebagai langkah awal menuju masa depan yang lebih bermakna," terang Andrew. PT Asuransi BRI Life (BRI Life) merupakan perusahaan asuransi jiwa yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan mayoritas kepemilikan saham oleh PT. Bank Rakyat Indonesia.
Perkuat Portfolio Produk Granit Premium, ROMAN Luncurkan Xtra 100x100
Jakarta, katakabar.com - ROMAN meluncurkan 11 koleksi granit premium terbaru seri Xtra 100x100cm bertempat di Grand Ballroom Shangri-La Hotel Jakarta (13/2) lalu, usung tema “Living Legacy”, digelar secara eksklusif bersama ratusan arsitek dan mitra bisnis dari berbagai wilayah di Indonesia. “Peluncuran produk baru Xtra 100x100 cm merupakan langkah ROMAN untuk mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar granit premium, sekaligus untuk menjawab kebutuhan tren desain interior dan arsitektur dengan tampilan seamless,” ujar Willie Low, Pimpinan ROMAN & QUADRA. Menghadirkan tiga special effect yang menjadi keunggulan koleksi Xtra 100x100cm terbaru. Pertama, Diamond Effect yang menyajikan efek berkilau pada bagian tertentu laksana berlian jika terkena cahaya. Efek khusus ini terdapat pada koleksi dNocturna yang menyajikan keindahan motif marmer hitam dengan urat putih yang kontras. Kedua, Gloss on Matt yang menampilkan granit permukaan matt dengan efek urat yang mengkilap. Efek ini dapat dilihat pada koleksi dFalacer bermotif batu alam warna abu-abu dengan urat garis cokelat yang mengkilap. Ketiga, Baby Skin yang menghadirkan granit permukaan matt namun terasa lembut dan nyaman seperti kulit bayi. Inovasi teknologi ini terdapat pada koleksi dVesta, granit dengan motif batu alam abu-abu. Sebelumnya, RomanGranit Xtra sudah memiliki ukuran 80x80 cm dan 120x60 cm. Kehadiran Xtra 100x100 dengan dimensi yang lebih besar memberikan ragam pilihan yang semakin luas bagi arsitek, desainer interior hingga pemilik properti. Dengan ukurannya yang lebih besar dibandingkan dengan ukuran standar, sambungan nat pada proses pemasangan RomanGranit Xtra pun semakin sedikit. Hasilnya, ruangan akan terlihat lebih luas dan lebih mewah. Seri Xtra 100x100 cm mengangkat narasi mitologi dewa-dewi Romawi. Salah satunya dApollo, granit dengan desain semen ekspos terinspirasi dari nama Dewa Apollo yang melambangkan keseimbangan dan keharmonisan. Dewa Saturn yang melambangkan kesuburan juga diabadikan dalam koleksi dSaturn. Granit ini menampilkan konsep endmatch motif marmer putih berurat abu-abu yang saling menyambung antar kepingannya, sebagai representasi kesuburan yang berkesinambungan. Selain Xtra, ROMAN juga memberikan sneak peek lini produk terbaru yaitu ROMAN moZaik, produk premium yang dapat menjadi elemen dekoratif pada kitchen backsplash, furnitur, dinding aksen atau lantai agar terlihat artistik. Sinergi ROMAN dan QUADRA Peluncuran produk baru sekaligus menjadi momen perayaan "Living Legacy" ROMAN dan QUADRA, dua brand yang sama-sama bergerak di industri surface covering. Tonggak sejarah dimulai lima dekade yang lalu saat ROMAN terjun ke bisnis keramik di Tulungagung, Jawa Timur hingga akhirnya berkembang menjadi pemain utama di industri ini. Seiring perkembangan tren surface covering , QUADRA hadir dengan produk sintered stone slab berukuran besar. ROMAN berdiri kokoh sebagai pemimpin pasar granit premium yang produknya selalu relevan dan menjadi pilihan utama dari generasi ke generasi. Sedangkan QUADRA merupakan pemimpin pasar sintered stone slab di Indonesia dan menjadi pilihan utama untuk proyek-proyek prestisius. “Sinergi antara ROMAN dan QUADRA adalah langkah strategis untuk menghadirkan ekosistem material finishing bangunan yang paling lengkap di Indonesia dari moZaik ukuran 2,5x10 cm hingga slab berukuran 320x160 cm. Dengan menyatukan kekuatan dua brand, kami menawarkan solusi menyeluruh untuk memenuhi kebutuhan fungsionalitas dan estetika produk ROMAN dan QUADRA dalam satu kesatuan desain yang harmonis,” tutur Willie. Kolaborasi ini sekaligus menegaskan komitmen ROMAN dan QUADRA dalam mendorong inovasi berkelanjutan serta menghadirkan standar baru bagi industri surface covering di Indonesia.
Promosi Produk dengan Video: Ini Cara Paling Cepat Menarik Customer
Jakarta, katakabar.com - Produksi video kini menjadi sarana komunikasi paling efektif bagi perusahaan untuk membangun kepercayaan dan memperluas jangkauan. High Angle membantu bisnis menghadirkan visual profesional yang mampu menyampaikan pesan dengan kuat, menarik, dan mudah dipahami audiens. Di era digital yang serba cepat ini, produksi video telah menjadi alat komunikasi paling efektif bagi perusahaan untuk membangun kepercayaan, meningkatkan reputasi, serta memperluas jangkauan pasar. Visual yang kuat dan pesan yang emosional terbukti mampu menarik perhatian audiens lebih dalam dibandingkan bentuk komunikasi lainnya. Perusahaan modern kini tidak hanya mengandalkan tulisan atau gambar statis, melainkan beralih pada video untuk menjelaskan visi, menampilkan produk, hingga memperkenalkan budaya kerja. Inilah mengapa High Angle, sebagai production house Indonesia yang berpengalaman, terus menghadirkan layanan kreatif dan strategis untuk berbagai kebutuhan bisnis, dari iklan komersial hingga video korporat. Dalam dunia bisnis yang kompetitif, kepercayaan menjadi faktor utama untuk memenangkan hati konsumen. Melalui produksi video, perusahaan dapat menyampaikan pesan secara transparan, menarik, dan mudah dipahami. Beberapa manfaat utama dari komunikasi video profesional antara lain: 1. Meningkatkan Kredibilitas Perusahaan Video yang menampilkan kegiatan nyata di lapangan, testimoni klien, atau proses kerja internal membantu audiens melihat komitmen dan profesionalisme bisnis Anda. 2. Memperkuat Identitas Brand Setiap elemen dalam video, mulai dari tone warna, musik, hingga gaya penyampaian, merepresentasikan nilai dan karakter merek Anda. Dengan pendekatan yang tepat, video menjadi alat branding yang sangat efektif. 3. Meningkatkan Engagement di Media Digital Konten video memiliki tingkat keterlibatan lebih tinggi dibandingkan teks. Platform seperti YouTube, Instagram, dan LinkedIn kini menjadi arena utama promosi bisnis yang mengandalkan video berdurasi pendek maupun panjang. 4. Meningkatkan Konversi Penjualan Studi menunjukkan bahwa pelanggan lebih cenderung melakukan pembelian setelah menonton video produk. Produksi yang menarik dan informatif membantu mengurangi keraguan calon konsumen. Sebagai production house Indonesia yang berfokus pada kualitas dan inovasi, High Angle telah membantu banyak brand dalam menghadirkan visual storytelling yang berdampak. Dengan tim berpengalaman di bidang kreatif, sinematografi, hingga pascaproduksi, High Angle memastikan setiap proyek mencerminkan pesan merek secara kuat dan autentik. Keunggulan High Angle dalam layanan produksi video mencakup: • Konsep dan Strategi Komunikasi: Setiap video diawali dengan riset mendalam terhadap kebutuhan brand dan target audiens. • Kualitas Visual Sinematik: Menggunakan teknologi kamera dan pencahayaan profesional untuk hasil maksimal. • Kreativitas Tanpa Batas: Ide-ide baru selalu dihadirkan agar video tampil berbeda dan berkesan. • Efisiensi Produksi: Proses kerja yang efektif tanpa mengurangi kualitas, memastikan waktu produksi sesuai jadwal. High Angle juga melayani berbagai kebutuhan produksi, mulai dari iklan komersial, company profile, dokumenter, hingga video edukasi internal perusahaan. Setiap proyek disusun dengan pendekatan strategis agar hasilnya tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai komunikasi yang tinggi. Sebuah video yang baik bukan hanya sekadar menampilkan gambar bergerak, melainkan menyampaikan cerita yang relevan dan membangun koneksi emosional. Melalui layanan produksi video, High Angle membantu perusahaan menonjol di tengah kompetisi, dengan menghadirkan narasi visual yang mendorong loyalitas audiens dan memperkuat citra merek. Video yang dikerjakan dengan pendekatan profesional dapat menjadi alat pemasaran serbaguna, digunakan di situs web, media sosial, presentasi bisnis, hingga acara perusahaan. Ini menjadikannya investasi strategis bagi perusahaan yang ingin terus berkembang di era digital. Kini saatnya bisnis Anda berkomunikasi dengan cara yang lebih kuat, menarik, dan penuh makna. High Angle siap membantu Anda menciptakan karya produksi video yang tidak hanya memperlihatkan keunggulan produk atau layanan, tetapi juga membangun kepercayaan dan hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
Agrinex 2025, BPDP Promosi Inovasi Produk UMKM Petani Sawit
Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) ikut berpartisipasi di ajang Agrinex 2025 angkat tema 'Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional Lewat Inovasi Agribisnis di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran' pada 6 hingga 8 November 2025 lalu. Keikutsertaan ini jadi langkah strategis BPDP untuk memperluas jejaring kolaborasi dan promosi sawit baik melalui produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor perkebunan. Booth BPDP membawa sejumlah hasil Inovasi Produk UMKM Petani Sawit antara lain jamur tiram sawit,gula sawit, biochar dari tandan kosong sawit, batik sawit dan kerajinan dari lidi sawit. Produk-produk yang di tampilkan merupakan hasil nyata dari kegiatan-kegiatan workshop produk UKM sawit yang sebelumnya telah dilakukan BPDP dengan berkolaborasi dengan Asosiasi Petani sawit. Produk biochar misalanya, hasil dari kegiatan Praktek Pembuatan Biochar dari Tandan Kosong sawit sebagai pembenah tanah dan Produk bernilai ekonomi skala UKMK kolaborasi BPDP dengan Asosiasi Petani Sawit PIR. Sedang, Jamur Tiram sawit hasil dari workshop Budidaya Jamur Tiram dengan media tanam tandan kosong kelapa sawit dan limbah replanting sawit kolaborasi BPDP dengan Apkasindo Perjuangan. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menjelaskan partisipasi BPDP di Agrinex merupakan bagian dari upaya memperluas cakupan pemangku kepentingan promosi, khususnya dengan menjangkau kalangan pelaku agribisnis. “Melalui Inovasi Produk UMKM Petani Sawit yang ditampilkan menunjukkan banyaknya peluang usaha yang dapat dikembangkan dengan teknologi yang mudah dan dapat segera diterapkan oleh petani sawit sehingga bisa menjadi sumber peningkatan pendapatan bagi petani sawit," harap Helmi. Agrinex 2025 ajang promosi agribisnis terbesar di Indonesia sebagai wadah yang mempertemukan pelaku usaha, pemerintah dan masyarakat untuk memamerkan inovasi dan teknologi terkini di bidang pertanian.
BPDP Bangun Sinergi Promosikan Produk Inovasi UMKM Sawit
Banten, katakabar.com - Para pakar, akademisi, dan pelaku industri sepakat masih banyak peluang untuk meningkatkan pemanfaatan sawit sebagai produk pelaku Usaha Kecil, dan Menengah (UKM), sebab memiliki tambah tinggi dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Saat ini, jumlah pelaku UKM sawit terus bertambah setiap tahunnya yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Sulawesi. Hal itu terangkum saat Workshop Jurnalis Promosi UKM Sawit bertajuk “Kolaborasi Media dan Pelaku UKM Sawit untuk Indonesia Emas 2045” di Serpong, Banten, Kamis (23/10) kemarin, yang ditaja Majalah Sawit Indonedia didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), dan Asian Agri. Workshop ini menghadirkan narasumber, meliputi Puspo Edi Giriwono, Ph.D (Director of Seafast Center LRI PGK IPB), Bachtiar Priyambodo, S.STP., M.Si (Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangerang Selatan), Mochamad Husni (Media Relations GAPKI), dan dan Shandyka Yudha Pratama (General Manager PT Ratu Bio Indonesia) yang dimoderatori Hamzirwan Hamid (Head of Editorial Collaboration Harian Kompas). Workshop ini dibuka Metty Kusmayantie (Asisten Deputi Produksi Dan Digitalisasi Usaha Menengah Kementerian UMKM RI) menghadirkan Ir. Sahat Sinaga, Ketua Umum DMSI yang diikuti 30 jurnalis media cetak dan online. Asisten Deputi Produksi Dan Digitalisasi Usaha Menengah Kementerian UMKM RI, Metty Kusmayantie, menyampaikan apresiasi kepada Majalah Sawit dan seluruh mitra penyelenggara kegiatan. Menurutnya, sinergi antara media dan pelaku UKM sawit menjadi langkah strategis dalam memperluas eksposur positif terhadap komoditas unggulan nasional tersebut. “Kami mengapresiasi kolaborasi ini. Ini adalah bentuk nyata sinergi antara UKM, media, pemerintah, industri, asosiasi, dan lembaga pembiayaan. Sektor sawit merupakan komoditas unggulan di mana pada 2023 berkontribusi sekitar 60 persen dan menyerap 67 persen tenaga kerja nasional. Ini menjadi pondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi,” terang Metty, dilansir dari laman agrofarm.co.id, Jumat (24/10). Ketua Pelaksana Acara Workshop Jurnalis Promosi UKM Sawit, Qayum Amri, menjelaskan peranan strategis Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan UKM sawit. Ia menyebut, BPDP telah menginisiasi katalog berisi 100 produk sawit dari 22 UKM di berbagai daerah, seperti Riau, Aceh, Sumatera Barat, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan. “Selama ini sawit dikenal hanya sebatas minyak goreng. Padahal, ada sekitar 32 jenis produk UKM sawit mulai dari batik, skincare, kosmetik, aromaterapi, lilin, kopi, cokelat, keripik, hingga batik dan mie sawit merah,” cerita Qayum. Ia mengatakan pemilihan Tangerang Selatan khususnya Banten sebagai lokasi acara bukan tanpa alasan. Kawasan ini memiliki potensi besar dari sektor hotel, restoran, dan kegiatan Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE), yang dapat menjadi pasar potensial produk UKM sawit. “Sawit bukan hanya milik korporasi, tapi milik semua. Dengan memperluas pemberitaan positif, kita bisa menghapus stigma negatif terhadap sawit, apalagi 40 persen lahan sawit saat ini dimiliki petani kecil,” bebernya. Director of SEAFAST Center IPB, Puspo Edi Giriwono, menimpali sawit sebagai produk unggulan yang mampu menggerakkan ekonomi dari akar rumput hingga industri besar. “Kalau kita kuasai teknologinya, sawit bahkan bisa jadi bahan bakar roket. Sama-sama hidrokarbon seperti minyak bumi, tapi sawit bisa tumbuh egaliter dari bawah,” ucapnya. Kata Puspo, produktivitas sawit jauh melampaui minyak nabati lain. Untuk menghasilkan 225 juta ton minyak nabati untuk kebutuhan global, sawit hanya memerlukan seperempat lahan dari total perkebunan kedelai atau bunga matahari. “Indonesia bisa memenuhi kebutuhan dunia hanya dengan satu pulau besar,” imbuhnya. Selain minyak goreng, ulas Puspo, sawit dapat diolah menjadi avtur, tinta, plastik, sabun, hingga bahan pangan fungsional. Lebih jauh, riset di IPB bahkan menunjukkan minyak sawit merah dapat membantu mencegah stunting dan meningkatkan fungsi kognitif anak. “Di Nigeria, kasus kekurangan vitamin A rendah karena masyarakat mengonsumsi sawit merah. Vitamin A dan E di dalamnya sangat tinggi,” sebutnya. Produk turunan sawit kini menjangkau berbagai sektor, mulai dari skincare, lilin aromaterapi, sabun, hingga makanan premium. Tetapi, tantangan utama adalah mindset dan branding. “UMKM kita harus berani naik kelas, bukan hanya jadi pengrajin lokal,” tegasnya. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangerang Selatan, Bachtiar Priyambodo, menuturkan sektor UMKM menjadi tulang punggung ekonomi di kota besar. “Pertumbuhan ekonomi Tangerang Selatan 5,02 persen, dengan angka kemiskinan terendah di Banten, 2,36 persen. Itu semua ditopang UMKM,” kupasnya. Ia memgakui banyak pelaku UMKM di Tangerang Selatan yang sudah memanfaatkan produk berbasis sawit, dari cokelat hingga pasta gigi. Pemerintah daerah juga aktif mendorong legalitas usaha, pelatihan, dan inkubasi bisnis untuk meningkatkan kualitas produk. “Kami ingin UMKM bukan sekadar bertahan, tapi bisa menjadi supplier dalam rantai industri sawit nasional,” harapnya. Dari sisi industri, Media Relations GAPKI, Mochamad Husni menegaskan pentingnya kolaborasi antara asosiasi, media, dan pelaku usaha. Ia menekankan peran media sangat vital untuk mempertemukan potensi UMKM sawit dengan pasar. “Banyak produk UMKM belum dikenal publik. Padahal sawit kita digunakan 24 jam kehidupan manusia.dari sabun, makanan, hingga tinta printer,” terangnya. Sementara, Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), Sahat Sinaga mengatakan UKM dan koperasi harus menjadi motor utama kemajuan industri sawit.
TEI 2025, PTPN IV PalmCo Sita Perhatian Tampilkan Produk Sawit dan Komoditas Perkebunan
Tangerang, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, sub holding perkebunan dari PTPN III (Persero) menyita perhatian di event Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Serpong, Tangerang, Banten. Sepanjang pergelaran, TEI 2025 mencatatkan transaksi tertinggi sepanjang sejarah, yakni mencapai 22,8 miliar Dolar AS atau sekitar Rp376,2 triliun. Produk kelapa sawit dan turunannya memberikan kontribusi signifikan sebesar 2,3 miliar Dolar AS dalam total nilai transaksi tersebut. Di pergelaran itu PTPN IV PalmCo menampilkan beragam produk hilir berbasis kelapa sawit serta komoditas perkebunan lain seperti kopi dan teh premium. Produk yang dipamerkan antara lain minyak goreng merek NusaKita, Salvaco, dan INL, serta teh Tobasari, Royal Aro, Kayu Aro, dan Butong, termasuk kopi Arabika Royal Aro dan minyak makan merah hasil binaan koperasi di Deli Serdang. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyatakan keberhasilan PalmCo di pameran ini menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan pasar terhadap kualitas dan keberlanjutan produk Indonesia. “TEI menjadi wadah untuk menunjukkan bahwa industri sawit kini bertransformasi, tidak hanya berbicara soal volume, tetapi nilai tambah dan keberlanjutan yang kami terapkan di seluruh rantai bisnis,” kata Jatmiko melalui keterangan tertulis, Selasa (21/10) kemarin, dilansir dari laman Rmol.id Rabu siang. Ditegaskan Jatmiko, respon positif dari buyer internasional tidak hanya datang dari mutu produk, melainkan juga karena konsistensi PalmCo menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang ketat. Hal ini diperkuat oleh pernyataan Irene Felicia dari Louis Dreyfus Company, salah satu perusahaan perdagangan komoditas global yang menilai komitmen keberlanjutan dan keterlacakan produk PalmCo menjadi alasan utama mempercayakan pasokan CPO bersertifikat kepada perusahaan tersebut. Di sisi lain, Direktur Strategi dan Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, menyoroti peluang sekaligus tantangan dalam memperluas pasar produk hilir. "Kami bangga produk teh dan kopi kami yang memiliki nilai historis dan cita rasa unik kini bisa diperkenalkan secara lebih luas. Produk seperti Kayu Aro bahkan pernah menjadi favorit keluarga kerajaan Inggris," ucap Ugun.
Produk Andalan RI Termasuk Sawit Siap Tembus Amerika Latin Lewat CEPA
Jakarta, katakabar.com - Republik Indonesia sangat serius tembus pasar Amerika Latin. Di mana, pemerintah fokus pasarkan tiga sektor unggulan yaitu otomotif, alas kaki, dan produk turunan kelapa sawit. Langkah ini dijalankan lewat implementasi Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Cile dan Peru, yang dinilai membuka peluang ekspor lebih luas. Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag, Djatmiko Bris Witjaksono, menyatakan CEPA menjadi pintu masuk strategis bagi produk Indonesia. “Peru dan Cile adalah mitra penting Indonesia. Dengan CEPA, produk kita lebih mudah bersaing di pasar global yang ketat,” kata Djatmiko, Senin (20/10) kemarin, dilansir dari laman EMG. Sejak CEPA berlaku, sekitar 90 persen produk ekspor Indonesia ke Cile bebas tarif impor. Hasilnya, ekspor Indonesia ke Cile tumbuh 15,54 persen pada periode 2021 hingga 2024, dengan nilai ekspor mencapai USD 339,88 juta pada 2024 dan surplus perdagangan USD 203,3 juta. Sektor otomotif jadi andalan utama. Mobil buatan Indonesia dari merek Toyota, Mitsubishi, dan Suzuki kini banyak beredar di Cile dan Peru. Kariyanto Hardjosoemarto, Head of Market Development GAIKINDO, menambahkan, pasar kendaraan utuh (CBU) di kedua negara sangat potensial. “Ekspor kendaraan listrik juga akan jadi fokus ke depan. Kapasitas produksi nasional cukup besar, jadi masih banyak ruang untuk ekspor,” jelasnya. Sedang, produk alas kaki dan pakaian olahraga juga mulai menembus pasar Amerika Latin. Ketua APRISINDO Jawa Barat, Henny Setiadi, menyebut tarif masuk alas kaki di Cile turun hingga 0–6 persen. “Ini peluang emas bagi industri kecil dan menengah untuk ekspor,” ucap Henny. Produk turunan kelapa sawit, seperti minyak goreng, margarin, dan shortening, juga mendapat perhatian serius. Irma Nuranggraini, Export Manager PT AK Goldenesia, menekankan negara seperti Peru dan Cile belum punya lahan sawit luas. “Produk berbasis kelapa sawit Indonesia diminati karena lebih sehat dan efisien dibanding minyak bunga matahari atau kacang kedelai,” terang Irma. Tidak hanya itu, infrastruktur logistik diperkuat. Pembangunan Pelabuhan Cancay di Peru diperkirakan akan mempercepat distribusi produk Indonesia, menekan biaya pengiriman, dan membuat waktu ekspor lebih efisien. Dengan kombinasi CEPA, produk unggulan, dan infrastruktur logistik yang mendukung, peluang ekspor Indonesia ke Amerika Latin semakin terbuka lebar. Sektor otomotif, alas kaki, dan produk turunan sawit diproyeksikan menjadi motor utama dalam memperkuat posisi ekonomi nasional di kancah global.