Produktif

Sorotan terbaru dari Tag # Produktif

Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Recharge Hotel
Hotel
Rabu, 22 April 2026 | 10:10 WIB

Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Recharge

Batam, katakabar.com - Tren remote work terus berkembang, dan mengubah cara pekerja urban menjalankan aktivitas profesional mereka. Tidak lagi terbatas pada kantor atau rumah, kini semakin banyak pekerja memilih bekerja dari lokasi yang menawarkan suasana lebih kondusif sekaligus mendukung keseimbangan hidup. Salah satu bentuk adaptasi yang mulai terlihat adalah meningkatnya minat terhadap konsep work from hotel, di mana aktivitas kerja tetap berjalan, namun dalam lingkungan yang lebih terkurasi. Remote Work Dorong Perubahan Perilaku Tinggal Seiring dengan fleksibilitas kerja yang semakin diterima di berbagai industri, kebutuhan akan ruang kerja alternatif juga meningkat. Banyak pekerja kini mencari suasana yang lebih tenang,  fasilitas yang mendukung, produktivitas sekaligus pengalaman yang memberikan jeda dari rutinitas. Batam menjadi salah satu destinasi yang mulai dilirik dalam tren ini, didukung oleh akses yang mudah serta biaya akomodasi yang relatif kompetitif dibanding kota besar lainnya maupun negara tetangga. Menjawab kebutuhan tersebut, Ayola Signature Ocarina Batam menghadirkan program: “Work From Ocarina-24 Hours Staycation” Berbeda dari konsep menginap konvensional, program ini menawarkan fleksibilitas penuh: - Check-in kapan saja, Durasi menginap hingga 24 jam penuh. - Dengan harga mulai dari Rp850.000 nett per malam, tamu sudah mendapatkan: - Akomodasi di Deluxe Room, Sarapan untuk dua orang,  Layanan laundry (5 pcs),  Akses WiFi, Akses kolam renang,  Akses Wisata Ocarina. - Pendekatan ini memungkinkan tamu tetap produktif sekaligus menikmati waktu istirahat dalam satu siklus yang seimbang. Berbeda dengan staycation pada umumnya, konsep ini tidak ditujukan untuk liburan penuh, melainkan sebagai bagian dari rutinitas kerja yang lebih sehat. Pekerja tetap menjalankan aktivitas seperti biasa, yakni meeting online menyelesaikan pekerjaan berkomunikasi dengan tim. Tetapi dilakukan dalam suasana yang lebih tenang minim distraksi dan secara psikologis memberikan efek “reset”. Inilah yang membuat work from hotel semakin relevan di era remote work.

H Asmar: Zakat Produktif Instrumen Pengentasan Kemiskinan di Kepulauan Meranti Riau
Riau
Selasa, 11 November 2025 | 16:31 WIB

H Asmar: Zakat Produktif Instrumen Pengentasan Kemiskinan di Kepulauan Meranti

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat terus digalakkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti. Salah satunya lewat pendistribusian Dana Zakat Program Pemberdayaan UMKM Bina Daya Riau 2025 oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Kepulauan Meranti, di Ballroom Grand Meranti, Selasa (11/11). Acara tersebut dihadiri Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, bersama jajaran Forkopimda, Sekda, Staf Ahli, para kepala OPD, Ketua MUI, Ketua Baznas Provinsi Riau, camat, tokoh agama, tokoh adat, serta ratusan penerima manfaat program. Ketua Baznas Kabupaten Kepulauan Meranti, H Mustafa, S.Ag., M.M., menyampaikan bahwa total dana zakat yang disalurkan untuk masyarakat mustahik di Meranti tahun 2025 mencapai Rp1,638 miliar. Dana tersebut bersumber dari kolaborasi Baznas pusat, provinsi, dan daerah. “Dari dana zakat yang terkumpul, kami bantu pembangunan rumah layak huni sebanyak 12 unit, sehingga total bantuan rumah layak huni tahun ini mencapai 25 unit. Selain itu, ada program UMKM Bidari untuk 93 penerima dengan total Rp512 juta, serta program usaha seperti Z-Mart, Z-Chicken, dan Santripreneur,” jelas Mustafa. Ia merinci, program Z-Mart membantu 12 pelaku usaha sembako kecil dengan total dana Rp84 juta, Z-Chicken untuk tiga pengusaha ayam goreng dengan Rp15 juta, dan Santripreneur bagi tujuh santri dengan total Rp49 juta. Untuk bantuan rumah layak huni masing-masing berasal dari Baznas Meranti senilai Rp248 juta, Baznas Provinsi Riau Rp630 juta, serta Baznas Pusat Rp100 juta. “Alhamdulillah, total dana yang digelontorkan untuk mustahik tahun ini mencapai Rp1,638 miliar. Kami berharap program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ke depan para mustahik bisa menjadi muzaki,” ucapnya. Zakat Produktif Instrumen Pengentasan Kemiskinan Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar mengapresiasi langkah Baznas yang terus berinovasi pengelolaan zakat produktif. Menurutnya, zakat tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki fungsi strategis dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Zakat instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan umat. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Baznas Provinsi Riau dan Baznas Kabupaten atas inisiasi program Bina Daya Riau 2025 ini,” terang H Asmar. Ia menilai, penguatan UMKM menjadi langkah penting karena sektor tersebut merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Lantaran itu, penyaluran zakat produktif dinilai tepat sasaran untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. “Melalui zakat produktif ini, kita tidak hanya memberi bantuan konsumtif, tetapi juga modal usaha dan peralatan yang diharapkan menjadi stimulan bagi para mustahik agar dapat mengembangkan usahanya,” bebernya. Ia berpesan agar para penerima bantuan menggunakan dana yang diterima secara bertanggung jawab dan produktif. “Gunakan bantuan ini sesuai rencana usaha yang telah disusun. Tetap semangat, ulet, dan konsisten agar bisa naik kelas dari mustahik menjadi muzaki,” pesannya. Di akhir sambutannya, ia mendorong Baznas untuk terus meningkatkan transparansi dan sinergi dengan pemerintah daerah. “Insya Allah, ikhtiar bersama ini akan membantu pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju Meranti yang unggul, agamis, dan sejahtera,” sebutnya. Data Bantuan Baznas Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2025, yakni: * Program Bina Daya Riau (UMKM Bidari): 93 penerima – Rp512 juta * Program Z-Mart: 12 penerima – Rp84 juta * Program Z-Chicken: 3 penerima – Rp15 juta * Program Santripreneur: 7 penerima – Rp49 juta * Rumah Layak Huni Baznas Meranti: 12 unit – Rp248 juta * Rumah Layak Huni Baznas Provinsi Riau: 9 unit – Rp630 juta * Rumah Layak Huni Baznas Pusat: 4 unit – Rp100 juta Total Bantuan Tahun 2025: Rp1.638.000.000.

Lewat Program 5R, KAI Divre III Palembang Bangun Budaya Kerja Tertib, Efisien dan Produktif Ekonomi
Ekonomi
Senin, 03 November 2025 | 08:30 WIB

Lewat Program 5R, KAI Divre III Palembang Bangun Budaya Kerja Tertib, Efisien dan Produktif

Palembang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) III Palembang canangkan penerapan Program 5R di seluruh wilayah kerjanya sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tertata, dan produktif. Program 5R metode penataan dan pemeliharaan lingkungan kerja yang terdiri dari lima langkah utama, yaitu Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin. Melalui penerapan program ini, KAI Divre III Palembang berupaya meningkatkan efisiensi kerja, kenyamanan pegawai, serta keselamatan operasional. Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan pencanangan Program 5R ini sejalan dengan Visi dan Misi KAI serta program Asta Cita dalam mewujudkan lingkungan kerja yang nyaman dan berdaya saing tinggi dalam membangun budaya kerja positif di lingkungan KAI. “Program 5R bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi merupakan upaya sistematis untuk menciptakan tempat kerja yang efisien, aman, dan nyaman. Lingkungan kerja yang tertata akan berdampak langsung pada efisiensi dan produktivitas pekerja,” ujar Aida Kata Aida, setiap tahapan Program 5R memiliki tujuan dan manfaat tersendiri, yakni: 1. Ringkas Memilah barang-barang yang diperlukan dan tidak diperlukan, lalu membuang atau menyingkirkan yang tidak perlu agar area kerja lebih lega dan efisien. 2. Rapi Menata dan menyimpan barang-barang yang diperlukan di tempat yang mudah dijangkau, sehingga memudahkan pencarian dan pengembalian. 3. Resik Membersihkan area kerja secara rutin untuk memastikan lingkungan selalu bersih, aman, dan nyaman digunakan serta terhindar dari bahaya. 4. Rawat Menjaga dan mempertahankan standar kerapian dan kebersihan yang telah tercapai dari tiga langkah sebelumnya secara berkelanjutan. 5. Rajin Menumbuhkan disiplin kerja dan kebiasaan menjaga kebersihan serta kerapian sebagai bagian dari budaya organisasi yang terus-menerus. Aida menambahkan bahwa penerapan Program 5R memberikan banyak manfaat nyata bagi lingkungan kerja di KAI Divre III Palembang, antara lain: • Meningkatkan produktivitas melalui pengaturan tempat kerja yang lebih efisien. • Meningkatkan kenyamanan karena lingkungan kerja yang bersih dan rapi membuat pegawai lebih betah dan fokus. • Mengurangi risiko kecelakaan kerja dengan meniadakan barang-barang yang berserakan atau berpotensi membahayakan. • Meningkatkan efisiensi biaya dengan mencegah pemborosan dan memperpanjang usia peralatan kerja. • Menumbuhkan rasa tanggung jawab di kalangan pekerja terhadap area kerja masing-masing. “Kami berharap implementasi Program 5R ini tidak hanya menjadi kegiatan simbolis, tetapi benar-benar menjadi budaya kerja di lingkungan KAI Divre III Palembang. Menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan kerja dan menciptakan budaya kerja unggul, serta penerapan komitmen perusahaan yakni Semakin Melayani dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pengguna jasa kereta api,” sebutnya.

Holding PTPN Dorong Sawit Rakyat Produktif, PT RPN Ajari 99 Pekebun Labusel Sawit
Sawit
Jumat, 24 Oktober 2025 | 13:30 WIB

Holding PTPN Dorong Sawit Rakyat Produktif, PT RPN Ajari 99 Pekebun Labusel

Medan, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara melalui PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) terus perkuat komitmen peningkatan kapasitas petani sawit rakyat. Bersinergi dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian, PT RPN taja pelatihan teknis budidaya kelapa sawit bagi 99 pekebun asal Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara. Kegiatan di Medan pada 22–26 September 2025 lalu itu, bertujuan meningkatkan keterampilan teknis, dan manajerial pekebun agar mampu mengelola kebun secara produktif, efisien, dan berkelanjutan. Pelatihan menghadirkan narasumber dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) yang memiliki kompetensi tinggi di bidang riset dan pengembangan kelapa sawit nasional. Kepala PPKS PT RPN, Winarna, menyampaikan pelatihan ini menjadi momentum penting bagi para pekebun terpilih untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan. “Kesempatan ini tidak datang dua kali. Peserta harus memaksimalkan pelatihan untuk menggali informasi dan keterampilan teknis. Setelah pelatihan, saya berharap komunikasi tetap terjalin karena tantangan budidaya sawit terus berkembang, dari hulu sampai hilir,” ujarnya. Ia menegaskan pentingnya membangun jejaring kolaboratif antara peserta dan narasumber agar setiap persoalan teknis di lapangan dapat dipecahkan secara cepat dan efektif. Sementara, Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Ditjenbun, Baginda Siagian, menjelaskan produktivitas kebun sawit rakyat saat ini masih jauh di bawah potensi maksimalnya. “Produktivitas pekebun masih di kisaran 3,3 sampai 3,5 ton CPO per hektare per tahun, padahal potensinya bisa mencapai 5 hingga 6 ton. Melalui pelatihan ini, kami ingin mempercepat perbaikan di lapangan, demi kesejahteraan pekebun dan peningkatan daya saing sawit nasional,” jelasnya. Kata Baginda, dari total 16,8 juta hektare lahan sawit di Indonesia, sekitar 42 persen atau 6 juta hektare dikelola oleh pekebun rakyat. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat pekebun menjadi langkah strategis untuk memperkuat keberlanjutan sektor sawit nasional. Dari sisi daerah, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Labusel, Sabrina Pulungan, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang menyasar langsung pekebun lokal. “Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan pekebun. Saya harap para peserta aktif bertanya dan berdiskusi dengan narasumber. Ilmu yang diperoleh harus bisa langsung diterapkan dan dibagikan kepada pekebun lainnya,” ucapnya. Ditegaskan Sabrina, sektor kelapa sawit memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi daerah, penyerap tenaga kerja, dan sumber devisa negara. Tetapi, berbagai tantangan seperti isu keberlanjutan dan produktivitas rendah harus dijawab dengan peningkatan kapasitas dan penerapan praktik budidaya yang baik.

Bank Raya Dukung Pertumbuhan Mitra SRC Lewat Pinjaman Produktif Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 28 Agustus 2025 | 16:19 WIB

Bank Raya Dukung Pertumbuhan Mitra SRC Lewat Pinjaman Produktif

Jakarta, katakabar.com - Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya (kode saham: AGRO) terus tunjukkan komitmen dorong pemberdayaan UMKM di Indonesia. Sejalan dengan semangat tersebut, Bank Raya turut berpartisipasi dalam kegiatan Pesta Rakyat untuk Indonesia tahun 2025 yang digelar PT HM Sampoerna Tbk usung tema “Cita, Karya, Suara Bangsa: Perkuat Kemandirian Ekonomi Rakyat”. Acara ini menjadi wadah kolaborasi antara pelaku usaha dan masyarakat dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia yang diselenggarakan di Convention Hall, Smesco, Jakarta Selatan. Bank Raya bekerjasama dengan PT SRC Indonesia Sembilan (SRC) yang merupakan bagian dari PT HM Sampoerna Tbk terkait pembiayaan usaha melalui produk pinjaman produktif untuk Mitra SRC. Lewat kerja sama ini, mitra SRC dapat mengakses layanan dan produk Bank Raya guna mendorong peningkatan pertumbuhan bisnis mereka. SRC menghadirkan ekosistem yang terkoneksi sebagai bagian dari pendampingan usaha berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing UMKM toko kelontong. SRC berkomitmen untuk menjadi solusi untuk semua, bagi mitra grosir, pemilik toko kelontong, dan pelanggan di Indonesia. Hingga tahun 2025, mitra SRC berjumlah lebih dari 250 ribu di seluruh Indonesia. Besaran pinjaman produktif yang diberikan menyesuaikan dari perputaran usaha mitra SRC, dengan maksimum plafond pinjaman sebesar Rp100 juta. Kicky Andrie Davetra, Direktur Bisnis Bank Raya mengatakan, kerja sama dengan SRC ini sejalan dengan strategi Bank Raya untuk menjangkau market yang lebih luas melalui keunggulan produk digital kami. Dengan fasilitas pinjaman digital yang mudah dan cepat dari Bank Raya, harapannya produktivitas mitra SRC dapat semakin bertumbuh pesat dan lebih baik kedepannya.

Barantum: Aplikasi Customer Service Tim Lebih Produktif Tekno
Tekno
Senin, 25 Agustus 2025 | 08:23 WIB

Barantum: Aplikasi Customer Service Tim Lebih Produktif

ekspektasi ini, peluang untuk kehilangan pelanggan ke kompetitor akan semakin besar. Di titik inilah, bisnis butuh aplikasi customer service yang mampu menyatukan semua kanal komunikasi, memberikan fitur otomatisasi, dan mendukung tim agar lebih produktif. Bayangkan jika semua interaksi pelanggan; mulai dari WhatsApp, email, telepon, hingga media sosial; bisa diakses dalam satu dashboard. Tim customer service Anda tidak lagi harus berpindah-pindah aplikasi. Semua data pelanggan juga otomatis tercatat, sehingga tidak ada percakapan yang terlewat.

KAI Dukung Semangat Hari Buruh: Layanan Maksimal Bagi Masyarakat Produktif Indonesia Nasional
Nasional
Jumat, 02 Mei 2025 | 14:50 WIB

KAI Dukung Semangat Hari Buruh: Layanan Maksimal Bagi Masyarakat Produktif Indonesia

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) tetap mengoperasikan layanan transportasi publik di seluruh wilayah pada Hari Buruh Internasional (May Day), Rabu (1/5) lalu. Ini bentuk komitmen KAI dalam mendukung mobilitas masyarakat serta menjaga roda produktivitas nasional tetap berjalan lancar, bahkan di hari libur nasional. Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan, seluruh Insan KAI tetap siaga memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. “Sebagai perusahaan pelayanan publik, KAI justru beroperasi penuh saat hari libur karena inilah momen penting masyarakat untuk beraktivitas, termasuk para pekerja dan buruh yang ingin menikmati hak rekreasinya,” jelas Anne. KAI Induk didukung oleh sekitar 29.890 pegawai, dan jika digabungkan dengan entitas anak usahanya di KAI Group, maka total pegawai yang mendukung operasional mencapai lebih dari 50.000 orang. Mereka adalah bagian penting dari semangat kerja keras dan pengabdian dalam menjaga layanan perkeretaapian tetap prima untuk seluruh masyarakat. Sebagai bentuk nyata pelayanan, KAI Group menyediakan berbagai fitur layanan publik yang ramah dan inklusif seperti ruang laktasi, fasilitas ramah difabel, sistem digital ticketing yang terus disempurnakan, serta pengamanan berlapis di stasiun dan dalam perjalanan. Seluruh ini memastikan kenyamanan dan keamanan pelanggan tetap terjaga, termasuk di tengah potensi lonjakan penumpang atau kegiatan masyarakat yang meningkat di Hari Buruh. Sepanjang Triwulan I 2025 (Januari–Maret), KAI Group berhasil melayani 115.398.623 pelanggan, meningkat 8,21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Peningkatan ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang nyaman, aman, dan ramah lingkungan,” ujar Anne.