Program 100 Hari

Sorotan terbaru dari Tag # Program 100 Hari

Program 100 Hari AC Presiden RI, Kapolsek Mandau Lihat Tanaman Jagung Seluas 2 Hektar di Rejosari Hukrim
Hukrim
6 jam yang lalu

Program 100 Hari AC Presiden RI, Kapolsek Mandau Lihat Tanaman Jagung Seluas 2 Hektar di Rejosari

Bathin Solapa, katakabar.com - Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mandau, Kompol Primadona, bersama Pj. Kades Desa Air Kulim, Suryati S.Sos, Bhabinkamtibmas Desa Air Kulim, Brigadir Polisi Bambang Siregar, Ketua Kelompok Tani Berkah, Faizunsyah, Ketua Bumdes Desa Air Kulim, Aditya Kurniawan, survey tanaman jagung di atas lahan seluas 2 hektar, Selasa (5/5) sekitar pukul 09.00 WIB, di kawasan Jalan Rejosari RT 03, RW 03, Dusun Sukamaju, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau. Tanaman jagung seluas 2 hektar tersebut merupakan program gerakan penanaman jagung seluas sejuta hektar Polri selaras dengan program 100 hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. "Tanaman jagung seluas 2 hektar dikelola Kelompok Tani Berkah bekerja sama dengan Bumdes Desa Air Kulim di atas lahan milik Sumadi alias Akong," kata Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, lewat Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, Selasa siang. Menurut Betty, tanaman jagung telah memasuki umur tanam kurang lebih 75 hari dengan tinggi tanaman mencapai 170 centimeter, dan sudah berbuah. Tetapi, ada tanaman jagung  kecil kena banjir disebabkan curah hujan tinggi, dan sedang dilakukan pemupukan oleh Kelompok Tani Berkah. "Beberapa tanaman jagung rusak lantaran dimakan hama Babi Hutan," jelas Betty. Polres Bengkalis, Polsek Mandau, Pemkab Bengkalis, dan Desa Air Kulim, sebutnya, telah mendorong untuk mendukung program gerakan penanaman jagung sejuta hektar Polri merupakan program 100 hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. "Kegiatan tersebut program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, dalam hal ini Polri mendorong kelompok masyarakat, Bumdes Desa Air Kulim, dan pemilik kebun untuk memanfaatkan lahan kebun kelapa sawit untuk di tanami jagung pipil secara tumpang sari," bebernya. Cerita Betty, sebelum tanaman jagung pipil seperti saat ini. Kelompok Tani Berkah mengelola lahan menggunakan alat satu unit Excavator, satu unit jonder, cangkul, dan mulza. "Saat survey tanaman jagung pipil di Desa Air Kulim situasi keadaan aman dan terkendali," tambahnya.