PTPN Group
Sorotan terbaru dari Tag # PTPN Group
PTPN Group Rescep Bangun Gedung Sekolah di Rohul Pasca Terbakar
Rokan Hulu, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara melalui entitasnya, yakni PTPN IV PalmCo Regional III, menunjukkan respons cepat (Rescep) membantu pemulihan sarana pendidikan yang terdampak musibah kebakaran di Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PTPN IV PalmCo Regional III menyalurkan bantuan sebesar Rp199 juta untuk mendukung pembangunan kembali SDN 011 Desa Langkitin yang sebelumnya terbakar. Bantuan tersebut diserahkan Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, didampingi Business Support Head, Achmedi Akbar, kepada Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafarudin Poti. Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafarudin Poti, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan respons cepat PTPN IV PalmCo membantu masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. “Kami sangat mengapresiasi PTPN yang telah membantu membangun kembali sekolah yang terbakar. Jika menunggu biaya dari APBD, tentu harus melalui proses pengajuan dan pembahasan yang memerlukan waktu. Alhamdulillah PTPN dapat membantu lebih cepat,” jelasnya. Menurutnya, hubungan antara PTPN IV dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu selama ini terjalin dengan baik. Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan daerah. “Sekali lagi terima kasih telah membantu pembangunan kampung kita ini dan memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat di Rokan Hulu. Bukan hanya di bidang pendidikan, tetapi juga keagamaan, kesehatan, dan kegiatan sosial lainnya. Daerah kita masih membutuhkan dukungan pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur,” ucap Wabup Rokan Hulu. Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan serta komitmen untuk hadir bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional. “Kami turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa SDN 011 Desa Langkitin. Untuk itu, atas arahan Dirut PalmCo, kami bergerak cepat, dan melalui bantuan ini kami berharap proses pembangunan kembali sekolah dapat berjalan lebih cepat sehingga anak-anak dapat kembali belajar dengan nyaman. PTPN IV PalmCo berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan,” sebut Bambang.
Kejar Target ROA 7,6 Persen 2029, PTPN Group Perkuat Tata Kelola Optimalisasi Aset
Bogor, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) sebagai Holding Perkebunan egaskan komitmen memperkuat struktur finansial, dan nilai ekonomi perseroan melalui program optimasi pemanfaatan aset tetap berupa tanah dan bangunan. Langkah ini diambil sebagai respon strategis terhadap target Return on Asset (ROA) yang ditetapkan dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2025-2029. Di acara Reviu Optimasi Aset Tetap Tanah, dan Bangunan yang digelar di Aula PT Riset Perkebunan Nusantara, Bogor pada tanggal 16 hingga 17 April 2026 lalu, Manajemen paparkan pencapaian ROA perseroan, yang hingga Desember 2025 (unaudited), realisasi ROA konsolidasi PTPN Group tercatat sebesar 3,27 persen. Capaian tersebut setara dengan 117,63 persen dari target tahun 2025 sebesar 2,78 persen. Meski telah melampaui target tahunan, PTPN Group tetap fokus pada penguatan tata kelola aset untuk mengejar target jangka panjang yang tercantum dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2025-2029. ROA yang ditetapkan perusahaan meningkat secara bertahap hingga mencapаi 7,6 persen рada tahun 2029. Hal ini menuntut penguatan strategi optimalisasi aset, peningkatan efisiensi operasional, serta perbaikan kinerja pada entitas Sub Holding dan Anak Perusahaan dengan ROA rendah atau negatif, agar aset yang dimiliki PTPN Group dapat memberikan kontribusi laba yang lebih optimal dan berkelanjutan sesuai target RJPP. Guna mengakselerasi pencapaian target tersebut, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menyelenggarakan sesi khusus Focus Group Discussion (FGD) yang menghadirkan jajaran Direksi, Region Head Sub Holding, serta Kepala Divisi terkait. Pertemuan strategis ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi dari aspek GRC (Governance, Risk and Compliance) terhadap langkah-langkah yang telah diambil, serta mengevaluasi aspek penting lainnya yang mencakup strategi, struktur organisasi, sumber daya manusia, teknologi analisis, hingga alur proses pengelolaan. Direktur Aset PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Agung Setya Imam Effendi, menjelaskan optimalisasi aset salah satu inisiatif strategis untuk memastikan seluruh sumber daya perusahaan dikelola secara produktif dan akuntabel. Ia menekankan perlunya pergeseran paradigma dari metode konvensional menuju pendekatan yang lebih modern dan adaptif. Selain berfokus pada sisi finansial dan teknologi, Agung menginstruksikan penguatan pendekatan sosial kemasyarakatan yang humanis namun tetap strategis, guna menjawab kompleksitas permasalahan di setiap wilayah dengan solusi yang lebih relevan dan efektif. “Kita tidak bisa lagi menggunakan metode konvensional di tengah dinamika bisnis yang sangat cepat. Direksi ingin seluruh entitas di PTPN Group bergerak dalam satu sistem yang seragam, kredibel, dan akuntabel," ujarnya. Dengan sistem yang baik, tambah Direktur Aset, setiap aset tidak hanya sekadar tercatat dan teridentifikasi, tetapi harus dapat dimonitor perkembangannya serta dijaga nilainya secara berkelanjutan dari waktu ke waktu.
Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
Jakarta, katakabar.com - Upaya memperkuat tata kelola dan pengamanan aset negara kian menjadi perhatian badan usaha milik negara (BUMN) sektor perkebunan. PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding PTPN III (Persero) gandeng sejumlah Kejaksaan Tinggi (Kejati) di Sumatera dan Kalimantan untuk memperkuat perlindungan hukum atas aset Hak Guna Usaha (HGU) yang dikelola perusahaan. Kerja sama yang dijalankan sepanjang 2024 hingga 2026 itu mencakup pendampingan Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam perkara perdata dan tata usaha negara, penyusunan pendapat hukum (legal opinion), hingga langkah pemulihan aset dan penagihan kewajiban pihak ketiga. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan, sinergi lintas wilayah dengan institusi kejaksaan menjadi bagian dari strategi memperkuat Good Corporate Governance (GCG) sekaligus memitigasi risiko hukum di tengah kompleksitas persoalan agraria. “Kolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi di berbagai provinsi adalah langkah strategis untuk membangun pengawalan hukum secara menyeluruh, mulai dari pencegahan hingga penyelesaian sengketa,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis, akhir pekan lalu. Sejumlah Kejati yang telah menjalin kerja sama antara lain Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kejaksaan Tinggi Riau, Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Kejaksaan Tinggi Jambi, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur. Jejaring ini mencakup seluruh regional operasional PalmCo. Pendekatannya dibagi dalam dua tahap. Pada tahap preventif, perusahaan meminta pendampingan sejak awal dalam setiap kebijakan strategis agar memiliki landasan hukum yang kuat. Sementara pada tahap kuratif, JPN memberikan bantuan hukum dalam proses persidangan maupun penyelesaian sengketa. Di Kalimantan Tengah, kesepakatan kerja sama diteken pada 13 Februari 2026. Kepala Kejati Kalimantan Tengah Nurcahyo J.M. menyatakan pihaknya siap memberikan pendampingan hukum secara profesional untuk memastikan setiap langkah strategis perusahaan tetap berada dalam koridor hukum. Adapun di Sumatera Barat, nota kesepahaman diteken pada 12 November 2024. Kepala Kejati Sumatera Barat Muhibuddin menegaskan komitmen institusinya mendukung penguatan tata kelola perusahaan agar selaras dengan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan regulasi. Kompleksitas Sengketa Agraria Langkah ini dinilai relevan mengingat luasnya areal HGU yang dikelola PalmCo serta kompleksitas persoalan lahan di sejumlah daerah. Sengketa agraria, tumpang tindih klaim, hingga penguasaan lahan oleh pihak ketiga menjadi tantangan yang kerap dihadapi perusahaan perkebunan negara. Untuk memperkuat posisi hukum, perusahaan juga menyusun dokumentasi historis HGU dalam bentuk “buku putih” sebagai langkah antisipatif atas potensi klaim di masa mendatang. Pengamat tata kelola BUMN menilai kolaborasi dengan aparat penegak hukum dapat mempercepat penyelesaian sengketa dan meminimalkan kerugian negara, sepanjang tetap dijalankan secara transparan dan akuntabel. Bagi PalmCo, pengamanan aset tidak hanya terkait stabilitas operasional, tetapi juga keberlanjutan kontribusi terhadap perekonomian nasional. “Kami ingin memastikan setiap hektar aset negara yang kami kelola terlindungi secara hukum dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan negara,” kata Jatmiko. Di tengah sorotan publik terhadap tata kelola BUMN dan isu agraria, pendekatan kolaboratif lintas provinsi ini menjadi salah satu upaya memperkuat perlindungan aset negara sekaligus menjaga kesinambungan usaha di sektor perkebunan.
PTPN Group dan Kementan Koordinasikan Percepatan Bongkar Ratoon di Jatim
Surabaya, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara komitmen dukung penguatan industri gula nasional, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) bersama Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, melakukan kunjungan koordinasi dengan Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (21/1) lalu. Pertemuan itu membahas percepatan program bongkar ratoon tanaman tebu di wilayah Jawa Timur sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas tebu sekaligus mendukung target peningkatan produksi gula nasional. Di sesi diskusi, Direktur Jenderal Perkebunan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN sektor pergulaan guna mendorong peremajaan tanaman tebu. Program bongkar ratoon dinilai krusial untuk meningkatkan rendemen dan produktivitas lahan, khususnya di sentra-sentra produksi tebu di Jawa Timur. Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Mahmudi, menyampaikan komitmen perusahaan dukung percepatan bongkar ratoon melalui pendampingan teknis kepada petani, penguatan kolaborasi di tingkat lapangan, serta optimalisasi pengelolaan lahan tebu. “SGN siap mengambil peran aktif dalam percepatan bongkar ratoon di Jawa Timur sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas tebu dan memperkuat ketahanan industri gula nasional,” ucap Mahmudi. Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa sambut baik koordinasi tersebut dan menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap program strategis nasional di sektor pergulaan. Ia menekankan bahwa percepatan bongkar ratoon sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan petani tebu di daerah. “Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dukung percepatan bongkar ratoon melalui penguatan kebijakan daerah dan sinergi lintas sektor, agar produktivitas tebu meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani,” terangnya. Melalui koordinasi ini, Holding Perkebunan Nusantara bersama Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur berharap percepatan bongkar ratoon di Jawa Timur dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan daya saing industri gula nasional sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani tebu.
PTPN Group Salurkan Bantuan Buat Korban Bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Jawa Timur
Jakarta, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) selaku Holding PTPN Group menyatakan keprihatinan yang mendalam atas bencana banjir, longsor, dan erupsi Gunung Semeru yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Jawa Timur. Bencana tersebut berdampak signifikan terhadap masyarakat sekitar serta sebagian karyawan di wilayah kerja perusahaan. Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial, PTPN Group bergerak cepat memberikan bantuan darurat dan mengaktifkan posko penanganan bencana di berbagai titik terdampak. Hingga saat ini telah berdiri 10 posko bantuan yang menjangkau lebih dari 250.000 warga terdampak. Bantuan yang disalurkan mencakup paket sembako, selimut, perlengkapan keluarga, kebutuhan ibu dan anak, matras, mantel hujan, hingga bantuan untuk lansia. Penyaluran bantuan dilakukan di berbagai wilayah, termasuk Medan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Deli Serdang, Langkat, Mandailing Natal, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, hingga Lumajang yang terdampak erupsi Semeru. Meski menghadapi kendala di lapangan seperti akses jalan terputus, jembatan rusak, gangguan jaringan komunikasi, dan cuaca ekstrem, PTPN Group terus memastikan distribusi bantuan berjalan lancar melalui koordinasi aktif dengan BPBD, TNI/Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya. Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menyampaikan PTPN Group akan terus mendampingi masyarakat hingga kondisi pulih. “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam bagi seluruh korban bencana. Situasi ini menegaskan peran PTPN Group untuk hadir dan memberikan dukungan nyata bagi masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak berwenang dan memastikan seluruh bantuan tersalurkan tepat sasaran,” ujarnya. Denaldy menambahkan nilai kepedulian dan solidaritas merupakan prinsip penting yang selalu dijunjung PTPN Group dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di sekitar wilayah operasi kami tidak menghadapi masa sulit sendirian. PTPN Group akan melanjutkan pemetaan kebutuhan serta menyiapkan bantuan lanjutan sesuai perkembangan kondisi di lapangan,” imbuhnya. PTPN Group juga melakukan pemantauan berkala terhadap perkembangan penanganan bencana guna memastikan efektivitas bantuan dan mendukung proses pemulihan jangka panjang. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus hadir, membantu meringankan beban para korban, serta memastikan keselamatan masyarakat dan karyawan di seluruh wilayah operasional.
Bantu Perangi Stunting, PTPN Group Jadi Bapak Asuh Puluhan Anak di Inhu
Regional III membantu sejumlah kelompok masyarakat melalui budidaya ikan air tawar. Bantuan tersebut direalisasikan PTPN IV Regional III melalui pembangunan kolam-kolam berukuran cukup besar serta ribuan anakan ikan air tawar. Tujuannya adalah pemenuhan gizi melalui protein hewani yang dikebudidayakan warga secara swadaya. Kini, PTPN IV Regional III kembali hadir melalui program BAAS, setelah sebelumnya sukses dilangsungkan di sejumlah kabupaten dan kota di Riau. Hingga saat ini, program BAAS menjadi salah satu program unggulan PTPN IV Regional III untuk membantu pencegahan dan memerangi stunting di 'Bumi Lancang Kuning' nama lain dari Provinsi Riau.
Menteri LHK Apresiasi Langkah Mitigasi Karhutla PTPN Group
Pekanbaru, katakabar.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq apresiasi langkah Holding Perkebunan Nusantara, yakni PTPN IV PalmCo yang menurunkan pasukan pemadam, dan peralatan pendukung ke wilayah rawan Kebakaran Hutan Lahan atau Karhutla di sekitar area operasinya. Menteri LHK menyampaikan, PalmCo terbukti mampu menjaga kebun yang dikelolanya untuk bebas api. Ia menyebut inisiatif ini merupakan bentuk kepedulian kolektif yang seharusnya menjadi contoh bagi perusahaan lain. Pernyataan itu disampaikan Hanif saat melepas tim gabungan satuan tugas pemadam kebakaran hutan dan lahan yang dipusatkan di lapangan Pertamina Hulu Rokan, Kota Pekanbaru, di pekan keempat Juli 2025 lalu. “Kami berterima kasih atas inisiasi teman-teman perusahaan, dari PTPN yang telah mengerahkan pasukannya berangkat hari ini. Ini adalah bentuk tanggung jawab bersama. Mengatasi kebakaran hutan dan lahan bukan hanya tugas pemerintah daerah, tetapi tugas kita semua,” kata Hanif. Hanif menegaskan, penanggulangan karhutla tidak dapat berjalan efektif jika hanya dilakukan secara sektoral. Kolaborasi, menurutnya, adalah kunci agar upaya mitigasi dan respons cepat bisa terlaksana secara optimal. “Kolaborasi adalah sinyal kuat bahwa penanggulangan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Dunia usaha harus hadir dan menjadi bagian dari solusi,” jelasnya. Ketika kunjungannya ke Riau, Hanif turut mengungkapkan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis dalam menghadapi lonjakan titik api. Termasuk melalui operasi teknologi modifikasi cuaca atau TMC yang bekerja sama dengan BMKG. Selain itu, penguatan penegakan hukum juga terus dilakukan. “Kalau ada yang terbukti membakar, kami tidak akan ragu untuk memberikan sanksi tegas,” terang Hanif. Kondisi cuaca ekstrem yang tengah melanda sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan turut memperbesar risiko karhutla tahun ini. Sejarah panjang kabut asap yang pernah menutup langit Sumatera dan Kalimantan pada 2015 hingga 2019 menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan harus diperkuat sebelum terlambat. Oleh karena itu, dukungan dari sektor korporasi seperti yang dilakukan PTPN IV PalmCo dipandang sebagai kontribusi penting dalam membangun ketangguhan wilayah rawan bencana.
PTPN Group Semarakkan HUT RI ke 80, PTPN I Gelar Lomba dan Baksos Hingga Beasiswa
Jakarta, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara I atau PTPN I, Sub Holding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) turut semarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke 80 Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan menggelar berbagai kegiatan di seluruh wilayah operasionalnya, mulai dari kantor pusat, regional, hingga unit kerja di lapangan. Usung tema nasional “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, rangkaian kegiatan dirancang mencakup perlombaan olahraga dan seni, pertunjukan budaya, kegiatan sosial, pemberian beasiswa, hingga pelaksanaan upacara bendera secara serentak sebagai puncak perayaan. “Sepekan lalu kami telah mensosialisasikan logo dan tema nasional HUT ke 80 RI setelah dilaunching oleh Bapak Presiden. Maka, segenap insan PTPN I mulai aktif mengimplementasikan identitas visual resmi HUT ke 80 RI pada platform media sosial dan kegiatan resmi di lingkup perusahaan,” ujar Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, didampingi Sekretaris Perusahaan, Aris Handoyo, di Jakarta, di pekan pertama Agustus 2025 lalu. Kata Teddy, rangkaian kegiatan digelar secara sederhana namun penuh makna, mencerminkan nilai-nilai patriotisme, persatuan dan kebangsaan yang menjadi semangat utama peringatan kemerdekaan. “Rangkaian acara seperti lomba olahraga, seni budaya, bakti sosial, pemberian beasiswa hingga upacara bendera adalah cerminan bahwa kita tidak melupakan sejarah serta nilai-nilai patriotisme, persatuan, dan kebangsaan. Kegiatan ini juga menjadi perekat bagi sesama karyawan sesuai semangat One PTPN One Culture, serta memberi manfaat langsung kepada masyarakat sekitar,” tegas Teddy. Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo aminkan Teddy. Iya menimpali, seluruh lini di PTPN I telah mulai menyusun kepanitiaan dan agenda kegiatan secara terstruktur. “Insan PTPN I hingga ke unit kerja paling ujung mulai merancang kegiatan menyambut HUT ke 80 RI, termasuk mendekorasi kantor dengan atribut bernuansa kemerdekaan sesuai dengan logo dan tema resmi nasional,” jelas Aris. Selain menguatkan solidaritas internal, sambungnya, kegiatan ini juga ditujukan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Salah satunya dengan penyaluran beasiswa kepada 10 mahasiswa berprestasi, sebagai bentuk investasi untuk generasi penerus bangsa.
DPR RI Nilai PTPN Group Sukses Bangun Fondasi Sawit Masa Depan Melalui Transformasi Digital
merasakan manfaat langsung dari transformasi industri sawit,” sebut Jatmiko. Dalam upaya songsong industri sawit masa depan, ucap Jatmiko, PalmCo menempatkan pengembangan energi terbarukan sebagai agenda utama. Langkah hilirisasi dan pemanfaatan limbah sawit menjadi energi bernilai ekonomis diharapkan dapat mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional.
PTPN Group Siap Distribusikan Beras SPHP di 300 Titik se Indonesia
Jakarta, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) mendukung penuh langkah Pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan nasional melalui partisipasinya dalam program Gerakan Pangan Murah atau GPM. Program ini sasar distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) langsung ke masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Melalui koordinasi bersama Perum Bulog dan Kementerian Pertanian, PTPN dapat amanah untuk mendistribusikan beras SPHP di 300 titik, termasuk melalui Kantor Regional dan unit-unit usaha PTPN I, PTPN IV serta PT Sinergi Gula Nusantara atau SGN. Tahap pertama program rencananya dimulai pada 18 Juli 2025, dengan peluncuran di 20 titik awal yang tersebar di berbagai wilayah strategis, dan akan dilanjutkan secara bertahap hingga mencapai target nasional. Mekanisme distribusi yang diterapkan adalah PTPN mengambil langsung beras dari gudang Bulog yang sudah ditentukan dan selanjutnya menjualnya kepada masyarakat sesuai harga eceran yang ditetapkan pemerintah berdasarkan zonasi wilayah. Beras didistribusikan dalam kemasan 5 kilogram dan setiap pembeli dibatasi maksimal 2 pack per transaksi. Transaksi dilakukan secara digital, disertai pencatatan identitas pembeli guna menjamin akuntabilitas distribusi. Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna menyampaikan, PTPN siap memperkuat kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan nasional melalui sinergi BUMN. “Sebagai BUMN yang selama ini dikenal sebagai penghasil gula dan komoditas perkebunan, PTPN Group siap memperluas kontribusi nyata demi ketahanan pangan nasional,” ujarnya.