Total 25 WBP Penghuni Rutan Kelas IIB Rengat Dapat Remisi di Hari Natal Hukrim
Hukrim
Kamis, 25 Desember 2025 | 12:38 WIB

Total 25 WBP Penghuni Rutan Kelas IIB Rengat Dapat Remisi di Hari Natal

Rengat, katakabar.com - Sempena Natal Tahun 2025, total 25 Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rengat, Indragiri Hulu, Riau mendapat remisi khusus. Remisi Khusus (RK) tersebut, yakni Remisi 15 hari kepada 8 orang dan Remisi Khusus 1 Bulan kepada 17 orang WBP. Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Rengat, Dedy Irawan saat dikonfirmasi, Rabu (24/12) kemarin membenarkan adanya pemberian remisi khusus natal kepada 25 WBP. "Remisi ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas sikap baik dan partisipasi aktif WBP dalam program pembinaan di Rutan Rengat," ujarnya. Berikut nama-nama penerima remisi khusus di Rutan Kelas IIB Rengat, yakni remisi 15 hari, Fernando Rajagukguk, Robet Butarbutar, Sahat Maruba Gultom, Sahat Tua Samosir, Sukri, Rikycardo Gurning dan Abet Nego. Sementara, RK 1 Bulan diperoleh Albert Pardomuan Pardede, Andreas Sitanggang, Andrew Jonathan Sibuea, Anwar Siregar, Berkat Silitonga, Bilson Sihombing, Eddy MT Girsang, Fransiskus dan Iyan Wahyu Waruwu. Kemudian Johanes Eka Septian, Jontra Tarigan, Juni Simorangkir, Koko Siahaan, Makmur Lumban Gaol, Rinalian Nadeak, Satria Julyanto dan Yosep Simamora. Karutan berharap pemberian remisi Natal ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berperilaku baik, menaati peraturan, serta mengikuti seluruh program pembinaan dengan sungguh-sungguh. Remisi bukan hanya bentuk penghargaan negara atas perubahan sikap dan perilaku, tetapi menjadi sarana untuk menumbuhkan harapan, memperkuat keimanan, dan mendorong warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab, dan bermanfaat.

Kasus Patok Tanah LBJ Inhu Berujung Penjara Hukrim
Hukrim
Rabu, 05 November 2025 | 16:57 WIB

Kasus Patok Tanah LBJ Inhu Berujung Penjara

Rengat, katakabar.com - Polsek Lubuk Batu Jaya, Indragiri Hulu, Riau, tahan sebanyak tujuh orang pelaku penganiayaan seorang petani kelapa sawit. Masing-masing tersangka berinisial THH, BL LB, dan RAS. Ke empat orang itu diketahui bekerja sebagai tenaga keamanan di perkebunan kelapa sawit milik Golden yang diamankan Jumat, 31 Oktober 2025 lalu. Pada Minggu, 2 November 2025, tersangka bertambah sebanyak tiga orang diantaranya ASZ, ANH, dan AL yang turut serta dalam kasus kekerasan tersebut. Kasus ini berawal dari laporan Hamidun Basir, selaku korban pengeroyokan yang terjadi pada Kamis, 30 Oktober 2025. Ia bersama masyarakat datang ke areal kebun untuk melakukan pemasangan patok tapal batas tanah. Perbuatanya itu, mendapat perlawanan dari penjaga kebun sawit milik Golden dan akhirnya berujung bakuhantam. Korban mengalami luka di bagian kepala dan harus mendapat perawatan di Puskesmas Lubuk Batu Jaya. Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Fahrian Saleh Siregar, menjelaskan personel bekerja dalam kasus ini berdasarkan laporan korban pada Jumat, (31/10). "Hasil dari pemeriksaan dan keterangan saksi-saksi, ketujuh orang tersebut terbukti melakukan kekerasan secara bersama-sama terhadap korban. Saat ini mereka sudah ditahan,” terangnya. Sementara, untuk barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu helai baju milik korban, satu bilah samurai, satu buah parang, satu unit handphone, serta uang tunai sebesar Rp100 ribu. Pada kasus ini, para tersangka dijerat dengan Pasal 328 KUHPidana atau Pasal 170 ayat (2) ke-1 KUHPidana jo Pasal 170 ayat (1) KUHPidana, atau Pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHPidana jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara hingga 12 tahun.

Rutan Rengat Doa Bersama, 'Semoga Indonesia dalam Lindungan Tuhan' Riau
Riau
Senin, 01 September 2025 | 14:30 WIB

Rutan Rengat Doa Bersama, 'Semoga Indonesia dalam Lindungan Tuhan'

Indragiri Hulu, katakabar.com - Pihak rumah tahanan negara atau Rutan Kelas IIB Rengat, Indragiri Hulu, Riau gelar kegiatan doa bersama dengan warga binaan, Senin (1/9). Mereka meminta keselamatan hingga kebaikan negeri tercinta kepada Tuhan Yang Maha Esa di Mesjid Al Hiijrah Rutan. Prosesi acara diikuti secara khidmat oleh Ridar Firdaus Ginting, selaku Karutan Rengat, Pejabat Struktural, seluruh jajaran pegawai dan perwakilan warga binaan. Ridar Firdaus Ginting menyampaikan, memanjatkan doa agar bangsa Indonesia senantiasa dalam lindungan Tuhan, dijauhkan dari segala musibah dan bencana, serta diberikan keberkahan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya. Kegiatan doa bersama ini merupakan bagian dari program yang digagas oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat cinta tanah air serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa melalui pendekatan spiritual. "Ini momentum penting bagi jajaran untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat ikatan batin dalam menjalankan pengabdian kepada negara," terangnya kepada katakabar.com. “Sebagai aparatur negara, kita tidak hanya dituntut untuk profesional dalam bekerja, tetapi juga harus memperkokoh spiritualitas agar setiap tugas yang kita laksanakan senantiasa diridhoi Tuhan," pungkasnya. Lebih lanjut, Ia menegaskan, kegiatan tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh pegawai Rutan Rengat untuk menjaga integritas, meningkatkan solidaritas, dan bekerja dengan semangat kebersamaan.

Kapolres Inhu Minta Maaf Bila Bhayangkara Festival di Kota Rengat Bikin Macet Hukrim
Hukrim
Jumat, 25 Juli 2025 | 17:12 WIB

Kapolres Inhu Minta Maaf Bila Bhayangkara Festival di Kota Rengat Bikin Macet

Indragiri Hulu, katakabar.com - Jajaran kepolisian yang betugas di wilayah hukum Indragiri Hulu, Riau, kini tengah persiapkan segala kebutuhan acara Bhayangkara Festival pads peringatan Hari Bhayangkara ke 79 digelar Sabtu (26/7). Kemeriahan kegiatan ini, diprediksi sebagian ruas jalan utama selama pelaksanaan event berlangsung bakal terganggu alias macet. Soalnya, sejumlah agenda besar seperti Drugbike, kontes motor, konser musik, hingga Bhayangkara Colour Run berlangsug hingga 27 Juli 2025. Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Fahrian Saleh Siregar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas, khususnya warga Kota Rengat atas ketidaknyamanan yang timbul. Misalnya, arus lalu lintas terganggu selama Bhayangkara karena Jalan A. Yani, S. Parman, Jend. Sudirman, Lintas Selatan, Brigjen Katamso, Pasar rakyat , Swadaya, Jalan Sultan hingga Rengat–Tembilahan sementara digunakan untuk Bhayangkara RUN 5K dan 10K. “Kalau kegiatan tersebut dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau Rengat dan areal sekitar,” tuturnya. Menurutnya, arus lalu lintas yang digunakan akan dialihkan untuk kelancaran, serta keamanan peserta lari dan pengunjung festival. Warna-warni dari Colour Run, iringan musik, dan nuansa kebersamaan menjadi daya tarik tersendiri dalam memperingati momen bersejarah Bhayangkara ke 79. Kapolres juga mengapresiasi pengertian, dan kerja sama masyarakat yang tetap tertib dan mendukung jalannya acara. Ia menegaskan semua pengamanan dan pengaturan lalu lintas telah dikoordinasikan secara maksimal dengan instansi terkait untuk meminimalkan dampak terhadap aktivitas warga. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, dan ke depan lebih memperhatikan teknis pelaksanaan agar kegiatan besar seperti ini tetap berjalan meriah tanpa mengganggu kepentingan publik secara luas,” jelasnya.

Panen Sayur Mayur, WBP Rutan Kelas IIB Rengat Wujud Ketahanan Pangan Nasional Riau
Riau
Kamis, 10 Juli 2025 | 16:00 WIB

Panen Sayur Mayur, WBP Rutan Kelas IIB Rengat Wujud Ketahanan Pangan Nasional

Indragiri Hulu, katakabar.com - Petugas rumah tahanan negara atau Rutan Kelas IIB Rengat, Indragiri Hulu, Riau berhasil membina warga binaan pemasyarakatan atau WBP sektor holtikultura, yakni budidaya sayur kangkung. Hasil panennya yang dilakukan pada Kamis (10/7) mencapai 100 kilogram. Kendati hasilnya menjanjikan paling penting membina kemandirian mereka menjadi keterampilan masa depan, sehingga warga binaan setelah keluar dari Rutan kembali kemasyarakatan ada harapan, dan peluang kemandirian lantaran sudah dibekali keterampilan. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi bukti nyata pemasyarakatan di lingkungan Ditjenpas Riau berkomitmen penuh dukung ketahanan pangan, yakni dengan memberdayakan keterampilan warga binaan melalui program pembinaan,” kata Ridar Firdaus Ginting, Karutan Rengat. Kegiatan tersebut selaras dengan 13 program akselerasi yang di canangkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yaitu memberdayakan warga binaan untuk berkontribusi dalam ketahanan pangan. Ditegaskannya, kami terus berkomitmen mengembangkan program ketahanan pangan dilingkungan pemasyarakatan agar berdampak semakin luas.

Program 'Rutan Bersinar': Petugas dan Warga Binaan Rutan Kelas IIB Rengat Dites Urine Hukrim
Hukrim
Kamis, 10 Juli 2025 | 15:08 WIB

Program 'Rutan Bersinar': Petugas dan Warga Binaan Rutan Kelas IIB Rengat Dites Urine

Indragiri Hulu, katakabar.com - Warga binaan rumah tahanan negara atau Rutan Kelas IIB Rengat, Indragiri Hulu, Riau dites urine, Selasa (8/7). Giat ini upaya perkuat komitmen ciptakan lingkungan permasyarakatan bersih dari penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika. Hal ini sejalan dengan 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Petugas medis Rutan pandu proses tes urine diawasi langsung pihak kepolisian setempat. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Rengat, Roby C. Hutasoit menyatakan, total 10 orang warga binaan dan 2 orang pegawai yang melakukan tes urine. “Kami terus berupaya menciptakan Rutan yang bersih dari narkoba,” tegasnya. Tes urine ini bukan hanya untuk deteksi dini, terang Roby, tapi bentuk edukasi dan pengawasan agar warga binaan tidak terlibat penyalahgunaan narkoba selama menjalani masa pidana. "Dari hasil pelaksanaan tes urine tersebut, seluruh sampel yang diperiksa menunjukkan hasil negatif. Ini menunjukkan komitmen yang kuat dari seluruh jajaran Rutan Rengat menjaga integritas dan ketertiban di dalam lingkungan permasyarakatan," jelasnya.

'Jumat Berkah', Rutan Kelas II B Rengat Gelar Bansos Riau
Riau
Sabtu, 14 Juni 2025 | 17:27 WIB

'Jumat Berkah', Rutan Kelas II B Rengat Gelar Bansos

Indragiri Hulu, katakabar.com - Pihak rumah tahanan negara kelas IIB Rengat, Indragiri Huulu, Riau gelar bakti sosial salurkan bantuan, berupa paket sembako kepala keluarga warga binaan dan masyarakat sekitar, Jumat (13/6). Karutan Rengat, Ridar Firdaus Ginting melalui Roby Hutasoit, KPR menjelaskan, pelaksanaan kegiataan tersebut menggandeng CV Aurel Barus Jaya digandeng. Di mana hal ini wujud nyata kepedulian insan pemasyarakatan kepada masyarakat. “Kami ingin hadir tidak hanya sebagai pelayan publik dalam hal penegakan hukum, tapi sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap kondisi sosial di sekitar. Kegiatan ini adalah salah satu cara kami untuk berbagi dan menumbuhkan semangat solidaritas," ulasnya. Menurutnya, sebanyak 15 paket sembako yang masing-masing berisi gula, minyak goreng, dan mie instan serta sirup dan kebutuhan lainnya disalurkan kepada keluarga warga binaan dan warga sekitar Rutan yang telah didata sebelumnya dan dinilai layak menerima bantuan. Karutan menimpali, kegiatan Bakti Sosial atailu Bansos ini selaras dengan semangat 0rogram Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan mendorong jajaran pemasyarakatan untuk terus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Rutan Rengat Deklarasi Anti Narkotika dan Alat Komunikasi Ilegal Hukrim
Hukrim
Senin, 02 Juni 2025 | 18:49 WIB

Rutan Rengat Deklarasi Anti Narkotika dan Alat Komunikasi Ilegal

Indragiri Hulu, katakabar.com - Pihak rumah tahanan negara kelas IIB Rengat, Indragiri Hulu, Riau deklarasi komitmen bersama wujudkan lingkungan bebas dari peredaran narkotika dan alat komunikasi ilegal atau handphone. Rangkaian deklarasi ini mulai apel yang dipimpin Ridar Firdaus Ginting, Karutan yang diikuti seluruh pejabat struktural serta segenap pegawai Rutan, Senin (2/6). Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas. “Komitmen bersama perlu untuk menciptakan Rutan yang aman, tertib, dan bersih dari praktik-praktik terlarang,” terangnya. Menurutnya, pelaksanaan ini tindak lanjut atas Surat Edaran Pengawasan Internal II Nomor PAS-757.PK.08.05 Tahun 2025 tentang pengawasan internal pelaksanaan penggeledahan blok hunian yang aman dan efektif, serta antisipasi risiko terjadinya penyimpangan prosedur, dan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban lainnya. "Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan komitmen moral kita semua sebagai insan pemasyarakatan dalam menjaga marwah institusi dan menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba serta alat komunikasi ilegal," jelasnya. Diketahui, deklarasi ini ditandai dengan penandatanganan, dan pembacaan komitmen bersama oleh seluruh pegawai sebagai bentuk nyata dukungan terhadap penguatan pengawasan internal serta upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Dengan terlaksananya kegiatan ini, Rutan Rengat menegaskan kesiapannya untuk terus memperkuat sistem pengawasan dan menjaga integritas dalam seluruh aspek pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Warga Binaan Rutan Rengat Rutin Digeledah, Ada Apa? Riau
Riau
Senin, 19 Mei 2025 | 10:16 WIB

Warga Binaan Rutan Rengat Rutin Digeledah, Ada Apa?

Indragiri Hulu, katakabar.com - Warga Binaan Pemasyarakatan di Rumah Tahanan Negara atau Rutan Kelas IIB Rengat, Indragiri Hulu, Riau dirazia oleh petugas keamanan. Penggeledahan di seluruh sudut kamar ini kegiatan rutin digelar, Ahad (18/5). ”Benar, kami kemarin lakukan razia rutin di Blok hunian guna mencegah masukkan barang-barang terlarang dan penyalahgunaan narkoba dalam Rutan,” terang Wan Rezwanda, KA. KPR Rengat. Dia secara tegas menyampaikan, tidak akan mentolerir adanya tindakan yang dapat menggangu keamanan, dan ketertiban. Di mana razia ini kembali dilaksanakan telah menjadi agenda berkala. “Ada beberapa hasil razia yang kita musnahkan, yakni Korek Api, Botol Kaca, dan Ikat Pinggang, Gunting. Barang-barang ini dinilai dapat menggangu kenyamanan waraga binaan lain di kamar hunian,” tuturnya.