STAI Nurul Hidayah

Sorotan terbaru dari Tag # STAI Nurul Hidayah

STAI Nurul Hidayah Selatpanjang Gelar AKSARA 2026, Libatkan Mahasiswa dan Pelajar se Kepulauan Meranti Pendidikan
Pendidikan
Senin, 19 Januari 2026 | 12:00 WIB

STAI Nurul Hidayah Selatpanjang Gelar AKSARA 2026, Libatkan Mahasiswa dan Pelajar se Kepulauan Meranti

Selatpanjang, katakabar.com - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Hidayah Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, gelar kegiatan akhir semester Tahun Ajaran 2025-2026 bertajuk Ajang Kompetisi Seni, Sains, dan Olahraga (AKSARA) 2026. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (16/1) hingga Minggu (18/1). AKSARA 2026 tidak hanya diikuti mahasiswa STAI Nurul Hidayah, tetapi juga melibatkan siswa dan siswi SMA, MAN maupun swasta sebagai perwakilan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Partisipasi lintas jenjang pendidikan tersebut menjadi daya tarik tersendiri dan menambah semarak pelaksanaan kegiatan. Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI Nurul Hidayah Selatpanjang sekaligus Ketua Panitia Pelaksana AKSARA 2026, M. Subhi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, pihak yayasan, dan civitas akademika kampus atas dukungan penuh yang diberikan. Terima kasih juga kepada Bupati Kepulauan Meranti serta para donatur dari berbagai instansi dan institusi. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan kebaikan bagi kita semua,” ujarnya. Apresiasi serupa disampaikan Ketua STAI Nurul Hidayah Selatpanjang, Dr. Isnaini, M.Pd. Ia mengaku bangga atas kinerja DEMA dan panitia yang dinilai mampu menyelenggarakan kegiatan dengan baik dan meriah. “Kegiatan AKSARA tahun ini patut kita apresiasi. Harapannya, melalui ajang ini dapat lahir bakat-bakat terpendam, baik dari mahasiswa STAI Nurul Hidayah maupun para peserta didik yang ikut berkompetisi,” tuturnya. Selama pelaksanaan AKSARA 2026, berbagai cabang perlombaan digelar. Untuk kategori mahasiswa, lomba yang dipertandingkan meliputi Badminton Ganda Campuran, Fashion Show, Ceramah, Kebersihan Kelas, Tari Kreasi, Voli Putra dan Putri, serta Mini Vlog. Sementara itu, untuk kategori siswa/siswi SMA/MA, cabang perlombaan yang dilombakan adalah Syarhil Qur'an dan Hadroh. Adapun hasil perlombaan tingkat SMA, dan MA, meliputi: Cabang Syarhil Qur'an - Juara I: MAN 2 Sungai Cina, Rangsang Barat - Juara II: MAN 1 Tebing Tinggi - Juara III: SMA Darul Fikri Tebing Tinggi Cabang Hadroh - Juara I: MAN 1 - Juara II: MAN 2 - Juara III: SMA Darul Fikri Kegiatan penutupan AKSARA 2026 yang digelar pada Minggu (18/1) pagu kemarin berlangsung meriah. Pihak Yayasan STAI Nurul Hidayah melalui Bu Haji memberikan kejutan dengan menambahkan hadiah berupa satu unit kulkas serta sejumlah peralatan rumah tangga untuk kegiatan jalan santai. Rangkaian acara penutupan diakhiri dengan makan bersama seluruh peserta dan panitia, sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur atas suksesnya kegiatan. Salah seorang senior mahasiswa STAI Nurul Hidayah, Herman Wahyudi, turut menyampaikan rasa haru dan bangganya terhadap pelaksanaan kegiatan akhir semester tersebut. Menurutnya, AKSARA 2026 mengingatkan kembali pada semangat dan kebersamaan DEMA di masa lalu, sekaligus menjadi momen membahagiakan berkat dukungan penuh dari pihak yayasan. Dengan suksesnya pelaksanaan AKSARA 2026, STAI Nurul Hidayah Selatpanjang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pengembangan minat, bakat, dan prestasi generasi muda di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Mahasiswa STAI Nurul Hidayah Dukung Pemda Kepulauan Meranti di Tengah Tekanan Fiskal Nasional Riau
Riau
Rabu, 07 Januari 2026 | 15:41 WIB

Mahasiswa STAI Nurul Hidayah Dukung Pemda Kepulauan Meranti di Tengah Tekanan Fiskal Nasional

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI Nurul Hidayah Selatpanjang menyatakan dukungan moral kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti di tengah menghadapi tekanan fiskal akibat keterbatasan anggaran daerah. Dukungan tersebut disampaikan langsung Ketua DEMA STAI Nurul Hidayah, M Subhi, bersama sejumlah pengurus saat melakukan audiensi dengan Bupati Kepulauan Meranti, Asmar, di ruang kerja bupati, Rabu (7/1) sekitar pukul 09.00 WIB di Kantor Bupati Kepulauan Meranti. Di pertemuan tersebut, Subhi menyampaikan kedatangan mahasiswa merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi pemerintahan daerah yang saat ini menghadapi tantangan serius, khususnya dalam aspek keuangan daerah yang berdampak pada belum optimalnya pelaksanaan sejumlah program sepanjang tahun 2025. “Kami datang untuk memberikan dukungan di tengah gelombang kritik dan hujatan yang muncul akibat beberapa program pemerintah yang belum berjalan maksimal. Situasi ini perlu dipahami secara objektif, karena salah satu faktor utamanya adalah keterlambatan serta pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat,” ucap Subhi. Ia menjelaskan, pada 2025 lalu Kementerian Keuangan Republik Indonesia melakukan pemangkasan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) secara nasional sebesar Rp50,59 triliun. Kebijakan tersebut berdampak signifikan terhadap daerah-daerah yang sangat bergantung pada dana transfer pusat, termasuk Kabupaten Kepulauan Meranti. Menurutnya, dana yang terdampak meliputi Dana Bagi Hasil (DBH), khususnya DBH sektor migas dan pajak, serta Dana Alokasi Khusus (DAK) baik fisik maupun nonfisik yang pencairannya tidak sepenuhnya terealisasi sesuai jadwal. Akibatnya, sejumlah program pembangunan dan pelayanan publik di daerah terpaksa mengalami penyesuaian bahkan penundaan. “Sekitar 90 persen APBD Kepulauan Meranti bersumber dari dana transfer pusat dan provinsi. Ketika DBH terlambat dan sebagian DAK tidak tersalurkan secara optimal, tentu daerah mengalami tekanan fiskal yang cukup berat,” ulasnya. Meski demikian, Subhi optimistis kondisi keuangan daerah pada tahun 2026 dapat membaik di bawah kepemimpinan Bupati Kepulaua Meranti, H Asmar. Ia menilai Kepulauan Meranti memiliki potensi besar yang dapat dioptimalkan sebagai penggerak ekonomi daerah, seperti sektor perkebunan sagu, perikanan tangkap dan budidaya, industri hilir sagu, serta wisata bahari dan budaya. Sementara, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menyambut baik dan mengapresiasi sikap konstruktif yang ditunjukkan oleh mahasiswa. Ia menegaskan bahwa persoalan fiskal tidak hanya dialami Kepulauan Meranti, melainkan hampir seluruh daerah di Indonesia. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan adik-adik mahasiswa. Hampir seluruh kabupaten dan kota di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau, menghadapi persoalan fiskal yang serupa,” tutur H Asmar. Ia menambahkan, pemerintah daerah terus berupaya mengelola anggaran secara bijak dengan memprioritaskan program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Ia berharap kondisi fiskal daerah dapat membaik seiring dengan perbaikan kebijakan transfer pusat pada tahun 2026. “Jika kondisi keuangan daerah membaik, kami akan memprioritaskan program-program strategis, termasuk beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu dan berprestasi, serta penguatan sektor unggulan daerah,” imbuhnya. Dengan dukungan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti optimistis mampu bangkit dan memaksimalkan potensi daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada 2026 ini, dan seterusnya.

Mahasiswa STAI NH Gelar Doa Bersama dan Deklarasi Pernyataan Sikap DEM Riau
Riau
Sabtu, 06 September 2025 | 11:19 WIB

Mahasiswa STAI NH Gelar Doa Bersama dan Deklarasi Pernyataan Sikap DEM

pun menceritakan rangkaian pemukulan dan pengeroyokan yang diduga dilakukan aparat. Akibat yang terjadi, dari patah tulang hingga kematian yang menimpa anggota keluarganya," bebernya. Kami mengamati, terangnya, sikap Presiden RI, H Prabowo Subianto beberapa hari terakhir mengulang perintahnya agar aparat "menindak tegas" kepada para pendemo yang mereka anggap anarkis. Dia mengaitkan pula unjuk rasa itu dengan tuduhan makar dan terorisme. Presiden RI meminta Kapolri menaikkan pangkat "polisi yang terluka" akibat demo. "Pak Presiden RI, Prabowo Subianto, kami berharap pemerintahan bapak lebih baik, dan lebih bersikap terbuka terhadap para aktivis, aksi yang terjadi ini merupakan akumulasi karena ruang dialog yang sangat sempit. Ketika masyarakat ingin menyampaikan persoalan yang dihadapinya dengan kesulitannya, ruang seperti ada tersedia tapi tidak mudah diakses,kami seperti dianggap musuh ,padahal kami hanya ingin menunjukan rasa cinta terhadap Negara ini," imbuhnya.