Taiwan

Sorotan terbaru dari Tag # Taiwan

Perluas Kerja Sama Global, TechnoGIS Perkenalkan Platform iT Sensing di SCE Taiwan 2026 Tekno
Tekno
Senin, 13 April 2026 | 15:11 WIB

Perluas Kerja Sama Global, TechnoGIS Perkenalkan Platform iT Sensing di SCE Taiwan 2026

Taiwan, katakabar.com - TechnoGIS mengikuti Smart City Expo Taiwan 2026 di Taipei guna perkenalkan iT Sensing sebagai solusi geospasial. Kegiatan ini dimanfaatkan untuk menjalin kerja sama internasional dan memperkuat ekspansi global berbasis teknologi. TechnoGIS turut berpartisipasi dalam ajang Smart City Expo Taiwan 2026 yang berlangsung pada 17 hingga 20 Maret 2026 lalu di Nangang Exhibition Center, Taipei, Taiwan. Di kegiatan tersebut, TechnoGIS memperkenalkan platform geospasial unggulannya, iT Sensing, yang dikembangkan untuk mengintegrasikan dan mengolah data satelit menjadi informasi yang aplikatif bagi kebutuhan industri. Platform ini juga ditampilkan sebagai solusi dalam mendukung perencanaan infrastruktur jaringan 5G, melalui pemanfaatan data geospasial, analitik, dan pemrosesan berbasis cloud guna meningkatkan efisiensi dan akurasi pengambilan keputusan. Di acara ini TechnoGIS di dukung oleh Indonesia Prima sebagai Accelerator dan juga KDII sebagai perwakilan pemerintah Indonesia di Taiwan. Guna memperkuat ekspansi internasional, TechnoGIS menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan sejumlah mitra strategis dari berbagai negara, yaitu Hayani Maison (Afrika), Collexe (Malaysia), Statio (Thailand), dan Stellar Vision (Korea). Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan dan implementasi solusi geospasial di berbagai sektor, dengan mengedepankan kolaborasi teknologi dan pemanfaatan sumber daya lokal di masing-masing wilayah. Selain itu, TechnoGIS juga mengembangkan sejumlah inisiatif strategis di berbagai negara, antara lain pengembangan proyek percontohan di sektor pertanian dan kehutanan di Malaysia bersama Rymba dan Hittera, pengembangan solusi geospasial di Yunani bersama Neuralio, pengembangan platform pemodelan temperatur kota di Republik Ceko bersama Ecoten Urban Comfort, monitoring infrastruktur di kawasan Afrika, serta pengembangan sistem monitoring parkir cerdas di Thailand bersama Statio dan Riffai. TechnoGIS juga menjalin kolaborasi dengan SolarSDGs (Taiwan) dalam pengembangan solusi monitoring panel surya berbasis drone dan sistem pemeliharaan prediktif (predictive maintenance). Berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya TechnoGIS memperkuat ekosistem geospasial global serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data di berbagai sektor pembangunan. CEO TechnoGIS, Sarono, menyampaikan partisipasi dalam ajang ini menjadi momentum strategis bagi perusahaan dalam memperkuat ekspansi global. “Smart City Expo Taiwan merupakan platform yang sangat relevan bagi pengembangan iT Sensing sebagai cloud geospatial dan monitoring platform. Di kegiatan ini, kata Surono, TechnoGIS berhasil membuka kolaborasi di lebih dari 7 negara lintas 3 kawasan, yaitu Asia, Afrika, dan Eropa, yang akan menjadi hub strategis dalam ekspansi global kami. Kami melihat peran penting teknologi ini dalam mendukung perencanaan kota yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan. Ke depan, TechnoGIS berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan tata kota berbasis data dan teknologi,” jelasnya.

Mimpi Kuliah di Luar Negeri, Mahasiswi Binus Buktikan Jalannya Lewat Study Abroad ke Taiwan Pendidikan
Pendidikan
Minggu, 16 November 2025 | 19:00 WIB

Mimpi Kuliah di Luar Negeri, Mahasiswi Binus Buktikan Jalannya Lewat Study Abroad ke Taiwan

Jakarta, katakabar.com - Sejak kecil, Jeselyn Tania, mahasiswa Computer Science Binus@Kemanggisan (Binusian 2026) punya mimpi besar untuk menempuh pendidikan di luar negeri. Melalui Binus, mimpi masa kecil itu menjadi kenyataan. Jeselyn saat ini tengah menempuh program study abroad di National Chi Nan University (NCNU), Taiwan, salah satu mitra universitas mitra Binus yang berlokasi di kota Nantou, daerah yang tenang, hijau, dan dikenal dengan suasana akademiknya yang internasional. Sejak awal kuliah, Jeselyn sudah tahu bahwa Binus memberikan ruang luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman global. Saat memasuki masa Enrichment Semester, ia menemukan jalur yang paling sesuai dengan mimpinya: Study Abroad Track. “Waktu tim International Office (IO) Binus memperkenalkan program ini, aku langsung tahu kalau ini saatnya aku wujudkan mimpi masa kecilku,” ceritanya. Jeselyn apresiasi peran Binus International Office (IO) yang telah mendampinginya sejak awal proses keberangkatan. “Tim IO benar-benar membantu dari awal mulai dari pengurusan dokumen, visa, sampai Learning Agreement. Bahkan ada parents meeting juga, jadi orang tuaku bisa ikut memahami bagaimana prosesnya berjalan,” ujarnya. Bagi Jeselyn, memilih untuk belajar di NCNU bukan tanpa alasan. Universitas ini memiliki reputasi yang kuat di bidang teknologi dan sains, serta lingkungan kampus yang multikultural dan kondusif untuk mahasiswa internasional. Selama menjalani studi di Taiwan, Jeselyn menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait bahasa pengantar yang sebagian besar menggunakan Mandarin. Meski demikian, ia berhasil beradaptasi dengan cepat. “Awalnya sulit karena mata kuliah berbahasa Inggris tidak banyak, tapi lama-lama terbiasa. Apalagi budaya dan kebiasaan di Taiwan mirip dengan Indonesia, jadi aku bisa menyesuaikan diri,” tuturnya. Di luar kelas, banyak pula pengalaman berkesan yang ia dapatkan. Jeselyn bertemu dengan mahasiswa dari berbagai negara, seperti Italia, Peru, Jepang, Vietnam, Malaysia, Perancis, India, dan tentu saja Taiwan, yang semuanya memperkaya pengalaman lintas budayanya. Pengalaman tersebut membuatnya semakin menyadari belajar di luar negeri bukan hanya soal akademik, tetapi tentang memahami dunia dan menemukan versi terbaik dari diri sendiri. Program Study Abroad Enrichment salah satu bentuk nyata komitmen Binus University menyiapkan mahasiswa menjadi global citizen yang kompeten dan berdaya saing internasional. Melalui kemitraan strategis dengan berbagai universitas ternama di dunia, mahasiswa BINUS mendapatkan kesempatan untuk belajar lintas budaya, memperluas jaringan global, serta mengasah perspektif internasional. Sebagai kampus Digital Technology, Binus @Kemanggisan menjadi tempat berkembang yang tepat bagi mahasiswa seperti Jeselyn untuk menyiapkan diri menghadapi era global.