Tasikmalaya

Sorotan terbaru dari Tag # Tasikmalaya

Stasiun Tasikmalaya Stasiun Tersibuk Tiga Setelah Bandung dan Kiaracondong Lima Hari Angleb 2026 Default
Default
Senin, 16 Maret 2026 | 11:33 WIB

Stasiun Tasikmalaya Stasiun Tersibuk Tiga Setelah Bandung dan Kiaracondong Lima Hari Angleb 2026

Bandung, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung catat tingginya mobilitas masyarakat selama lima hari masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 hingga 15 Maret 2026. Dari data pelayanan penumpang di wilayah Daop 2 Bandung, Stasiun Tasikmalaya tercatat menjadi stasiun tersibuk ketiga setelah Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong. Selama periode tersebut, Stasiun Bandung menjadi stasiun dengan jumlah pelanggan berangkat tertinggi dengan total 23.252 pelanggan. Disusul Stasiun Kiaracondong yang melayani 20.054 pelanggan berangkat, sementara Stasiun Tasikmalaya berada di posisi ketiga dengan jumlah 5.165 pelanggan yang melakukan perjalanan menggunakan kereta api. Tingginya angka tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan mobilitas masyarakat yang cukup signifikan di wilayah Priangan Timur, khususnya di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Kereta api menjadi salah satu moda transportasi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, serta tepat waktu. Selain keberangkatan penumpang, data kedatangan pelanggan di stasiun wilayah Daop 2 Bandung juga menunjukkan tingginya arus perjalanan menuju daerah tersebut. Stasiun Bandung tercatat melayani 17.281 pelanggan turun, diikuti Stasiun Kiaracondong sebanyak 8.950 pelanggan. Sementara, Stasiun Tasikmalaya menjadi stasiun kedatangan tersibuk ketiga dengan jumlah pelanggan turun mencapai 7.879 orang selama lima hari masa Angkutan Lebaran 2026. Hal ini semakin memperlihatkan bahwa wilayah Tasikmalaya menjadi salah satu tujuan perjalanan masyarakat selama periode mudik Lebaran. Selain ketiga stasiun tersebut, beberapa stasiun lain juga mencatat angka pelayanan penumpang yang cukup tinggi. Untuk pelanggan yang berangkat, Stasiun Cimahi tercata ada 2.979 pelanggan dan Stasiun Purwakarta ada 2.949 pelanggan. Sedang, untuk pelanggan yang datang, tercatat di Stasiun Banjar ada 5.222 pelanggan turun dan Stasiun Garut ada 3.160 pelanggan turun. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Tasikmalaya menjadi perhatian KAI untuk terus meningkatkan pelayanan transportasi kereta api bagi masyarakat di wilayah tersebut. “Kami melihat adanya peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup signifikan di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya selama periode Angkutan Lebaran tahun ini. Hal ini menunjukkan kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan jarak jauh dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata Kuswardojo. Kuswardojo menambahkan KAI Daop 2 Bandung terus berupaya merespons kebutuhan masyarakat dengan meningkatkan aksesibilitas layanan kereta api, khususnya di wilayah yang menunjukkan pertumbuhan mobilitas yang tinggi. “Salah satu langkah yang kami lakukan adalah dengan memberikan kemudahan akses perjalanan bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya dengan memberhentikan KA Serayu di Stasiun Rajapolah untuk melayani naik dan turun penumpang mulai 14 Maret 2026. Dengan adanya layanan ini, masyarakat di wilayah Rajapolah dan sekitarnya dapat lebih mudah mengakses transportasi kereta api tanpa harus menuju stasiun yang lebih jauh,” jelas Kuswardojo. KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada pelanggan serta memperluas akses transportasi kereta api bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang menunjukkan pertumbuhan mobilitas tinggi, sehingga perjalanan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan nyaman.

Ke PLTA Jatigede Mahasiswa Universitas Perjuangan Tasikmalaya Kunjungan Kuliah Kerja Pendidikan
Pendidikan
Senin, 23 Februari 2026 | 16:00 WIB

Ke PLTA Jatigede Mahasiswa Universitas Perjuangan Tasikmalaya Kunjungan Kuliah Kerja

Sumedang, katakabar.com - Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil dari Universitas Perjuangan Tasikmalaya melakukan Kunjungan Kuliah Kerja ke PLTA Jatigede, Sumedang, Jawa Barat, di awal Februari 2026 lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengalaman langsung mengenai sistem pembangkit listrik ramah lingkungan, serta pemanfaatan energi terbarukan. Ketika berkunjung kala itu pihak Universitas langsung diterima Manajemen UBP Jatigede dalam hal ini diwakili Budi Putranto selaku Assistant Manager Administrasi. Ia menyampaikan sambutan hangatnya dan ucapan terima kasih kepada perwakilan Universitas atas kunjungannya, serta menyampaikan harapan kepada para Mahasiswa untuk dapat berperan ke depan meneruskan pambangunan negara melalui pembangkitan Listrik ramah lingkungan. Para peserta mendapatkan penjelasan mendalam tentang proses operasional PLTA, mulai dari pengelolaan air bendungan hingga distribusi energi listrik ke masyarakat. Selain itu, kunjungan ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengaitkan teori yang dipelajari di kampus dengan praktik nyata di lapangan. Pihak PLTA Jatigede juga menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi pendidikan dan industri, sekaligus mendorong generasi muda agar lebih peduli terhadap pengembangan energi bersih di Indonesia.