Teken MoU
Sorotan terbaru dari Tag # Teken MoU
Siloam Hospitals Surabaya dan Hyundai Gubeng Teken MoU Inovasi Layanan dan Edukasi Kesehatan
Surabaya, katakabar.com - Siloam Hospitals Surabaya resmi menjalin kerja sama strategis dengan Hyundai Gubeng melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah kolaborasi lintas industri yang berfokus pada peningkatan layanan, inovasi, serta kenyamanan bagi pasien dan masyarakat. Inisiatif ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara sektor kesehatan dan otomotif sekaligus memperkenalkan kolaborasi tersebut kepada media. “Kerja sama ini bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pasien. Selain itu, melalui kolaborasi lintas sektor, kami ingin memperluas pendekatan layanan kesehatan yang lebih adaptif, informatif, dan relevan dengan kebutuhan masa kini,” ujar dr. Lisa Gunawan, MM, Direktur Rumah Sakit Siloam Hospitals Surabaya. Sinergi Siloam Hospitals Surabaya dan Hyundai Gubeng diwujudkan melalui berbagai inisiatif, antara lain: - VVIP Patient Pick Up Service menggunakan kendaraan Hyundai untuk meningkatkan kenyamanan pasien. Pasien yang memenuhi ketentuan layanan ini di antaranya merupakan pasien yang menginap di kamar VVIP, maupun akan menjalani layanan Medical Check Up paket Pearl dan Platinum. - Health Talk on Wheels, podcast edukasi kesehatan di dalam kendaraan bergerak Hyundai Palisade bersama dokter spesialis Siloam Hospitals Surabaya Program-program tersebut dirancang untuk menghadirkan pendekatan baru dalam komunikasi kesehatan, menggabungkan teknologi, mobilitas, dan edukasi dalam satu pengalaman yang inovatif. CEO Siloam Hospitals Surabaya, dr. Maria Magdalena Padmiddewi, Sp.PK, menegaskan kerja sama ini mencerminkan visi institusi untuk menjadi penyedia layanan kesehatan terbaik berkelas internasional di Indonesia Timur. Sementara, Branch Manager Hyundai Gubeng, Eri Nugroho Tanojo, menyampaikan bahwa kolaborasi ini membuka peluang sinergi baru antara teknologi otomotif dan sektor kesehatan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kemitraan ini, kedua pihak berharap dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui layanan yang lebih nyaman, akses informasi kesehatan yang lebih luas, serta program kolaboratif yang relevan dengan kebutuhan publik. Bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi terkait VVIP pick up service atau mencari informasi lebih lanjut mengenai pengobatan umum, Siloam Hospitals Surabaya menyediakan akses mudah melalui: Aplikasi MySiloam, situs resmi www.siloamhospitals.com/cari-dokter maupun call centre: 1500911
Kolaborasi! Pemkab Kepulauan Meranti dan PN Bengkalis Teken MoU Sidang Keliling
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) dengan Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis tentang pelaksanaan pelayanan sidang di luar gedung pengadilan atau sidang keliling, Kamis (5/2), di Gedung Kuning Kantor Bupati Kepulauan Meranti. MoU tersebut ditandatangani oleh Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar bersama Ketua PN Bengkalis, Lenny Lasminar Silitonga, SH, MH. Kesepakatan ini menjadi wujud komitmen bersama meningkatkan akses dan kualitas pelayanan peradilan bagi masyarakat Kepulauan Meranti. Kegiatan tersebut turut dihadiri Panitera PN Bengkalis, Barita Janson Manihuruk beserta jajaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Staf Ahli Bidang Hukum, serta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti. Ketua PN Bengkalis, Lenny Lasminar Silitonga, menyampaikan sidang keliling program Mahkamah Agung Republik Indonesia yang dilaksanakan PN Bengkalis untuk melayani masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia menegaskan, nota kesepakatan tersebut diperbarui setiap tahun. “Untuk tahun 2026, hari ini kita kembali menandatangani nota kesepakatan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran atas sambutan yang luar biasa,” jelasnya. Menurut Lenny, melalui sidang keliling, masyarakat Kepulauan Meranti tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Bengkalis untuk mendapatkan layanan pengadilan. “Kini bukan masyarakat Meranti yang datang ke Bengkalis, tetapi Pengadilan Negeri Bengkalis yang hadir langsung di Kabupaten Kepulauan Meranti. Ini untuk mempermudah masyarakat mencari keadilan, sekaligus menghemat biaya, waktu, dan tenaga,” tegasnya. Ketua PN Bengkalis juga menyoroti ancaman serius kejahatan narkotika yang dinilainya membahayakan masa depan generasi bangsa. Ia menegaskan tidak ada toleransi terhadap tindak pidana narkotika dan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memeranginya melalui edukasi hingga ke tingkat paling dasar. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, mengutarakan penandatanganan MoU tersebut merupakan langkah strategis dan wujud nyata sinergi antarlembaga dalam meningkatkan pelayanan publik, khususnya di bidang penegakan hukum dan keadilan. “Kondisi geografis Kepulauan Meranti yang merupakan wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam mengakses layanan peradilan. Jarak, biaya transportasi, dan keterbatasan sarana kerap menjadi kendala,” ucapnya. Ia menambahkan, kerja sama dengan PN Bengkalis melalui pelaksanaan sidang keliling menjadi solusi konkret agar layanan hukum lebih dekat, mudah dijangkau, serta memberikan kepastian hukum yang berkeadilan bagi masyarakat. “Nota kesepakatan ini bukan sekadar dokumen formal, tetapi menjadi dasar kuat dalam mewujudkan proses peradilan yang cepat, sederhana, dan berbiaya ringan,” imbuhnya. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, berharap dengan dukungan Ketua PN Bengkalis, kehadiran Pengadilan Negeri di Kabupaten Kepulauan Meranti yang selama ini diharapkan dapat segera terwujud. “Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti berkomitmen penuh mendukung peningkatan kualitas pelayanan hukum demi terwujudnya pelayanan publik yang prima dan berkeadilan,” tandasnya.
Dukung SDM Unggul, Berkualitas dan Islami, Pemkab Kepulauan Meranti dan UIN Suska Riau Teken MoU
Pekanbaru, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti kembali memperkuat sektor pendidikan melalui kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, dan Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Novianti, MS, SE, M.Si, AK, di Ruang Pertemuan Rektorat UIN Suska Riau, Jumat (23/1). Kerja sama ini meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menuju daerah yang unggul, agamis, dan sejahtera. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi. “Kerja sama ini diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata dalam mencetak SDM Meranti yang unggul dan berkualitas, sehingga mampu mengisi kebutuhan tenaga ahli di daerah,” ujarnya. Ia menegaskan komitmen Pemkab Kepulauan Meranti mendukung dunia pendidikan di tengah keterbatasan anggaran daerah. Di mana setiap tahunnya, Pemkab Kepulauan Meranti tetap mengalokasikan anggaran beasiswa bagi putra-putri daerah yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. “Pada 2025 lalu, Pemkab Kepulauan Meranti telah menyalurkan beasiswa kepada 600 mahasiswa dengan total anggaran sebesar Rp1,5 miliar,” jelasnya. Di kegiatan tersebut, H Asmar juga mengusulkan permintaan tenaga ahli gizi kepada UIN Suska Riau guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program nasional Presiden Prabowo Subianto. “Kami membutuhkan sedikitnya 15 tenaga ahli gizi untuk mendukung suksesnya program MBG hingga ke pelosok desa, dengan status PPPK Kementerian,” tuturnya. Selain itu, Pemkab Kepulauan Meranti juga menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UIN Suska Riau dengan berkoordinasi bersama pemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa yang menjadi lokasi KKN. Sementara, Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Novianti, menimpali UIN Suska Riau mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai-nilai Islam dalam setiap proses pembelajaran. Ia juga menyebutkan bahwa sejak tahun 2024, UIN Suska Riau telah meraih akreditasi unggul dari BAN-PT. Saat ini, UIN Suska Riau memiliki delapan fakultas dan satu program pascasarjana dengan total 40 program studi, serta jumlah mahasiswa aktif mencapai sekitar 25 ribu orang. Kampus yang mengusung tagline Unggul, Islami, dan Madani ini juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai universitas luar negeri, baik di kawasan Asia Tenggara maupun Timur Tengah. “Dengan kapasitas yang kami miliki, UIN Suska Riau siap mendukung visi dan misi Kabupaten Kepulauan Meranti dalam mewujudkan SDM yang unggul, agamis, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya. Kerja sama ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara Pemkab Kepulauan Meranti dan UIN Suska Riau dalam meningkatkan kapasitas SDM, mendorong inovasi kebijakan, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Turut mendampingi Bupati Kepulauan Meranti dalam kegiatan tersebut antara lain Staf Ahli Bupati, Randolf, Kepala Dinas Pendidikan, Tunjiarto, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Edi Susanto, Kabag Kesra Syafrizal, Plt Kabag Prokopim, Roni, serta Staf Kominfo Meranti. Sedang, Rektor UIN Suska Riau didampingi para Wakil Rektor, Dekan, dan Civitas Akademika UIN Suska Riau.
Teken MoU, Pemkab Kepulauan Meranti dan Karimun Perkuat Sinergi Percepatan Pembangunan Daerah
Karimun, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti jalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun di berbagai sektor urusan pemerintahan daerah. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun yang diwakili Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole. Penandatanganan MoU berlangsung di Rumah Dinas Bupati Karimun, Jalan Yos Sudarso, Tanjung Balai Karimun, Sabtu (16/1) malam. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Edi Susanto, menjelaskan kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun H. Junaidi, Anggota DPRD Karimun, Muhammad Firdaus, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Karimun, serta Ketua Kerukunan Keluarga Besar (KKB) Meranti Karimun. Sementara, Bupati Kepulauan Meranti didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Marwan, Kabag Tata Pemerintahan Edi Susanto, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Roni, Kabag Perekonomian Sukri, serta staf Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Meranti. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Karimun. Ia menilai kerja sama tersebut sangat penting dan strategis dalam rangka mempercepat pembangunan daerah, mengingat kedua kabupaten merupakan daerah bertetangga yang saling membutuhkan. Menurutnya, Kabupaten Kepulauan Meranti sangat bergantung pada Kabupaten Karimun, terutama dalam pembangunan infrastruktur. Karimun sebagai daerah penghasil batu dan pasir menjadi pemasok utama bagi kebutuhan pembangunan di Meranti. “Kepulauan Meranti akan kesulitan membangun infrastruktur apabila pasokan pasir dan batu dari Karimun terganggu. Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap pasokan bahan bangunan tersebut dapat berjalan lancar,” ujar H Asmar. Selain itu, ia berharap ke depan kedua daerah dapat terus saling melengkapi sesuai potensi masing-masing. Kabupaten Karimun dikenal dengan hasil tambang pasir laut dan batu, sementara Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki potensi unggulan di sektor sagu, kelapa, dan hasil perkebunan lainnya. Hal senada disampaikan Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole. Ia menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Karimun untuk bekerja sama dengan Kabupaten Kepulauan Meranti di berbagai sektor. Menurutnya, kerja sama ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan dasar kepada masyarakat. “Kami siap bekerja sama di semua sektor, terutama dalam peningkatan pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan bidang lainnya yang menjadi kewenangan pemerintah daerah,” kata Rocky. Dengan ditandatanganinya MoU tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dan Kabupaten Karimun berkomitmen untuk saling mendukung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi daerah mewujudkan Meranti yang Unggul, Agamis, dan Sejahtera.
Pemkab Kepulauan Meranti dan Pemko Pekanbaru Teken MoU Kerja Sama Strategis
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti resmi jalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Minggu (11/1). MoU tersebut diteken Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar dan Wali Kota Pekanbaru, H Agung Nugroho, S.E., M.M., di Rumah Dinas Bupati Kepulauan Meranti, Jalan Pramuka. MoU ini menjadi langkah awal penguatan sinergi antardaerah di Provinsi Riau, khususnya dalam bidang pembangunan sumber daya manusia dan ekonomi daerah. Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kepulauan Meranti Sudandri, S.H., jajaran Sekretariat Daerah (Sekdako) Kota Pekanbaru, Kepala Bagian Hukum Kabupaten Kepulauan Meranti, serta sejumlah pejabat terkait dari kedua daerah. Sekda Kepulauan Meranti, Sudandri, S.H., mengatakan penandatanganan MoU tersebut merupakan momentum yang tepat di sela kunjungan kerja Wali Kota Pekanbaru ke Kepulauan Meranti. “Kehadiran Pak Wali Kota kami manfaatkan untuk menjalin kerja sama resmi. Kota Pekanbaru merupakan daerah terdepan di Riau, sehingga banyak hal yang dapat disinergikan, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya. Ia berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua daerah, khususnya dalam peningkatan kapasitas aparatur dan pembangunan ekonomi masyarakat. Sementara, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan kerja sama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru guna mendorong percepatan pembangunan daerah. “Kami yakin banyak pengalaman dan hal positif yang bisa dipelajari dari Kota Pekanbaru. Mudah-mudahan ke depan kita bisa terus bekerja sama untuk kebaikan dan kemajuan bersama,” jelas H Asmar. Di sisi lain, Wali Kota Pekanbaru, H Agung Nugroho, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia juga mengaku terkesan dengan perkembangan daerah tersebut. “Kepulauan Meranti sekarang terlihat semakin bersih, tertata, dan nyaman. Pelabuhannya bagus, tata kotanya rapi, dan ini menunjukkan kemajuan yang luar biasa,” ucapnya. Ia menambahkan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru siap mendukung pengembangan UMKM Kepulauan Meranti, khususnya dalam hal pemasaran produk unggulan daerah. “Produk Meranti seperti sagu, kopi, beras, hasil laut, hingga olahan UMKM memiliki potensi besar. Kami sangat terbuka untuk kerja sama, termasuk membuka peluang investasi dan pemasaran produk ke pasar yang lebih luas,” bebernya. Dengan ditekennya MoU ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Pemerintah Kota Pekanbaru sepakat memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Perkuat KPN Bupati Kepulauan Meranti Teken MoU Hibah Tanah dengan Perum Bulog
Pekanbaru, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti resmi perkuat sinergi Perusahaan Umum (Perum) Bulog melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman hibah tanah. Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, di Kantor Wilayah Perum Bulog Pekanbaru, Senin (15/12). Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menegaskan kerja sama ini langkah strategis mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya perkuat sistem logistik pangan di wilayah kepulauan. “Kegiatan ini menandai semakin eratnya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Perum Bulog dalam memperkuat layanan ketahanan pangan di daerah,” ujarnya. Menurutnya, penandatanganan MoU tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya penyediaan infrastruktur pelayanan publik yang lebih baik dan berkelanjutan bagi masyarakat. "Apresiasi kepada Perum Bulog atas rencana pembangunan gudang dan kantor cabang Bulog di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kehadiran fasilitas tersebut diyakini akan mempercepat dan mengefisienkan distribusi logistik pangan, terutama bagi masyarakat di pulau-pulau yang selama ini menghadapi tantangan akses sembako," jelasnya. Dengan adanya kantor Bulog di daerah, kata H Asmar, pelayanan logistik pangan akan lebih cepat, merata, dan efisien, sehingga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok dapat terjaga. Ia membuka peluang pengelolaan program penyediaan beras oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ke depan. Langkah tersebut dinilai tidak hanya memperkuat sistem logistik pangan daerah, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat ekonomi baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sementara, Direktur SDM dan Umum Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, menegaskan komitmen Bulog perkuat rantai pasok pangan nasional melalui pembangunan infrastruktur pasca panen di berbagai daerah. “Bulog berkomitmen membangun 100 titik infrastruktur pasca panen di Indonesia sebagai implementasi arahan Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan nasional,” ucap Sudarsono. Ia menjelaskan infrastruktur tersebut mencakup pembangunan fasilitas pengering (dryer) serta penggilingan padi dan jagung. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu petani meningkatkan kualitas hasil panen sekaligus menekan biaya logistik. “Khusus di Kabupaten Kepulauan Meranti, Bulog akan membangun kompleks pergudangan berupa gudang beras dan kantor cabang Bulog guna mendukung stabilisasi harga pangan dan memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat,” sebutnya.
ISNJ Bengkalis dan Pemdes Muntai Teken MoU Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi
Muntai, katakabar.com - Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis dan Pemerintah Desa (Pemdes).Muntai resmi tekem Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di momentum Hari Pahlawan Tahun 2025. Kegiatan penandatanganan dilaksanakan di Kantor Desa Muntai, Senin (10/11) kemarin. Dr. Khodijah Ishak, SHI., M.E.Sy, selaku Rektor ISNJ Bengkalis, dan Muhammad Nurin, selaku Kepala Desa Muntai yang melakukan penandatanganan MoU. Kesepakatan bersama ini mencakup beberapa ruang lingkup kerja sama strategis, yakni penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pelaksanaan kerja lapangan (PKL) mahasiswa, serta berbagai kegiatan lain yang sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing pihak. Dr. Khodijah Ishak, menyampaikan kerja sama ini langkah konkret ISNJ Bengkalis dalam memperluas jaringan kemitraan dan memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi di tingkat desa. “Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Muntai, sekaligus menjadi wadah pengembangan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan sosial di lapangan,” ujarnya. Sementara, Muhammad Nurin, Kepala Desa Muntai menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mendukung pelaksanaan program-program pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. “Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan potensi dan sumber daya yang kami miliki di desa dengan keilmuan dan inovasi dari pihak perguruan tinggi. Tujuannya untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya demi kemajuan bersama,” jelasnya. Momentum penandatanganan yang bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2025 ini diharapkan menjadi simbol semangat juang baru dalam membangun sinergi antara dunia akademik dan pemerintahan desa.
Kementerian PU dan KemenkopUKM Teken MoU Percepatan Infrastruktur Bangunan Koperasi Merah Putih
Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Kementerian Koperasi (Kemenkop) secara resmi teken Nota Kesepahaman (MoU) tentang Sinergi Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, di Gedung Kementerian Koperasi, Jakarta, Jumat (7/11) lalu. Langkah kolaboratif ini tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan penguatan infrastruktur Koperasi Merah Putih. Program ini selaras dengan arahan Presiden RI, H Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan koperasi desa. Program penguatan infrastruktur ini juga sejalan dengan peluncuran 80.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih yang telah diresmikan di Peringatan Hari Koperasi Nasional, 12 Juli 2025 lalu. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan peran strategis Kementerian PU dalam mendukung pelaksanaan Inpres tersebut. “Ada peran Kementerian PU di Inpres Nomor 17 Tahun 2025 ini. Kita akan menyiapkan desain prototipe dan bekerja sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara karena Agrinas yang akan melakukan pembangunan fisiknya,” kata Dody. Menteri PU menjelaskan desain prototipe yang disusun oleh Kementerian PU akan mengacu pada standar kualitas bangunan yang aman dan tahan gempa. Aspek ini menjadi prioritas mengingat kondisi geografis Indonesia yang berada di kawasan ring of fire. “Prototipe ini mengacu pada kualitas bangunan, karena kita berbicara dengan puluhan ribu koperasi di Indonesia. Kami menyadari tidak semua daerah memiliki bahan bangunan yang tahan gempa, sehingga kami akan melakukan supervisi dan koordinasi harian melalui balai di bawah Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Bina Konstruksi di setiap daerah,” jelasnya. Ia menegaskan Kementerian PU siap mendukung penuh arahan Presiden dalam mempercepat penyediaan infrastruktur ekonomi kerakyatan. “Prinsipnya kami siap mensupport arahan Presiden Prabowo, sama seperti kami mendukung pembangunan Sekolah Rakyat atau Dapur BGN MBG, hanya kali ini untuk Kemenkop dan Agrinas,” terangnya. Sementara, Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama strategis lintas kementerian ini. “Terima kasih, kami baru saja menandatangani nota kesepahaman antara Kementerian Koperasi dan Kementerian PU untuk menindaklanjuti Inpres Nomor 17 Tahun 2025, di mana masing-masing kementerian mendapatkan tanggung jawab untuk percepatan pembangunan fisik gudang, gerai, dan kelengkapan desa atau kelurahan koperasi Merah Putih yang sudah dan akan dilaksanakan proses pembangunannya tersebut,” timpal Ferry. Menurut Ferry, rapat penyempurnaan butir-butir kesepahaman juga dihadiri oleh PT Agrinas Pangan Nusantara, yang bertindak selaku pelaksana pembangunan Gerai dan Kelengkapan Koperasi Desa. “Tadi kami mengadakan rapat untuk menyempurnakan butir-butir kesepahaman dan dihadiri oleh PT Agrinas Pangan Nusantara selaku penerima pekerjaan dari Kementerian Koperasi yang menjalankan konstruksi. Karena Kementerian Koperasi tidak memiliki kapasitas untuk melakukan supervisi, kami dibantu oleh Kementerian PU,” lanjut Ferry. Melalui nota kesepahaman ini, Kementerian PU dan Kementerian Koperasi sepakat untuk bersinergi dalam beberapa lingkup kerja sama. Lingkup tersebut meliputi edukasi dan sosialisasi pembangunan fisik koperasi, penyusunan standar gerai dan pergudangan, serta dukungan teknis perencanaan dan pendampingan pembangunan sarana-prasarana koperasi di seluruh Indonesia.
GAPKI dan APHI Teken MoU Cegah dan Kendalikan Karhutla
Jakarta, katakabar.com - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono, tandatangani nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), Soewarso, Kamis (16/10) lalu, tentang upaya pencegahan dan pengendalian Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia. "UPaya pencegahan dan pengendalian Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia, tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, perlu kerja sama multipihak untuk mewujudkan cita cita bersama agar tidak ada kebakaran lahan. “Dunia usaha dapat mengambil peran positif dalam membantu pengendalian Karhutla,” kata Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono, dilansir dari laman mediaperkebunan.id, Selasa (21/10). Dijelaskan Eddy, kerja sama ini tindak lanjut dari roadshow kunjungan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq beberapa waktu lalu di berbagai wilayah di Indonesia yang meninjau kesiapan perkebunan kelapa sawit mengenai pencegahan kebakaran lahan. Kedua organisasi akan saling bantu, dan secara bersama melakukan pembinaan masyarakat upaya pengendalian Karhutla. Melalui program-program bersama yang akan dilakukan kedua organisasi itu, ulas Eddy, kapasitas, dan peran, serta masyarakat pencegahan dan pengendalian Karhutla diharapkan semakin kuat. Di mana partisipasi masyarakat pengelolaan sumber daya alam tanpa pembakaran kian meningkat. Selain meningkatkan kapasitas dan kepedulian masyarakat, sambu Eddy, melalui nota kesepekatan tersebut, baik GAPKI maupun APHI bakal bentuk model pembinaan Desa Peduli Api atau Kelompok Tani Peduli Api sebagai percontohan lintas sektor. “Melalui MoU ini kami bersama-sama akan membangun mekanisme koordinasi, patroli, serta respon cepat terhadap bahaya Karhutla,” timpal Ketua Umum APHI, Soewarso.
Perusahaan Sawit Ini Teken MoU Dorong Kesejahteraan Petani Sawit Labuhanbatu
Labuhanbatu, katakabar.com - PT Perkebunan Milano teken nota kesepahaman ataunmemorandum of understanding/MoU, Program Kebun Kemitraan dengan Koperasi Produsen Seira Mandiri Jaya di Desa Sei Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Program ini bentuk komitmen perusahaan Wilmar Group ini dukung peningkatan kesejahteraan petani sawit di sekitar wilayah operasionalnya. Di kesepakatan itu, PT Perkebunan Milano bakal memberikan dukungan kepada anggota koperasi, berupa pembinaan teknis, akses permodalan, serta jaminan pemasaran hasil panen. Melalui kemitraan ini, masyarakat mendapatkan kesempatan untuk mengelola kebun plasma secara lebih baik dan berkelanjutan. Ketua Koperasi Produsen Seira Mandiri Jaya, Edi Saputra, menyampaikan harapannya agar MoU ini dapat meningkatkan produktivitas tandan buah segar (TBS) sawit petani, di mana saat ini rata-rata masih sekitar 700 kilogram per hektare per tahun. Rendahnya produktivitas disebabkan penggunaan bibit yang belum bersertifikat, dan praktik pemupukan yang belum sesuai standar. “Petani memang sudah menanam sawit, tetapi masih seadanya karena kami hanya tahu cara menanam. Dengan MoU ini, kami berharap produktivitas bisa mendekati standar perusahaan,” ujar Edi di sela penandatanganan kerja sama, dilansir dari laman SindoNews, Senin (29/9). Di tahap awal, program kemitraan plasma akan mencakup sekitar 71 hektare, dan selanjutnya diperluas menjadi 115 hektare. Program ini bakal diikuti 38 petani anggota koperasi. "Dengan pendampingan ini, kami optimistis bisa mencapai kesejahteraan yang lebih baik,” ucapnya. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu, Agussalim Ritonga, mengapresiasi komitmen perusahaan yang telah mematuhi regulasi terkait pembentukan plasma. Ia menilai program tersebut akan memberikan kontribusi nyata bagi petani dan perekonomian daerah. “Kami sangat mengapresiasi, karena program ini akan membawa dampak cukup besar bagi peningkatan ekonomi di daerah,” tuturnya. Head Social Security and License Wilmar, Yudha Adri, menjelaskan pentingnya harmonisasi antara masyarakat dan perusahaan. Pihaknya akan terus memastikan manfaat usaha perkebunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat sekitar.