Telkom AI Center

Sorotan terbaru dari Tag # Telkom AI Center

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur Tekno
Tekno
Senin, 06 April 2026 | 21:10 WIB

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

Jakarta, katakabar.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) perkuat pengembangan ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di kawasan timur Indonesia, dengan mengoptimalkan peran AI Center Makassar sebagai pusat inovasi dan pengembangan talenta digital. Upaya ini dilakukan untuk mendorong lahirnya solusi berbasis AI yang aplikatif serta mendukung percepatan transformasi digital nasional yang merata. Dalam agenda kunjungan kerja ke AI Center Makassar beberapa waktu lalu, Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi meninjau langsung fasilitas serta berbagai inovasi yang dikembangkan oleh talenta digital lokal melalui sesi pameran dan pemaparan proyek. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Telkom dalam memberikan ruang eksplorasi bagi inovator lokal untuk mengembangkan kapabilitas serta memperluas pengetahuan terkait teknologi AI. Menurutnya, AI adalah teknologi strategis yang harus membawa dampak nyata bagi layanan publik dan industri. Inovasi hebat, ujar Rochmad, selalu membutuhkan kolaborasi erat antara perusahaan teknologi, komunitas pengembang, dan institusi pendidikan untuk percepat adopsi dan menghasilkan ekosistem yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. “Pemanfaatan AI bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat memberikan solusi nyata terhadap berbagai permasalahan yang ada di masyarakat dan industri,” kata Faizal. Sebagai bagian dari penguatan ekosistem tersebut, AI Center Makassar hadir melalui implementasi pilar AI Connect dalam inisiatif strategis Telkom AI Center of Excellence (AI CoE). Pilar ini terintegrasi dengan AI Campus, AI Playground, AI Hub, dan AI Native dalam membangun ekosistem AI yang komprehensif, mulai dari kolaborasi riset, pengembangan talenta, hingga implementasi solusi di berbagai sektor. Melalui fasilitas ini, Telkom membuka ruang kolaborasi yang inklusif bagi talenta digital lokal untuk berjejaring, mengembangkan kapabilitas, serta menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Sejumlah solusi yang dipresentasikan antara lain pemanfaatan machine learning untuk klasifikasi Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), model pengelompokan sekolah berbasis unsupervised learning untuk rekomendasi bantuan operasional pendidikan, serta penggunaan deep learning dalam analisis citra endoskopi guna mendukung identifikasi penyakit lambung. Inovasi-inovasi tersebut menunjukkan potensi pemanfaatan data dan teknologi AI dalam mendukung pengambilan keputusan strategis serta peningkatan kualitas layanan di berbagai sektor. Faizal juga mengapresiasi kapabilitas talenta digital lokal yang dinilai memiliki potensi besar dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya bersifat eksperimental, tetapi juga siap diimplementasikan secara praktis. Penguatan kolaborasi lintas ekosistem menjadi kunci agar berbagai inovasi tersebut dapat berkembang lebih jauh di skala nasional dan memberikan nilai tambah yang berkelanjutan. “Talenta digital Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk menghadirkan solusi berbasis AI yang relevan dan aplikatif. Dengan kolaborasi yang tepat, inovasi yang dikembangkan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan efisiensi dan kualitas layanan di berbagai sektor,” terangnya. Kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi interaktif bersama talenta digital dan komunitas teknologi di Makassar guna membahas peluang serta tantangan implementasi AI di lapangan. Forum ini menjadi wadah kolaborasi untuk perkuat sinergi dalam pengembangan inovasi berbasis AI. Melalui rangkaian kegiatan ini, Telkom menumbuhkan optimisme bahwa AI Center Makassar dapat terus berkembang sebagai simpul kolaborasi unggulan di kawasan timur Indonesia. Ke depan, fasilitas ini diharapkan mampu melahirkan talenta digital yang tangguh dan adaptif serta inovasi berbasis AI yang memberikan dampak nyata bagi percepatan transformasi digital nasional.

Telkom AI Center Bandung Bekali 49 UMKM dan Mahasiswa Kuasai Strategi Kreatif Konten Berbasis AI Default
Default
Minggu, 15 Februari 2026 | 10:51 WIB

Telkom AI Center Bandung Bekali 49 UMKM dan Mahasiswa Kuasai Strategi Kreatif Konten Berbasis AI

Bandung, katakabar.com - Workshop AI dan AI Clinic for Business dari Telkom AI Connect Bandung bantu talenta muda dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memanfaatkan AI secara produktif dan aplikatif. Perkembangan gig economy yang semakin pesat menuntut talenta muda dan pelaku usaha untuk beradaptasi dengan cepat, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Menjawab tantangan tersebut, AI Center Bandung melalui pillar AI Connect menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertajuk From Zero to Idea: AI for Content Ideation dan Creative Thinking serta AI Clinic for Business: Solving Real Business Problems with AI, di penghujung Januari 2026. Kegiatan ini bagian dari program Telkom AI Center Bandung pada Kuartal 1 Tahun 2026, sekaligus tindak lanjut dari inisiatif nasional Program Pelatihan Gig Economy dan AI Open Innovation Challenge yang diinisiasi oleh pemerintah untuk mempercepat pengembangan potensi ekonomi digital Indonesia. Workshop From Zero to Idea: AI for Content Ideation & Creative Thinking menghadirkan Rizky Fahmi Hidayat, content creator sekaligus pengelola platform edukatif @solusiremaja.id, sebagai narasumber utama. Sesi ini dirancang untuk memperkenalkan pemanfaatan AI secara praktis dalam proses pengembangan ide, penguatan kreativitas, hingga produksi konten digital yang relevan dengan kebutuhan audiens masa kini. Total 49 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan pelaku UMKM mengikuti workshop ini dengan antusias. Kegiatan dikemas secara interaktif dan hands-on, memungkinkan peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga langsung mempraktekkan penggunaan berbagai tools AI untuk ideasi konten, pengembangan narasi, serta eksplorasi format konten digital. Melalui pendekatan aplikatif ini, peserta diarahkan untuk mengalami transformasi kompetensi dari kondisi belum bisa menjadi bisa dan siap berkarya. Transformasi tersebut tidak hanya mencakup aspek teknis pembuatan konten, tetapi juga perubahan cara berpikir, pola kerja, dan kesiapan mental dalam menghadapi dunia kerja berbasis proyek dan portofolio yang menjadi ciri utama gig economy. Di hari yang sama, AI Centaer Bandung juga menyelenggarakan kegiatan AI Clinic for Business: Solving Real Business Problems with AI. Masih bersama Rizky Fahmi Hidayat sebagai mentor, sesi ini menggunakan format mentoring 1-on-1 yang lebih fokus dan personal. AI Clinic for Business diikuti oleh lima peserta dari kalangan startup dan UMKM, yakni ASETA, GREVO, Koperasi Konsumen SMART, Dapurnisa, dan Hareudang Bandung. Masing-masing peserta membawa kebutuhan dan tantangan bisnis yang spesifik, khususnya dalam pemanfaatan AI untuk pengembangan konten bisnis. Dalam sesi konsultatif ini, peserta mendapatkan pendampingan langsung terkait strategi penggunaan AI dalam content creation, mulai dari perumusan ide yang sesuai dengan karakter brand, peningkatan efisiensi produksi konten, hingga optimalisasi konten untuk menjawab permasalahan bisnis yang dihadapi. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu pelaku usaha memanfaatkan AI secara tepat guna dan aplikatif, bukan sekadar sebagai tren teknologi. Sebagai kota kreatif dan pusat talenta digital, Bandung menurunkan fokus program ke Content Creation Track. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kesiapan talenta muda agar mampu memanfaatkan AI secara produktif, menghasilkan karya konten berkualitas, serta masuk ke ekosistem gig economy berbasis skill. Program ini juga memperkuat peran Telkom sebagai AI Center of Excellence, khususnya pada pilar AI Connect dan pengembangan talenta AI berbasis solusi nyata. Melalui kolaborasi antara edukasi, praktik langsung, dan pendampingan bisnis, Telkom AI Center Bandung berupaya menciptakan ekosistem pembelajaran AI yang relevan dengan kebutuhan industri dan pasar. Sejalan dengan upaya tersebut, Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect, menyampaikan program AI Connect dirancang untuk memberikan dampak yang nyata bagi peserta. “Program ini dirancang bukan hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi untuk membantu teman-teman memahami bagaimana teknologi, termasuk kecerdasan buatan, bisa digunakan secara nyata: untuk meningkatkan produktivitas, membuka peluang penghasilan baru, dan memperkuat daya saing, baik sebagai individu maupun pelaku usaha,” ujar Mizan. Dorong Literasi AI dan Daya Saing Digital Melalui rangkaian kegiatan AI Connect ini, diharapkan terjadi peningkatan literasi AI di kalangan generasi muda dan pelaku usaha. Lebih dari itu, kegiatan ini membuka wawasan bahwa teknologi AI dapat menjadi alat strategis untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan daya saing di tengah ekosistem ekonomi digital yang terus berkembang. Ke depan, AI Center Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pengembangan talenta dan UMKM yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi pada solusi, guna mendukung transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

Telkom AI Center Perkuat Transformasi Digital UMKM Solusi AI di Padang Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 15 Februari 2026 | 10:14 WIB

Telkom AI Center Perkuat Transformasi Digital UMKM Solusi AI di Padang

Padang, katakabar.com - Telkom AI Center of Excellence (Telkom AI Center) melalui program unggulannya kembali menegaskan komitmen mendukung transformasi digital pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumatera Barat dengan menggelar seminar dan talkshow “AI Clinic for Business: Smart Business with AI-Solusi Cerdas untuk UMKM Naik Kelas.” Kegiatan ini dirancang sebagai ruang kolaborasi dan pembelajaran bersama antara praktisi, pelaku usaha, dan Telkom dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital secara lebih inklusif. Seminar ini menghadirkan Gina Wahyuni, konsultan dan trainer UMKM, yang membagikan pengalaman serta praktik terbaik dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung operasional bisnis. Dalam pemaparannya, Gina menekankan kehadiran AI dapat membantu UMKM bekerja lebih efisien dan fokus pada pengembangan usaha. “Pelaku UMKM tidak perlu lagi merasa kesulitan karena saat ini sudah ada AI yang bisa dimanfaatkan sebagai asisten pribadi. AI dapat membantu berbagai kebutuhan bisnis dan siap digunakan kapan saja, selama dimanfaatkan sesuai kebutuhan usaha,” ujar Gina. Kegiatan ini diikuti oleh para pelaku UMKM di Kota Padang dan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Diskusi berjalan secara interaktif, membahas berbagai topik praktis seperti pembuatan konten promosi, pemahaman pasar, hingga strategi pemasaran digital yang relevan dengan kondisi UMKM saat ini. Selain sesi diskusi, peserta juga diajak untuk mencoba langsung penggunaan AI, sehingga proses pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan kolaboratif. Bersamaan dengan kegiatan tersebut, Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect, menekankan pentingnya kolaborasi dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital di kalangan UMKM. “Kolaborasi antara Telkom, praktisi, dan pelaku UMKM menjadi kunci agar pemanfaatan teknologi dapat berjalan lebih optimal. Kami ingin mendorong UMKM untuk melihat AI sebagai bagian dari proses pengembangan usaha ke depan. Dengan literasi digital yang tepat, UMKM akan lebih siap beradaptasi dan meningkatkan daya saingnya,” jelas Mizan. Telkom AI Center Padang juga memperkenalkan berbagai peluang pemanfaatan AI yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan UMKM, mulai dari mendukung pemasaran hingga pengambilan keputusan berbasis data. Pendekatan ini diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi berkelanjutan antara Telkom dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem digital yang saling mendukung. Melalui kegiatan ini, Telkom AI Center of Excellence Padang kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam pengembangan kapabilitas digital UMKM di Sumatera Barat. Dengan semangat kolaborasi, kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga mendorong UMKM untuk lebih percaya diri memanfaatkan teknologi dan tumbuh secara berkelanjutan di era digital.

Telkom AI Center Bali Bahas Peran AI Keberlanjutan Lingkungan dan Transformasi Digital Tekno
Tekno
Rabu, 28 Januari 2026 | 11:50 WIB

Telkom AI Center Bali Bahas Peran AI Keberlanjutan Lingkungan dan Transformasi Digital

Bali, katakabar.com - Telkom AI Center Bali gelar AI Connect Online Series angkat tema “The Intersection of Sustainability and AI” , Sabtu (17/1) lalu. Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting ini berlangsung selama kurang lebih tiga jam dan diikuti peserta dari berbagai latar belakang profesional, mulai dari pelaku industri digital, praktisi teknologi, hingga pemerhati isu keberlanjutan. Webinar ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai peran strategis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam mendukung pelestarian lingkungan serta mendorong transformasi digital yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Melalui forum ini, Telkom AI Center Bali menegaskan komitmennya dalam memperkuat literasi AI yang tidak hanya berorientasi pada inovasi teknologi, tetapi juga pada dampak sosial dan lingkungan. Sesi pertama menghadirkan Wira Atmana Wibisana, Product Design Lead Clamby.id, yang membahas pentingnya keseimbangan tiga pilar keberlanjutan, yakni perlindungan lingkungan, sistem ekonomi yang bertanggung jawab, dan keadilan sosial. Dalam paparannya, Wira membagikan praktik nyata penerapan AI melalui Clamby, sebuah tech startup binaan Apple Developer Academy yang memanfaatkan AI untuk mengurangi limbah industri fesyen. Platform ini membantu pengguna mendata isi lemari pakaian secara digital dan memberikan rekomendasi padu padan, sehingga mendorong konsumsi fesyen yang lebih sadar dan berkelanjutan. Selain itu, Wira menyoroti berbagai contoh global pemanfaatan AI untuk sustainability, seperti Too Good To Go yang berfokus pada pengurangan limbah makanan, Google DeepMind yang berhasil menekan konsumsi energi pusat data hingga 40 persen, serta Pachama yang memanfaatkan citra satelit dan AI untuk memantau kondisi hutan secara real-time. Di sesi kedua, Soviani Sopandi, Founder Bestari Amerta Nusantara, mendemonstrasikan pemanfaatan ChatGPT-5 Mini sebagai asisten otomatis dalam mendukung komunikasi dan pemasaran digital perusahaan. Dalam sesi ini, Soviani memperlihatkan berbagai fitur AI, mulai dari pembuatan kalender konten, penulisan blog, carousel content creator, hingga reels creator yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan konsistensi strategi digital marketing secara signifikan. Program Lead Telkom AI Connect, Mizan Lazuardi, menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Telkom dalam membangun ekosistem AI yang berdampak nyata bagi keberlanjutan. “Melalui AI Connect Online Series, kami ingin mendorong pemanfaatan AI yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat. AI harus menjadi solusi nyata untuk tantangan global, termasuk isu keberlanjutan,” ujar Mizan. Ia menambahkan, Telkom AI Connect akan terus menghadirkan ruang kolaborasi dan pembelajaran bagi pelaku industri, kreator, dan talenta digital agar mampu mengembangkan inovasi berbasis AI yang selaras dengan prinsip sustainable development. Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi dan aktif berdiskusi mengenai peluang implementasi AI di berbagai sektor. Diskusi interaktif ini menunjukkan tingginya minat terhadap pemanfaatan AI sebagai alat strategis untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan transformasi digital bisnis di Indonesia. Melalui penyelenggaraan AI Connect Online Series ini, Telkom AI Center Bali berharap dapat memperluas kesadaran publik mengenai pentingnya integrasi AI dan sustainability, sekaligus mendorong lahirnya inovasi-inovasi digital yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Telkom AI Center of Excellence Edukasi Lebih 50 Anak Muda Papua Tekno
Tekno
Senin, 22 Desember 2025 | 12:00 WIB

Telkom AI Center of Excellence Edukasi Lebih 50 Anak Muda Papua

Jayapura, katakabar.com - Telkom AI Center of Excellence Papua (AI Center Papua) kembali menunjukkan komitmennya dukung peningkatan literasi teknologi di kalangan generasi muda Papua dengan menggelar workshop bertajuk “Bijak Dalam Penggunaan AI di Masa Muda”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan berhasil menarik partisipasi lebih dari 50 anak muda Papua dari berbagai latar belakang pendidikan dan profesi. Workshop ini salah satu bentuk dukungan nyata dari AI Center Papua sebagai ruang belajar dan pengembangan kapasitas anak muda Papua dalam mengenal, memahami, serta memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya diperkenalkan pada konsep AI, tetapi juga diajak untuk memahami peran penting manusia dalam mengendalikan dan memanfaatkan teknologi tersebut secara bertanggung jawab. Konsep workshop dirancang secara interaktif dan menarik, sehingga menciptakan ruang diskusi yang terbuka bagi peserta untuk saling belajar dan berbagi pengalaman terkait penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari. Peserta berasal dari berbagai wilayah, antara lain Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat Daya, dan Provinsi Papua Tengah, yang menambah kekayaan perspektif dalam diskusi yang berlangsung selama kegiatan. Acara ini dipandu oleh Business and Community Lead (BCL) Telkom AI Connect Papua, Agustien Sanggenafa. Di sesi pembukaan, Agustien memperkenalkan Telkom AI Center of Excellence Papua serta peran pilar AI Connect dalam membangun ekosistem pembelajaran AI di Tanah Papua. Ia menyampaikan harapannya agar anak muda Papua dapat menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kreatif, dan beretika. Sesi utama workshop diisi Teguh Hidayat Iskandar Alam, S.Kom., M.MT, dosen IT Universitas Muhammadiyah Sorong sekaligus CEO Jasgo Academy. Dalam pemaparannya, Teguh menekankan pentingnya sikap bijak dalam menggunakan AI, khususnya di kalangan generasi muda. Ia menjelaskan AI tidak dapat menggantikan peran manusia sepenuhnya, karena teknologi tersebut bekerja berdasarkan perintah dan kendali manusia. Lantaran itu, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan etika tetap menjadi hal yang tidak tergantikan. Selain itu, Teguh juga mengingatkan peserta agar tidak bergantung sepenuhnya pada AI, melainkan menjadikannya sebagai alat bantu untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas diri. Penggunaan AI yang beretika dan bertanggung jawab dinilai sangat penting agar teknologi ini benar-benar memberikan dampak positif bagi individu maupun masyarakat luas. Kegiatan workshop ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang berlangsung secara interaktif dan penuh antusiasme. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan serta berbagi pandangan terkait tantangan dan peluang penggunaan AI di Papua. Di bagian akhir acara, Agustien Sanggenafa menyampaikan rangkuman kegiatan, membagikan form evaluasi, mengajak peserta untuk foto bersama secara daring, serta mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh pihak yang terlibat. Workshop ini diharapkan menjadi langkah awal bagi anak muda Papua untuk lebih bijak, cerdas, dan siap menghadapi perkembangan teknologi di masa depan.

Telkom AI Center of Excellence Bali Gelar Megalungan di Pulau Dewata Tekno
Tekno
Jumat, 19 Desember 2025 | 17:00 WIB

Telkom AI Center of Excellence Bali Gelar Megalungan di Pulau Dewata

Denpasar, katakabar.com - Telkom AI Center Bali gelar kegiatan "Megalungan Bali: AI Pentahelix Gathering" di penghujung pekan pertama Desember 2025 lalu. Kegiatan ini sempena momentum perayaan Hari Raya Galungan. Acara ini pertemukan ekosistem teknologi dari berbagai elemen pentahelix, akademisi, startup, komunitas teknologi, hingga pemerintah, untuk memperkuat sinergi dan mempercepat adopsi Artificial Intelligence (AI) di Bali. Kegiatan yang mendapat antusiasme tinggi ini tidak sekadar menjadi ajang networking, tetapi merayakan nilai-nilai kearifan lokal yang sejalan dengan filosofi Galungan. Hari Raya Galungan yang melambangkan kemenangan Dharma (kebaikan) atas Adharma (keburukan) menjadi inspirasi untuk mendorong semangat inovasi, kolaborasi, dan transformasi digital di ekosistem teknologi Bali. Usung tema "Why Your Business Needs to Embrace AI," Megalungan Bali menghadirkan tiga narasumber yang memiliki rekam jejak kuat dalam industri teknologi AI. Alvon Timotius, Co-Founder Asisten AI, membuka sesi dengan memperkenalkan platform Generative AI yang menyediakan lebih dari 100 model untuk pembuatan dan pengeditan konten mulai dari teks, gambar, video, hingga musik. Ia juga menjelaskan AI WorkLabs yang menawarkan solusi Business-to-Business (B2B) seperti otomatisasi workflow, pengembangan AI Agent 24/7, serta pembuatan website dan aplikasi berbasis AI. Fian Febrian, Founder Maleo AI, memaparkan layanan Maleo.AI yang mencakup penyediaan remote tech talent Asia, pengembangan software end-to-end, hingga pembuatan tools AI seperti chatbot dan predictive analytics. Fian juga memperkenalkan Maleo AI Lab sebagai wadah edukasi dan upskilling bagi talenta AI di Indonesia. Sesi ditutup oleh Eric Stenly, Founder Nitibasa, dengan materi "AI & The Art of Wicara", sebuah pendekatan inovatif dalam pelatihan public speaking yang memadukan kearifan lokal Indonesia dengan teknologi AI. Metode ini menggabungkan filosofi Wicara Nusantara, pemanfaatan AI sebagai mentor berbicara, struktur Gema Nusantara, teknik vokal dan ritme, hingga praktik langsung pembuatan skrip dengan bantuan AI. Megalungan Bali menyajikan berbagai segmen yang dirancang untuk memaksimalkan interaksi dan kolaborasi, di antaranya: Pentahelix Connect: Sesi networking yang memfasilitasi pertemuan antara akademisi, startup, pelaku UMKM, komunitas teknologi, dan perwakilan pemerintah. AI Tech Talk: Diskusi mendalam mengenai tren dan implementasi AI dalam berbagai sektor bisnis. AI Innovation Box: Pertunjukan inovasi teknologi AI dari para pelaku startup lokal. Bali AI Project Showcase: Presentasi proyek-proyek AI yang telah dikembangkan oleh ekosistem teknologi di Bali. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi dan aktif berdiskusi mengenai peluang serta tantangan dalam mengadopsi AI untuk berbagai sektor, mulai dari pariwisata, pertanian, hingga layanan publik. Melalui penyelenggaraan Megalungan Bali, Telkom AI Center berharap dapat menciptakan sinergi baru yang memperkuat ekosistem inovasi di Bali dan mendorong percepatan adopsi teknologi AI secara lebih inklusif dan merata. Dengan memanfaatkan momentum Galungan sebagai simbol kebangkitan dan kebaikan, acara ini menegaskan bahwa melalui kolaborasi pentahelix dan semangat kebersamaan, Bali mampu bergerak maju menghadirkan solusi berbasis teknologi yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Telkom AI Center dalam membangun kapasitas sumber daya manusia di bidang AI, sekaligus mendorong transformasi digital yang berkelanjutan di Indonesia, khususnya di Bali sebagai salah satu pusat inovasi teknologi di Indonesia Timur.