Terbanyak

Sorotan terbaru dari Tag # Terbanyak

Siapa Holder XRP Terbanyak? Distribusi Ripple (XRP) Perlu Kamu Ketahui Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 29 Januari 2025 | 09:49 WIB

Siapa Holder XRP Terbanyak? Distribusi Ripple (XRP) Perlu Kamu Ketahui

Jakarta, katakabar.com - XRP adalah diantara aset digital terkemuka, telah mencuri perhatian pasar dengan lonjakan harga yang signifikan. Selain sebagai alat pembayaran lintas batas yang efisien, banyak investor penasaran dengan siapa holder XRP terbesar. Mengetahui distribusi kepemilikan Ripple (XRP) dapat membantu investor memahami potensi volatilitas harga. Artikel ini membahas detail tentang pemilik XRP terbesar, pola distribusi token, dan pengaruhnya terhadap pasar di masa depan. Siapa Holder XRP Terbesar? Ripple Labs, sebagai pencipta XRP, memegang sekitar 46 miliar XRP, menjadikannya pemilik terbesar dari aset ini. Selain Ripple Labs, Chris Larsen, salah satu pendiri Ripple, memiliki sekitar 5 miliar XRP. Di antara bursa kripto, Upbit tercatat sebagai holder XRP terbesar dengan menguasai 4,37 persen dari total pasokan. Bursa besar lainnya seperti Binance dan Bitbank juga memiliki bagian signifikan, masing-masing dengan 1,31 persen dan 0,58 persen. Data dari Coincarp menunjukkan bahwa 41,04 persen dari total pasokan XRP dimiliki oleh 10 dompet terbesar. Bahkan, 50 pemegang teratas mengontrol lebih dari 63% dari total pasokan. Dominasi ini menunjukkan bahwa sebagian besar XRP terkonsentrasi pada segelintir pemilik besar. Bagaimana XRP Terdistribusi? Distribusi Ripple (XRP) dapat dirangkum sebagai berikut: Dompet dengan 1 juta hingga 10 juta XRP memegang 6,42 persen dari total pasokan. Pemilik dengan 100.000 hingga 1 juta XRP menguasai 11,14 persen. Pemegang kecil dengan 1.000 hingga 100.000 XRP memiliki 7,53 persen. Pemegang ritel yang memiliki kurang dari 1.000 XRP hanya menguasai sebagian kecil dari total pasokan, menegaskan bahwa kepemilikan XRP masih sangat terkonsentrasi pada pemilik besar. Dampak Konsentrasi Kepemilikan XRP Konsentrasi kepemilikan yang tinggi dapat memengaruhi harga XRP di pasar. Jika pemegang besar menjual tokennya dalam jumlah besar, hal ini dapat memicu penurunan harga yang signifikan. Oleh karena itu, investor perlu memperhatikan pola distribusi ini sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Siapa Pemilik Bitcoin Terbanyak di Dunia? Ini Negara dan Perusahaan Koleksi Terbesar! Internasional
Internasional
Minggu, 11 Agustus 2024 | 18:19 WIB

Siapa Pemilik Bitcoin Terbanyak di Dunia? Ini Negara dan Perusahaan Koleksi Terbesar!

Jakarta, katakabar.com - Dengan terus berkembangnya adopsi Bitcoin di berbagai negara dan perusahaan, kita dapat mengharapkan dinamika pasar kripto yang semakin menarik di masa depan. Data terbaru dari Arkham Intelligence mengungkapkan beberapa pemerintah negara yang memegang kripto terbanyak di dunia. Artikel ini membahas negara-negara dengan kepemilikan Bitcoin terbesar serta perusahaan-perusahaan yang memiliki simpanan Bitcoin terbesar.

Siak Terbanyak Kantongi ISPO dari 24 Kelembagaan Pekebun Sawit di Riau Sawit
Sawit
Sabtu, 20 April 2024 | 22:01 WIB

Siak Terbanyak Kantongi ISPO dari 24 Kelembagaan Pekebun Sawit di Riau

Pekanbaru, katakabar.com - Kabupaten Siak berjuluk 'Negeri Istana' paling banyak kantongi Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dari 24 kelembagaan pekebun kelapa sawit di Provinsi Riau. Kepala Bidang Pengembangan Usaha dan Penyuluhan Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Sri Ambar Kusumawati menyebutkan, sertifikasi ISPO paling banyak dimiliki kelembagaan pekebun di Kabupaten Siak. "Di sana ada 17 kelembagaan pekebun yang sudah ikut sertifikasi ISPO," ujar Ambar, dilansir dari laman elaeis.co, pada Sabtu (20/4). Kemudian, kata Ambar, di Kabupaten Rokan Hulu terdapat 3 kelembagaan pekebun, Pelalawan 3 kelembagaan pekebun, dan Rokan Hilir 1 kelembagaan pekebun kelapa sawit sudah disertifikasi. "Saat ini total yang terdata luas perkebunan kelapa sawit masyarakat yang sudah tersertifikasi ISPO 10.614,56 hektar. Ini milik 21 kelembagaan pekebun. Lalu, ada tiga kelembagaan pekebun yang luasnya belum terdata," jelasnya. Menurut Ambar, pihaknya terus melakukan upaya-upaya agar lebih banyak lagi pekebun yang tersertifikasi ISPO. "Disbun Provinsi Riau mendorong para perusahaan untuk melakukan pendampingan kepada para pekebun agar bisa meraih sertifikasi ISPO tersebut," sebutnya.