Terintegritas

Sorotan terbaru dari Tag # Terintegritas

Shelter Indonesia Perkenalkan Ekosistem Digital Operasional Terintegrasi Tekno
Tekno
Senin, 20 April 2026 | 19:30 WIB

Shelter Indonesia Perkenalkan Ekosistem Digital Operasional Terintegrasi

Surabaya, katakabar.com - Shelter Indonesia perkenalkan arah baru perusahaan melalui agenda Corporate Branding, yakni Brand Positioning Launch Shelter Indonesia sebagai langkah strategis untuk menegaskan transformasi bisnis perusahaan. Shelter Indonesia kini perkuat posisinya sebagai penyedia solusi alih daya yang tidak hanya bertumpu pada tenaga kerja, tetapi juga didukung sistem dan teknologi terintegrasi. Transformasi ini didorong perubahan kebutuhan operasional dunia usaha. Saat ini, perusahaan tidak lagi hanya membutuhkan layanan yang berjalan, tetapi juga visibilitas yang lebih jelas, kendali yang lebih kuat, serta pengambilan keputusan yang lebih akurat. Pada konteks ini, Shelter Indonesia melihat bahwa pola operasional yang masih terpisah dan manual tidak lagi cukup untuk menjawab kebutuhan bisnis yang semakin dinamis. Sebagai bagian dari transformasi tersebut, Shelter Indonesia menghadirkan Shelter+, sebuah platform yang dirancang sebagai ekosistem digital untuk mendukung operasional secara menyeluruh. Melalui platform ini, berbagai aktivitas dapat dipantau dan dikelola dalam satu alur yang terintegrasi, mulai dari pemantauan keamanan melalui Shelter Guard, pengelolaan cleaning service melalui Shelter Cleaning, pelacakan aktivitas penjualan melalui Sellgo, hingga pengelolaan tenaga kerja fleksibel melalui Casual Work. Pendekatan ini memungkinkan proses operasional yang sebelumnya tersebar menjadi lebih terhubung, lebih terukur, dan lebih berbasis data. Chief Executive Officer (CEO) Shelter Indonesia, Hari Wahyudin, mengatakan, arah baru ini berangkat dari kebutuhan untuk membangun operasional yang lebih utuh dan terkendali. Menurutnya, tantangan operasional saat ini bukan lagi sekadar memastikan pekerjaan berjalan, tetapi juga memastikan setiap proses dapat dipantau, diukur, dan dikelola dengan lebih baik. “Arah Shelter Indonesia ke depan adalah menjadi mitra strategis operasional yang mengintegrasikan sumber daya manusia dan teknologi, agar operasional klien dapat berjalan lebih terukur, transparan, dan terkendali,” ujar Hari. Kata Hari, transformasi ini membawa Shelter Indonesia ke posisi baru. Perusahaan tidak lagi hanya hadir sebagai penyedia tenaga kerja operasional, tetapi berkembang menjadi ekosistem tenaga kerja terintegrasi yang memadukan sumber daya manusia dan teknologi untuk menjawab kebutuhan klien secara lebih menyeluruh. Dari sisi pengembangan pasar dan solusi, Chief Marketing Officer (CMO) Shelter Indonesia, Nino Mayvi, menegaskan kebutuhan klien kini terus berkembang. Menurutnya, pasar tidak lagi hanya mencari dukungan tenaga kerja, tetapi juga menuntut visibilitas, kontrol, dan transparansi yang lebih kuat dalam operasional. “Pasar hari ini tidak hanya membutuhkan tenaga kerja, tetapi juga membutuhkan visibilitas, kontrol, dan transparansi. Karena itu, kami membangun solusi yang relevan dengan kebutuhan klien modern,” ucap Nino. Ia menjelaskan, teknologi dalam konteks Shelter Indonesia bukan sekadar pelengkap, melainkan alat untuk menciptakan proses kerja yang lebih terlihat, dapat ditindaklanjuti, dan berbasis data. Dengan sistem yang terintegrasi, klien tidak hanya menerima hasil akhir, tetapi juga memperoleh gambaran proses operasional secara lebih terbuka dan terstruktur. Perspektif tersebut diperkuat oleh Business Consultant Shelter Indonesia, Gordon John Stevenson, yang hadir memberikan pandangan dari sisi pengembangan bisnis dan pertumbuhan strategis. Menurutnya, langkah yang dijalankan Shelter Indonesia bukan sekadar digitalisasi, melainkan respons strategis terhadap kebutuhan pasar yang terus berubah. “Apa yang sedang dibangun Shelter bukan sekadar digitalisasi. Ini adalah respons strategis terhadap kebutuhan pasar sekaligus penegasan yang jelas mengenai arah perusahaan ke depan,” ulas Gordon. Upaya Shelter Indonesia, kupas Gordon, menghubungkan berbagai elemen operasional ke dalam satu sistem terintegrasi menghadirkan tiga hal penting bagi dunia usaha saat ini, yaitu visibilitas, keterukuran, dan kendali. Jadi, imbuhnya, ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting bagi efisiensi operasional sekaligus keunggulan bersaing. Melalui positioning baru bertajuk “A New Shape of Shelter Indonesia,” perusahaan ingin menegaskan bahwa masa depan layanan alih daya tidak lagi cukup bertumpu pada tenaga kerja semata. Ke depan, keberhasilan operasional akan semakin ditentukan oleh kemampuan mengelola aktivitas secara terintegrasi, memantau proses secara real-time, serta membangun sistem kerja yang lebih transparan, terukur, dan berbasis data. Shelter Indonesia juga menegaskan bahwa teknologi tidak hadir untuk menggantikan peran manusia, melainkan untuk memperkuatnya. Sumber daya manusia tetap menjadi inti layanan, sementara teknologi berfungsi untuk mendukung akurasi, mempercepat koordinasi, memperkuat akuntabilitas, dan membantu klien memperoleh kendali yang lebih baik terhadap proses bisnis mereka. Melalui langkah ini, Shelter Indonesia berharap dapat mengambil peran lebih besar dalam mendorong perkembangan industri alih daya menuju model layanan yang lebih modern, lebih terintegrasi, dan lebih relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini. Tentang Shelter Indonesia Shelter Indonesia merupakan perusahaan penyedia solusi alih daya yang terus berkembang dengan mengintegrasikan sumber daya manusia dan teknologi dalam satu ekosistem operasional. Melalui arah baru sebagai ekosistem tenaga kerja terintegrasi, Shelter Indonesia menghadirkan layanan yang lebih terukur, transparan, dan terkendali guna menjawab kebutuhan operasional bisnis yang semakin dinamis.

Erajaya Hadirkan Pengalaman Pelanggan Personal dan Terintegrasi 18 Juta Pelanggan Tekno
Tekno
Sabtu, 11 April 2026 | 18:09 WIB

Erajaya Hadirkan Pengalaman Pelanggan Personal dan Terintegrasi 18 Juta Pelanggan

Jakarta, katakabar.com - Salesforce, perusahaan CRM berbasis AI terdepan di dunia, uumumkan PT Erajaya Swasembada Tbk (Erajaya Group) telah adopsi Agentforce Marketing dan Data 360 untuk memperkuat strategi pemasaran berbasis data, serta program loyalitas pelanggannya. Erajaya merupakan grup ritel dan distribusi terbesar di Indonesia dengan lebih dari 2.000 gerai ritel di seluruh negeri, yang mencakup portofolio beragam mulai dari toko gadget dan elektronik, gaya hidup, makanan dan minuman, bahan kebutuhan sehari-hari, hingga dealer kendaraan listrik. Erajaya menghadirkan berbagai portofolio merek ternama, termasuk jaringan F&B seperti Paris Baguette, CHAGEE, dan Bacha Coffee, jaringan supermarket GrandLucky, merek gaya hidup olahraga seperti JD Sports, ASICS, Wilson dan Garmin, ritel consumer electronics seperti erafone, iBox, dan Urban Republic, serta kendaraan Listrik XPENG, di antara berbagai merek lainnya. Setelah pertama kali mengimplementasikan Salesforce pada tahun 2020, Erajaya kini mampu menghadirkan hyper-personalisation secara masif, melayani basis pelanggan yang sangat besar dengan menghadirkan pengalaman pelanggan yang relevan dan konsisten di setiap merek dan titik interaksi. Adopsi solusi Salesforce oleh Erajaya didukung oleh PT Blend Media Kreasi sebagai mitra implementasi, yang memastikan penerapan platform berjalan selaras dengan kebutuhan bisnis serta skala operasional Erajaya. Satukan Data Ciptakan Hyper-Personalization Real-Time Dengan Data 360, Erajaya membangun satu tampilan terpadu yang komprehensif tentang perilaku pembelian pelanggan di seluruh portofolio bisnisnya. Tampilan terpadu lintas merek ini mengubah data yang sebelumnya terfragmentasi menjadi insight yang dapat ditindaklanjuti, memungkinkan tim pemasaran menjalankan berbagai kampanye yang sangat terpersonalisasi (hyper-personalized) sesuai preferensi serta pola pembelian pelanggan. Fondasi data yang kuat ini tidak hanya meningkatkan efektivitas pemasaran saat ini, tetapi juga membuka peluang bagi adopsi AI di masa depan, sejalan dengan visi Erajaya untuk berkembang menjadi smart retailer gaya hidup multi-vertikal di Asia Tenggara. Dengan memanfaatkan Agentforce Marketing, Erajaya menghadirkan pengalaman lintas kanal yang personal bagi tiap pelanggan. Langkah ini mendorong pertumbuhan pelanggan yang pesat hingga kini mencapai jutaan pengguna, sekaligus menjadikannya salah satu program loyalitas gaya hidup terbesar di Indonesia. Agentforce Marketing memungkinkan Erajaya mengelola customer journey secara end-to-end di berbagai kanal, serta mengintegrasikan data, insight, dan eksekusi dalam satu platform terpadu. Hal ini memungkinkan tim pemasaran merancang dan mengotomatisasi interaksi yang dipersonalisasi secara real-time, sehingga engagement (keterlibatan) tetap konsisten dan relevan di sepanjang customer lifecycle. Erajaya memanfaatkan kemampuan personalisasi berbasis AI dari Salesforce untuk menghadirkan rekomendasi produk dan konten yang disesuaikan khusus berdasarkan perilaku serta riwayat pembelian pelanggan, sehingga meningkatkan engagement maupun konversi. Erajaya juga dapat menjalankan kampanye email, mobile, dan digital secara terkoordinasi untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang konsisten dan terpersonalisasi di seluruh titik interaksi. Selain memperkuat kampanye pemasaran, Erajaya juga memanfaatkan solusi Salesforce untuk pengelolaan program loyalitas guna membangun hubungan pelanggan jangka panjang. Dengan terintegrasinya manajemen loyalitas pelanggan langsung ke dalam aktivitas pemasaran, Erajaya mengembangkan program loyalitasnya melampaui sekadar poin dan reward, menjadi komponen strategis dalam keseluruhan pengalaman pelanggan end-to-end. “Seiring pertumbuhan Erajaya di berbagai vertikal bisnis, kemampuan untuk menghadirkan pengalaman yang konsisten dan relevan dalam skala besar menjadi semakin penting," kata Hasan Aula, Deputy CEO Erajaya Group. Selain itu, ujar Hasan, Salesforce menyediakan platform terintegrasi yang memungkinkan kami menyatukan data, mengelola customer journey, serta berinteraksi dengan pelanggan secara lebih bermakna di seluruh brand maupun kanal. Hal ini perkuat efektivitas pemasaran kami saat ini sekaligus membangun fondasi yang kuat untuk inovasi berbasis AI di masa depan. “Di tengah tingginya laju pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, Erajaya menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan-perusahaan terdepan di Indonesia beralih dari pendekatan pemasaran berbasis kanal menuju strategi yang sepenuhnya terintegrasi dan berpusat pada pelanggan,” tegas Andreas Diantoro, President Director Salesforce Indonesia. “Kami bangga dapat mendukung Erajaya dalam membangun fondasi data yang kuat untuk menghadirkan pengalaman omnichannel yang lebih personal saat ini, sekaligus mempersiapkan organisasi untuk memanfaatkan inovasi AI dan bertransformasi menjadi Agentic Enterprise di masa depan," jelasnya.

Kolaborasi SleekFlow dan MiiTel: Hadirkan Solusi Terintegrasi Optimalkan After Sales Tekno
Tekno
Selasa, 03 Maret 2026 | 17:10 WIB

Kolaborasi SleekFlow dan MiiTel: Hadirkan Solusi Terintegrasi Optimalkan After Sales

Jakarta, katakabar.com - SleekFlow dan MiiTel kolaborasi gelar iftar gathering sekaligus live demo eksklusif angkat tema “Streamlining After Sales Operations” pada Rabu, 25 Februari 2026, di Manzo, Jakarta. Acara ini mempertemukan para pemimpin dan tim after sales dari berbagai industri untuk membahas bagaimana integrasi omnichannel chat dan call intelligence dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus kualitas pengalaman pelanggan. Momentum ini menjadi semakin relevan karena berlangsung di tengah Ramadan, periode di mana volume customer service di berbagai sektor cenderung meningkat signifikan. Saat volume meningkat, kelemahan sistem akan semakin terlihat, khususnya transisi dari chat ke call yang seringkali tidak mulus. Pada praktiknya, pelanggan umumnya memulai percakapan melalui chat karena dianggap praktis. Namun, ketika isu menjadi lebih kompleks, seperti komplain produk, refund, atau kendala teknis, pelanggan membutuhkan interaksi via telepon untuk mendapatkan layanan yang lebih cepat dan jelas. Meski demikian, banyak perusahaan belum menggunakan sistem chat dan call yang terintegrasi, sehingga agent harus berpindah-pindah platform, konteks percakapan hilang, dan pelanggan harus mengulang kembali cerita mereka. Melalui sesi ini, SleekFlow dan MiiTel memperkenalkan dan mendemonstrasikan secara langsung solusi terintegrasi yang memungkinkan agent beralih dari chat ke voice call dalam sesi yang sama, tanpa kehilangan histori percakapan. Dengan integrasi WhatsApp Business Call dan MiiTel, ketika pelanggan membutuhkan bantuan via panggilan, sistem secara otomatis menyediakan opsi panggilan dalam percakapan tersebut, sehingga transisi dapat dilakukan secara instan. Pendekatan ini menghilangkan hambatan bagi pelanggan sekaligus menghemat waktu berharga bagi agent. Selain memastikan transisi chat ke call berjalan mulus, sesi ini juga menyoroti pentingnya visibilitas dan kontrol kualitas secara real-time. Melalui integrasi dengan MiiTel, supervisor dan manajer dapat melakukan live monitoring terhadap percakapan yang sedang berlangsung, memberikan arahan langsung kepada agent melalui fitur whispering tanpa terdengar oleh pelanggan, hingga bergabung ke dalam panggilan jika diperlukan. Kemampuan ini memungkinkan tim after sales tidak hanya bereaksi setelah masalah terjadi, tetapi melakukan intervensi saat itu juga. Dengan dukungan real-time, kualitas layanan dapat dijaga secara konsisten, risiko miskomunikasi dapat ditekan, dan proses penyelesaian masalah menjadi lebih cepat dan terkontrol, terutama di periode dengan volume tinggi seperti Ramadan. Dengan integrasi ini, peserta juga diperlihatkan bagaimana dokumentasi percakapan, transkrip otomatis, serta AI-powered summary dapat memberikan insight yang lebih dalam bagi tim dan manajemen. Dengan analisis berbasis data, percakapan tidak lagi berhenti sebagai interaksi layanan, melainkan menjadi sumber informasi strategis untuk meningkatkan kualitas layanan, mempercepat resolusi, dan memperkuat retensi pelanggan. Acara ini dihadiri oleh berbagai perusahaan, termasuk Motul, Lion Parcel, JPX Helmet, Elig Indonesia, GetFound, HealthyGo, Trans Food and Beverage, Blum, TOTO, Cellini, dan Soundlife. Kehadiran para brand tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan industri terhadap solusi komunikasi yang terintegrasi, terutama bagi tim after sales di sektor Home & Living, Electronics, Automotive, dan Logistics. Melalui kolaborasi ini, SleekFlow dan MiiTel menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi end-to-end yang tidak hanya menghubungkan kanal komunikasi, tetapi juga menghubungkan konteks, insight, dan keputusan bisnis dalam satu ekosistem yang seamless. Tertarik mengeksplorasi solusi MiiTel untuk tim bisnis Anda? Klik di sini untuk dapatkan demo gratis sekarang juga!

Lintasarta Perkuat Solusi AI Terintegrasi Jawab Tantangan Implementasi Industri Tekno
Tekno
Kamis, 19 Februari 2026 | 15:43 WIB

Lintasarta Perkuat Solusi AI Terintegrasi Jawab Tantangan Implementasi Industri

Jakarta, katakabar.com - Seiring meningkatnya adopsi kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor, banyak perusahaan menghadapi tantangan nyata guna integrasikan solusi AI ke dalam sistem operasional mereka. Kompleksitas integrasi, keterbatasan infrastruktur, proses implementasi yang memakan waktu, hingga kebutuhan keamanan dan kedaulatan data menjadi tantangan utama dalam mempercepat adopsi teknologi. Menjawab kebutuhan tersebut, Lintasarta menegaskan komitmennya sebagai penyedia solusi digital terintegrasi yang berfokus pada kebutuhan industri, bukan sekedar penyedia platform. Tantangan Nyata Industri Banyak perusahaan telah memiliki strategi AI, tetapi pada saat implementasi sering menghadapi hambatan integrasi dengan sistem existing, integrasi dengan ekosistem AI, keterbatasan infrastruktur, serta proses procurement yang panjang sebelum solusi dapat digunakan secara operasional. “Indonesia memiliki fondasi inovasi AI yang sangat kuat. Namun agar dampaknya optimal, dibutuhkan wadah yang mampu mengintegrasikan solusi, memperkuat kolaborasi antar pelaku ekosistem, memastikan keamanan data, serta mempercepat implementasi secara terukur. AI marketspace menjadi katalis dan memungkinkan seluruh proses tersebut berjalan lebih sederhana dan efisien,” kata Head of Industry Solution Lintasarta, Nurendrantoro. Menurutnya, model AI marketspace memungkinkan solusi diintegrasikan, diimplementasikan, dan diskalakan dalam satu ekosistem yang terstandardisasi dan aman, sehingga industri dapat mengurangi kompleksitas teknis sekaligus mempercepat time-to-value. AI Marketspace Kendaraan Integrasi Solusi Basis 4C AI Marketspace dirancang sebagai kendaraan strategis untuk mengintegrasikan solusi digital dan AI secara lebih terstruktur dan terukur, mulai dari pemetaan tantangan hingga implementasi use case yang relevan. Pendekatan ini dibangun di atas fondasi 4C Lintasarta Connectivity untuk keandalan sistem, Cloud untuk skalabilitas infrastruktur, Cybersecurity untuk keamanan dan kepatuhan data, serta Collaboration untuk orkestrasi ekosistem sehingga solusi dapat diintegrasikan, diimplementasikan, dan dikembangkan secara lebih cepat, aman, dan terstandardisasi. Sebagai implementasinya, Lintasarta menghadirkan Lintasarta AI Marketspace Universe (LAMPU) sebagai kendaraan untuk mengorkestasri berbagai solusi digital dan AI seperti Software as a Service (SaaS), Compute Services, Application Programming Interface (API) Services, data services, cybersecurity, connectivity, hingga AI dan analytics. Melalui pendekatan ini, fokus utama tetap pada penyediaan solusi yang relevan dan berdampak nyata bagi kebutuhan bisnis industri melalui kapabilitas 4C Lintasarta. Indonesia memiliki fondasi kuat untuk menjadi kekuatan AI regional, didukung pertumbuhan ekonomi digital, penetrasi teknologi, hingga talenta yang terus berkembang. Dengan pendekatan AI marketspace, Lintasarta menghadirkan fondasi strategis untuk mempercepat akselerasi AI nasional dan sebagai enabler dan ecosystem builder dalam perjalanan AI nasional menuju visi Indonesia Emas 2045. Berbagai informasi terbaru dan produk unggulan Lintasarta dapat diakses melalui Instagram @lintasarta.official, LinkedIn Lintasarta, serta situs resmi www.lintasarta.net.