Tertinggal

Sorotan terbaru dari Tag # Tertinggal

2025, KAI Divre III Palembang Amankan Barang Penumpang Tertinggal Senilai Rp174 Juta Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 18 Januari 2026 | 15:30 WIB

2025, KAI Divre III Palembang Amankan Barang Penumpang Tertinggal Senilai Rp174 Juta

Palembang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang terus menunjukkan komitmen jaga kepercayaan dan kenyamanan pelanggan. Pada Semester II Tahun 2025 berhasil mengamankan barang tertinggal milik penumpang sebanyak 24 barang. Dengan jumlah tersebut sepanjang Tahun 2025, KAI Divre III Palembang berhasil mengamankan total 57 barang tertinggal milik penumpang dengan total nilai mencapai Rp174.559.000, dan telah dikembalikan kepada pemiliknya. Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan barang-barang yang diamankan tersebut beragam, mulai dari ponsel, dompet, laptop, tas, hingga berbagai barang berharga lainnya. Temuan ini menunjukan tingginya mobilitas penumpang, sekaligus menjadi bukti kesiapsiagaan petugas KAI dalam menjaga hak dan rasa aman pelanggan, bahkan setelah perjalanan usai. “Setiap barang yang ditemukan, sekecil apa pun nilainya, langsung ditangani sesuai prosedur. Petugas kami segera memberi label, mencatat secara administratif, dan menyimpan barang tersebut di tempat yang aman sebelum diinformasikan kepada pemilik melalui layanan Lost and Found,” ujar Aida. Ia menambahkan, seluruh proses penanganan barang tertinggal dilakukan secara profesional dan transparan, sebagai bentuk tanggung jawab KAI terhadap kepercayaan pelanggan. “Bagi kami, barang tertinggal bukan sekadar benda, tetapi bagian dari cerita dan kebutuhan penting pelanggan. Karena itu, pengembalian barang kepada pemiliknya menjadi prioritas utama,” jelasnya. KAI Divre III Palembang juga mengimbau pelanggan agar tetap waspada dan memastikan kembali barang bawaan sebelum meninggalkan kereta maupun area stasiun. Namun demikian, apabila pelanggan mengalami kehilangan, KAI telah menyediakan layanan Lost and Found yang mudah diakses dan siap membantu. Aida Suryanti menyampaikan, berikut alur layanan Lost and Found KAI Divre III Palembang: 1. Laporkan ke Petugas Stasiun Segera laporkan kepada petugas stasiun terdekat jika menyadari barang tertinggal di kereta atau stasiun. 2. Gunakan Layanan Resmi KAI Pastikan pelaporan dilakukan melalui petugas KAI atau Contact Center resmi, bukan pihak lain. 3. Berikan Detail Barang Sampaikan ciri-ciri barang secara rinci, seperti warna, bentuk, merek, atau isi barang. 4. Hubungi Call Center KAI 121 Pelanggan juga dapat menghubungi KAI Contact Center 121 atau melalui WhatsApp 0811-222-33-121 yang melayani 24 jam. 5. Verifikasi dan Pengambilan Barang Jika barang ditemukan, pelanggan akan melalui proses verifikasi dan dapat mengambil barang dengan menunjukkan identitas diri serta bukti kepemilikan di stasiun. Melalui layanan ini, KAI Divre III Palembang berharap pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan lebih tenang dan nyaman, karena keamanan dan kepercayaan menjadi bagian tak terpisahkan dari pelayanan KAI. “Kepercayaan pelanggan adalah prioritas utama pelayanan kami. KAI akan terus hadir tidak hanya mengantar penumpang sampai tujuan, tetapi juga menjaga apa yang berharga bagi mereka,” sebutnya.

KAI Daop 4 Seru Pelanggan Jaga Barang Bawaan dengan Baik di Penghujung Libur Nataru Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 04 Januari 2026 | 14:37 WIB

KAI Daop 4 Seru Pelanggan Jaga Barang Bawaan dengan Baik di Penghujung Libur Nataru

Semarang, katakabar.com - Kerete Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 4 Semarang catat adanya 172 barang milik pelanggan yang tertinggal di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api selama periode libur Nataru 2025-2026, dari 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Untuk itu, memasuki penghujung libur Nataru 2025-2026 ini, KAI Daop 4 Semarang menyeru pelanggan untuk menjaga dengan baik barang bawaan sebagai antisipasi tingginya volume penumpang. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengimbau seluruh pelanggan agar senantiasa menjaga dan memastikan kembali barang bawaan sebelum dan sesudah melakukan perjalanan menggunakan kereta api, khususnya saat turun dari kereta maupun meninggalkan area stasiun. “Kami mengingatkan pelanggan untuk selalu memperhatikan barang bawaannya, baik saat berada di ruang tunggu, di dalam kereta, maupun ketika turun di stasiun tujuan. Pastikan tidak ada barang yang tertinggal sebelum meninggalkan tempat duduk,” seru Luqman. Luqman menambahkan total barang yang berhasil ditemukan dan diamankan tesebut memiliki taksiran nilai sebesar 75 juta rupiah. Barang-barang yang tertinggal merupakan barang seperti Handphone, Laptop, Uang Tunai, serta barang pribadi lainnya. “KAI menyediakan sistem Lost and Found sebagai layanan pendukung bagi pelanggan, namun kehati-hatian dalam menjaga barang bawaan tetap menjadi tanggung jawab pribadi setiap pelanggan," jelas Luqman. KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, tidak terburu-buru saat naik maupun turun kereta, serta memanfaatkan layanan petugas apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan. “Terkait barang bawaan, KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau para pelanggan untuk menyimpan barang dengan baik di tempat yang telah disediakan serta memastikan penempatannya aman agar tidak terjatuh dan membahayakan penumpang lainnya," ucap Luqman. Pantauan Volume Penumpang KA di Daop 4 Semarang Berdasarkan data per Sabtu (3/1) pukul 11.00 WIB, volume keberangkatan penumpang kereta api di wilayah KAI Daop 4 Semarang pada Sabtu (3/1) tercatat mencapai 25.334 penumpang. Sedang, volume kedatangan berada pada angka 25.436 penumpang. Adapun volume keberangkatan dan kedatangan penumpang di masing-masing Stasiun KAI Daop 4 Semarang pada Sabtu (3/1) adalah sebagai berikut: 1. Stasiun Semarang Tawang: berangkat 7.912 penumpang, datang 7.745 penumpang 2. Stasiun Semarang Poncol: berangkat 5.176 penumpang, datang 6.407 penumpang 3. Stasiun Tegal: berangkat 3.234 penumpang, datang 2.975 penumpang 4. Stasiun Pekalongan: berangkat 2.738 penumpang, datang 2.271 penumpang 5. Stasiun Pemalang: berangkat 1.373 penumpang, datang 1.187 penumpang. 6. Stasiun Cepu: berangkat 1.260 penumpang, datang 1.221 penumpang 7. Stasiun Ngrombo: berangkat 1.345 penumpang, datang 1.377 penumpang Secara kumulatif, per Sabtu (3/1) pukul 11.00 WIB, volume penumpang di Daop 4 Semarang pada masa Angkutan Nataru 2025-2026 mulai tanggal 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2025 tercatat sebanyak 964.765 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari volume keberangkatan sebanyak 483.562 penumpang dan kedatangan sebanyak 481.203 penumpang.

Komitmen Amankan Barang Tertinggal, Ribuan Barang Telah Diamankan Petugas LRT Jabodebek Nasional
Nasional
Kamis, 12 Juni 2025 | 08:02 WIB

Komitmen Amankan Barang Tertinggal, Ribuan Barang Telah Diamankan Petugas LRT Jabodebek

Bekasi, katakabar.com - LRT Jabodebek berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman dan nyaman, termasuk penanganan barang-barang yang tertinggal. Petugas LRT Jabodebek temukan 2.919 barang yang tertinggal, dan berhasil mengembalikan 1.091 barang kepada pemiliknya setelah melalui proses verifikasi dan pencocokan data. LRT Jabodebek mengimbau pengguna untuk tetap waspada dan memeriksa barang bawaan sebelum turun dari kereta atau meninggalkan stasiun. LRT Jabodebek akan terus memperkuat kualitas layanan, termasuk aspek keamanan dan penanganan barang tertinggal, demi mewujudkan transportasi publik yang makin dapat diandalkan oleh masyarakat. LRT Jabodebek tak hanya berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi para pengguna, tapi menghadirkan pelayanan menyeluruh yang mengedepankan rasa tanggung jawab, termasuk dalam hal penanganan barang-barang yang tertinggal di dalam kereta maupun area stasiun. Sepanjang periode Januari hingga Mei 2025, petugas LRT Jabodebek telah menemukan sebanyak 2.919 barang pengguna yang tertinggal baik di kereta maupun di area stasiun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.091 barang berhasil dikembalikan kepada pemiliknya setelah melalui proses verifikasi dan pencocokan data. Barang-barang yang ditemukan mencakup kartu uang elektronik, kartu identitas, STNK, botol minum, makanan, minuman, perhiasan, dompet, tas, kunci motor, telepon genggam hingga laptop. Seluruh barang diamankan oleh petugas dan dikelola melalui prosedur standar dengan sistem pencatatan yang rapi dan penyimpanan yang aman. Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi menjelaskan, kejujuran, kesigapan, dan integritas petugas menjadi pilar penting dalam pelayanan publik yang diusung LRT Jabodebek. “Petugas kami rutin melakukan pengecekan di dalam rangkaian maupun area stasiun, memastikan tidak ada barang pengguna yang terabaikan. Kami menjunjung tinggi kepercayaan publik dan berupaya semaksimal mungkin mengembalikan setiap barang kepada pemiliknya,” ujar Purnomosidi. LRT Jabodebek memaksimalkan pemanfaatan sistem CCTV serta koordinasi lintas unit untuk mempercepat proses identifikasi barang dan pengembalian kepada pengguna.

KAI Temukan 5.051 Barang Tertinggal Senilai Rp5,9 Miliar Sepanjang Januari-Mei 2025 Nasional
Nasional
Selasa, 10 Juni 2025 | 09:00 WIB

KAI Temukan 5.051 Barang Tertinggal Senilai Rp5,9 Miliar Sepanjang Januari-Mei 2025

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengimbau seluruh pelanggan untuk lebih teliti menjaga barang bawaannya selama periode arus balik libur panjang Idul Adha dan cuti bersama 5 hingga 9 Juni 2025. Imbauan ini menyusul tingginya mobilitas masyarakat yang berpotensi meningkatkan risiko barang tertinggal di kereta maupun stasiun. Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menyampaikan, sepanjang Januari hingga Mei 2025, petugas KAI telah menemukan 5.051 barang pelanggan yang tertinggal. Dari jumlah tersebut, 1.802 item tergolong barang berharga seperti ponsel, laptop, dompet, perhiasan, dan dokumen penting. Estimasi total nilai keseluruhan barang mencapai Rp5.965.876.912. “Temuan ini menjadi indikator mobilitas pelanggan cukup padat. Di tengah keramaian dan kelelahan perjalanan, sering kali pelanggan lupa memeriksa kembali barang bawaannya sebelum turun,” jelas Anne. KAI terus mengoptimalkan sistem penanganan barang tertinggal agar pelanggan tetap merasa aman dan nyaman. Pelanggan yang merasa kehilangan barang dapat segera menghubungi Contact Center 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau langsung mendatangi loket layanan pelanggan di stasiun terdekat. Barang non-berharga seperti charger, pakaian, tas, hingga botol minum tetap ditangani dengan baik, meski prioritas utama adalah mengembalikan barang bernilai tinggi secepat mungkin kepada pemiliknya. “Kami bantu semaksimal mungkin. Sepanjang data dan ciri barang sesuai, proses pengambilan sangat mudah dan tidak dikenakan biaya apa pun,” tegas Anne. KAI mencatat sebagian besar pelanggan yang melapor kehilangan barang berhasil mendapatkannya kembali dalam waktu singkat. Hal ini merupakan bagian dari komitmen KAI memberikan layanan publik yang tanggap, terpercaya, dan berorientasi pada kenyamanan pelanggan. “Kami berkomitmen memberikan layanan yang tanggap dan tepercaya, termasuk dalam hal penanganan barang tertinggal,” ucap Anne. Selama masa libur panjang Idul Adha, lonjakan volume pelanggan turut memperkuat pentingnya kewaspadaan pribadi. Pada puncak arus balik Senin (9/6), penjualan tiket telah mencapai 197.183 kursi atau 115 persen dari kapasitas 171.261, dan masih akan bertambah hingga akhir pukul 24.00 WIB. Secara total, penjualan tiket periode 5 hingga 9 Juni 2025 telah menyentuh 931.119 tiket, melampaui kapasitas 850.795 atau setara 109 persen. Rinciannya, 794.619 pelanggan menggunakan Kereta Api Jarak Jauh (112 persen), dan 136.500 pelanggan menggunakan Kereta Api Lokal (97 persen).