Barantum Tingkatkan Efisiensi Bisnis dengan AI CRM Tekno
Tekno
Rabu, 15 April 2026 | 19:05 WIB

Barantum Tingkatkan Efisiensi Bisnis dengan AI CRM

Jakarta, katakabar.com - Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Seorang owner pernah bilang, “Saya sudah punya tim, sudah ada banyak leads, tapi tetap saja berasa berantakan.” Masalahnya bukan di jumlah, tapi di cara mengelola. Semakin bisnis berkembang, semakin banyak data masuk, semakin banyak proses berjalan bersamaan. Tanpa sistem yang rapi, semuanya jadi terasa lambat, bahkan sering kacau tanpa disadari. Yang awalnya masih bisa di-handle manual, lama-lama jadi bottleneck yang bikin tim tidak produktif dan peluang hilang. 1. Data Pelanggan Tersebar dan Sulit Dilacak Leads masuk dari WhatsApp, Instagram, form. Tersimpan di 3-5 tempat berbeda, tim butuh 5-10 menit hanya untuk cari 1 data. 2. Follow Up Sering Terlambat Atau Terlewat Dari 100 leads, 30-40% tidak di-follow up tepat waktu karena tidak ada pengingat dan tracking yang jelas. 3. Tim Sales Tidak Punya Visibilitas Pipeline Owner tidak tahu: sudah sampai mana proses deal? closing berapa? stuck di mana? semua bergantung laporan manual. 4. Reporting Manual Memakan Waktu Tim habiskan 2-4 jam per minggu hanya untuk rekap data, dan sering tetap tidak akurat. Perlu Sistem Terpusat Kontrol dan Efisiensi Masalah ini bukan soal tim kurang kerja keras, tapi karena tidak ada sistem yang bantu kerja mereka jadi lebih rapi dan cepat. Solusinya sederhana: semua proses harus terpusat, otomatis, dan bisa dipantau kapan saja. 1. Sentralisasi Data dengan AI CRM Dengan AI CRM semua data masuk ke satu tempat, tidak ada lagi pindah-pindah tools, akses cepat dalam hitungan detik. 2. Monitoring Pipeline Secara Real-Time Setiap deal terlihat jelas: posisi, progress, dan potensi closing tanpa harus tanya tim satu per satu. 3. Reporting Otomatis dan Akurat Data langsung jadi laporan tanpa input manual, update real-time, minim human error. 4. Automasi Follow Up Dengan Dukungan AI Agent Dengan AI Agent follow up berjalan otomatis sesuai skenario, tidak ada lagi leads yang “dingin” karena lupa dihubungi. AI CRM Barantum untuk Scale Up Bisnis Lebih Cepat Di titik ini, yang dibutuhkan bukan sekadar tools, tapi sistem yang benar-benar menyatu dari awal sampai closing. Barantum CRM hadir untuk merapikan operasional sekaligus mempercepat pertumbuhan bisnis tanpa menambah beban kerja tim. 1. Integrasi End-To-End Dari Lead Hingga Closing Semua proses dalam satu sistem, dari masuknya leads sampai deal selesai, tanpa pindah platform. 2. Automasi Workflow Tanpa Ribet Setting sekali, proses berjalan otomatis, tim fokus closing, bukan kerja manual berulang. 3. Insight Data Untuk Keputusan Bisnis Owner bisa langsung lihat performa bisnis dan ambil keputusan berbasis data, bukan asumsi. 4. Siap Terhubung dengan Berbagai Channel Terintegrasi dengan WhatsApp, form, dan channel lain, semua leads langsung masuk tanpa hambatan. Di tengah persaingan yang makin cepat, bisnis yang menang bukan yang paling besar, tapi yang paling rapi dan responsif. Jika operasional masih manual, growth akan selalu tertahan. Saatnya beralih ke Barantum yang bisa bantu bisnis Anda jalan lebih cepat dan terkontrol.

Perkuat Pengawasan Operasional, PTPN IV Regional VII Tingkatkan Produktivitas Kebun Sawit
Sawit
Sabtu, 11 April 2026 | 19:03 WIB

Perkuat Pengawasan Operasional, PTPN IV Regional VII Tingkatkan Produktivitas Kebun

Lampung, katakabar.com - PTPN IV Regional VII, salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus perkuat pengawasan operasional sebagai upaya menjaga kinerja dan produktivitas kebun secara berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Operation Head PTPN IV Regional VII, Budi Susilo, ke areal kebun wilayah Lampung, yakni Unit Padang Ratu dan Unit Bekri. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memastikan optimalisasi kinerja operasional di lapangan. Kunjungan difokuskan pada peninjauan langsung kondisi tanaman, pelaksanaan kegiatan pemeliharaan, serta kesiapan tim operasional dalam mendukung pencapaian target produksi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi antara manajemen regional dan jajaran kebun dalam menyelaraskan langkah kerja secara terintegrasi. Menurut Budi Susilo, pengawalan produksi harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh unsur karyawan kebun. Ia menegaskan keberhasilan produksi tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan memerlukan keterlibatan aktif dan sinergi dari seluruh lini kerja. “Pengawalan produksi harus dilakukan secara konsisten oleh seluruh unsur karyawan kebun. Setiap individu memiliki peran penting dalam memastikan setiap tahapan operasional berjalan optimal sehingga target produksi dapat tercapai dengan baik,” ujarnya. Lalu ia menyoroti pentingnya pemeliharaan Tanaman Menghasilkan (TM), khususnya pada kegiatan tunasan. Ia menilai bahwa pengelolaan tunasan yang disiplin dan terstruktur akan berdampak langsung terhadap kelancaran proses panen di lapangan. “Pemeliharaan TM seperti tunasan harus dikawal dengan baik. Hal ini bertujuan untuk mempermudah kegiatan panen serta mengefektifkan penerapan premi progresif tunasan, yang pada akhirnya akan meningkatkan efisiensi kerja dan produktivitas,” tegasnya. Selain itu, perhatian juga diberikan pada pengelolaan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) sebagai fondasi utama produksi di masa mendatang. Budi Susilo menekankan pentingnya pelaksanaan kastrasi serta pengendalian hama dan penyakit secara disiplin dan berkelanjutan. “Pemeliharaan TBM harus dikawal secara serius. Kegiatan kastrasi dan pengendalian hama penyakit harus dilaksanakan dengan disiplin agar pertumbuhan tanaman optimal dan periode menuju masa panen dapat berjalan dengan baik,” terangya. Kunjungan kerja ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap implementasi standar operasional di lapangan, sekaligus mengidentifikasi area perbaikan yang perlu ditingkatkan oleh masing-masing unit. Diskusi antara manajemen dan tim kebun diharapkan mampu memperkuat pemahaman serta meningkatkan kualitas pelaksanaan kerja. Sejalan dengan arah transformasi Holding Perkebunan Nusantara, penguatan disiplin operasional dan peningkatan kualitas pemeliharaan tanaman menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan. Melalui kunjungan ini, PTPN IV Regional VII menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh proses produksi berjalan secara efektif dan efisien. Sinergi yang kuat antara manajemen dan seluruh karyawan kebun menjadi fondasi utama dalam mendorong pencapaian kinerja yang optimal. Dengan pengawalan yang konsisten serta implementasi arahan yang tepat, PTPN IV Regional VII optimistis dapat terus meningkatkan produktivitas kebun dan memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target perusahaan secara keseluruhan.

Tingkatkan Daya Saing Angkutan KA Kontainer, KAI Logistik Siapkan Skema Block Space Nasional
Nasional
Rabu, 18 Maret 2026 | 09:00 WIB

Tingkatkan Daya Saing Angkutan KA Kontainer, KAI Logistik Siapkan Skema Block Space

Jakarta, katakabar.com - Kereta Api Indonesia (KAI) Logistik terus perkuat peran angkutan kereta api ekosistem logistik nasional melalui optimalisasi layanan angkutan kontainer berbasis kereta api. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan daya saing moda kereta api sekaligus mendorong efisiensi biaya logistik bagi pelaku industri. Seiring meningkatnya kebutuhan distribusi barang yang efisien dan berkelanjutan, KAI Logistik menghadirkan berbagai skema layanan yang lebih fleksibel bagi pelanggan. Salah satunya melalui skema blocking space pada layanan angkutan kontainer yang memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan kapasitas ruang angkut dengan volume dan periode tertentu dengan tarif yang lebih kompetitif. Skema ini memberikan kepastian kapasitas sekaligus membantu pelanggan dalam merencanakan distribusi barang secara lebih optimal dan efisien. Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar, menyampaikan optimalisasi layanan angkutan kontainer menjadi salah satu fokus pengembangan bisnis perusahaan dalam menjawab kebutuhan industri yang semakin dinamis. "Melalui skema blocking space ini, pelanggan dapat memperoleh kepastian kapasitas, efisiensi operasional, stabilitas biaya logistik, serta keandalan rantai pasok sekaligus tarif yang lebih kompetitif. Hal ini menjadi solusi bagi pelaku industri dalam merencanakan distribusi barang secara lebih efisien dan terukur," ujar Fahdel. Saat ini, KAI Logistik mengelola 11 rangkaian KA Kontainer dengan berbagai perjalanan pulang pergi (PP) seperti Jakarta – Surabaya, JICT - Cikarang Dry Port, Jakarta – Karawang, Karawang – Surabaya. Jakarta – Semarang, Semarang – Surabaya, dengan kapasitas harian per KA 3.600 TEUs PP atau setara 64.800 ton. Selain melayani general cargo, layanan KA Kontainer KAI Logistik juga melayani komoditi lain seperti 12 jenis dangerous goods, hingga perishable commodity melalui reefer container(Kontainer berpendingin). KAI Logistik juga terus meningkatkan daya saing dari sisi layanan seperti implementasi RFID pada kontainer serta sertifikasi halal di 4 titik terminal seperti Sungai Lagoa, Klari, Kalimas dan Ronggowarsito. Dengan serangkaian langkah insiatif tersebut, turut mendorong Kinerja angkutan kontainer KAI Logistik yang menunjukkan tren pertumbuhan positif. Sepanjang 2025, volume angkutan kontainer tercatat mencapai 2,5 juta ton, meningkat 8 persen secara year on year dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 2,3 juta ton. Sementara memasuki awal tahun 2026, kinerja tersebut juga terus menunjukkan pertumbuhan signifikan.Perseroan membukukan volume angkutan kontainer sebesar 222.000 ton, meningkat 44.persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar 154.000 ton. Peningkatan ini turut didorong oleh meningkatnya aktivitas produksi dan distribusi menjelang sejumlah momen keagamaan strategis yang mendorong mobilitas barang di berbagai sektor industri. Selain memberikan kepastian kapasitas dan efisiensi biaya, pemanfaatan moda kereta api juga dinilai mampu membantu menekan biaya logistik nasional melalui distribusi barang yang lebih efisien, tepat waktu, serta memiliki kapasitas angkut yang besar. Di sisi lain, tren industri saat ini juga menunjukkan adanya pergeseran perhatian pelaku usaha terhadap praktik logistik yang lebih ramah lingkungan atau green logistics. Moda transportasi berbasis kereta api memiliki keunggulan dari sisi efisiensi energi serta emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan moda transportasi berbasis jalan. KAI Logistik melihat peluang ini sebagai momentum untuk mendorong lebih banyak pelaku industri beralih menggunakan moda kereta api sebagai bagian dari strategi distribusi yang tidak hanya efisien, tetapi juga berkelanjutan. "Optimalisasi angkutan kontainer melalui kereta api tidak hanya memberikan manfaat dari sisi efisiensi biaya, tetapi juga berkontribusi mendukung praktik logistik yang lebih berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran pelaku industri terhadap pentingnya green logistics dan sangat relevan dengan layanan kami yang telah dilengkapi dengan informasi emisi karbon pada invoice pelanggan," sebut Fahdel. Ke depan, KAI Logistik akan terus memperkuat layanan angkutan kontainer melalui peningkatan kapasitas, pengembangan layanan berbasis kebutuhan pelanggan, serta optimalisasi jaringan logistik berbasis kereta api. Langkah ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran moda kereta api sebagai solusi logistik yang efisien, andal, dan berkelanjutan di Indonesia.

Momentum Ramadhan, MyRepublic Indonesia Tingkatkan Kecepatan Internet Pelanggan Setia Lifestyle
Lifestyle
Minggu, 15 Maret 2026 | 09:06 WIB

Momentum Ramadhan, MyRepublic Indonesia Tingkatkan Kecepatan Internet Pelanggan Setia

Jakarta, katakabar.com - Bulan Ramadhan sering kali jadi momen meningkatnya aktivitas digital masyarakat, mulai dari menonton hiburan bersama keluarga setelah berbuka puasa hingga mengikuti kajian secara daring menjelang sahur. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, MyRepublic Indonesia menghadirkan program “Bagi-Bagi Berkah Ramadan” dengan memberikan speed upgrade internet gratis bagi pelanggan setia terpilih di berbagai wilayah di Indonesia. Melalui program ini, pelanggan setia yang terpilih akan mendapatkan peningkatan kecepatan internet secara otomatis tanpa biaya tambahan. Peningkatan kecepatan yang diberikan disesuaikan dengan paket internet yang digunakan pelanggan, dengan peningkatan maksimal hingga up to 200 Mbps. Chief Sales & Marketing Officer MyRepublic Indonesia, Iman Syahrizal, mengatakan inisiatif ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan nilai tambah kepada pelanggan, khususnya di momen Ramadan yang identik dengan kebersamaan. “Ramadhan adalah momen penuh makna untuk berbagi dan mempererat kebersamaan. Melalui program speed upgrade gratis ini, kami ingin memberikan pengalaman internet yang lebih cepat dan stabil bagi pelanggan setia MyRepublic Indonesia, sehingga berbagai aktivitas digital selama Ramadan dapat dijalani dengan lebih nyaman,” jelasnya. Menurutnya, koneksi internet yang andal kini menjadi bagian penting dari keseharian masyarakat, termasuk selama Ramadhan. Selain untuk menikmati hiburan digital, internet juga dimanfaatkan untuk menjaga silaturahmi dengan keluarga dan kerabat, hingga mengakses berbagai konten edukatif maupun keagamaan secara daring. Program ini juga menjadi bentuk apresiasi MyRepublic Indonesia kepada pelanggan yang telah mempercayakan kebutuhan internetnya kepada layanan perusahaan. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan konektivitas, perusahaan terus berupaya menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pelanggan. Sebagai penyedia layanan internet berbasis full fiber optic, MyRepublic Indonesia terus memperkuat infrastruktur jaringannya untuk menghadirkan konektivitas yang stabil dan berkecepatan tinggi. Dengan dukungan jaringan tersebut, pelanggan dapat menikmati berbagai aktivitas digital dengan lebih optimal. Ke depan, MyRepublic Indonesia menyatakan akan terus menghadirkan berbagai inovasi layanan dan program apresiasi bagi pelanggan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menyediakan pengalaman internet yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia.

KAI Logistik Tingkatkan Kapasitas Bisnis 2026, Bidik Rp2,47 Triliun Pendapatan Ekonomi
Ekonomi
Senin, 02 Maret 2026 | 16:10 WIB

KAI Logistik Tingkatkan Kapasitas Bisnis 2026, Bidik Rp2,47 Triliun Pendapatan

Jakarta, katakabar.com - Kereta Api Indonesia (KAI) Logistik tetapkan tahun 2026 sebagai fase akselerasi transformasi bisnis dengan target pertumbuhan kinerja yang signifikan, baik dari sisi keuangan maupun volume angkutan. Tahun 2026 diproyeksikan menjadi titik balik peningkatan kapasitas bisnis perusahaan seiring penguatan peran KAI Logistik dalam mendukung rantai pasok nasional. Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyampaikan perusahaan menargetkan pendapatan sebesar RP 2,47 Triliun atau tumbuh 119 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 sebesar Rp1,1 Triliun, dengan laba ditargetkan sebesar Rp176 miliar. Target tersebut ditopang oleh perluasan skala bisnis. “Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi KAI Logistik untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing bisnis secara berkelanjutan. Target ditetapkan mencerminkan kesiapan perusahaan dalam mengelola pertumbuhan secara berkelanjutan,” kata Yuskal. Dari sisi operasional, ujarnya, KAI Logistik menargetkan pertumbuhan volume angkutan yang signifikan di sebagian besar lini layanan. Pada segmen angkutan ritel, volume ditargetkan mencapai 165 ribu ton, atau meningkat 152 persen dibandingkan capaian tahun 2025. Sedang, sambungnya, pertumbuhan paling signifikan terjadi pada angkutan multikomoditas, khususnya angkutan peti kemas, semen, dan komoditas non-batu bara, dengan target volume lebih dari 9 juta ton, atau meningkat lebih dari 200 persen dibandingkan realisasi sebelumnya. Yuskal melanjutkan lonjakan volume tersebut didorong oleh peningkatan kapasitas bisnis perusahaan, terutama melalui pengalihan dan pengelolaan penuh angkutan non-batu bara di wilayah Jawa, yang sebelumnya masih dikelola sebagian oleh induk usaha. “Pengalihan pengelolaan angkutan non-batu bara di Jawa memberikan ruang pertumbuhan yang signifikan bagi KAI Logistik, sekaligus memperkuat fokus kami pada pengembangan angkutan multikomoditas,” jelasnya. Pada segmen angkutan batu bara, KAI Logistik menargetkan volume 23 juta ton, atau meningkat 19 persen dibandingkan kinerja tahun 2025. Target tersebut ditetapkan untuk menjaga kesinambungan kinerja komoditas utama, di tengah strategi diversifikasi bisnis yang terus diperkuat. Selain penguatan kapasitas angkutan, KAI Logistik juga menetapkan sejumlah inisiatif strategis, antara lain perluasan bisnis ke segmen e-commerce serta peningkatan kapasitas layanan melalui pengembangan infrastruktur, termasuk rencana perluasan Terminal Ronggowarsito dan penjajakan Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah. “Kami tidak hanya berfokus pada pertumbuhan volume, tetapi juga pada penguatan ekosistem layanan dan infrastruktur agar pertumbuhan bisnis dapat berlangsung secara berkelanjutan,” imbuh Yuskal. Dengan kombinasi ekspansi kapasitas, diversifikasi layanan, dan penguatan infrastruktur, KAI Logistik menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kontribusi sebagai penyedia jasa logistik berbasis kereta api dan multimoda dalam mendukung konektivitas serta distribusi logistik nasional.

Meningkatkan Efisiensi First Mile: Peran Karlo Menghubungkan Shipper dan Transporter Nasional
Nasional
Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:03 WIB

Meningkatkan Efisiensi First Mile: Peran Karlo Menghubungkan Shipper dan Transporter

Jakarta, katakabar.com - Dalam dunia logistik yang kian dinamis, kolaborasi antara pemilik barang dan transporter ataupun penyedia jasa angkutan menjadi kunci utama efisiensi operasional. Di balik layar proses distribusi yang tampak sederhana, ada tantangan besar dalam koordinasi, kejelasan data, dan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Di tengah kompleksitas ini, solusi digital seperti yang ditawarkan oleh Karlo mulai menjadi jembatan yang mempermudah dua pihak tersebut untuk saling terhubung secara lebih transparan dan terstruktur. Seorang pelaku bisnis baja asal Banten, Lutfi, mengungkapkan sebelumnya ia harus mengandalkan banyak komunikasi manual hanya untuk mengatur satu pengiriman besar. “Sebelum masuk ke ekosistem Karlo, proses operasional saya sangat bercabang dan terpisah. Kita bisa habiskan satu hari penuh hanya untuk sinkronisasi dokumen pengiriman dan konfirmasi dari transporter,” ujarnya. Tetapi, sejak menggunakan platform logistik digital yang mengintegrasikan shipper dan transporter, proses tersebut berubah signifikan. Pengguna kini bisa melihat order, kendaraan, dan status pengiriman dalam satu tampilan. “Sekarang saya bisa tracking progress pengiriman langsung dari pelabuhan ke gudang saya tanpa harus terus-menerus menelepon sopir atau pihak logistik. Efisiensinya kerasa banget,” lanjut Lutfi. Menurut perwakilan dari tim operasional Karlo, Reynaldi yang biasa disapa Rey menimpali tantangan utama memang bukan sekadar menyediakan teknologi, tetapi memastikan semua pelaku logistik bisa nyaman menggunakannya. “Fokus kami adalah membuat solusi yang praktis dan familiar di lapangan. Baik shipper maupun transporter dan driver butuh sistem yang responsif, bukan ribet,” jelasnya. Rey menambahkan pendekatan yang mereka lakukan bukan hanya dari sisi software, tapi juga edukasi dan integrasi dengan kebiasaan operasional pengguna. “Kita melihat banyak shipper di Indonesia yang belum sepenuhnya terdigitalisasi. Tantangan kami justru di situ, menyederhanakan, bukan mengganti kebiasaan yang sebelumnya terbentuk di internal perusahaan,” jelasnya.

Teknologi ROV FIFISH E-MASTER Tingkatkan Keamanan Inspeksi Bawah Air Tekno
Tekno
Sabtu, 21 Februari 2026 | 16:37 WIB

Teknologi ROV FIFISH E-MASTER Tingkatkan Keamanan Inspeksi Bawah Air

Jakarta, katakabar.com - Industri kelautan dan migas butuh data akurat, serta operasi yang aman untuk survei dan inspeksi bawah air. Metode manual sering memerlukan waktu lama, berisiko tinggi, dan sulit menjangkau area yang dalam atau terbatas. FIFISH E-MASTER merupakan drone bawah air yang dirancang untuk pengukuran, inspeksi, dan survei dengan presisi tinggi. Dilengkapi sensor canggih, sistem ini menghasilkan data yang dapat diandalkan. Desain modular memungkinkan penggantian komponen, aksesoris, maupun baterai secara cepat, sehingga mendukung operasi berkelanjutan di lapangan. “Dengan drone bawah air, tim operasional bisa mendapatkan informasi bawah air yang detail dan akurat,” ujar Halo Robotics, distributor ROV FIFISH E-MASTER di Indonesia. Fitur Unggulan FIFISH E-MASTER Q-DVL: Collision Avoidance & Station Lock Hovering: Memberikan stabilitas dan keamanan maksimal selama operasi bawah air. U-INS: Underwater Automatic Navigation: Navigasi otomatis berbasis deep learning dan data sensor, mendukung perencanaan jalur 3D, pelacakan gerakan real-time, dan kembali ke titik awal dengan referensi visual. QY-MT: Smart Non-destructive Measurements: Analisis data sensor menggunakan AI untuk memberikan informasi ukuran, bentuk, dan kerusakan objek bawah air dengan akurasi hingga 99,7 persen. QY-BT: 2D & 3D Seafloor Mapping: Survei dasar laut, sungai, dan waduk, menghasilkan peta topografi 2D/3D yang dapat disesuaikan, estimasi kapasitas waduk, dan laporan data lengkap. Dengan FIFISH E-MASTER, pemantauan aset bawah air yang sebelumnya sulit dijangkau secara manual kini dapat dilakukan secara lebih aman dan efisien.FIFISH E-MASTE ROV ini mendukung pengumpulan data yang akurat, navigasi yang stabil, serta pemantauan area kritis secara berulang, sehingga tim operasional dapat merencanakan pemeliharaan dengan lebih tepat dan terukur.

Bersiap Hadapi Masa Angleb, KAI Services Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kebersihan Nasional
Nasional
Selasa, 10 Februari 2026 | 16:32 WIB

Bersiap Hadapi Masa Angleb, KAI Services Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kebersihan

Jakarta, katakabar.com - Menghadapi masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026 yang sebentar lagi akan tiba, Resclean by KAI Services terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan, untuk itu, KAI Services menggelar program Operator Basic Cleaning Service di Auditorium Kantor Pusat KAI Services, Stasiun Mangga Besar, Jakarta, pada Selasa (3/2) hingga Jumat (7/2) lalu. Program ini bertujuan untuk memperkuat peran para supervisor yang bekerja di seluruh regional sebagai ujung tombak pengawasan dan pembinaan para petugas cleaning yang bekerja di lapangan. Program ini diikuti Asisten Manager dan Supervisor dari Head Office hingga Regional 1 hingga Regional 11 yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera sebagai bagian dari upaya penyelarasan standar kerja cleaning services secara menyeluruh. Di kegiatan ini, KAI Services menekankan pentingnya pendampingan langsung supervisor kepada para frontliner yang bekerja di lapangan untuk memberikan penjelasan dan teknik mengerjakan pekerjaan di lapangan untuk memastikan standar kebersihan yang diterapkan sesuai SOP dan konsisten. Selain itu, KAI Services menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas dan bertahap, serta mendorong pengurangan beban administrasi bagi tenaga lapangan agar pengawasan lebih fokus pada kondisi nyata di lapangan. Menurut Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, melalui program ini, KAI Services menegaskan komitmennya membangun layanan kebersihan yang efektif, terkontrol, dan berorientasi pada kualitas, demi mendukung kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa. “Penguatan peran supervisor merupakan langkah strategis untuk menjaga standar layanan secara berkelanjutan. Supervisor adalah kunci utama dalam memastikan standar kebersihan diterapkan secara konsisten di lapangan, apalagi sebentar lagi kita sudah akan menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026, jadi tidak hanya petugas kebersihan yang siaga di lapangan, para supervisor kita harapkan juga ikut menjaga standar kebersihan," ulas Nyoman melalui keterangan resmi.

Drone Tingkatkan Efisiensi Inspeksi ROW di Tengah Tantangan Medan Tekno
Tekno
Senin, 09 Februari 2026 | 18:10 WIB

Drone Tingkatkan Efisiensi Inspeksi ROW di Tengah Tantangan Medan

Jakarta, katakabar.com - Pemantauan Right of Way (ROW) di jaringan transmisi listrik menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan utilitas kelistrikan. Luasnya bentang jalur, kondisi medan yang beragam, serta kebutuhan akan data yang presisi sering kali membuat inspeksi konvensional memakan waktu lama dan berisiko bagi personel di lapangan. Pemanfaatan teknologi drone berbasis LiDAR kini menjadi bagian dari pendekatan modern untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan inspeksi ROW. Dengan dukungan pemetaan udara yang terarah dan berbasis data spasial, proses inspeksi dapat dilakukan secara lebih cepat, aman, dan menyeluruh tanpa harus mengandalkan pemeriksaan manual di sepanjang jalur transmisi. Melalui metode penerbangan otomatis yang mengikuti jalur kabel secara konsisten, pemetaan power line dapat dilakukan dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi. Pendekatan ini memungkinkan pengumpulan data detail terkait kondisi aset kelistrikan serta lingkungan di sekitarnya, termasuk vegetasi dan struktur pendukung, dalam satu rangkaian misi pemantauan. Data LiDAR yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk memberikan gambaran komprehensif kondisi ROW. Informasi yang dihasilkan mencakup pemisahan objek di sekitar jalur transmisi, identifikasi potensi pelanggaran jarak aman antara kabel dan vegetasi atau bangunan, analisis risiko pohon tumbang, hingga pemantauan kemiringan struktur tower. Analisis ini membantu tim teknis memahami potensi risiko secara lebih dini dan terukur. “Dalam pengelolaan jaringan transmisi, data spasial yang akurat sangat penting untuk mendukung pemeliharaan yang lebih terencana dan berbasis risiko,” ujar Halo Robotics, distributor DJI Enterprise di Indonesia. Pendekatan inspeksi berbasis drone LiDAR memberikan fleksibilitas yang tidak dimiliki metode konvensional. Selain mempercepat proses pengumpulan data, teknologi ini juga membantu mengurangi paparan risiko bagi personel serta meningkatkan kualitas informasi yang digunakan dalam pengambilan keputusan. Pemanfaatan drone LiDAR dalam inspeksi ROW mencerminkan upaya perusahaan utilitas kelistrikan untuk memperkuat keandalan jaringan melalui pemantauan yang lebih adaptif dan berbasis data. Dengan dukungan teknologi ini, inspeksi jalur listrik dapat dilakukan secara lebih efisien, aman, dan berkelanjutan.

Investasi Minerba Sentuh US$6,7 miliar, Tingkatkan Nilai Tambah SDA Nasional Ekonomi
Ekonomi
Senin, 26 Januari 2026 | 08:03 WIB

Investasi Minerba Sentuh US$6,7 miliar, Tingkatkan Nilai Tambah SDA Nasional

Jakarta, katakabar.com - Sektor mineral dan batu bara terus berkontribusi bagi peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional. Perusahaan-perusahan pertambangan terus mengejar target pembangunan dan pengoperasian proyek strategis hilirisasi, guna memastikan investasi yang dikeluarkan mampu segera menciptakan produk bahan baku yang mendukung transformasi industri Indonesia. Laporan capaian kinerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi investasi sektor mineral dan batu bara (minerba) menyentuh angka US$6,7 miliar, didorong oleh penyelesaian sejumlah proyek strategis nasional. Adapun, proyek-proyek yang berkontribusi pada realisasi investasi sektor Minerba pada 2025 seperti hilirisasi nikel dari Grup MIND ID, yakni PT Vale Indonesia Tbk dengan tiga proyek Indonesia Growth Project (IGP) Sorowako Limonite, IGP Morowali, dan IGP Pomalaa yang terus di bangun. Investasi keseluruhan proyek yang diperkirakan mencapai US$8,7 miliar ini, menjadi penghubung bagi nikel Indonesia agar mampu menciptakan produk bahan baku yang siap mendukung berbagai industri termasuk industri baterai kendaraan listrik. Selanjutnya ada proyek Grup MIND ID PT Freeport Indonesia yakni pabrik pemurnian logam mulia atau precious metal refinery (PMR) dengan nilai investasi keseluruhan mencapai US$630 juta di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Proyek strategis ini, menjadi bagian dari program hilirisasi untuk mengolah anoda slime menjadi precious metal seperti emas dan perak. Selanjutnya, ada juga proyek Grup MIND ID Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, Kalimantan Barat, dengan investasi US$ 900 juta. Proyek yang beroperasi pada 2025 ini menjadi penghubung rantai pasok hilirisasi bauksit, alumina dan aluminium Indonesia. Selain dari Grup MIND ID, sektor swasta juga memberi kontribusi pada peningkatan investasi minerba nasional. Pabrik PT Solder Tin Andalan Indonesia (STANIA) di Kawasan Industri Tunas Prima, Batam yang diresmikan Juli 2025 ini bernilai Rp400 miliar. Lalu, ada pula peresmian pabrik hilirisasi timah milik PT Batam Timah Sinergi (BTS) di Kawasan Industri Sei Lekop, Batam dengan nilai investasi sebesar Rp1 triliun. Proyek ini mengolah timah menjadi berbagai produk bahan baku industri seperti Stannic Chloride, Dimethyl Tin Dichloride (DMCTL) dan Methyl Tin Mercaptide. Chairman Indonesia Mining Institute (IMI), Irwandi Arif, mengatakan sejumlah investasi pada hilirisasi merupakan upaya sektor minerba nasional menjawab tantangan industri. Menurutnya, investasi dari sektor minerba mampu mendukung Indonesia untuk tidak lagi ekspor bahan mineral mentah, tetapi produk hilir dan downstream yang bernilai tambah tinggi. Investasi ini juga menjadi gerbang bagi Indonesia untuk meningkatkan perannya dalam mendukung transisi energi global. “Kita punya tantangan mendasar, meningkatkan aktivitas eksplorasi untuk memastikan sustainability cadangan dan daya saing jangka panjang. Di sisi lain, demand akan sejumlah produk mineral kritis juga harus dimanfaatkan,” ujarnya. Direktur Eksekutif Indonesia Mining and Energy Watch, Ferdy Hasiman, menimpali capaian investasi 2025 diharapkan dapat dilanjutkan dan ditingkatkan pada tahun ini. Kendati demikian, dia mengkhawatirkan sejumlah pengetatan produksi di sejumlah menjadi tantangan tersendiri. “Kita berharap ada investasi yang lebih besar supaya mendukung pertumbuhan dan peningkatan nilai tambah ekonomi yang ditargetkan pemerintah. Hanya saja, saya khawatir, pembatasan produksi dari pemerintah memengaruhi kinerja sektor minerba,” tuturnya. Ferdy berharap strategi pemerintah dengan membatasi produksi pertambangan, juga mengerek harga komoditas. Selain itu, dirinya juga berharap sektor swasta juga menjadi penggerak investasi utama minerba.