Usia Dini

Sorotan terbaru dari Tag # Usia Dini

Wakapolres Kepulauan Meranti Tanam Pohon Bersama Siswa TK Bhayangkari Riau
Riau
Selasa, 14 Oktober 2025 | 14:35 WIB

Wakapolres Kepulauan Meranti Tanam Pohon Bersama Siswa TK Bhayangkari

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti bersama siswa dan siswi Taman Kanak-kanak Bhayangkari Selatpanjang tanam pohon, Senin (13/10) kemarin. Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian akan kelestarian alam, sekaligus menanamkan nilai cinta lingkungan dari usia dini. Green Policing dipimpin Wakpolres Kepulauan Meranti, Kompol Maitertika SH MH, didampingi jajaran Polres, serta pengurus Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti. "Green Policing ini sarana edukasi peduli lingkungan dan penanaman pohon bersama anak-anak TK Kemala Bhayangkari Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebingtinggi, di lingkungan sekolah TK," ujar Kompol Maitertika, melalui siaran pers, Selasa siang. Menurut Wakpolres Kepulauan Meranti, kegiatan ini bagian dari implementasi atau penerapan program Green Policing yang digagas Kapolda Riau. Tujuannya membangun kesadaran ekologis masyarakat melalui pendekatan edukatif, humanis, dan berkelanjutan. "Ini langkah nyata Polri mendukung upaya pelestarian lingkungan, dan pembentukan karakter generasi muda peduli kepada alam. Melalui kegiatan ini, terangnya, kami ingin mengajarkan kepada anak-anak menjaga kebersihan dan menanam pohon bentuk cinta kita kepada bumi. "Semangat peduli lingkungan harus mulai ditanamkan sejak dini,” tegas Kompol Maitertika. Di kegiatan tersebut, jajaran Satbinmas, Satreskrim, dan pengurus TK Kemala Bhayangkari Selatpanjang turut berpartisipasi memberikan edukasi interaktif kepada para murid tentang pentingnya menjaga kebersihan rumah, sekolah, serta cara sederhana merawat tanaman. Sebagai simbol komitmen hijau, para peserta melakukan penanaman tiga bibit pohon matoa di halaman sekolah. Anak-anak tampak antusias saat diajak menanam bersama anggota Polres dan para guru TK Kemala Bhayangkari. Selain di TK Bhayangkari, di hari yang sama, kegiatan Green Policing dilaksanakan Polsek Rangsang melalui Bhabinkamtibmas Desa Sendaur, Brigadir Khairi di kawasan Pantai Gelombang Cinta, Kecamatan Rangsang Pesisir. Di lokasi tersebut, jajaran kepolisian menanam tiga bibit pohon mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian ekosistem pantai. Wakapolres Kepulauan Meranti menegaskan, konsep Green Policing bukan hanya kegiatan simbolis, melainkan bagian dari strategi Polri dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan bencana ekologis.

Kapolres Kepulauan Meranti Ajak Anak-anak Cinta Lingkungan Lewat Gerakan Green Policing Riau
Riau
Senin, 06 Oktober 2025 | 23:36 WIB

Kapolres Kepulauan Meranti Ajak Anak-anak Cinta Lingkungan Lewat Gerakan Green Policing

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Sebagai upaya menanamkan kesadaran peduli lingkungan sejak usia dini, Polres Kepulauan Meranti taja sosialisasi Green Policing yang dikemas dalam bentuk penanaman pohon di sekolah KB-TK Kristen Kalam Kudus Selatpanjang, Senin (6/10) pagi. Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, didampingi Wakapolres, Kompol Maitertika SH MH, serta jajaran perwira dan personel Polres Kepulauan Meranti. Turut hadir Ketua Bunda Paud & PD Himpaudi Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, dan Kepala Sekolah KB-TK Kristen Kalam Kudus, Erlina S.E. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi, mengatakan kegiatan Green Policing implementasi nyata dari kebijakan Kapolda Riau kedepankan konsep pemolisian yang ramah lingkungan dan humanis. "Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap alam sejak dini. Menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga masa depan anak-anak kita,” ujarnya. Sementara, Kepala Sekolah, Erlina, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Polres Kepulauan Meranti atas inisiatif tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi pembelajaran berharga bagi anak-anak dalam memahami pentingnya menjaga kebersihan dan menanam pohon sebagai sumber kehidupan. Selain sosialisasi, kegiatan diisi dengan edukasi oleh Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Maitertika yang menjelaskan peran pohon bagi keseimbangan alam, serta pentingnya perilaku peduli lingkungan di kehidupan sehari-hari. Anak-anak diajak langsung berpartisipasi praktik menjaga kebersihan, seperti membuang sampah pada tempatnya dan membersihkan ruang kelas. Puncak acara ditandai dengan penyerahan bibit pohon secara simbolis oleh Kapolres Kepulauan Meranti kepada pihak sekolah, diikuti penandatanganan komitmen bersama mewujudkan Sekolah Ramah Anak (SRA), yakni lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung pengembangan potensi anak. Usai kegiatan, seluruh peserta bersama anak-anak melakukan penanaman pohon di halaman sekolah. Kapolres menegaskan, Polres Kepulauan Meranti terus melaksanakan kegiatan serupa di berbagai sekolah di wilayah hukumnya sebagai bagian dari implementasi program Green Policing Polda Riau.

Lewat TK Tunas Karya Ciater, Holding PTPN Dorong Akses Pendidikan Usia Dini di Perkebunan Nasional
Nasional
Kamis, 04 September 2025 | 17:10 WIB

Lewat TK Tunas Karya Ciater, Holding PTPN Dorong Akses Pendidikan Usia Dini di Perkebunan

Bandung, katakabar.com - Di tengah geliat perkembangan pendidikan di Kabupaten Subang, keberadaan TK Tunas Karya yang dikelola PTPN I Regional 2 Ciater sebagai subholding Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), terus jadi pelopor pendidikan anak usia dini. Berdiri tahun 1970 lampau, TK ini telah berperan sebagai pionir yang membuka akses pendidikan prasekolah bagi anak-anak karyawan dan masyarakat sekitar. Bangunan TK yang berada di dalam kompleks Perumahan PTPN I Regional 2 Ciater memang sudah berusia lebih dari lima dekade, tapi auranya tetap menyala. Dipoles warna-warni ceria dengan motif dekoratif, TK ini penuh keceriaan setiap hari, di mana puluhan anak belajar sambil bermain dalam suasana menyenangkan. “TK Tunas Karya ini boleh dibilang sebagai pelopor pendidikan prasekolah di daerah ini. Pada 1970 lampau belum banyak TK di Subang. Alhamdulillah, sampai saat ini TK Tunas Karya tetap eksis dan menjadi inspirasi berdirinya TK lain di wilayah ini,” ujar Nia Kurnia, Kepala Sekolah TK Tunas Karya, di penghujung Agustus 2025 lalu. Dari awal berdiri, kata Nia, keberadaan TK Tunas Karya bukan hanya ditujukan untuk anak-anak karyawan, tetapi juga terbuka bagi masyarakat sekitar. Hal ini mencerminkan visi PTPN sebagai agent of development, yang tidak sekadar mengejar profit, tapi juga berperan nyata dalam pembangunan sosial, termasuk pendidikan. Dijelaskannya, pola belajar di TK ini menggunakan model belajar sambil bermain, yang dikemas dengan muatan nilai-nilai literasi, karakter, disiplin, hingga penguatan spiritual. “Setiap Jumat, kami berikan penguatan moral dan ibadah. Anak-anak diajarkan hafalan surat pendek, iqro, praktik salat, hingga berinfaq. Tujuannya membentuk akhlak mulia sekaligus kesiapan spiritual mereka,” jelas Nia, lewat pernyataan resmi diterima katakabar.com, Rabu siang kemarin. Keberhasilan TK ini juga terlihat dari banyaknya alumni yang kini menjadi tokoh di berbagai bidang, di antaranya mantan Bupati Subang,.Eep Hidayat dan Ambu Nina Nurhayati. Selain itu, apresiasi juga datang dari orang tua murid. Asih, salah satu orang tua siswa, mengaku anaknya mendapatkan penguatan kedisiplinan, dan adab lebih baik setelah bersekolah di TK Tunas Karya. “Anak saya sering melakukan kebaikan sendiri di rumah. Misalnya, tiba-tiba mengaji atau berdoa sebelum makan, karena diajarkan bu guru. Kami berterima kasih kepada para guru,” tuturya. Sementara, Desmato, Region Head PTPN I Regional 2 menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendukung pendidikan di lingkungan perkebunan.