Wali Kota Dumai
Sorotan terbaru dari Tag # Wali Kota Dumai
Ulah Cangkang Sawit Berserakan di Jalan Wali Kota Dumai Tegur Tiga Perusahaan
Dumai, katakabar.com - Ulah cangkang kelapa sawit berserakan di Jalan Wali Kota Dumai, H Paisal tegur tiga perusahaan. Berawal dari banyaknya laporan masyarakat soal cangkang sawit berserakan di bilangam Jalan Soekarno-Hatta, dan Jalan Putri Tujuh, Wali Kota Dumai H. Paisal, melaksanakan inspeksi mendadak atau Sidak. Ketika Sidak, Ia tak sendiriam tapi didampingi Dandim 0320 Dumai, Letkol Arh Hermansyah Tarigan, Plt Kadishub, Said Effendi, SE, Kepala Satpol PP Dumai, Yuda Pratama Putra, S.STP, dan Kepala DLH Dumai, Hj. Dameria, dilakukan di tiga perusahaan pengepul cangkang sawit yang beroperasi di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Kota Dumai, di penghujung Agustus 2025 lalu. Di mana tiga perusahaan cangkang yang disidak, yakni PT Jatim Propertindo Jaya, PT New Energy Developmen Dumai dan PT Komodo. Saat Sidak, Wali Kota Dumai bertemu langsung dengan masing-masing pengelola cangkang sembari mengingatkan agar tidak ada lagi cangkang berserakan di sepanjang jalan. Menurut Wali Kota Dumai, cangkang sawit yang berserakan sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, dan merusak keindahan kota. "Saya minta kepada pengusaha angkutan cangkang agar memberi alas di bak mobilnya, dan menutup lobang yang ada agar cangkang tidak berceceran di sepanjang jalan," tegasnya, dilansir dari lamam website resmi Pemko Dumai, Kamis (4/9) sore. Di salah satu perusahaan cangkang, H Paisal, periksa salah satu truk pengangkut cangkang yang dinilai melebihi kapasitas bak. Melihat itu, H Paisal meminta sopir untuk membuka terpal mobil dan mendapati muatan cangkang melebihi kapasitas. Ia meminta sopir untuk merapikan muatan, dan menutup bak mobil truk dengan terpal agar cangkang tidak berserakan di jalan. Kepada Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, H Paisal meminta, agar menindak tegas perusahaan yang memuat cangkang melebihi tonase. "Nanti tolong ditindak tegas, perusahaan yang mengangkut cangkang melebihi tonase," terangnya. Masih Wali Kota Dumai, semua perusahaan cangkang sudah disurati. Mulai September 2022 kita tidak mau lagi melihat cangkang berserakan di jalan. "Setelah disurati, bila ada angkutan cangkang yang melebihi tonase membuat cangkang berserakan di jalan, mobil truk kita tahan, dan meminta mereka membongkar kelebihan muatannya lalu meratakan cangkang sesuai ketinggian bak," ucapnya.
Dinkes Kota Dumai Siap Layani Masyarakat Butuh Jamkes Dana Disiapkan Rp38 Miliar
Dumai, katakabar.com - Pemerintah Kota Dumai lewat Dinas Kesehatan telah fasilitasi jaminan kesehatan 98 persen untuk masyarakat dan siap melayani masyarakat yang butuh jaminan kesehatan selama 24 jam. Hal ini wujud komitmen program Wali Kota Dumai, H Paisal SKM, Mars untuk memberikan akses pelayanan kesehatan secara gratis. Wali Kota Dumai, H Paisal menjelaskan, pada 2022 lalu telah dianggarkan sebesar Rp38 miliar untuk jaminan kesehatan kepada 95,7 persen masyarakat. Anggaran itu meningkat tahun 2023 di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sekitar Rp30 miliar guna pembiayaan jaminan kesehatan 98 persen ke masyarakat. “Kita memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan jaminan kesehatan 1 x 24 jam bisa diakses dan dinikmati. Jadi, bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis tidak perlu khawatir, sebab untuk pembiayaan semua bisa difasilitasi dengan BPJS pemerintah,” kepada wartawan, pada Minggu (10/9) kemarin. Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, dr Syaiful MKM menimpali, pada 2023 melalui program UHC pemerintah telah memfasilitasi jaminan kesehatan kepada masyarakat hampir 100 persen. Kata Syaiful, Universal Health Coverage (UHC) sistem jaminan kesehatan yang memastikan setiap warga punya akses yang adil kepada pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau. “Sekitar 95 persen warga sudah memiliki jaminan kesehatan BPJS, dan yang belum dapat jaminan kesehatan kita fasilitasi dengan menempatkan 2 petugas Dinkes di IGD guna membantu warga mendaftarkan jaminan kesehatan BPJS,” terangnya. Cerita Syaiful, dengan penempatan dua petugas setiap hari di IGD, masyarakat yang belum mendapatkan jaminan kesehatan bisa mendatangi kios tersebut di IGD dan akan dibantu 1 x 24 jam untuk pendaftaran BPJS agar bisa langsung digunakan untuk dapat pelayanan kesehatan secara gratis,” tambahnya. Masyarakat Berhak Dapat Kesehatan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Dumai, Syaiful pastikan setiap masyarakat KTP dan KK Dumai berhak dapat layanan dan jaminan kesehatan kapan dan di mana pun berada. Bagi warga Kota Dumai yang di luar kota bisa dapat layanan dan jaminan kesehatan dengan cara menghubungi JKN Centre. “Bagi warga Dumai yang butuh layanan kesehatan di luar kota dan belum punya jaminan kesehatan bakal difasilitasi dengan cara menghubungi JKN Centre dengan pelayanan prima dan bisa dinikmati masyarakat,” jelasnya. Berkat capaian hampir 100 persen UHC, Pemko Dumai berhasil raih penghargaan Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, di Balai Sudirman, Jakarta, Selasa (14/3) lalu.
Wali Kota Dumai Lepas 45 Penerima Beasiswa Baznas Kuliah di IAI Tazkia Bogor dan UD
Dumai, katakabar.com - Wali Kota Dumai, H. Paisal. SKM. Mars melakukan pelepasan sebanyak 45 mahasiswa Beasiswa Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Dumai untuk kuliah di Universitas Dumai dan Institut Agama Islam (IAI) Tazkia Bogor, di Gesung Sri Bunga Tanjung Pendopo Dumai, Jalan Putri Tujuh Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai, pada Kamis (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB siang kemarin. Walikota Dumai, H. Paisal ucapkan tahniah kepada 45 mahasiswa Beasiswa Baznas yang berpreatasi dan beruntung, bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas tanpa harus pikirkan biaya kuliah. "Para mahasiswa yang melanjutkan pendidikan fokus, giat, kejar cita cita hingga dapat gelar sarjana. Jadilah anak yang berprestasi, membanggakan, dan ilmu yang diperoleh nanti bisa diturunkan kepada generasi yang akan datang, serta jadi sosok yang mampu membawa Kota Dumai jadi kota impian dan idaman masyarakat," kata Paisal dalam sambutannya. Sebelumnya, mahasiswa yang dapat Beasiswa Baznas ini melewati beberapa proses dan prosedur, ujar Ketua Baznas Kota Dumai, Toto Mulyadi. Dijelaskannya, proses dan prosedur yang dilewati calon mahasiswa melalui pendaftaran, berprestasi dan keluarga tidak mampu. Setelah perayaratan yang diajukan penuhi persyaratan bakal disurvey oleh pihak Baznas untuk kelayakannya menerima bantuan, "Bagi penerima disurvey ke lapangan Baznas Pusat," sebut Ketua Baznas. Di Kota Dumai sudah ada Unit Pengumpulan Zakad (UPZAD). Zakat yang telah dikumpulkan dari para Muzaki dan Mustahik inil bakal diperbantukan atau disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya. "Untuk Beasiswa Mahasiswa Baznas ini bekerja sama dengan Universitas Dumai bentuk uang pendaftaran untuk masuk ke universitas digratiskan, uang semester, uang ujian 50 persen biaya di biayai oleh yayasan dan 50 persennya lagi oleh Baznas hingga mahasiswa selesai pendidikan," beber Toto. Baznas Kota Dumai memberikan beasiswa kepada yang berhak menerima bukan hanya tahun ini. Tapi tahun-tahun sebelumnya telah diberikan beasiswa kepada mahasiswa. Hanya saja, bedanya tahun sebelumnya memberikan bantuan saat semester akhir. Harapannya, para mahasiswa dapat membanggakan para orang tua agar dalam satu rumah atau keluarga memiliki anak bergelar sarjana. "Kepada mahasiswa mesti bisa memanfaatkan kesempatan yang telah diberikan sebaik mungkin untuk menimba ilmu ke jenjang yang lebih tinggi, agar dapat merubah dan mengangkat tingkat serta derajat kehidupan pada orang tua dan keluarganya masing-masing lebih mapan sejahtera," harapnya. Acara pelepasan ditandai dengan memakaikan almamater secara simbolis kepada lima Mahasiswa yang mendapat kesempatan untuk kuliah di Institut Agama Islam Tazkia Bogor. Seluruh Komisioner dan Staff Baznas Kota Dumai, Kapolres AKBP Dhovan Novianton, Dandim 0320 Dumai, Letkol. Inf. Antony Tri Wibowo, Rektor Universitas Dumai, Dr. Muhardi, dan Wakil Rektor, Ketua Yayasan Pendidikan Makmur Ridar Dumai, H. Edi Susanto. Tidak hanya itu, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Dumai, Drs. H. Alfian, Ketua Baznas Kota Dumai, Toto Mulyadi, Forkopimda, OPD Kota Dumai Kepala sekolah Tingkat SMA sederajat, Camat, Lurah, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Orang tua murid, Mahasiswa dan lainnya ikut di kegiatan itu.