Puncak Arus Balik, Penumpang Gunakan KA Bandara Capai 12 Ribu di Yogyakarta
Yogyakarta, katakabar.com – Layanan Kereta Api Bandara di wilayah Yogyakarta catat tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi publik selama periode Angkutan Lebaran 2026. Lihat Pada 29 Maret 2026, jumlah pengguna KA Bandara mencapai hingga 12 ribu penumpang, menjadikannya sebagai puncak arus balik di wilayah Yogyakarta. Dari total tersebut, pengguna layanan YIA PSO tercatat sebanyak 7.500 penumpang, sementara layanan YIA Xpress mencapai 4.500 penumpang. Tingginya angka ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap KA Bandara sebagai moda transportasi yang andal, nyaman, dan tepat waktu untuk perjalanan dari dan menuju bandara. Secara kumulatif, selama periode 13 Maret hingga 29 Maret 2026, total pengguna KA Bandara di wilayah Yogyakarta mencapai 180 ribu penumpang. Angka ini mencerminkan peningkatan mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran, khususnya pada fase arus balik. “Kami melihat tren peningkatan yang signifikan pada arus balik tahun ini, terutama pada tanggal 29 Maret yang menjadi puncaknya. Hal ini menunjukkan KA Bandara tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendukung perjalanan yang aman dan efisien,” ujar Porwanto Handry Nugroho, Direktur Utama KAI Bandara. KAI Bandara terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan melalui peningkatan fasilitas, ketepatan waktu perjalanan, serta kemudahan akses menuju bandara. Selain itu, koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan juga terus dilakukan guna memastikan kelancaran operasional selama periode Angkutan Lebaran. KAI Bandara juga mengimbau kepada seluruh penumpang untuk selalu menjaga barang bawaan masing-masing, datang lebih awal ke stasiun, serta memanfaatkan layanan digital pembelian tiket KA Bandara dapat dipesan mulai H-7 keberangkatan melalui aplikasi KA Bandara agar perjalanan selama masa Angkutan Lebaran dapat berlangsung dengan lancar dan nyaman Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id
Wamen UMKM Apresiasi Pemanfaatan Ruang Bagi UMKM di Stasiun Yogyakarta
Yogyakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta tegaskan komitmen dukung pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pemanfaatan ruang dan titik-titik strategis di Stasiun Yogyakarta sesuai amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM. Hal tersebut disampaikan langsung Wakil Menteri UMKM Republik Indonesia, Helvi Moraza, dalam tinjauannya saat melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Yogyakarta, Kamis (5/2) lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung implementasi Pasal 49 PP Nomor 7 Tahun 2021, yang mewajibkan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN/BUMD, serta badan usaha swasta menyediakan paling sedikit 30 persen dari total luas area komersial di infrastruktur publik untuk kegiatan promosi dan pengembangan UMKM. Di kunjungannya, Wamen UMKM RI, Helvi Moraza tinjau sejumlah ruang usaha UMKM yang berada di area stasiun, mulai dari tenant makanan dan minuman, produk kerajinan lokal, hingga produk khas daerah yang menjadi daya tarik bagi penumpang kereta api maupun masyarakat umum. Stasiun Yogyakarta sebagai salah satu simpul transportasi strategis nasional dan pintu gerbang Kota Yogyakarta dinilai memiliki potensi besar dalam memperluas akses pasar UMKM. “Apresiasi kami sampaikan kepada Daop 6 Yogyakarta yang telah mendukung pemberdayaan dan kemajuan UMKM di Kota Yogyakarta, yang tak hanya memberikan 30% dari ruang komersialnya tapi juga menempatkannya di titik-titik yang strategis dilalui para penumpang,” ujar Wamen UMKM RI. Feni Novida Saragih, Manager Humas Daop 6, mengatakan KAI Daop 6 yang telah secara konsisten menjalankan ketentuan regulasi dan memberikan ruang yang tak hanya memadai bagi pelaku UMKM tapi juga strategis. Langkah KAI ini juga sejalan dengan semangat pemerintah dalam mendorong UMKM naik kelas melalui akses lokasi strategis seperti area stasiun kereta api. "KAI Daop 6 Yogyakarta akan terus berkomitmen untuk mengimplementasikan PP Nomor 7 Tahun 2021 dengan baik. Pemanfaatan ruang di stasiun untuk UMKM tidak hanya memenuhi aspek regulasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi pelaku usaha kecil," ujarnya. Menurut Feni, Secara administratif maupun implementatif, KAI telah membuktikan kepatuhannya terhadap regulasi tersebut. Pemanfaatan ruang bagi UMKM di Stasiun Yogyakarta dilakukan secara terukur, transparan, dan berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan kenyamanan serta keselamatan pengguna jasa kereta api. Para pelaku UMKM merupakan mitra strategis bagi KAI Daop 6 Yogyakarta dalam menciptakan ekosistem transportasi publik yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga sebagai ruang pertumbuhan ekonomi masyarakat. Keberadaan UMKM di stasiun memberikan nilai tambah bagi pelanggan KAI, sambungnya, karena menghadirkan ragam produk lokal berkualitas yang dapat dinikmati selama perjalanan. Di sisi lain, imbuh Feni, diharapkan UMKM mendapatkan eksposur pasar yang lebih luas agar produknya semakin di kenal. "Melalui kolaborasi antara pemerintah dan KAI Daop 6, diharapkan pemberdayaan UMKM tidak hanya bersifat normatif, tetapi benar-benar memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan," terangnya. KAI Daop 6 Yogyakarta menegaskan akan terus meningkatkan kualitas pengelolaan ruang UMKM serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas demi mendukung pertumbuhan UMKM nasional.
PWI Pusat Anugerahkan Anggota Kehormatan kepada Sultan HB X
Sultan HB X tercatat sebagai tokoh pemimpin daerah pertama di Yogyakarta yang menerima kartu Anggota Kehormatan PWI
Menhub Kunjungi Stasiun Yogyakarta, Pastikan Layanan KAI Daop 6 Optimal
Yogyakarta, katakabar.com - Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Yogyakarta guna memastikan pelayanan transportasi kereta api kepada masyarakat berjalan dengan optimal, khususnya pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025-2026. Di kunjungan tersebut, Menteri Perhubungan didampingi oleh Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin dan EVP Daop 6 Yogyakarta, Bambang Respationo beserta jajaran KAI Group. Rombongan Menteri Perhubungan sebelumnya menempuh perjalanan dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) menuju Stasiun Yogyakarta menggunakan Kereta Api Bandara sebagai bentuk dukungan terhadap integrasi transportasi publik yang aman, nyaman, dan andal. Setibanya di Stasiun Yogyakarta, Menteri Perhubungan melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi stasiun dan fasilitas pelayanan meliputi area pelayanan penumpang, ruang tunggu, kebersihan stasiun, pos kesehatan, aksesibilitas, serta kesiapan petugas di lapangan. Tak hanya area pelayanan KA Antarkota atau Jarak Jauh, Menhub juga melakukan pemeriksaan di area pelayanan KA Bandara dan Commuterline Yogyakarta-Palur. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek pelayanan KAI Group kepada para penumpang berjalan dengan baik, aman, dan nyaman. Dalam arahannya saat melakukan peninjauan, Menteri Perhubungan menyampaikan apresiasi atas kinerja KAI, khususnya atas peningkatan volume penumpang yang tetap diiringi dengan komitmen tinggi terhadap keselamatan dan kualitas pelayanan. Menteri Perhubungan juga menekankan pentingnya peningkatan pelayanan secara berkelanjutan, antisipasi terhadap cuaca ekstrem, serta penguatan keselamatan di perlintasan sebidang agar masa Nataru dapat berjalan dengan aman dan lancar. Sementara, Direktur Utama KAI menyampaikan sambutan hangat atas kunjungan kerja dan apresiasi Menhub serta menyampaikan komitmen penuh KAI dalam mendukung kebijakan pemerintah di sektor transportasi. “Kami ucapkan terima kasih atas kunjungan Menteri Perhubungan untuk memastikan pelayanan Nataru di Stasiun Yogyakarta. KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan tepat waktu, serta akan terus melakukan inovasi demi meningkatkan pengalaman perjalanan pelanggan,” kata Bobby Rasyidin. Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan kunjungan Menteri Perhubungan menjadi motivasi bagi seluruh insan KAI Daop 6 Yogyakarta untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, tidak hanya pada masa Nataru 2025/2026 tapi juga pada pelayanan hari-hari biasanya. “Seiring dengan peningkatan volume penumpang KA, Daop 6 Yogyakarta juga berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan pelanggan, baik pada masa Nataru maupun pada pelayanan sehari-hari,” ujar Feni.
Poltek LPP Yogyakarta Siapkan Generasi Muda Profesional dan Berkarakter Lewat PKKMB 2025
Yogyakarta, katakabar.com - Di pertengahan September 2025 lalu, Politeknik LPP Yogyakarta resmi buka rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau PKKMB Tahun Akademik 2025-2026 di Auditorium LPP Yogyakarta. Acara ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru tapaki dunia akademik sekaligus menyiapkan diri sebagai planter muda yang profesional, berkarakter, dan berdaya saing global. Kegiatan pembukaan dihadiri sejumlah tokoh strategis, antara lain Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP, Eddy Abdurrachman, Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir, Moh. Alfansyah, serta Kepala Divisi Umum dan SDM, Sucipto. Hadir pula Mula Putra dari Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Muhammad Alif Azizi dari PTPN I, serta Setyabudi Indartono dari LLDIKTI Wilayah V. Tahun ini, BPDP salurkan Beasiswa SDM Sawit untuk 4.000 penerima di 41 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 300 mahasiswa ditempatkan di Politeknik LPP Yogyakarta sebagai salah satu kampus vokasi perkebunan tertua di Tanah Air. Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, menegaskan pentingnya investasi pada pendidikan perkebunan. “Keberhasilan Pembangunan Indrutri Sawit harus dibarengin dengan penyiapan Sumber Daya Manusia sebagai salah satu bentuk pembangunan Sawit yang berkelanjutan,” ujarnya. Rangkaian PKKMB digelar pada 15 hingga 19 September 2025, mencakup pengenalan sistem akademik, budaya kampus, pemahaman kearifan lokal, penguasaan teknologi digital dalam perkebunan, hingga pembekalan kesehatan fisik dan mental. Program ini dirancang dengan pendekatan pendidikan holistik yang menyeimbangkan hard skills dan soft skills, agar mahasiswa siap menghadapi tantangan nyata di lapangan.
Di Muhammadiyah Jogja Expo 2025, BPDP Hadir Dorong dan Kembangkan UMKM
Yogyakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP sebagai Badan Layanan Umum atau BLU di bawah Kementerian Keuangan hadir pada gelaran Muhammadiyah Jogja Expo Tahun 2025. Kehadiran ini jadi bagian dari komitmen BPDP dukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM lokal, khususnya yang menggunakan bahan baku dari kelapa sawit. Sebagai lembaga pengelola dana sawit yang diamanatkan pemerintah, BPDP memiliki peran penting menyalurkan dana secara tepat sasaran, dan transparan, serta memastikan manfaat industri sawit dapat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat. Melalui partisipasi di ajang ini, BPDP tidak hanya sosialisasikan berbagai program kerja, tapi perkuat kolaborasi dengan UMKM sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah. Menurut Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, kelapa sawit komoditas strategis memiliki ratusan produk turunan sehari-hari digunakan sebagian besar umat manusia. Produk-produk turunan kelapa sawit tersebut, kata Helmi, punya potensi besar untuk dikembangkan, baik skala besar, dan industri maupun UMKM sehingga melahirkan usahawan-usahawan baru, nantinya dapat serap tenaga kerja, serta mendukung Pembangunan perekonomian nasional. “Sektor UMKM berbasis kelapa sawit di Indonesia saat ini terus berkembang guna mendukung pembangunan perekonomian bangsa untuk mewujudkan Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto, yakni memperkuat ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM," jelasnya, dilansir dari laman website resmi BPDP, Selasa sore. Diketahui, Muhammadiyah Jogja Expo atau MJE 2025 menghadirkan 210 booth pameran, meliputi 50 stan UMKM unggulan binaan Muhammadiyah, 85 stan kuliner, dan 75 stan multiproduk. Keberagaman stan ini memperlihatkan potensi usaha lokal yang semakin kreatif dan kompetitif. Di pameran ini, BPDP menampilkan beragam produk UMKM yang memanfaatkan kelapa sawit sebagai bahan baku, mulai dari produk parfum, fashion, kriya, dan berbagai produk kebutuhan rumah tangga ramah lingkungan. Hal itu jadi bukti nyata sawit tidak hanya berkontribusi pada devisa negara, tetapi juga membuka peluang usaha kreatif dan inovatif di tingkat lokal. Partisipasi BPDP di Muhammadiyah Jogja Expo 2025, sekaligus menjadi upaya membangun citra positif industri kelapa sawit Indonesia di mata publik.
Hadirkan KA Tambahan, KAI Daop 6 Yogyakarta Sambut Long Weekend Maulid Nabi Muhammad SAW
Yogyakarta, katakabar.com - Antisipasi lonjakan penumpang di momen libur panjang akhir pekan pada 4 hingga 7 September mendatang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan menjalankan Kereta Api KA Tambahan. Diketahui, Jumat, 5 September 2025 nanti Hari Libur Nasional sempena peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang disambung dengan akhir pekan. “Momen long weekend biasanya menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk bepergian baik untuk berkumpul bersama keluarga ataupun untuk berwisata. Lantaran itu, Daop 6 Yogyakarta akan menjalankan KA Tambahan yakni KA Yogyakarta-Gambir (PP) dan Solo Balapan-Pasar Senen (PP). Adanya KA Tambahan ini diharapkan dapat menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi pelanggan,” kata Feni Novida Saragih, Manager Humas Daop 6 Yogyakarta. Di momen long weekend di awal September 2025, KAI Daop 6 menghadirkan kereta api tambahan, yakni: 1. KA Tambahan Yogyakarta-Gambir pada periode 5-8 September 20252. KA Tambahan Solo Balapan-Pasar Senen periode 4 hingga 8 September 2025 "Penambahan perjalanan KA ini adalah upaya KAI untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan agar dapat menikmati momen long weekend bersama keluarga atau menikmati liburan dengan nyaman," ucap Feni. Feni mengingatkan, tiket KA Tambahan baik relasi Yogyakarta-Gambir (PP) dan Solobalapan-Pasarsenen (PP) telah dapat dipesan mulai hari ini, Kamis (28/8) melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, dan mitra penjulaan tiket resmi yang bekerjasama dengan KAI. "KAI Daop 6 Yogyakarta berharap masyarakat dapat memanfaatkan adanya penambahan perjalanan KA jarak jauh ini untuk dapat berlibur dengan bersama keluarga atau orang-orang terkasih," sebut Feni.
Lagi, KAI Daop 6 Yogyakarta Ingatkan Masyarakat Waspada dan Tak Beraktivitas Sekitar Jalur Rel
Yogyakarta, katakabar.com - Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 6 atau KAI Daop 6 Yogyakarta kesekian kalinya ingatkan masyarakat berhati-hati, dan waspada, serta tidak beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api. Langkah ini bagian dari upaya mencegah potensi bahaya, serta aksi vandalisme yang dapat mengganggu keselamatan perjalanan kereta, dan membahayakan jiwa. Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni menyampaikan, KAI Daop 6 Yogyakarta mengimbau masyarakat pengguna jalan agar senantiasa disiplin, fokus, dan berhati-hati, serta patuhi rambu-rambu yang ada saat akan melintasi perlintasan sebidang KA. Kata Feni, KAI Daop 6 Yogyakarta kembali ingatkan pelanggaran di perlintasan sebidang KA baik yang liar maupun dijaga serta di jalan raya pelanggaran lalu lintas, dan dapat ditindak pihak berwajib sesuai aturan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 90 poin d) menyatakan: Penyelenggara Prasarana Perkeretaapian berhak dan berwenang mendahulukan perjalanan kereta api di perpotongan sebidang dengan jalan. Lalu, Pasal 124 menyatakan: Pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api. Feni juga mengingatkan jalur kereta api bukanlah tempat beraktivitas warga maupun bermain anak-anak, melainkan area terbatas dan berbahaya yang hanya boleh diakses oleh petugas berwenang. Aktivitas seperti bermain, membuat konten, atau melakukan tindakan iseng di area rel bisa berakibat fatal bagi perjalanan kereta api maupun bagi pelaku itu sendiri.
Telkom Indonesia Perkuat Peran Komunitas Penggerak Digitalisasi UMKM di Yogyakarta
Yogyakarta, katakabar.com - Indigo kolaborasi bersama Komunitas Wirausaha DIY hadirkan pelatihan berbasis teknologi untuk penggerak Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM. Di tengah geliat digitalisasi nasional, sebagian besar pelaku UMKM masih kesulitan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Minimnya pemahaman, keterbatasan akses terhadap platform digital, dan kurangnya dukungan teknis membuat banyak usaha rakyat tertinggal secara daya saing dan efisiensi. Tantangan ini memicu urgensi akan hadirnya pendamping yang tidak hanya memahami bisnis, tapi mampu menjembatani UMKM dengan teknologi. Menjawab tantangan tersebut, Telkom Indonesia melalui program inkubasi digital Indigo mendukung penyelenggaraan Silaturahmi, dan Pelatihan Penggerak Maswira Jaya DIY yang digagas oleh Masyarakat Wirausaha atau Maswira Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 20 Juni 2025 di IndigoHub Jogja ini menyasar para penggerak komunitas sebagai mitra strategis dalam mempercepat transformasi digital di kalangan UMKM. Acara ini menghadirkan Lim Rusyamsi, S.T., M.M., Ketua Umum OK OCE Indonesia, sebagai narasumber utama. Ia memaparkan strategi digitalisasi berbasis teknologi kecerdasan buatan atau AI untuk meningkatkan efisiensi operasional, menjangkau pasar baru, dan membangun sistem usaha berkelanjutan. Peserta diajak mengenali pentingnya jaringan komunitas, akses ekosistem digital yang inklusif, serta peran tempat seperti IndigoHub sebagai ruang bertumbuh bersama. “Bagi Indigo, mendorong digitalisasi UMKM bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang membangun relasi, mendengar kebutuhan komunitas, dan menciptakan ekosistem yang memberdayakan. Kolaborasi bersama Maswira adalah contoh nyata bagaimana inovasi bisa menyentuh akar rumput,” ujar Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Indigo Telkom Indonesia. Menurutnya, penggerak komunitas adalah aktor penting dalam menjembatani teknologi dengan kebutuhan lokal yang sangat kontekstual. Kegiatan ini memberi dampak langsung bagi para penggerak Maswira, memperkuat kapasitas mereka dalam mendampingi pelaku usaha rakyat secara lebih adaptif dan digital-minded. Bagi masyarakat luas, kehadiran penggerak yang melek teknologi membuka akses pada solusi usaha yang lebih relevan, cepat, dan efisien di tengah perubahan pasar yang terus bergerak.
KAI Daop 6 Yogyakarta: Lebih dari 25 Ribu Penumpang Jarak Jauh Berangkat di Penghujung Libur Panjang
Yogyakarta, katakabar.com - KAI Daop 6 Yogyakarta catat sebanyak 25.541 penumpang kereta api atau KA jarak jauh diperkirakan akan diberangkatkan dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 6, di penghujung periode libur panjag Idul Adha 1446 hijriah. Stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi tercatat di Stasiun Yogyakarta sebanyak 12.445 penumpang, disusul Stasiun Lempuyangan 6.448 penumpang, Stasiun Solo Balapan 6.114 penumpang, dan Stasiun Klaten sebanyak 2.604 penumpang. Jumlah tersebut masih bersifat dinamis dan berpotensi meningkat hingga seluruh jadwal keberangkatan terakhir selesai dijalankan malam ini. Sementara, volume kedatangan penumpang KA jarak jauh di Daop 6 juga terpantau cukup tinggi, yakni mencapai 22.863 penumpang. Meski tidak setinggi volume keberangkatan, angka ini tetap menunjukkan pergerakan masyarakat yang signifikan ke wilayah Yogyakarta, Surakarta, Klaten, dan sekitarnya pada hari terakhir libur panjang ini. Sstasiun dengan volume kedatangan tertinggi adalah Stasiun Yogyakarta sebanyak 11.396 penumpang, Stasiun Lempuyangan 6.874 penumpang, Stasiun Solo Balapan 5.681 penumpang, serta Stasiun Purwosari sebanyak 2.035 penumpang. Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menyampaikan, mobilitas masyarakat pada momen akhir libur panjang hari ini baik yang hendak kembali ke tempat asal maupun yang masih melanjutkan agenda perjalanan masih cukup tinggi. “Volume keberangkatan dan kedatangan di sejumlah stasiun Daop 6 hari ini relatif masih tinggi, meskipun tidak setinggi arus balik yang terjadi pada Minggu (8/6) kemarin. Tapi, kami tetap mengantisipasi potensi kepadatan, terutama di stasiun besar seperti Yogyakarta, Lempuyangan, dan Solo Balapan,” ujar Feni. Ia mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan fasilitas boarding face recognition di beberapa stasiun yang telah tersedia guna menghindari antrean panjang serta mempercepat proses pemeriksaan tiket. Jika para pelanggan membutuhkan bantuan dan informasi, petugas KAI Daop 6 siap melayani dengan baik.