Bengkulu, katakabar.com - Seluas 700 hektar kebun kelapa sawit diusulkan agar bisa ikut program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu tahun 2023 ini.
"Daerah yang mengusulkan replanting itu, punya potensi pertanian kelapa sawit cukup besar. Masalahnya, produksi sebagian besar kebun kelapa sawit kondisi tidak optimal lantaran sudah umur tanam di atas 20 tahun," kata Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan, Ahmad Sukirman, dilansir dari laman elaeis.co pada Kamis (20/7).
Karena itu ujar Ahmad, melalui program PSR yang didanai Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) diharapkan kebun-kebun kelapa sawit sudah tua dapat diperbaharui agar menghasilkan buah sawit yang lebih banyak dan berkualitas.
"Kami berencana usulkan seluas 700 hektar kebun kelapa sawit milik petani di Kabupaten Bengkulu Selatan, agar bisa ikut program PSR. Kebun-kebun kelapa sawit ini sebagian besar posisinya di Kecamatan Kedurang Ilir, ada pula di Kecamatan Pino dan Kecamatan Manna," jelasnya.
Diceritakannya, Program PSR inisiatif dari pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit dan keberlanjutan industri perkebunan kelapa sawit secara keseluruhan. Program ini menyasar kebun kelapa sawit yang sudah tua atau kurang produktif dan menggantinya dengan bibit unggul.
"Petani peserta program ini bakal dapat bantuan Rp30 juta per hektar untuk meremajakan kebun kelapa sawitnya," ulasnya.
Seorang petani kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan, Syafii berharap bisa ikut program PSR agar kebunnya diganti dengan bibit kelapa sawit varietas unggul.
"Kami sangat harapkan bantuan dana dari BPDPKS untuk meremajakan kebun. Kalau peremajaan dilakukan secara mandiri, biayanya sangat besar," ucapnya.
Dinas Pertanian setempat hendaknya membantu petani melengkapi persyaratan pengusulanan PSR, biar tidak ada kendala dan diterima BPDPKS.
"Kami optimis dengan peremajaan produksi kelapa sawit maupun kesejahteraan petani dapat meningkat ke depan," harapnya.
2023, Seluas 700 Hektar Kebun Sawit Diusulkan Replanting di Bengsel
Diskusi pembaca untuk berita ini