Awal Pekan, Wall Street Dibuka Lemah

Katakabar.com - Indeks saham utama Amerika Serikat dibuka lebih rendah pada hari Senin. Hal itu juga tak lepas dari terseretnya kerugian Apple, karena analis memperkirakan adanya penurunan penjualan smartphone di triwulanan di Cina karena penutupan toko ritel dan suspensi produksi karena wabah coronavirus.

Pada pembukaan perdagangan, Dow Jones Industrial Average jatuh ke 106,85 poin, atau turun 0,37% dibanding pembukaan menjadi 28.995,66. Sedangkan, S&P 500 dibuka lebih rendah dengan 9,43 poin, atau 0,28%, pada 3.318,28. Sementara itu, Nasdaq Composite turun 26,89 poin, atau 0,28%, menjadi 9.493,63 pada bel pembukaan

Sementara itu, Pembuat mobil listrik Tesla Inc melonjak 6,3% karena pabrik mereka di Shanghai kembali beroperasi. Di sisi lain, Apple Inc tergelincir 0,6%, hambatan terbesar pada tiga indeks utama, karena analis memperkirakan penjualan ponsel cerdas di Ciina akan turun sebanyak 50% pada kuartal pertama karena penutupan toko dan suspensi produksi setelah wabah.

"Investor diam-diam khawatir tentang dampak negatif yang terlalu besar dari virus corona pada ekonomi global," kata Peter Cardillo, kepala ekonom pasar di Spartan Capital Securities di New York seperti dilansir Reuters.


Korban meninggal akibat epidemi coronavirus sendiri telah melampaui Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) dari 2002-2003, dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa jumlah kasus virus corona terbaru di luar Cina bisa jadi swbuah "ujung gunung es".

Indeks utama Wall Street tergelincir dari rekor tertinggi pada hari Jumat, tetapi S&P 500 membukukan minggu terbaik dalam delapan bulan setelah upaya China untuk membatasi dampak virus.

Amazon.com naik 2%, membantu perusahaan diskresi konsumen 0,9%, yang terbesar di antara sektor S&P utama.

L Brands Inc naik 2,5% setelah sebuah laporan pengecer mendekati kesepakatan untuk menjual Victoria's Secret kepada Sycamore Partners.

Eli Lilly turun 2,5% setelah obat-obatan eksperimental dari perusahaan farmasi AS dan Roche Swiss gagal menghentikan penyakit Alzheimer.

Pemilik pusat perbelanjaan Taubman Center Inc melonjak 53,2% karena setuju untuk dibeli oleh rekan yang lebih besar Simon Property Group Inc dalam kesepakatan senilai $ 3,6 miliar.

Pemilik mal A.S lainnya Tanger Factory Outlet Center Inc dan Macerich Co masing-masing naik 1,3?n 8%.

Pasar pada Senin juga akan memantau proposal anggaran Presiden AS senilai US $ 4,8 triliun untuk tahun fiskal 2021, dan pidato dua hari Ketua Fed Jerome Powell kepada Kongres AS, mulai Selasa.

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait