Dalam kesempatan tersebut, Hery juga mengungkapkan rencana Basarnas membangun Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di Kabupaten Langkat. Langkat dinilai strategis karena memiliki pengalaman panjang menghadapi berbagai bencana, mulai dari banjir bandang Bahorok 2003 hingga banjir besar 2025.


Menanggapi penghargaan itu, Syah Afandin menyampaikan terima kasih kepada Basarnas dan menyebut penghargaan tersebut sebagai hasil kerja bersama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, Basarnas, TNI, Polri, relawan hingga masyarakat.


"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan kepada masyarakat dalam menghadapi potensi bencana," kata Syah Afandin.


Terkait rencana pembangunan Balai Diklat Basarnas, Pemkab Langkat menyatakan dukungan penuh dan telah menyiapkan lahan untuk pembangunan fasilitas tersebut.


Menurut Syah Afandin, keberadaan Balai Diklat akan memperkuat kapasitas daerah dalam penanggulangan bencana sekaligus meningkatkan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi situasi darurat.

Penghargaan dari Basarnas ini menjadi pengakuan atas upaya Pemkab Langkat dalam membangun sistem penanganan bencana yang cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.