Dan Operasi SAR Longsor Sumedang Berakhir

Sumedang, katakabar.com - Tim Search And Rescue (SAR) gabungan berhasil temukan seluruh korban tanah longsor di Sumedang, Senin (18/1) kemarin. Dua korban terakhir, berhasil ditemukan pukul 19.59 WIB dan pukul 21.13 WIB. Kedua korban masih anak-anak, jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Malam itu, operasi SAR ditutup.

"Seluruh korban sudah berhasil kami evakuasi. Operasi SAR tanah longsor ini kami nyatakan berakhir," ujar Kepala Kantor SAR Bandung selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Deden Ridwansah, seraya capkan rasa duka mendalam kepada seluruh keluarga korban.

"Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tim SAR yang terlibat dalam proses pencarian. Semua ini berkat sinergitas dan semangat pantang menyerah dari seluruh tim SAR yang dilandasi semangat kemanusian untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang dilanda bencana," imbuhnya.

Potensi SAR yang terlibat, meliputi unsur TNI, Polri, BNPB, BMKG, KEMENPUPR, Tim DVI Polda Jabar, BPBD Provinsi Jabar dan BPBD Sumedang, PMI Provinsi Jabar,  Dinkes Sumedang, BBWS Citarum, Potensi SAR Jawa Barat yang tergabung dalam Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan (FKP3D) Wilayah Kerja Kantor SAR Bandung.

Sebelumnya, bencana tanah longsor melanda Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang, pada Sabtu (09/12) sekitar pukul 16.45 WIB.

Longsor berikutnya terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Longsor kedua ini sebabkan lebih banyak korban tertimbun, lantaran pada saat kejadian banyak warga dan tim SAR gabungan yang sedang melakukan evakuasi dan pendataan jumlah korban pada longsor pertama.

Dari 65 korban, tim SAR berhasil menyelamatkan 25 orang dan mengevakuasi 40 korban dalam keadaan meninggal dunia tertimbun tanah longsor secara bertahap selama sepuluh hari lamanya pelaksanaan operasi SAR.

Editor : Sahdan

Berita Terkait