Medan, katakabar.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekspor minyak sawit Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada Januari 2024 mengalami penurunan signifikan.
Pada periode itu, ekspor minyak sawit yang digolongkan dalam kelompok lemak dan minyak nabati ini senilai USD 267,35 juta.
"Jumlah ini turun USD 30,19 juta atau 10,15 persen dibandingkan ekspor lemak dan minyak nabati periode Desember 2023 sebesar 297,54 juta," kata Kepala BPS Sumut, Nurul Hasanudin beberapa hari lalu.
Bahkan, jika dibandingkan dengan Januari 2023 (yoy), nilai ekspor Januari 2024 turun cukup besar, yakni mencapai USD 61,06 juta atau 18,59 persen.
Yang mana ekspor lemak dan minyak nabati Sumut pada Januari 2023 mencapai 328,41 juta.
Meskipun mengalami penurunan cukup besar, namun ekspor lemak dan minyak nabati ini masih menjadi produk yang mendominasi ekspor Sumut di Januari 2024.
"Kontribusinya terhadap ekspor Sumut pada Januari 2024 sebesar 36,34 persen," kata Hasanudin.
Hasanudin mengatakan, total ekspor Sumut pada Januari 2024 sebesar USD 735,68 juta. Jumlah ini juga turun dibandingkan Desember 2023 yang mencapai 769,48 juta. Atau turun 4,39 persen.
Ekspor Minyak Sawit Sumut Januari 2024 Merosot
Diskusi pembaca untuk berita ini