Sawit
Sorotan terbaru dari Tag # Sawit
BPDP Genjot Program PSR dan SPPKS Perkuat Ekosistem Industri Sawit Nasional
Medan, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) konsisten dan komitmen perkuat ekosistem industri perkebunan kelapa sawit nasional. Berdasarakan visi dan misi BLU Kemenkeu ini, dukungan mencakup pengembangan sumber daya manusia, penelitian dan pengembangan, peremajaan sawit rakyat, sarana dan prasarana, promosi, serta pengembangan bahan bakar nabati (BBN).
Peternak Sapi Jatim Pelajari Manfaat Sawit dari BPDP dan Universitas Airlangga
Jawa Timur, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bekerja sama dengan Laboratorium Pengembangan Ekonomi Pembangunan (LPEP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga taja Workshop dan Aksi Nyata angkat tema “Peningkatan Nilai Tambah Limbah Kelapa Sawit melalui Inovasi Pakan Ternak Berbasis Ekonomi Sirkular.”
TBS Sawit Riau Turun Oktober 2026, Charles Gilbert Desak Polda Riau Periksa Pabrik Diduga Rugikan Petani
Pekanbaru, katakabar.com - Koordinator Pusat BEM Kristiani Seluruh Indonesia, Charles Gilbert, desak Kepolisian Daerah (Polda) Riau melakukan pemeriksaan terhadap pabrik kelapa sawit (PKS) yang diduga melakukan praktik pembelian Tandan Buah Segar (TBS) yang merugikan petani di Provinsi Riau.
PTPN IV PalmCo Inspirasi Ribuan Mahasiswa Bawa Kisah Sukses Petani Sawit Indonesia
Pekanbaru, katakabar.com - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, puji petani kelapa sawit binaan PTPN IV PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara), Setiyono sebagai contoh petani sukses di hadapan ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI).
Dukung Industri Kelapa dan Kelapa Sawit: BPDP dan Kanwil DJPb Jambi Sosialisasi Pemanfaatan Dana Perkebunan
Jambi, katakabar.com - Auala KPPN Jambi saksi bisu sosialisasi program BPDP serta peluang pengembangan komoditas kelapa dan kelapa sawit, pekan ketiga September 2026 lalu. Kegiatan yang digelar Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Jambi berlangung secara hibrida, yakni luring, dan daring melalui Microsoft Teams.
Lepas Tiga Ratus Camaba Beasiswa SDM Sawit BPDP se Kabupaten Bengkalis 2026, Ini Pesan Camat Mandau
Mandau, katakabar.com - Camat Mandau, Riki Rihardi, menghadiri kegiatan Pelepasan Calon Mahasiswa Baru (Camaba) Beasiswa SDM Sawit Badan Pengelola Daba Perkebunan (BPDP) se Kabupaten Bengkalis. Pelepasan Camaba Beasiswa Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) disalurkan DPD Apkasindo Kabupaten Bengkalis, di Gedung Bathin Betuah Kantor Camat Mandau, Jalan Jenderal Sudirman Duri, Rabu (16/9). Camat Mandau Riki Rihardi, mengucapkan terimakasih kepada BPDP, dan DPD APKASINDO Kabupaten Bengkalis atas program beasiswa yang besar manfaatnya bagi generasi muda di Kabupaten Bengkalis. "Program sumber daya manusia sangat penting. Untuk itu, kami berpesan pergunakanlah beasiswa ini sebaik mungkin, karna ini semua bukan hanya mencari gelar melainkan mencari ilmu yang bermanfaat untuk kemajuan Kabupaten Bengkalis di masa datang," jelasnya. Ketua DPD Apkasindo Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, menyampaikan ucapan selamat kepada para penerima beasiswa. Ia memaparkan pada tahun ini 300 anak petani sawit se Kabupaten Bengkalis dinyatakan lulus seleks,i dan bakal menempuh pendidikan dari Beasiswa BPDP. “Selamat dan sukses kepada adik-adik yang telah lulus Beasiswa SDM Sawit BPDP, manfaatkan kesempatan emas ini dengan belajar sungguh-sungguh, sebab seluruh biaya pendidikan ditanggung 100 persen oleh BPDP," terangnya. Program beasiswa ini, kata Septian, menjadi momentum penting dan membanggakan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis bersama para keluarga mahasiswa sebagai upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah yang kita cintai ini.
Koperasi Sentra Madani Siak Tunjuk Individu Kelola 298.10 Ha Kebun Sawit, Pengamat: Potensi Langgar Hukum!
Koperasi Sentra Madani menunjuk pihak ketiga untuk mengelola kebun kelapa sawit seluas 298.10 hektare (ha) di wilayah Kecamatan Koto Gasib, Siak, Riau.
Perkuat Keberlanjutan Industri Sawit, BPDP Tancap Gas PSR dan Penguatan SDM Perkebunan
Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus perkuat keberlanjutan industri kelapa sawit nasional melalui percepatan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) perkebunan. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tiga pihak Program Dana Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit Batch VI secara simbolis, sekaligus kerja sama Program Pengembangan SDM Perkebunan. Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurachman, mengatakan PSR salah satu program strategis pemerintah dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perkebunan kelapa sawit rakyat, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan pekebun. Menurut Eddy, Program PSR dilakukan melalui penggantian tanaman yang sudah tidak produktif dengan benih unggul serta penerapan praktik budidaya yang baik atau Good Agricultural Practices(GAP). Dalam pelaksanaannya, BPDP berperan mengelola dan menyalurkan dukungan pendanaan kepada kelembagaan pekebun sesuai ketentuan, dengan melibatkan pemerintah daerah, perbankan mitra, serta pemangku kepentingan terkait. "Sejak dilaksanakan pada 2016 silam hingga 19 Agustus 2026, Program PSR secara kumulatif telah menjangkau 187.782 pekebun dengan total luas lahan mencapai 428.745 hektare. Dana yang telah disalurkan mencapai Rp12,86 triliun," rincinya. Khusus pada 2026, katanEddy, realisasi PSR telah mencapai 133 proposaldengan luas 20.229 hektare, melibatkan 10.403 pekebun, dengan nilai penyaluran dana sebesar Rp606 miliar. "BPDP terus mendorong percepatan pelaksanaan PSR dengan tetap mengedepankan ketepatan sasaran, akuntabilitas, tata kelola, serta kualitas pelaksanaan. Sejumlah tantangan juga terus menjadi perhatian, antara lain percepatan proses pengusulan dan verifikasi calon penerima serta lahan, kepastian legalitas lahan, penguatan kelembagaan pekebun, hingga ketersediaan benih yang memenuhi persyaratan peremajaan," jelasnya. Selain itu, sambung Eddy, penguatan monitoring dan pengawasan kemajuan fisik kegiatan, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, BPDP, perbankan, serta pemangku kepentingan lainnya terus ditingkatkan. Sinkronisasi data dan sistem informasi juga menjadi bagian penting untuk meminimalkan perbedaan data terkait pekebun, luas lahan, status proposal, progres fisik, serta realisasi penggunaan dana PSR. Pengembangan SDM Fondasi Industri Sawit Selain mendorong peremajaan kebun, BPDP menempatkan pengembangan SDM sebagai salah satu fondasi penting dalam meningkatkan daya saing industri sawit nasional. Sejak 2016 silam, Program Pengembangan SDM Perkebunan melalui pendidikan dan pelatihan telah memberikan manfaat kepada lebih dari 13.000 penerima beasiswa dan lebih dari 32.000 penerima pelatihan dari berbagai daerah di Indonesia. Pada 2026, BPDP meningkatkan kuota penerima program pendidikan menjadi 5.000 orang untuk jenjang D1 hingga S1. Program tersebut didukung oleh 42 lembaga pendidikan mitra terpilih, dengan nilai total kontrak sekitar Rp891 miliar. Dari jumlah tersebut, sembilan lembaga pendidikan telah melengkapi persyaratan dan akan menandatangani kontrak kerja sama, sedangkan 33 lembaga lainnya masih dalam proses melengkapi dokumen persyaratan. Program pendidikan tersebut berjalan beriringan dengan dukungan terhadap pelatihan dan riset sawit. Sinergi antara penguatan riset dan penyiapan SDM unggul diharapkan mampu menjadi fondasi bagi hilirisasi serta peningkatan daya saing industri sawit nasional dalam jangka panjang. Eddy menegaskan, keberhasilan Program PSR tidak hanya diukur dari besarnya dana yang disalurkan atau luas lahan yang diremajakan, tetapi juga dari kemampuan program dalam meningkatkan produktivitas kebun dan kesejahteraan pekebun secara berkelanjutan.
Dugaan 'Operasi Politik' Pengelolaan Sawit Koperasi Sentra Madani Siak
Lahan kebun kelapa sawit seluas 298.10 hektar itu kini sepenuhnya berada di tangan Koperasi Sentra Madani.
Raih Dua Penghargaan SIEXPO 2026, Bukti BPDP Komitmen Dukung UMKM Sawit
Pekanbaru, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), BLU Kemenkeu kukuhkan komitmen majukan industri kelapa sawit nasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus di kegiatan SIEXPO (Sawit Indonesia Expo & Conference) 2026 yang berlansung di COEX Convention and Exhibition Center, Pekanbaru, Riau pada 6 hingga 8 Agustus 2026 lalu. Apresiasi tersebut diberikan atas kinerja serta kontribusi nyata BPDP, khususnya dalam kategori Dukungan program UMKM Sawit di wilayah Riau dan Best Hospitality Penghargaan diberikan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy kepada Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang diwakili Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah. Penghargaan ini menjadi wujud pengakuan atas kerja keras seluruh tim BPDP dalam menghadirkan pelayanan terbaik serta komitmen berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem komoditas sawit dari hulu hingga hilir. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas penghargaan yang diraih ini. "Kita bangga BPDP mendapatkan dua penghargaan di Siexpo 2026. Ini merupakan salah satu bentuk apresiasi dan kita akan terus bekerja keras. Kita akan terus berkolaborasi membangun UMKM Perkebunan naik kelas agar berkontribusi dalam upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen sebagaimana ditargetkan Presiden Prabowo Subianto” ucap Helmi Dari Januari 2026 sampai bulan Juli 2026 Dukungan BPDP untuk program UMKM Sawit di wilayah Riau antara lain Workshop Gen-Z Sawit kerja sama dengan SAMADE di Pekanbaru Riau pada 8 hingga 9 Februari 2026, Workshop Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Wanita Perkebunan Untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga di Bidang Oleofood di Pekanbaru Riau pada 2 hingga 3 Maret 2026 lalu, Kegiatan Inovasi Sawit Untuk Perempuan “Praktik Membuat Fresh Care dari Sawit, Snack Stik dari Umbut Sawit dan Mengolah Lidi Sawit Siap Ekspor bagi Perempuan dan UMKM Petani Sawit“ di Kampar, Riau pada 31 Maret 2026, Workshop & Praktek Produksi Batik Sawit se Provinsi Riau “Melalui Batik, Menumbuhkan Kreatifitas dan Brand Baru Berbasis Turunan Kelapa Sawit” pada 21 hingga 22 April 2026, Praktik dan Pembuatan Pupuk Solid dan Tandan Kosong Kelapa Sawit Ramah Lingkungan di Pekanbaru Riau pada 17 hingga 18 Juni 2026 serta Promosi Diversifikasi Produk Turunan Kelapa Sawit di Wilayah Riau Melalui Program Inkubasi Bisnis Sawit Baik di Dumai Riau pada 30 Juni hingga 3 Juli 2026. Pada kegiatan SIEXPO 2026 booth BPDP menampilkan beragam produk UMKM Sawit serta mainan edukasi dari sawit dan turunannya seperti Clay Sawit dengan kandungan kelapa sawit fungsinya untuk membuat clay tidak keras, Kanvas melukis terbuat dari tangkos kelapa sawit, Mainan Balok dari batang sawit serta Rumah Bongkar pasang dari tangkos sawit. Booth BPDP juga dikunjungi berbagai stakeholders untuk berkomunikasi terkait program-program BPDP. Nampak Hadir di booth antara lain Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, Pj Gubernur Riau SF Hariyanto, Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, Bupati Rokan Hilir, Bistaman, Perwakilan Asosiasi Petani, Perguruan Tinggi, Pelaku UMKM dan para Mahasiswa. Melalui sinergi yang terus dibangun BPDP optimistis dapat membawa industri sawit Indonesia ke arah yang lebih inklusif, berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi para pelaku usaha di berbagai daerah.