Gempa Turki Tewaskan 26 Orang dan 800-an Alami Luka-Luka

Katakabar.com - Gempa magnitudo 7,0 mengguncang di Izmir, Turki. Tak hanya gempa, tsunami kecil juga sampat muncul di kota Serifihisar, bagian barat daya Izmir.

Dilansir dari CNN.com, Minggu (31/10), data terkini melaporkan sedikitnya 26 orang meninggal dunia akibat gempa tersebut. Selain korban meninggal dunia, peristiwa itu juga menyebabkan sedikitnya 804 orang terluka.

Pejabat setempat mengatakan, dari 26 orang yang dilaporkan meninggal dunia, sebanyak 24 orang tewas berasal dari daerah pesisir di barat Turki. Sementara dua lainnya adalah remaja laki-laki dan perempuan yang ditemukan meninggal setelah tertimpa tembok runtuh di Pulau Samos.

Walikota Tunc Soyer, mengatakan gempa juga menghancurkan banyak bangunan. Sampai saat ini, tercatat 20 bangunan hancur akibat gempa.

Sejak gempa pertama, tercatat ada 196 gempa susulan. 23 Gempa di antaranya berkekuatan lebih dari 4,0.

Hingga ini upaya pencarian dan penyelamat korban yang mungkin tertimbun di bawah reruntuhan bangunan masih terus dilakukan.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,0 melanda Laut Aegea, Turki pada Jumat (30/10) sore waktu setempat. Zeki Soysal, seorang penduduk di provinsi Izmir mengatakan, dia berhasil keluar dari gedung kantornya tepat sebelum gedung itu runtuh karena gempa. "Ada seorang wanita yang lebih tua di gedung itu tetapi kami menyelamatkannya, dia keluar. Ada gedung lain di dekat gedung ini. Mereka terus berusaha mengeluarkan orang-orang," katanya.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan, pusat gempa tersebut berada di 14 kilometer (8,7 mil) timur laut kota Néon Karlovásion di pulau Samos Yunani, pada pukul 1.51 waktu Yunani.

Gempa tersebut terjadi pada kedalaman yang relatif dangkal 10 kilometer, menurut USGS, membuat dampaknya sangat terasa di permukaan tanah di sekitar pusat gempa. Badan bencana Turki mencatat kedalaman pada 17 kilometer.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mentweet: "Semoga cepat sembuh ?zmir."

"Dengan semua sarana negara kami, kami mendukung warga kami yang terkena dampak gempa. Kami mengambil tindakan untuk memulai pekerjaan yang diperlukan di wilayah tersebut dengan semua lembaga dan menteri kami yang relevan," kata Erdogan.

 

Merdeka.com

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait