Inilah 10 Perusahaan Terbesar di Indonesia yang Pendapatannya Sangat Fantastis

  • Reporter: Sahril
  • 17 November 2020, 18:06:57 WIB
  • Nusantara, Internasional, Ekonomi

Jakarta, katakabar.com - Indonesia memiliki sederet perusahaan dengan kinerja terbaik dan berhasil mendapatkan penjualan serta pendapatan bersih yang sangat fantastis. Perusahaan-perusahaan terbesar di Indonesia ini tidak hanya berasal dari perusahaan milik negara, namun juga perusahaan milik swasta.

Pemeringkatan perusahaan-perusahaan berikut ini mencerminkan kinerja perusahaan yang baik dan berhasil mendapatkan penjualan dan pendapatan bersih senilai triliunan rupiah. Hasil sebesar itu jelas berasal dari kinerja perusahaan yang baik dan salah satunya tercermin dan loyalitas pelanggan.

Melalui website resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), ada sejumlah perusahaan terbesar di Indonesia. Tidak hanya gedungnya saja, deretan nama perusahaan ini memiliki angka penjualan dan laba bersih yang mencapai triliunan rupiah.

Berdasarkan data yang dirangkum dari perusahaan yang beregrak dibidang asuransi dan riset, Lifepal serta dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Berikut 10 perusahaan terbesar di Indonesia.

1. Pertamina

Pertamina merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terdepan yang membukukan penjualan dan laba bersih dengan angka yang fantastis setiap tiap tahun.

Angka penjualan Pertamina setiap tahun dapat mencapai ratusan triliun, dengan laba bersih yang tidak kecil.

Sepanjang tahun 2018, Pertamina mencatat angka penjualan Rp826,30 triliun dengan laba Rp35,9 triliun.

2. Bank Mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat penyaluran kredit mencapai Rp. 820,1 triliun hingga akhir 2018. Angka ini tumbuh 12,4 persen year on year (yoy) dari penyaluran kredit tahun sebelumnya.

Selain itu, bank mandiri juga berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp25 triliun.

3. Bank Rakyat Indonesia (BRI)

Sebagai salah satu bank yang memiliki cabang terbanyak di seluruh Indonesia, tidak heran jika BRI merupakan salah satu perusahaan BUMN terbesar di bidang jasa keuangan.

BRI yang kini sudah menjadi perusahaan terbuka, mencatat nilai penjualan berupa penyaluran kredit BRI pada tahun 2018 tercatat sebesar Rp808,9 triliun.

Sementara itu, laba yang dibukukan mencapai Rp32,4 triliun. Tidak hanya di kancah nasional, prestasi BRI membawanya tercatat sebagai salah satu perusahaan terbesar di dunia versi Forbes.

4. Bank Central Asia (BCA)

Keberadaan BCA sebagai salah satu perusahaan bank terkenal dan terbesar di Indonesia sudah tidak diragukan lagi.

BCA merupakan salah satu penyedia jasa keuangan dengan berbagai produk yang penuh inovasi. Tidak mengherankan, banyak nasabah yang loyal selama bertahun-tahun.

Pada tahun 2018, penyaluran kredit yang dapat dicapai BCA sekitar Rp678,8 triliun. Sementara, laba yang berhasil dicetak sebanyak Rp25,9 triliun.

Seperti halnya BRI, BCA juga termasuk dalam perusahaan terbesar di dunia versi Forbes.

5. Bank Negara Indonesia (BNI)

Tidak jauh berbeda dengan BRI, BNI merupakan salah satu perusahaan BUMN bidang jasa keuangan yang menjadi perusahaan terbuka.

Penyaluran kredit yang berhasil dibukukan BNI selama tahun 2018 sebesar Rp512,51 triliun dengan laba bersih sebesar Rp15 triliun. BNI berhasil masuk sebagai perusahaan terbesar di dunia versi Forbes

6. Astra International

Meski diketahui berkecimpung di dunia otomotif, namun sebenarnya Astra Internasional memiliki berbagai ruang lingkup kegiatan, termasuk perindustrian, perdagangan umum, jasa pertambangan, pengangkutan, pertanian, pembangunan hingga jasa konsultasi.

Sepanjang tahun 2018, Astra Internasional berhasil mencatat angka penjualan sebanyak Rp239, 21 triliun dan laba bersih sebanyak Rp21,67 triliun.

7. Bank Tabungan Negara (BTN)

Sebagai salah satu perusahaan BUMN di bidang jasa keuangan, BTN berhasil menunjukkan kinerja yang baik selama bertahun-tahun.

BTN yang sudah terdaftar menjadi perseroan terbatas ini sukses dalam bisnis perumahan melalui fasilitas kredit perumahan rakyat (KPR).

Pada tahun 2018, BTN membukukan penyaluran kredit hingga Rp220,07 triliun. Lalu, laba bersih yang berhasil diperoleh mencapai Rp3,2 triliun.

8. Bank Danamon

Sejak awal pendirian tahun 1956 hingga saat ini, Bank Danamon telah mengalami berbagai perubahan. Hingga akhir 2017, Bank Danamon tercatat memiliki lebih dari 1700 cabang yang terdiri dari berbagai unit.

Unit ini termasuk kantor cabang konvensional, unit usaha syariah, dan unit Danamon Simpan Pinjam yang menjadi salah satu produk unggulan Bank Danamon.

Sepanjang tahun 2018, penyaluran kredit Bank Danamon sebesar Rp178,2 triliun. Kenaikan laba juga tampak pada tahun 2018 sebesar Rp3,9 triliun atau naik sekitar 7 persen dibandingkan tahun 2017.

9. Telkom Indonesia

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom Indonesia merupakan salah satu perusahaan telekomunikasi yang terbesar di Indonesia.

Perusahaan BUMN ini telah melepas kepemilikan saham sekitar 49,17 persen ke publik, namun pemerintah Indonesia tetap memiliki nilai saham mayoritas lebih dari 52,09 persen.

Pada tahun 2018, Telkom Indonesia berhasil mencapai penjualan sebesar Rp130,78 triliun dengan laba yang cukup tinggi, yaitu sebesar Rp18,56 triliun.

Salah satu prestasi yang membanggakan adalah keberhasilan Telkom Indonesia sebagai salah satu perusahaan terbesar di dunia versi Forbes.

10. PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk

Sampoerna termasuk salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia. Dua produk utama dari perusahaan ini yang tidak asing lagi bagi konsumen Indonesia adalah Dji Sam Soe dan A Mild.

Saat ini kepemilikan saham mayoritas Sampoerna atas nama perusahaan rokok asal Amerika Serikat, Phillip Morris International.

Sepanjang tahun 2018, Sampoerna mencapai angka penjualan Rp106,74 triliun dengan laba bersih sebesar Rp13,63 triliun.

Sumber Referensi : Lifepal.co.id |Bursa Efek Indonesia (BEI) | Tribunnews.com | Cermati.co| Goodnewsfromindonesia.id 

Editor : Sahril

Berita Terkait