Sibolgakatakabar.com - TNI, Polri dan Forkopimda Sibolga melakukan kegiatan sosial Jum'at Bersih, di lahan tangkahan UD. Budi Jaya, yang saat ini sedang sengketa dengan Pemko Sibolga. (11/11/2022) pagi.

Kegiatan sosial yang dihadiri Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan itu dipimpin langsung Komandan Korem (Danrem) 023/KS, Kolonel Inf Dody Triwinarto.

Namun secara bersamaan, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pembongkaran bangunan menggunakan alat berat kenderaan Excavator di lokasi UD. Budi Jaya oleh Pemkot Sibolga.

Kapenrem 023/KS, Mayor Keles Sinaga saat diminta konfirmasi terkait hal ini, menjelaskan bahwa pihaknya hanya melakukan gotong royong.

"Kegiatan kita bang Jumat bersih bang yang sudah dilakukan setiap hari Jumat dengan tempat yang berbeda bedat," jawab Keles singkat melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, Jamaluddin mengakui kegiatan pembongkaran yang dilakukan Pemkot Sibolga bermaksud untuk menguasai lahan tangkahan UD. Budi Jaya.

Pengakuannya itu berseberangan dengan keterangan Kapenrem 023/KS, meski keduanya melaksanakan kegiatan pada waktu dan lokasi yang bersamaan.

"Mulai hari ini, kami (Pemkot Sibolga) ratakan (bangunan di lokasi tangkahan UD. Budi Jaya). Dan, kami kasih kesempatan kepada mereka (UD. Budi Jaya) dalam satu hari. Besok harus sudah keluar (kosongkan lahan)," katanya kepada wartawan, di lokasi kegiatan tersebut.

Terkait hal ini, kuasa hukum UD. Budi Jaya, Darmawan Yusuf kepada wartawan memastikan belum ada kesepakatan penyerahan aset lahan yang disengketakan itu antara kliennya dengan Pemkot Sibolga.

"Kami selaku kuasa hukum pihak UD. Budi Jaya, Kartono/Sukino, dengan ini menjelaskan bahwa klien kami tidak ada menyerahkan asetnya kepada Pemkot Sibolga," terangnya melalui pesan WhatsApp.

"Dan, terkait pembongkaran yang diduga didampingi pihak TNI dan Pemerintah Kota, kami akan melakukan upaya hukum terkait dugaan pengrusakan tangkahan Budi Jaya," sebutnya. (Rommy